Gadis Ku

Gadis Ku
Ekstra part 63


__ADS_3

Tepat pukul lima pagi Syifa dinyatakan akan segera melahirkan, setelah di periksa oleh sang dokter dan mengatakan bahwa syifa sudah siap untuk melahirkan karena sudah pada pembukaan lengkap,Ken yang baru kbali dari Shalat subuh di Mushalla langsung melangkah dengan cepat menuju ruang persalinan,ia sangat terkejut saat tiba di ruang perawatan ternyata syifa sudah tidak ada di ruangan nya


Sesampainya ken di depan ruang persalinan,Ken langsung masuk ke ruangan tersebut dan terlihat sang Mama dengan sabar Tengah mengusap lembut punggung syifa sambil terlihat terus melafalkan Doa, Kemunculan Ken di ruangan tersebut langsung menjadi pusat perhatian para orang orang yang ada dalam ruangan tersebut


Syifa langsung tersenyum saat melihat Ken masuk dan langsung menghampiri nya, terlihat jelas wajah khawatir Ken, membuat syifa memaksakan senyum nya demi mengurangi rasa khawatir sang suami, dan Ken langsung mengusap lembut keringat syifa yang terlihat membasahi kening nya,Ken mencium lembut kening syifa dan mengusap lembut rambut indah syifa yang kini tidak tertutup hijab


"Sakit banget ya sayang... sabar ya, please bertahan demi aku dan baby kita..I love you honey and love you so much" ucap Ken lembut sambil mengelus pipi syifa, membuat wanita cantik tersebut menyunggingkan senyumnya


" Makasih Hubby... love you too so much" balas syifa dengan suara lirih sambil menunduk malu, membuat Ken sangat gemas melihat tingkah syifa


" Mama tunggu di luar ya sayang...kamu pasti bisa,mama sayang banget sama kamu,kamu putri terbaik Mama dan papa ingat itu dan kamu boy.. dampingi princess kami dan awas kalau kamu ga sabar" ucap sang Mama sambil mencium seluruh wajah syifa dan mengancam Ken, membuat para dokter dan perawat yang berada dalam ruangan tersebut merasa iri pada syifa


Mereka merasa syifa adalah wanita yang sangat beruntung, mendapatkan suami dengan ketampanan di atas rata-rata dan anak tunggal dari keluarga Sultan,serta memiliki mertua yang terlihat sangat menyayangi nya, sungguh suatu kehidupan yang nyaris sempurna, dicintai suami dan keluarganya


Intan yang turut hadir di ruangan tersebut sangat terkejut saat melihat syifa dan saat dokter meminta agar syifa membuka hijabnya saat proses persalinan ia semakin terkejut melihat Betapa syifa wanita yang sangat cantik dan nyaris sempurna, ditambah lagi dengan kedatangan Ken dan memperlakukan Syifa dengan sangat lembut dan penuh kasih sayang, membuat hati intan bagai terhantam ribuan batu besar


Semua yang ada di ruangan tersebut sangat siaga dan terlihat tegang, kalau para dokter dan perawat tegang karena sikap dingin nya seorang Kenzo,beda lagi dengan sang Tuan muda keluarga Azhar tersebut,Ken sangat tegang dan frustasi melihat Syifa yang berjuang dan menahan sakit yang Ken yakini sangat sakit, karena Ken sudah melakukan pencarian di Google tentang proses persalinan secara normal


Syifa mencengkeram kuat lengan Ken saat sang dokter memintanya untuk mengejan saat syifa merasakan reaksi dari sang baby, syifa sampai menggigit pundak Ken saat Ken memeluk nya memberikan wanita cantik itu kekuatan menghadapi kesakitan nya


"Sabar ya sayang... kamu hebat dan kamu pasti bisa..I love you" bisik Ken lembut di telinga syifa seraya menitikkan air matanya sambil terus berdoa dalam hati, dan dibalas dengan anggukan kepala oleh Syifa sambil terus mencengkeram kuat lengan Ken


Dengan sangat hati-hati Ken mengusap lembut wajah syifa yang kini dipenuhi oleh keringat dan air mata,Ken tau wanita yang sangat ia cintai tersebut tidak sanggup menahan sakit, tapi hari ini ia nyata melihat wanita manja tersebut rela berjuang melawan rasa sakitnya demi melahirkan darah dagingnya dan Ken sangat terharu akan hal itu


" By... sakit banget.." rengek syifa manja dengan tiba-tiba, membuat Ken sedikit terkejut mendengar rengekan syifa, karena sejak semalam wanita cantik tersebut terlihat sangat kuat dan tidak sedikit pun mengeluh,Ken langsung mencium puncak kepala syifa dengan sangat lembut dan dalam


" Sabar ya sayang...atau mau di operasi aja...?" tanya Ken lembut, membuat syifa Langsung menggeleng


" Dok...kok lama banget ya..,ga bisa di percepat ya.." tanya Ken pada sang dokter dengan wajah dingin nya dan terlihat sangat mengintimidasi bagi semua yang ada di ruangan tersebut

