
Setelah selesai dengan rencana mereka di kantin,kini mereka semua sudah kembali ke ruangan masing-masing untuk mengikuti ujian di jam kedua nya, setelah selesai syifa langsung bergegas ken arah lobby kampus dan ia sudah dapat melihat mobil pribadi nya beserta sang supir yang sudah menunggu nya di depan gerbang kampus
Syifa langsung melangkah menuju mobil dan menyapa sang supir dan satpam yang sedang bertugas, melihat kehadiran sang nona muda nya membuat sang supir langsung melangkah menuju mobil dan duduk di belakang kemudi, setelah merasa bahwa sang nona muda nya sudah siap sang supir pun mulai melajukan mobilnya menuju ke kediaman keluarga Azhar
Menempuh perjalanan sekitar 30 menit mobil mewah tersebut memasuki gerbang mewah kediaman keluarga Azhar dan langsung berhenti tepat di depan pintu utama, syifa Langsung turun setelah mengucapkan terimakasih kepada sang supir, syifa Langsung masuk dan menaiki tangga menuju kamarnya, sesampainya di kamar syifa Langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya
Setelah sekitar 10 menit syifa keluar dengan wajah dan tubuh yang lebih segar,ia memakai dress rumahan dan hijab instan, setelah selesai syifa langsung turun untuk mengecek persiapan menu untuk makan siang nya dan teman teman nya
Syifa langsung berjalan menuju dapur dan menyapa para Art.. setelah nya syifa meminta bunga nya yang tadi pagi sudah di petik oleh salah satu Art nya, namun syifa belum sempat menaruh nya ke dalam vas khusus bunga bunga segar Nya, syifa mulai menata bunga bunga nya di vas,tapi kegiatan nya terhenti saat bik Ijah menghampiri nya mengatakan bahwa satpam depan menelfon mengatakan ada beberapa mobil datang mengatakan mereka teman dari syifa
" Non satpam depan telfon katanya ada tiga mobil di depan ngakunya temen temen non" ucap sang bibik
" Ah ia bik...bener mereka yang mau makan siang di sini" jawab syifa sambil tersenyum
" Oh baik non biar bibik bilang ke satpam " jawab bik Ijah sambil berlalu menuju telfon rumah dan di jawab syifa dengan anggukan kepala
Sementara di luar gerbang, mereka yang belum pernah ke rumah syifa merasa heran dan geram pada satpam yang tidak langsung mengizinkan mereka masuk
" Put..may... emang nya siapa sih keluarga syifa kok mau kerumahnya aja sudah banget" tanya Andin dan yang lain, sementara Nana semakin yakin tentang tebakan nya,tapi yang membuat dia bertanya sedekat apa gaya pacaran syifa dengan anak Sultan tersebut dan masak ia mereka tinggal satu atap?beda lagi dengan Bagas dan Rama mereka hanya tersenyum karena mereka juga diperlukan seperti ini saat pertama sekali mengunjungi kediaman keluarga Azhar
" Ya emang gini mungkin, karena kami belum pernah kesini sendiri, kalau pun ga bareng syifa kami di jemput supir pribadi syifa atau supir keluarga mereka" jawab Maya apa adanya
Setelah menunggu sekitar sepuluh menit gerbang pun terbuka secara otomatis dan muncul satu satpam yang memberikan kode mereka untuk masuk, saat masuk mereka melongo melihat kemegahan bangunan dibalik gerbang yang tinggi menjulang, mereka bagaikan mimpi melihat rumah bak istana
__ADS_1
Mereka memarkirkan mobil mereka di halaman luas kediaman megah tersebut, dalam hati mereka bertanya siapa syifa...?
" put,may kalian duluan deh ucap Salam.." minta Andin pada putri dan Maya dan di angguki kepala oleh mereka berdua
" Assalamualaikum..." ucap Maya
" Waalaikumsalam" jawab seorang wanita paruh baya yang langsung berjalan menuju pintu utama
"Eh mbak Maya sama mbak putri rupanya..kok tumben ga bareng non syifa atau di jemput mang Diman..? tanya bik Ijah ramah
" Ngak bik.fa selesai nya lebih cepat dan kebetulan teman teman syifa juga mau kesini,ya udah bareng mereka aja..bibik apa kabar..? jawab Maya dan putri sambil meraih tangan bik Ijah dan mencium punggung tangannya, sementara yang lain melongo melihat Maya dan putri yang sangat hormat pada bik Ijah,( bukan kah wanita paruh baya ini ART) pikir mereka
" Alhamdulillah bibik baik Mbak, baru dua Minggu yang lalu bibik balik dari kampung.. Ayok Mbak masuk... silahkan duduk dulu sebentar ya,Non syifa lagi nyusun bunga segar ya ke vas di kamar nya, biar bibik minta sisi buat bawain minum" jawab bik Ijah sopan
"Oh iya bik ga papa gak usah repot-repot biar kami ambil sendiri aja..ayok bik... semuanya kalian tunggu di sini bentar ya biar kami ambil minum dulu,mau pada minum apa?" tanya putri pada semua nya
Mereka meninggalkan ruang tamu dan temen temen mereka yang masih sangat shock dan terkejut melihat kemewahan dalam rumah tersebut,tak berapa lama terdengar suara langkah kaki dari arah tangga dan berbarengan dengan suara deru mobil memasuki halaman rumah mewah tersebut
Hanya beberapa menit muncul Syifa dari arah tangga dan berjalan menuju ruang tamu dan langsung menyapa mereka dengan senyuman manis nya, mereka yang melihat penampilan syifa saat di rumah langsung melongo, dalam hati mereka berkata (nih perempuan emang beneran cantik)batin mereka masing masing
"Hai.... maaf ya bukan syifa yang sambut tamunya, tadi fa lagi tukar bunga di vas, udah pada pesan minum ke bik Ijah..?" tanya syifa lembut
" Ah ga papa lagi fa... udah kok,si Maya sama putri lagi ambil minum ke belakang" jawab Andin dan di angguki yang lain, sedang asyik ngobrol tiba tiba terdengar suara Salam dari pintu utama yang suaranya ga asing lagi buat syifa..
