Gadis Ku

Gadis Ku
Ekstra part 64


__ADS_3

Setelah selesai dengan memakan beberapa cemilan yang di sediakan di salah satu restoran mewah dan juga salah satu restoran favorit syifa, mereka langsung melanjutkan perjalanan pulang ke rumah mereka,Ken ga mau berada di luar rumah saat hari mulai gelap, selain sang istri alergi dengan cuaca dingin,baby Kai juga masih sangat kecil untuk berada di luar rumah saat malam hari, karena Ken tidak ingin terjadi sesuatu pada anak dan istri tercinta nya


Mereka sampai di rumah setelah beberapa menit perjalanan dan langsung di sambut oleh sang Mama dan Oma, keduanya tampak sangat bahagia saat melihat menantu dan cucu kesayangan mereka pulang,tak berselang lama mobil sang papa juga terlihat memasuki gerbang rumah mewah tersebut, membuat Ken dan syifa mengurungkan niat mereka yang tadinya hendak ke kamar membersihkan diri


Setelah menyambut sang Papa barulah pasangan muda tersebut dan sang putra melangkah menuju kamar mereka untuk membersihkan diri,Ken langsung menuju kamar mandi, sedangkan syifa memandikan sang putra terlebih dahulu, setelah nya baru ia akan bergantian dengan Ken menemani baby Kai


Ken keluar dari kamar mandi langsung tersenyum bahagia saat melihat wajah sang putra yang tengah melihat kedatangan nya sambil tersenyum lebar di atas ranjang mereka, membuat Ken sangat gemas dan langsung menciumi seluruh wajah dan tubuh sang putra, membuat Syifa yang tengah menyiapkan pakaian sang putra mengomeli Ken dengan kelakuan usil pria tersebut pada sang putra



" By... Awas ya kalau sampai Kai nangis...fa belum mandi loh" omel syifa pada Ken


" Tenang aja yang.. jagoan Daddy ga akan nangis,kalau ntar nangis biar Daddy yang mandiin mommy, gimana penawaran yang cukup menarik bukan..." jawab Ken sambil menggoda Syifa seraya menciumi wanita cantik tersebut dan juga sang putra


" Modus..." jawab syifa singkat, membuat Ken langsung memeluk syifa dari belakang dan menciumi leher syifa


" itu bukan modus sayang... tapi kebutuhan, kamu lupa aku tu selalu ga kuat kalau lagi bareng kamu, apalagi udah beberapa hari kamu ga kasih hak aku" ucap Ken dengan suara serak nya sambil membalikkan tubuh syifa


" By... udah deh, pakai baju sana udah fa siapin,ntar masuk angin loh kelamaan ga pakai baju,kai juga tuh belum pakai baju" ucap syifa lembut sambil mengelus pipi Ken dan mengecup singkat bibir Ken, membuat lelaki tampan tersebut sangat geram dengan kelakuan wanita cantik tersebut


Ken langsung menarik pinggang Syifa membuat tubuh mereka menempel tanpa jarak, membuat syifa Langsung memeluk pinggang Ken, dan Ken langsung ******* bibir ranum syifa dengan sangat lembut, dan baru melepaskan nya saat merasakan pasokan oksigen antara mereka sudah menipis


" itu baru kiss sayang, kalau tadi nanggung banget kayak anak kecil yang lagi coba- coba" ucap Ken sambil mengusap lembut bibir syifa yang basah dan sedikit membengkak


" Anak kecil yang suka coba-coba itu ya Hubby " balas syifa sambil memukul pelan dada bidang Ken, membuat pria tampan tersebut langsung tertawa terbahak-bahak sambil kembali memeluk syifa dan menciumi seluruh wajah nya

__ADS_1


" Kamu itu dari kecil emang bikin iman aku goyah yang" jawab Ken sambil mencium singkat bibir syifa dan langsung melangkah menuju walk in closet untuk memakai bajunya,ia ga mau ber lama- lama lagi dalam posisi intim dengan wanita cantik tersebut, karena ia yakin bahwa dirinya ga akan sanggup menahan hasratnya jika benar benar sudah muncul


Syifa tersenyum dan menggeleng melihat tingkah sang suami yang sangat jauh berbeda saat bersama nya dan saat di luar rumah bersama orang lain, sekilas ia terbayang saat pertama mereka bertemu, serta pertemuan pertemuan selanjutnya yang sangat tidak di sengaja saat mereka di new York, dan mereka belum mengingat bahwa mereka teman kecil dan sudah di jodohkan pula


Syifa kembali melanjutkan aktivitas yang tertunda akibat ulah suami tampan nya,ia langsung memakaikan baju sang buah hati dan meminta Ken untuk menemani Kai saat pria tampan tersebut sudah keluar dari walk in closet dan sudah sangat tampan dengan out fit rumahan nya, syifa Langsung melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan beberapa menit wanita cantik tersebut sudah selesai, Syifa langsung menuju walk in closet untuk memakai pakaian nya dan mereka langsung turun bersama saat syifa sudah selesai


