
Setelah selesai acara di hotel mereka memutuskan untuk menginap di hotel dikarenakan sudah terlalu larut malam kalau mereka harus pulang kerumah, kasian pada supir supir pribadi keluarga mereka, berhubung besok juga week end maka syifa dan Ken sama sama libur.
Syifa dan kedua orang tua Ken bersamaan menaiki lift menuju lantai paling atas, sedangkan Oma sudah sejak Maghrib tadi setelah selesai melaksanakan Shalat Maghrib beliau tidak turun lagi dan memilih beristirahat di kamarnya.
Ken masih bergabung bersama sahabat sahabat nya termasuk Dimas, awal nya Stefany ingin ikut tapi karena melihat Ken berjalan beriringan dengan kedua orang tuanya dan syifa membuat nya mengurungkan niatnya, karena tadi saat ia berkenalan dengan Mama Mitha Stefany dapat merasakan kalau Mama nya Ken tidak mudah untuk dekat dengan orang yang belum pernah bertemu dengan nya.
Syifa dan sang mertua langsung menuju kamar mereka masing masing karena mereka memang merasa sangat kelelahan dengan acara yang digelar dari siang sampai hampir tengah malam itu,tapi mereka sangat puas dengan kesuksesan yang mereka raih, dengan acara itu sangat banyak para desainer yang mengajukan kerja sama dan ingin bernaung di bawah brand AZ grup.
"Sayang kamu langsung istirahat aja ya ga usah nunggu suami kamu, nanti kamu sakit.dia pasti akan begadang tu sama sahabat sahabat nya,kamu jangan khawatir ada Dimas yang mama suruh awasi suami kamu"ucap sang Mama mertua sambil mengecup kening syifa
"Ia sayang kamu ga perlu khawatir kalau Ken diluar karena papa selalu suruh orang orang papa buat awasi dia selama dia masih diluar rumah lagian dia itu udah cinta mati sama kamu,liat aja gimana posesif nya"ucap papa Araaf menimpali dan di balas Anggukan kepala oleh Syifa.
"Ia papa, Mama tenang aja,fa percaya kok sama kak Kenzo,udah Papa sama Mama langsung istirahat ya,jangan terlalu capek ntar kalau sakit fa sedih lho" ucap syifa sambil tersenyum manis dan mengecup kedua pipi mama Mitha.
__ADS_1
"Ia sayang...ah ya satu lagi kamu jangan keluar lagi dari kamar ya, nanti suami posesif kamu itu ngamuk besar lagi"ucap Mama Mitha mengingat kan agar syifa tidak keluar lagi dari kamar nya.
"Siap Mama fa tau itu, hehehe"balas syifa sambil tertawa ringan dan langsung masuk ke kamar nya.membuat kedua orang tua Ken tersenyum sambil geleng-geleng kepala melihat tingkah menantu kesayangan mereka yang terlihat sangat patuh pada Suami.
Kedua orang tua Ken sangat merasa bersyukur dengan sikap dewasa syifa, walaupun usianya masih sangat muda dan sikap nya sangat manja tapi ia sangat pandai menempatkan dirinya saat menghadapi apapun termasuk kemarahan atau cemburu Ken, dan manja nya syifa juga menjadi salah satu kelemahan Ken.
Ken dan Ray sedang serius membahas tentang kerjasama yang para orang tua mereka jalin sejak lama dan Ken maupun Ray mereka ingin membuat suatu fashion yang tak jauh beda dengan yang barusan AZ grup gelar, tapi kali ini mereka ingin menggabungkan antara fashion show busana juga di dampingi dengan perhiasan perhiasan mewah seperti pameran pameran perhiasan, tentunya dengan penggabungan itu yang akan menjadi tuan rumah nya sudah pasti tidak hanya AZ grup saja tapi juga perusahaan orang tua nya Ray.
