Gadis Ku

Gadis Ku
Part 40


__ADS_3

Hari demi hari hubungan Ken dan syifa semakin dekat, mereka sering merasakan saling merindukan saat sehari saja mereka tidak bertemu,saat Ken harus berangkat pagi pagi sekali ke kantor dan pulang saat sudah hampir tengah malam,itu membuat syifa terkadang menangis membuat mertua dan suaminya merasa gemas dengan manjanya syifa.


Seperti malam ini Ken pulang sedikit larut,saat sampai di rumah Ken langsung masuk ke kamar nya dan mendapati sang istri sudah tertidur dengan memegang bunga yang dikirim oleh Ken tadi sore melalui supir kantor nya.ken mengatakan kalau bunga itu sebagai permintaan maaf nya karena tidak bisa menemani syifa makan malam.



Ken melihat gemas istri nya dan mencium singkat dagunya sebelum melangkah ke kamar mandi.


Syifa yang mendengar samar suara gemericik air di dalam kamar mandi membuat nya membuka matanya perlahan dan mendudukkan tubuhnya sambil bersandar di kepala tempat tidur nya.


Ken keluar dari kamar mandi tak menyadari kalau syifa sudah bangun, syifa langsung menunduk saat melihat Ken keluar hanya dengan handuk melilit tubuhnya sebatas pinggang ke lutut saja,Ken langsung ke walk in close untuk memakai bokser dan baju kaos saja.


" Loh kok bangun Hem?" tanya Ken saat melihat syifa sudah duduk di atas ranjang mereka.


Syifa hanya menunduk sambil menggeleng


Ken langsung mendekati Syifa dan duduk tepat di depan syifa,Ken langsung menggenggam erat jemari Syifa dan menatap wajah sendu syifa


"Maaf" ucap Ken sambil terus menciumi tangan Syifa.


"maaf ga bisa temani kamu makan malam ini"tadi aku meeting nya di luar makanya gak suruh kamu ke kantor.


Syifa tersenyum sambil menggelengkan kepalanya dan menatap wajah Ken.


" Kakak tadi pagi pergi ga bangunin fa" ucap syifa cemberut membuat ken tersenyum


Cup,cup,cup

__ADS_1


Ken menciumi seluruh wajah syifa terakhir ******* lembut bibir ranum syifa, turun ke leher dan meninggalkan jejak disana, karena melihat syifa gak menolak Ken kembali melanjutkan Aktivitas nya yang sudah enam bln iya tahan.


Ken terus ******* bibir ranum syifa dengan tangan yang sudah mulai nakal kemana mana mana, syifa sedikit melenguh membuat hasrat Ken semakin bertambah.


" Sayang boleh ?" ucap Ken serak


Syifa diam sambil terus menunduk


"sayang"ucap Ken dengan wajah memohon nya


"fa...fa takut kak,"jawab syifa pelan nyaris tak terdengar


" Takut apa Hem?takut aku ga tanggung jawab?" tanya Ken


Syifa menggeleng, "ngapain fa minta tanggung jawab sama suami sendiri kakak aneh" jawab syifa membuat Ken tertawa


"Terus takut apa sayang?"ucap Ken sambil menatap dalam mata syifa, terlihat Gurat kegugupan disana.


"Aku janji pelan pelan ya"ucap Ken sambil terus mengecup tiap jengkal tubuh syifa.


"tapi fa ... belum selesai Syifa bicara Ken sudah membungkam mulut syifa dengan bibirnya.


"Sayang kamu percaya kan sama aku"? tanya Ken dan syifa mengangguk di bawah kukungan Ken.


"pelan pelan ya kak"ucap syifa manja


"Hem"ucap Ken yang sudah sangat terbakar hasrat nya, saat melihat tubuh indah syifa yang nyaris sempurna membuat Ken serasa bergetar.

__ADS_1


"kakak ...takut..." ucap syifa sambil meremas rambut dan lengan Ken


Ken langsung menatap wajah syifa dan dengan sangat lembut ******* bibir ranum syifa membuat syifa benar benar terbuai, melihat syifa yang tampak sedikit nyaman Ken langsung melakukan penyatuan mereka.


"Kakak .....sakit...."jerit syifa di telinga Ken diiringi dengan linangan air mata,sambil meremas kuat bahu Ken hingga meninggalkan bekas kuku syifa.syifa menggigit bibir bawahnya kuat.


"gigit aku sayang jangan bibir kamu nanti sakit"ucap Ken pada syifa sambil menghapus air mata yang mengalir di pipi mulus syifa Sambil kembali ******* bibir syifa untuk memberikan ketenangan pada syifa


"sakit banget kakak....."rengek syifa manja,Ken tersenyum sambil kembali melanjutkan aktivitas membuat syifa menggigit dada bidang Ken.


"sakit nya cuma sebentar sayang,sabar ya"syifa hanya mengangguk sambil memeluk erat tubuh Ken mencari kenyamanan hingga syifa bisa merasakan kenikmatan yang Ken ciptakan membuat syifa benar benar merasa tidak berdaya di bawah kukungan tubuh atletisnya ken.


"Sayang.... terima kasih I LOVE YOU"ucap Ken sambil berguling ke samping syifa dan menciumi seluruh wajah syifa sesaat setelah Ken merasakan pelepasan nya.


Ken yang melihat syifa terkulai lemas langsung menarik syifa dalam dekapan nya dan tersenyum puas saat melihat bercak darah segar di seprei putih mereka.


"sayang terima kasih telah menjaganya dan merelakan aku yang mengambil nya"ucap Ken sambil terus menciumi Surai hitam indah syifa. sedang syifa hanya mengangguk sambil memeluk erat Ken dan membenamkan wajahnya di dada bidang Ken.


Ken yang melihat tingkah syifa dan merasakan basah di dadanya, mendongakkan dagu syifa.


"kenapa Hem"? tanya Ken sambil menatap dalam wajah syifa


"malu"cicit syifa pelan sambil kembali menyembunyikan kembali wajah nya di dada bidang Ken.


"Hay kenapa malu Hem"? sayang lihat aku"goda Ken, syifa langsung menggeleng sambil tambah mempererat pelukannya membuat Ken kembali ingin melanjutkan penyatuan mereka yang memang belum Ken lepas.


"Sayang kalau gini jangan salah kan aku ya"

__ADS_1


kalau aku lanjutin lagi ucap Ken yang sudah berada tepat di atas tubuh syifa lagi dan kembali melanjutkan aktivitas membuat syifa benar benar menggeliat sempurna dibawah selimut dengan keringat membasahi tubuh mereka.ken benar benar merasa sangat candu atas tubuh indah sang istri.


Setelah selesai mereka langsung tertidur pulas dengan Ken yang tidak mau melepaskan penyatuan mereka, sedang syifa hanya bisa pasrah karena dia benar benar merasa tidak berdaya,Ken memeluk erat tubuh syifa membuat tubuh mereka menyatu tanpa selah.


__ADS_2