
Jika syifa yang merasa sangat bahagia setelah dari toko bunga dan membeli beberapa jenis tanaman bunga dan buah, sekarang ia tengah melajukan mobilnya menuju ke salah satu tempat kuliner yang juga ia lihat di sosial media Tengah sangat hitz di kalangan anak muda dan para anak Sultan,ia memacu mobilnya dengan kecepatan sedang seraya asyik menikmati buah strawberry yang tadi ia pilih di toko mami nya Nathan dan itu diberikan sebagai bonus oleh wanita paruh baya tersebut
Beda halnya dengan para Art, satpam dan beberapa bodyguard yang tengah menahan debaran jantung mereka, setelah terkena amukan dari Dimas melalui telepon, mereka tengah membayangkan nasib mereka setelah sang tuan muda tau, entah akan seperti apa kemarahan nya nanti, membayangkan nya saja sudah membuat mereka lemas
Lain halnya dengan Dimas setelah puas memarahi para Art di kediaman keluarga Azhar, sekarang ia tengah sangat galau antara memberi tahukan sekarang atau nanti pada Ken, masalah nya hanya dalam hitungan menit mereka akan kembali menemui beberapa klien yang sangat penting dan itu akan berlangsung sampai jam makan siang dan akan di sambung lagi sampai menjelang sore
Dimas benar benar pusing di buat oleh pasangan muda tersebut, Dimas langsung melacak melalui GPS dimana syifa sekarang, dan ia benar-benar melotot saat mengetahui dimana posisi mobil tersebut, yang menunjukkan syifa Tengah berada di salah satu cafetaria yang sedang booming di kalangan para anak Sultan dan Dimas yakin sekarang syifa pergi sendiri karena Dimas sudah menghubungi putri dan mereka mengatakan sedang di kampus
Dimas yakin saat ini pasti sudah heboh di sosial media tentang kehadiran syifa di cafe tersebut, dan benar saja saat Dimas membuka beberapa akun media sosial disana sudah nampak beberapa cuitan heboh orang orang yang melihat wanita cantik tersebut dengan mobil sport mewah nya, yang membuat mereka semua bertanya siapa wanita cantik tersebut
Dimas sampai menjambak rambutnya sendiri dia memijit pelipisnya karena sangat pusing tentang keputusan yang harus ia ambil, akhirnya ia membiarkan syifa saja yang pasti ia akan terus mengawasi melalui GPS mobil yang syifa bawa,Dimas juga berharap semoga syifa dan calon baby nya akan baik baik aja
Kini Dimas dan Ken tengah melakukan meeting sekaligus makan siang di salah satu restoran mewah yang tak jauh dari kantor pusat AZ grup,Dimas memang sengaja mengadakan meeting di luar agar sekalian menjamu klien mereka yang terbilang sangat penting itu dan juga berasal dari negara luar
" Wah anda sangat pandai memilih tempat tuan" ucap Asisten klien nya Ken
" Ah ini semua tanggung jawab sekretaris kami tuan dan kami hanya menyetujui nya saja, dan ini sekaligus untuk menjamu tuan yang telah datang jauh ke negara kami untuk bekerja sama dengan kami" ucap Dimas ramah dan di angguki oleh Ken
" Itu bukan masalah untuk kami tuan Dimas, asalkan tuan muda Kenzo tidak menolak permintaan kerja sama ini,kami tidak akan pernah merasa jauh untuk berkunjung ke negara yang sangat indah ini" jawab sang klien membuat mereka tertawa
" Ternyata anda juga mahir berbahasa Indonesia tuan" ucap Ken sambil tersenyum
" Tentu tuan, karena saya ingin mencari wanita cantik di negara ini untuk ibu sambung putri kecil saya yang sudah kehilangan ibunya dua tahun yang lalu,dan apakah ada rekomendasi dari anda tuan Kenzo...? masalahnya saya seorang duda" ucap nya sambil tersenyum tipis
" Wah ternyata anda ingin mencari calon istri...? pasti banyak wanita yang mau dengan anda walaupun anda duda,bisa di katakan duda keren" jawab Dimas sambil tersenyum dan membuat yang lain tertawa
" Anda bisa saja tuan Dimas,tapi kalau ada saya ingin rekomendasikan dari tuan tuan yang pastinya akan tau wanita yang baik dan bisa menyayangi putri saya" jawab lagi sang klien
" Tapi sayang nya saya tidak banyak kenal dengan wanita tuan dan juga tidak memiliki teman seorang wanita" jawab Ken jujur membuat sang klien tertawa
__ADS_1
" yang benar saja tuan..? pria setampan,muda,kaya dan sangat populer seperti anda tidak banyak mengenal wanita dan bahkan tidak memiliki teman seorang wanita...? anda jangan bercanda tuan,atau mungkin ada beberapa teman dari kekasih anda.." jawab sang klien membuat Ken tersenyum
" Kalau teman kekasih saya masih sangat muda tuan, dan semua dari mereka masih kuliah.." jawab Ken apa adanya