Mereka merencanakan mengadakan pertunjukan itu di Bali dan bertepatan dengan penghujung bulan bulan terakhir mendekati bulan Ramadhan, yang mereka perkiraan sekitar dua setengah bulan lagi.mereka melakukan di bulan seperti itu karena bagi kaum muslim yang merayakan Idul Fitri terlebih bagi kalangan elit mereka pasti akan membeli atau memesan koleksi perhiasan untuk menyambut idul Fitri dan tentang busana Ken memang merencanakan akan mengusung tema lebaran dengan busana berhijab atau tanpa hijab.
Mereka terus mengobrol sambil menikmati minuman kesukaan mereka masing masing dengan di temani beberapa cemilan yang mereka pesan dari restoran hotel.mereka bersantai di salah satu sudut restoran hotel yang memang menyenangkan sofa yang sangat nyaman untuk mengobrol para tamu tamu hotel.
Sejak mereka memasang restoran mereka sudah menjadi pusat perhatian para pengunjung restoran hotel tersebut, sampai saat ini mereka masih..menjadi pusat perhatian membuat mereka terkadang juga merasa gerah dengan pandangan para wanita yang seperti sangat mendambakan mereka.
__ADS_1
Sedangkan di dalam kamar syifa sudah tertidur dengan pulas Nya,tanpa mengingat sang suami sudah masuk ke kamar mereka atau belum, Syifa menggeliat dan memiringkan tubuhnya sambil langsung memeluk seseorang yang ia sangka bantal guling.
Syifa memeluk erat Ken saat tau tubuh yang ia peluk adalah suaminya dan langsung menelusup kan wajah nya ke celuk leher Ken mencari kenyamanan hingga membuat tubuh Ken merasakan hal yang selalu ia rasakan saat istri cantiknya itu mulai ber manja-manja dengan nya.
Ken mengusap lembut punggung syifa agar kembali tertidur sehingga tidak membuat nya menderita menahan gejolak dalam diri nya,ingin menuntaskan nya tapi Ken sangat tidak tega melihat syifa yang Terlihat sangat kelelahan sejak di acara tadi.setelah syifa kembali tertidur nyenyak dan tenang Ken langsung melepaskan pelukan syifa secara perlahan dan menuju kamar mandi untuk membasuh dirinya dengan air dingin agar bisa menetralkan suhu tubuh nya yang terasa sangat panas oleh hawa nafsu nya.
Setelah selesai dengan rutinitas nya di kamar mandi Ken langsung menuju ranjang nya menarik syifa dalam dekapan hangat nya dan menarik selimut menutupi tubuh mereka dan bergabung bersama syifa menuju alam mimpi.
Tanpa terasa pagi menjelang tapi sepasang insan muda dalam salah satu kamar Prudential suite milik hotel mewah tersebut sepertinya tidak bergeming sama sekali, kedua nya sangat menikmati tidur romantis mereka.
Syifa yang sangat nyaman tidur dalam dekapan hangat sang suami membuat nya semakin ingin melanjutkan tidur nya,Ken yang juga sangat menikmati pelukan manja sang istri membuat nya sangat tidak ingin membuka mata nya, terlebih ini adalah hari week end ia ingin menikmati lebih lama lagi kebersamaan mereka yang belum tentu bisa mereka rasakan setiap akhir pekan, karena sejak Ken sudah mulai sering mengganti kan sang papa di perusahaan membuat nya terpaksa merelakan week end nya ditemani oleh pekerjaan walaupun terkadang hanya setengah hari saja.
Tanpa mereka sadari orang orang sudah menunggu dua insan tersebut untuk sarapan, tapi karena lama menunggu dan mendengar kan sedikit omongan OB di hotel yang semalam melihat Ken dan syifa ada keluar tapi tidak lama mereka kembali lagi ke hotel.
__ADS_1
Setelah mendengarkan penjelasan sang Ob baru para keluarga langsung memulai sarapan pagi mereka yang juga sudah hampir telat.
Setelah selesai sarapan mereka memutuskan untuk pulang ke kediaman keluarga Azhar dan tidak ingin membangun kan kita Ken dan syifa.