__ADS_1


" ini sudah pembukaan lengkap Tuan,kita tinggal tunggu beberapa menit aja dan semoga semua nya lancar" jawab sang dokter dengan suara bergetar dan sedikit pucat


" Awas kamu kalau terjadi sesuatu sama istri saya, saya pastikan gelar kamu hanya akan menjadi hiasan di nama kamu" ucap Ken dengan nada ancaman


Sang dokter hanya mengangguk dan tertunduk lemas,selang beberapa menit syifa langsung menandakan akan memulai persalinan nya, dengan sangat hati-hati sang dokter langsung memberikan arahan kepada syifa sambil memberikan sugesti positif untuk menguatkan dan menambah keyakinan wanita cantik tersebut


Tak berselang lama mereka bisa mendengarkan suara tangisan bayi memenuhi ruangan persalinan tersebut, dan terdengar sampai keluar ruangan membuat kedua orang tua Ken,sang Oma dan kedua sahabat syifa sangat bahagia sampai menitikkan air mata, begitu pula dengan syifa dan Ken, pasangan muda tersebut langsung menitikkan air mata mereka saat sang dokter meletakkan sang bayi di atas dada syifa,Ken langsung menciumi seluruh wajah syifa dan mengucapkan ribuan terimakasih dan mengucapkan rasa syukur nya


"Selamat ya Tuan, nyonya.. anak anda laki- laki, Alhamdulillah sehat dan sempurna" ucap sang dokter saat menyerahkan bayi laki-laki tersebut yang sudah di bersihkan dan di bedong,sang dokter meletakkan nya ke pangkuan Ken,Ken terlihat sangat grogi dan gemetar melihat wajah sang putra yang ternyata sangat mirip dengan dirinya, hanya matanya yang mewarisi mata biru syifa,Ken langsung menciumi seluruh wajah sang putra dan mulai mengazani putranya sambil menitikkan air matanya


Syifa sampai menitikkan air matanya saat melihat Ken mencium sang buah hati mereka dan mengazani putranya, rasanya seperti mimpi bagi syifa,ia sudah menjadi seorang ibu di usia muda, tapi ia juga sangat bahagia memiliki dua pria tampan di sisinya, tangan syifa perlahan mengusap lembut kepala Ken, membuat Ken langsung menatap wajah syifa dan Ken langsung tersenyum haru


" Terimakasih sayang.. kamu telah kasih segalanya dan yang terbaik buat aku dan keluarga Azhar,aku sangat mencintai kamu dan semakin mencintai kamu" ucap Ken lembut sambil mencium kepala syifa, membuat semua yang ada di ruangan tersebut sangat Baper melihat pasangan muda tersebut


" Sama sama Hubby..fa juga terimakasih Hubby sudah mempercayakan fa mengandung dan melahirkan keturunan keluarga Azhar dan darah daging Hubby, fa juga sayang banget sama Hubby.. love you too And I fery fery happy" jawab syifa sambil tersenyum cantik membuat Ken sangat gemas melihat tingkah syifa


Setelah selesai dengan segala proses nya, sang dokter langsung keluar dan memberikan kabar gembira tersebut pada semua yang berada di luar ruangan tersebut, membuat mereka semua merasa sangat bahagia dan meminta izin untuk masuk ke ruangan tersebut, karena semua nya sudah selesai sang dokter pun mengizinkan mereka masuk


Yang lain juga mengungkapkan kata yang sama, kecuali kedua sahabat nya,Maya dan putri langsung memeluk syifa dan mengucapkan selamat atas perjuangan wanita cantik tersebut, mereka sangat gemas melihat baby laki laki yang tengah berada diatas pangkuan Ken tersebut


" Fafa... sumpah anak Lo cakep banget... bikin pingin juga" ucap Maya dan putri bersamaan dengan suara pelan


" Tampan nya cucu Oma...sini sayang sama Oma, Daddy kamu pasti masih takut pegang kamu" ucap sang Mama sambil mengambil sang cucu dari pangkuan Ken


" Ni pa..cucu pertama keluarga Azhar, calon pewaris ni ." ucap sang Mama membuat Ken dan syifa menggeleng, termasuk sang papa


yang sejak tadi terlihat sangat serius memperhatikan wajah tampan sang cucu


" Tampan nya kayak papa kan.." jawab sang papa narsis, membuat yang lain melongo

__ADS_1


" Sini sayang sama Opa.." sambung papa Araaf langsung meraih sang cucu dan menggendongnya sambil menciumi seluruh wajah nya


" Pa.... jangan kencang kencang, nanti dia kesakitan dan nangis" protes Ken dan sang Mama bersamaan, membuat sang papa mencibir mereka


Syifa hanya tersenyum bahagia melihat senyuman kebahagiaan keluarga tersebut,kini syifa sudah di pindahkan ke ruangan perawatan pribadi keluarga Azhar, mereka semua sudah berkumpul dan tak berselang lama kedua orang tua syifa Juga sampai, syifa langsung memeluk haru kedua nya sambil menitikkan air matanya


" Udah jangan nangis dong.. masak udah jadi ibu masih cengeng sih..." ledek sang Bunda sambil tersenyum menghapus air mata syifa


