
Hari ini dikabarkan tuan besar kembali dari luar negri secara mendadak dan katanya pun Bima kakak farrel beserta istri dan anaknya.Entah apa yang di rasakan farrel dan maira mereka merasakan ada hal yang ingin terjadi secara tidak tersangka.
mereka duduk di ruang keluarga.Ilham menatap farrel dengan wajah dingin dan datarnya itu sedangkan maira cemas apa yang akan terjadi nanti.
Delia begitu murka wajahnya sudah merah padam mungkin mereka sudah tau akan hubungan terlarang farrel dengan kekasihnya itu safira. Bahkan sampai saat ini mereka masih beruhubungan walaupun sekarang hubungan mereka sedikit rengang .
" Papi "-ucap farrel bergetar ,baru kali ini ia sangat takut dengan suasana ruang keluarga ini.
PLAAKKK
Satu tamparan keras di pipi farrel.ya siapa lagi kalau bukan delia mami tersayangnya itu.
Maira yang melihat adegan itu pun sempat terbelalak dan langsung meneteskan air mata nya. Ia sangat sakit ketika melihat farrel di tampar.Ingin sekali maira meraih tangnya dan memeluknya erat namun ia masih marah,kesal,sedih dan kecewa Walaupun kemarin sempat bermanja dengan maira , maira tak menggubris sama sekali ia hanya cuek bebek meladeni farrel seakan kebiasaan mereka tertukar dalam sehari.
" M- mami kenapa mami menampar farrel? "- kata maira terbata bata.
__ADS_1
" Sayang, dia pantas mendapatkannya bahkan rasa sakit itu belum sebanding yang kamu rasakan saat ini dan yang lalu " -balas delia dengan geram.
" Anak bodoh dan tidak tau malu. Aku tidak pernah mengajarkan mu untuk berselingkuh dibelakang ataupun didepan istrimu! "- tambah ilham yang kini emosinya sudah meluap luap
Tiba tiba pintu ruang keluarga terbuka dengan suara keras.Semua orang memandang pintu tersebut terkecuali farrel .Nampak sosok laki laki yang mendekat ke arah mereka .Ya bima dia begitu marah dan kesal terhadap adiknya itu mereka sudah mengetahui tentang masalah farrel ternyata beberapa hari yang lalu delia dan ilham menyuruh orang memata matainya ,dan orang itu melaporkan semua yang terjadi dengan jujur mereka terlihat terkejut mendengar penjelasan orang yang memata matainya itu,tak lama mereka memilih pulang dan langsung memberi pelajaran pada farrel.
Bughh....Plakkk..Bughh...Plak...
Bima menghajar farrel didepan keluarganya sendiri. Delia dan ilham terkejut dan mereka terus melerai sedangkan maira hanya menangis ia terlalu cengeng memang.
"Kakak berhenti kakak jangan hikss...hikss"-teriak maira tak kalah kencang.
" Kurang ajar!! Brengsekk!!..."-maki bima sambil memukuli farrel
Disisi lain anya mendengar teriakan mertuanya memanggil bima secara histeris ,tersentak kaget ia langsung berlari ke arah ruang keluarga yang pintunya sudah terbuka lebar menampilkan bima sedang menghajar adiknya secara brutal.
__ADS_1
Anya langsung menyeret bima, walaupun bima memberontak anya tak kalah kuat dia langsung berteriak " Sayang berhenti!!!!!" dan itu membuatnya sadar .Anya menarik suaminya itu kedalam dekapannya.Bima belum sepenuhnya sadar akan suasana ini.Ia ingin terus menghajar farrel tetapi anya terus memeluk erat.Dengan nafas tersenggal senggal bima terus menatap tajam farrel yang kini sudah terkulai lemas.Muka lebam dan mengeluarkan darah dari sekujur tubuhnya.
Anya membawa suaminya kedalam kamar.Bima pun sedikit merasa bersalah kepada maira.Di dalam kamar bima terus memandang istrinya yang sedang memarahi dan memaki bima akan kebrutalan yang ia lakukan .
" Itu adik kamu loh! Kalo punya masalah itu di selesain dengan kepala dingin,bukan malah menghajar habis habisan seperti itu.Farrel itu adik kamu satu satunya bukan lawan kamu di kejuaraan MMA! "- omel anya yang membuat bima tersenyum gemas pasalnya jika sudah seperti ini dia pasti tidak bisa menahan dirinya untuk menerkam istrinya untuk memenuhi hasratnya. Sungguh ini menggemaskan batinnya
"Kenapa malah senyum senyum nggak jelas kaya gitu huh!Kamu ngga liat apa maira tadi sampai menangis sejadi jadinya karna ulah kamu. waalaupun farrel udah bikin hatinya hancur berkeping kepieng maira tetap mencintai farrel " - omel anya lagi.
" iya sayang nantii aku minta maaf sama maira "- balas bima dengan menyunggingkan bibirnya.
" Kamu juga harus minta maaf sama farrel ka-" kata anya terpotong karena mulutnya sudah ditutup rapat oleh bibir bima.
" Alhamdulillah diam hihihi"-ucap bima dengan gelak tawanya hingga membuat anya berwajah seperti tomat bibit unggul.
Vote like komen.
__ADS_1