Dibawah tampak para orang tua sedang asyik ngobrol di ruang keluarga sambil menikmati minuman sore mereka seraya menunggu waktu Maghrib tiba, mereka langsung melihat ke belakang saat mendengar suara langkah kaki dan langsung menyambut bayi tampan yang kini tengah berada di dalam gendongan sang Daddy


Ken menyerahkan baby Kai pada sang Papa yang terlihat sangat merindukan cucu pertamanya tersebut, mereka mengobrol santai sambil membahas tentang rencana konferensi pers untuk memperjelas status seorang Kenzo Azhar dan memperkenalkan siapa nona muda keluarga Azhar serta mengumumkan bahwa pasangan muda tersebut sudah menikah dua tahun lalu dan sudah memiliki seorang putra yang baru lahir beberapa bulan yang lalu


Syifa tidak berani membantah keputusan sang suami dan keluarganya, walaupun ia lebih nyaman seperti sekarang, tidak semua orang tau siapa dia, siapa istri dari seorang Kenzo Azhar, baginya yang terpenting ia adalah istri sah dan tidak akan di duakan oleh pria tampan tersebut,biar orang orang tidak tau yang terpenting Rumah Tangga nya selalu bahagia dan dalam lindungan Tuhan yang Maha Esa


Tapi tak dapat syifa pungkiri keputusan yang Ken dan keluarga putuskan juga yang terbaik untuk nya dan Rumah Tangga mereka, dengan di umumkan nya secara resmi maka secara otomatis juga Syifa memiliki hak paten atas pria tampan tersebut di hadapan publik dan para pengusaha di seluruh penjuru dunia, serta para pelakor yang sangat terobsesi dengan sang suami, sehingga tanpa di sadari wanita cantik tersebut tersenyum sendiri membayangkan ia yang jadi garang saat menghadapi para pelakor


Ken yang melihat syifa tersenyum sendiri pun merasa sedikit heran dan bertanya-tanya apa yang membuat wanita cantik tersebut tampak begitu bahagia sampai- sampai tersenyum sendiri seperti sekarang


" Fa lagi bayangin wajah para wanita pengagum kakak, yang pastinya patah hati mengetahui apa status seorang Kenzo Azhar sekarang.." jawab syifa sambil tersenyum dan menunjukkan wajah kemenangan nya, membuat Ken langsung mengacak gemas rambut syifa yang tidak tertutup hijab tersebut dan yang lain langsung tertawa terbahak-bahak melihat reaksi syifa dan Ken


" Happy banget ya .." ucap Ken gemas dan di jawab dengan anggukan kepala oleh Syifa dan langsung memeluk erat tubuh Ken, wanita cantik tersebut memang tidak pernah menyembunyikan manja nya, marahnya, kecewanya pada Ken di depan keluarga Azhar, karena sejak kecil ia sudah menjadi putri kesayangan keluarga suaminya tersebut


" Ia Donk, berarti fa Udah bisa menggunakan hak paten fa atas seorang Kenzo Azhar dalam membasmi para pelakor,ia kan pa,ma?" jawab syifa santai sambil menaik turunkan alisnya ke arah Ken, dan langsung mendapat anggukan kepala dari para orang tua serta acungan jempol dari sang Mama mertua


" Kamu bener sayang, kalau kemarin- kemarin kamu harus menjelaskan terlebih dahulu baru bertindak, Sekarang ga harus lagi dan kalau suami kamu berani macam-macam kamu tinggal blokir semua credit card nya dan alihkan semua saham dan asetnya atas nama kamu dan Kai,biar dia jadi pria miskuin" ucap sang Mama yang sangat mendukung sang menantu kesayangan nya tersebut dan langsung di angguki kepala oleh sang Oma


Ken langsung melotot sempurna mendengar ucapan sang Mama yang juga di dukung oleh sang Oma yang sangat menyayangi nya tersebut, sedangkan sang papa hanya menggeleng sambil tersenyum mendengar ucapan sang istri dan melihat reaksi sang putra sematawayang nya tersebut, yang terlihat sangat terintimidasi oleh tingkah ketiga wanita beda generasi tersebut

__ADS_1


Tak berselang lama Dimas juga muncul di rumah mewah tersebut, membuat syifa dengan segera langsung memakai hijab instan nya yang memang selalu ada bersamanya, Dimas langsung melangkah mendekati semua nya yang terlihat sedang asyik bercanda, setelah ia menyalami kedua orang tua angkatnya itu dan juga sang Oma,ia langsung melangkah menuju kamar nya untuk membersihkan dirinya terlebih dahulu baru kemudian ikut bergabung bersama yang lain nya dan bisa bermain dengan baby Kai sang keponakan tampan nya