" Ayah.. Bunda...fa minta maaf atas segala kesalan fa dan terimakasih atas semua pengorbanan yang udah bunda dan ayah lewati, terimakasih juga atas seluruh kasih sayang yang begitu besar yang Ayah dan bunda berikan untuk fa selama ini" ucap syifa tulus sambil menggenggam tangan kedua orang tuanya, membuat yang lain sangat terharu melihat nya


Ken langsung melangkah mendekati syifa dan meraih tangan sang mertua, mencium punggung tangan keduanya dengan sangat hikmat


" Bunda.. terimakasih telah melahirkan seorang bayi perempuan yang kini menjadi wanita yang paling sempurna yang Tuhan kasi untuk Ken, terimakasih Ayah dan bunda telah ikhlas melepas nya menjadi pendamping hidup Ken dan ibu untuk anak anak Ken,Ken ga berani berjanji apa pun pada semua nya, tapi yang Ken tau dia adalah kehidupan Ken dari dua belas tahun yang lalu, sekarang dan selamanya,dia pelengkap rusuk Ken dan pelindung untuk keturunan Ken" ucap Ken serius sambil menatap lembut wajah syifa


Kedua orang tua syifa sangat terharu mendengar semua ucapan Ken yang terdengar begitu tulus mencintai dan menyayangi putri mereka, begitu pula dengan syifa,ia langsung menitikkan air matanya dan mengusap lembut lengan Ken, kedua orang tua Ken langsung mencium lembut kepala syifa membuat semua nya terharu


" Terimakasih sayang.. kamu begitu besar menyayangi putri kami, membuat nya menjadi wanita paling beruntung mendapatkan suami yang baik dan sangat mencintai nya, menganggap nya sesuatu paling berharga dalam hidup kamu, semoga putri kami mampu memberikan yang terbaik untuk kamu dan keluarga Azhar, semoga putri kami mampu menjadi lentera saat kamu menghadapi masalah kehidupan dan semoga putri kami mampu menjadi ibu terbaik untuk putra-putri kalian kelak, Bunda mohon bimbing dia terus dan jangan pernah bosan dengan segala kekurangannya" jawab sang Bunda lembut sambil mengusap bahu Ken


Ken langsung mengangguk pasti mendengar perkataan sang ibu mertua, dalam hati ia berdoa semoga Tuhan mendengar semua Doa nya dan doa sang mertua, serta Tuhan mengabulkan permohonan nya tersebut


Mereka semua duduk santai sambil mengobrol banyak hal, terlihat jelas gurat kebahagiaan di wajah semunya, membuat syifa serasa sudah melupakan rasa sakit yang tadi ia rasakan, sedangkan Ken sejak tadi terus memperhatikan wajah cantik sang istri,ia masih seperti mimpi melihat wanita yang sangat manja dan sangat ia cintai tersebut mampu melawan rasa sakit yang ia yakini sangat luar biasa tersebut dan telah memberinya seorang putra yang benar-benar akan merubah kehidupan mereka, dari pasangan muda kini telah menjadi Daddy dan mommy di usia mereka yang terbilang masih sangat muda itu


Tapi walaupun begitu Ken yakin ia dan istrinya dapat menjalankan peran tersebut dan akan berusaha menjadi orang tua terbaik untuk buah hati mereka, ia akan berusaha menjadi suami siaga untuk sang istri cantik nya tersebut,ia berharap tidak akan pernah mengecewakan buah hati nya dan wanita yang sangat ia cintai tersebut, ia ingin memberikan yang terbaik untuk kedua nya, memberikan kenyamanan bagi keduanya dan kasih sayang yang tidak akan pernah mereka harapkan dari orang lain


Syifa yang merasa dirinya terus di tatap sang suami, langsung menatap Ken dengan wajah menyelidik dan penuh tanda tanya,Ken langsung tersenyum saat syifa menatap nya, membuat syifa merasa malu dan terlihat salah tingkah dengan tatapan penuh arti dari seorang Kenzo Azhar, walaupun mereka menikah sudah hampir dua tahun, tapi wanita cantik tersebut masih sering merasa malu pada sang suami, membuat Ken terkadang sangat geram melihat wajah malu istri cantik nya tersebut


Maya dan putri sudah izin pulang karena harus masuk kuliah setelah makan siang nanti, mereka kembali ke kosan di antar oleh Dimas langsung, kebetulan Dimas juga harus ke kantor mengambil beberapa dokumen penting yang harus ditandatangani oleh Ken


Sementara sang papa juga harus menemui klien penting nya, walaupun dengan sangat berat hati meninggalkan sang cucu,tapi ia tetap harus pergi dengan sang Asisten pribadi nya yang datang menjemput nya

__ADS_1


Kedua orang tua syifa diminta untuk pulang ke rumah oleh Ken,agar mereka bisa istirahat dengan nyaman dan Ken memerintahkan sang supir untuk mengantarkan sang mertua termasuk sang Mama dan Oma,Ken ga mau mereka semua sakit karena kelelahan dan dengan berat hati mereka semua pun mematuhi perintah putra mereka yang memang menginginkan yang terbaik untuk mereka


__ADS_2