Mendengar ada suara seseorang yang mengucapkan salam membuat para teman teman syifa ingin tau siapa lagi yang datang ke rumah mewah tersebut atau mungkin salah satu penghuni rumah itu juga, sedangkan syifa yang mendengar suara yang sangat ia kenal ia langsung bangun
__ADS_1
" Eh sorry..fa tinggal sebentar ya..ada yang pulang.." ucap syifa sambil melangkah menuju pintu utama, namun baru tiga langkah syifa meninggalkan teman teman nya Ken sudah muncul di depan nya dengan membawa satu buket bunga yang cantik membuat semua yang ada di ruang tamu itu melongo dan membatu di tempat dengan mata melotot sempurna, kecuali Bagas dan Rama, sedang kan Maya dan putri yang baru dari belakang membawa minum hanya bisa tersenyum saat melihat semua teman nya terdiam bagaikan patung
" Loh By...kok tumben pulang siang..? tanya syifa sambil mencium punggung tangan Ken
" Males sayang... makan siang cuma bareng Dimas...nih buat kamu..CUP..." Jawab Ken Sambil menyerahkan buket bunga indah di tangan nya seraya mengecup singkat kepala syifa yang terbungkus hijab nya, sedangkan syifa hanya tersenyum dan mengambil buket bunga tersebut.
" Mau langsung makan atau mandi dulu..?" tanya syifa lembut sambil menciumi bunga pemberian pria yang kini sangat ia cintai itu
" Mandi.." jawab Ken singkat,tapi kemudian dia berbisik pada syifa " trus makan kamu.. baru makan nasi"bisik Ken lembut lalu melangkah menuju tangga setelah menyapa bahas dan Rama , membuat pipi syifa Langsung merah merona.
" Semuanya sorry ...... fa tinggal lagi ya, sebentar aja kok,put..,may...,tolong ajak mereka keliling sebentar kalau mereka jenuh, kita makan bareng kak Kenzo...tapi kak Ken mandi dulu bentar ya" ucap nya sambil tersenyum dan meninggalkan semua teman nya
Sementara mereka masih seperti mimpi melihat seorang pria yang sangat tampan masuk ke istana megah itu dan mencium lembut kepala syifa, apa sebenarnya hubungan mereka...? mengingat dari pertama masuk kuliah syifa di kabarkan sering di antar oleh pria tampan,tapi mereka bilang itu kakak nya, kalau di lihat walaupun wajah mereka tidak mirip...tapi karena mereka sama-sama memiliki garis wajah yang nyaris sempurna,tapi dilihat dari perlakuan nya seperti sepasang kekasih
"Hai... kenapa bengong...?ayok mau wisata istana syifa nggak..? kami siap nih jadi tour guide nya,di belakang ada taman bunga nya dan kebun buah" ucap putri bertanya kepada temannya
"Jadi dong ... yok" ajak Nana semangat, mereka mulai menyusuri dalam rumah sambil mengarah ke pintu samping yang akan menuju ke taman belakang, saat melewati dapur mereka dapat melihat jelas ada dua dapur
" Eh put..kok dapurnya ada dua...? tanya Anita penasaran
"Oh itu... yang di dalam tadi...dapur mini yang mewah banget itu dapur pribadi syifa,mereka cuma bersihin aja,nah kalau yang di belakang ini dapur utama rumah ini, semua nya kalau mau masak di sini, termasuk mama nya kak kenzo,itu yang sedang masak tadi mbak Cici...dia chef di rumah ini, kalau yang tadi nyambut kita datang itu Art paling senior di sini.. beliau kerja di keluarga Azhar dari kak kenzo belum lahir katanya"cerita putri
Mereka berjalan menyusuri tiap lekuk rumah mewah tersebut,mata mereka terus saja di suguhkan dengan hal hal yang benar benar menakjubkan, dalam hati mereka syifa tinggal satu atap dengan keluarga Azhar
__ADS_1
"Eh put... sorry nih ya...jadi syifa tinggal satu atap sama kak Kenzo itu put .? sebenarnya hubungan mereka gimana sih put...? Kalau di lihat mereka itu persis seperti sepasang kekasih.., dan tadi untuk apa coba bawa Bunga..? padahal di rumah nya banyak banget bunga" Tanya Andin lagi
" Terus...? masak ia mereka harus tinggal terpisah, syifa itu Nyonya muda nya Keluarga Azhar... mereka nikah udah hampir dua tahun, sejak syifa kelas 12 di HIS, mereka itu udah di jodohin dari kecil, kalau soal bunga,kak Kenzo setiap pulang kalau sempat pasti beliin bunga buat syifa,dia tu sayang and cinta banget tuh sama syifa.