Gadis Ku

Gadis Ku
Bisma Cayang Uncle.


__ADS_3

Hari pun semakin sore satu persatu teman maira berpamitan untuk pulang.Dan tak lama kemudian farrel terbangun dari tidurnya.


" Sayang.."-panggilnya dengan suara khas bangun tidur.


" Kamu sudah bangun ternyata.Iya ada apa?"-jawab maira dengan senyuman malaikatnya.


" Ahh anu me-mereka sudah pulang?"-tanya farrel gugup.


" Sudah,kamu pulas sekali ya tidurnya hmm"-kata maira sambil membawa handuk.


" Hehe,kamu mau mandi?"-tanya farrel dengan seringai di bibirnya.


" Iya aku mandi sebentar ya?"-ucap maira sambil melangkah ke kamar mandi,namun dengan cepat farrel menarik maira dan akhirnya maira pun teduduk di pangkuan farrel.


" Kenapa hmm?aku mau mandi sebentar sayang"-ucap maira merayu farrel.


" Apa?kau bilang apa barusan?"-tersadar maira mengucapkan kata sayang di akhir kalimatnya.


" A- apa m-emangnya aku bilang apa?"-kata maira bingung sambil mengerutkan dahinya.


" Katakan sekali lagi lalu aku akan melepas pelukanya"-rengek farrel lagi maira yang bingung pun mengucapkan kembali kalimat tadi.

__ADS_1


" Aaa aku mau mandi sebentar sayang "-kata maira lagi dengan cepat.


" Baiklah ayo mandi bersama sayang"-kata farrel lalu menggandengnya berjalan menuju kamar mandi.


" Hah kok gitu,tapi jangan main main ya mandi beneran "-kata maira cemas nanti akan berkahir mandi atau melakukan hal lebih di dalam kamar mandi.


" Maaf sayang aku ngga janji"-ucap farrel dengan senyumanpenuh arti.


" Apa!! mas farrel kok gitu sih "-rengek maira namun farrel tak menggubris nya.


_____________________________________


Malam pun tiba kini saatnya makan malam maira yang sedari tadi sudah membujuk farrel untuk keluar kamar namun apa daya farrel tetap kekeh tidak mau dengan alasan dia lelah.Ck lelah dari mana dia hanya tidur tidur dan tidur dari tadi batin maira.


" Uncle hikss hikss uncle hikss bunda dan ayah jahat hikss hiks"-ucap bisma dengan tangisan tersedu sedu,farrel langsung menggendong bisma dan menenangkan anak itu dengan telaten.


" Hei anak laki laki tidak boleh cengeng,ayah sama bunda jahatin bisma karena apa hmm?kamu nakal ya?"-tanya farrel dengan mengusap air mata bisma.


" Huaaa hikss bisma ga nakal uncle,bisma cuma mau mobil mobilan di mall tapi ayah dan bunda marahin bisma hikss hikss "-tangis bisma semakin menjadi jadi.


" Berhenti menangis besok uncle belikan mobil mobilan itu ya?"-kata farrel lembut dan diangguki oleh bisma.

__ADS_1


" Bisma cayang uncle"-katanya sambil memeluk erat farrel dan itu pun tak lewat dari pandangan maira.


Mungkin yang dikatakan vino tadi benar dia memang suka anak anak hmm ,ayah yang pengertian batin maira.


" Hmm uncle juga sayang bisma "-ujar farrel sambil mencubit pipi bisma gemas.


Setelah bisma tertidur farrel keluar meletakan bisma ke kamar nya yang bersebelahan dengan kamar bima.


Bima menghela napasnya saat maira menceritakan bisma yang menangis dan meminta mainan dan akhirnya farrel lah yang menurutinya.


" Dia memang suka sekali memanjakan ponakanya bahkan aku dan anya selalu melarangnya agar bisma bisa mengerti keadaan dan tidak ngelunjak"-jelas bima kepada maira.


" Dia masih sangat kecil kakak jangan seperti itu,jika kakak terus melarangnya atau mengekang atau membatasi bisma pasti akan lebih liar lagi nantinya."-saran maira .


" Maaf kamu benar,dan maaf aku sudah membuat farrel babak belur seperti itu"-ucap bima penuh penyesalan.


" Seharusnya kakak meminta maaf kepada mas farrel bukan kepada ku"-tutur maira dengan senyuman.


" Baiklah dimana dia sekarang,sedari tadi aku tak melihat nya bahkan terakhir aku lihat tadi pagi"-ucap bima mencari cari sosok farrel.


"Dia sedang berada di kamar bisma kak,memang aku sudah mengajaknya keluar namun dia enggan untuk bertemu kepada kalian"-jelas maira.

__ADS_1


" Paksa dia makan malam setelah ini"-kata bima tegas.


" Baik kak"-balas maira patuh


__ADS_2