Setelah selesai Dimas langsung bergabung bersama yang lain


" Kok sore banget kamu pulang nya Dim? tanya sang papa dan di angguki oleh sang Mama dan Oma


" kalau kamu kerja terus, kapan kamu ada waktu jalan sama putri,keburu di tikung cowok lain baru terasa kamu,bisa - bisa gagal kami dapat menantu lagi dalam waktu dekat ini" timpal sang Mama menggoda Dimas, mereka semua memang sudah tau antara Dimas dan putri telah menjalin hubungan khusus


"Putri nya yang minta waktu sampai dia wisuda kok ma, lagian dia tau gimana kerjaan aku dan aku percaya kok Insyaallah dia ga bakal macem-macem" jawab Dimas pasti dan juga di acungi jempol oleh Syifa,ia yakin sahabat nya tersebut bukan tipe wanita gampangan, bahkan mungkin Dimas adalah cinta pertama sang sahabat, karena yang ia tau putri belum pernah menjalin hubungan khusus dengan pria selain sebatas teman


" Berarti kalian udah beneran mau serius kan..? itu berarti kamu nya yang harus bisa jaga perasaan dia dan mulai jaga jarak dengan wanita lain, jangan jadi pria pengecut dan pecundang, karena kalau sudah menyesal pada akhirnya,itu semua tidak akan ada gunanya lagi" ucap sang papa serius menasehati pria tampan yang sudah ia anggap sebagai putra nya tersebut dan juga sangat menyayangi nya selayaknya sayang kepada putra kandung nya


" Ia pa Dimas sudah bicara serius sama putri dan Dimas juga yakin dia juga serius, Dimas pernah minta izin agar kita menemui keluarga nya secara resmi, tapi putri bilang dia ga mau bertunangan, katanya kalau memang kami berjodoh dia pinginnya langsung nikah aja seperti syifa dan Ken, saat nanti kami merasa sama- sama sudah sangat siap" jawab Dimas menjelaskan dan langsung di angguki oleh yang lain


" Itu lebih baik, dari pada kalian tunangan dan sering jalan bareng,malah bikin Dosa aja, ya walaupun kalian tidak melakukan hal yang aneh- aneh, tapi yang namanya pria dan wanita yang bukan muhrim sering bareng,lama kelamaan syaitan juga akan hadir" nasehat bijak sang Oma yang juga di setujui oleh yang lain


"Ia Oma aku akan selalu ingat nasehat Oma dan yang lain nya,aku juga minta Doa nya yang terbaik untuk aku dan mendapatkan jodoh terbaik dan diberikan keturunan yang baik dan taat beribadah" jawab Dimas serius sambil mengambil Kai dari pangkuan sang papa seraya menciumi bayi tampan tersebut


Hubungan kekeluargaan mereka memang terbilang cukup harmonis dan hangat, mereka selalu berusaha saling terbuka dan membicarakan segala permasalahan yang mereka hadapi,baik itu masalah kerjaan, pertemanan, sampai masalah pribadi seperti Siak percintaan mereka di luar rumah, tapi tidak dengan Ken, putra tunggal keluarga Azhar tersebut sejak dulu memang sangat jarang banyak bicara,ia lebih banyak diam walaupun ia selalu ikut dalam perkumpulan keluarga


Ken memang sangat jarang menceritakan permasalahan nya pada keluarga, terlebih masalah Asmara, apalagi dulu keluarga nya selalu mewanti-wanti dirinya agar jangan dulu menjalin hubungan dengan wanita, membuat nya tidak ingin membongkar rahasia play boy nya, walaupun ia tau semua keluarga nya sudah tau


Berbeda dengan Dimas yang memang lebih terbuka dan lebih kocak,ia selalu menceritakan tentang wanita yang pernah dekat dengan nya dan menjelaskan alasan mengapa ia dan wanita wanita tersebut mengakhiri hubungan mereka, terlebih saat ia merasa menyukai putri dan berniat menjalin hubungan serius dengan wanita cantik tersebut, dan ternyata keluarga nya juga sangat mendukung


Keluarga Sultan tersebut sangat bahagia dan bersyukur dengan apa yang kini ada bersama mereka,apa yang mereka miliki,satu yang sekali mereka ucap kan dalam setiap Doa mereka yaitu " kebahagiaan dunia dan akhirat", yang masih bisa di cari,kekayaan masih bisa diraih, akan tetapi kebahagiaan dan kehangatan keluarga tidak akan bisa di beli dengan yang atau diganti kan dengan barang mewah,istilah yang sekali keluarga itu ajarkan pada anak-anak mereka sejak usia dini

__ADS_1


SELESAI.


__ADS_2