" oh ia ya saya lupa jika Anda juga masih sangat muda bahkan belum 22 tahun,tapi anda sangat hebat dan saya sangat mengagumi anda, dan pasti kekasih anda juga sangat beruntung memiliki seorang kekasih pebisnis muda,tapi saya ingatkan hati hati lah dalam memilih kekasih apalagi jika untuk calon masa depan kita dan calon ibu untuk anak anak kita kelak, karena sekarang banyak sekali wanita yang cantik tapi sangat licik" ucap sang klien menasehati Ken dan Dimas,juga Asisten nya
" Tapi disini saya lah yang lebih beruntung mendapatkan nya,dia wanita cantik yang sangat menjaga kehormatan nya, dan menjaga pakaian nya dengan tidak pernah memakai pakaian terbuka di depan orang lain sejak ia remaja hingga sekarang dan saya lah pria pertama yang menyentuhnya, itupun setelah saya menikahi nya,memiliki nya bagaikan sebuah anugerah terindah yang Tuhan berikan kepada saya..," jawab Ken sambil tersenyum mengingat wajah cantik sang istri
" Wah sepertinya wanita itu sangat spesial Tuan Kenzo...? dan apa tadi anda bilang kalau anda sudah menikah..? di usia yang masih sangat muda ini...? saya tidak salah dengar kan tuan..? tanya sang klien terkejut
" saya sudah menikah dan hampir berjalan dua tahun, kalau saya belum menikahi nya jangan kan menyentuh nya, menyapa nya saja terasa sangat sulit tuan, dan syukur nya kami sudah di jodohkan dan orang tua kami menikah kan kami sejak dia masih di kalas 12" jawab Ken jujur membuat sang klien terkejut dengan jawaban Ken
" itu artinya istri anda lebih muda lagi dari anda..?" tanya nya
"ya istri saya baru berusia 19 tahun Tuan,tapi tapi dia memiliki sifat yang sangat dewasa dan keibuan tuan,ya walaupun terkadang sangat manja, karena dia putri satu-satunya dari keluarga nya di dan kedua orang tua saya sangat menyayangi nya sejak usianya 8 tahun tuan" jawab Ken apa adanya
" Wow amazing sekali hidup anda ya tuan muda Kenzo...saya jadi sangat penasaran wanita seperti apa yang bisa mengambil hati anda dan keluarga anda " ucap sang klien membuat Ken tersenyum
Setelah semua sepakat dan langsung menandatangani berkas berkas tersebut, mereka langsung melanjutkan dengan makan siang bersama,tapi tiba-tiba sang Asisten dari klien mereka menunjukkan ponsel nya pada sang atasan, membuat Ken dan Dimas sedikit mengalihkan perhatian mereka dari menu yang tengah mereka nikmati
" Tuan maaf bukan kah ini wanita yang ada dalam lukisan yang pernah kita lihat di Paris..? dan sepertinya dia juga berasal dari negara dan kota ini" ucap sang Asisten seraya menyerahkan ponsel nya pada sang atasan
" Ah ya kau benar,aku semakin penasaran di buatnya, sepertinya dia bukan dari kalangan biasa, sangat sulit mencari keberadaan nya, dan kamu benar seperti nya sekarang dia juga berada di kota yang sama dengan kita" jawab sang atasan
" Ah tuan Dimas..maaf apakah Anda tau putri dari pengusaha atau pejabat kah wanita yang sangat cantik ini...? seperti nya masih sangat belia,tapi wajah nya benar benar menggemparkan para pecinta seni lukis dan para kolektor lukisan" tanya nya pada Dimas seraya menunjukkan ponsel nya pada Dimas, membuat Dimas langsung tersedak" mampus gue... kayak nya bakal kena amukan kalau gue ga langsung kasih tau pawangnya ni" batin Dimas
" Ah sebentar tuan handphone saya berdering sepertinya ada panggilan masuk" jawab Dimas cepat karena melihat handphone nya yang ia letakkan di atas meja berdering dan saat ia melihat nya ternyata bik Ijah yang kembali menghubungi nya menanyakan tentang nona muda nya,dan setelah Dimas menjawab dan mematikan ponselnya ia langsung menarik nafas dalam-dalam dan hembuskan perlahan, membuat Ken langsung melihat ke arah nya
" Kenapa...? " tanya Ken singkat
__ADS_1
" Handphone Lo silent atau mode pesawat...?" tanya Dimas membuat Ken sedikit mengerutkan keningnya mendengar pertanyaan dari sang Asisten
" Kayak nya mode pesawat...,Napa..?" tanya Ken sambil menatap curiga pada Dimas
" Bini Lo keluar bawa Simoncelli and nyetir sendiri... tadi gue lacak GPS nya lagi makan di cafe xxxx yang di jalan xxxx sendirian,tapi ni kayak nya GPS nya dah gerak lagi tapi belum tau Menuju mana, kalau dari jalan nya, jalan menuju kampus nya" jawab Dimas membuat Ken langsung meletakkan sendok nya dan langsung meraih handphone yang ada dalam kantong celana nya
" Dari Kapan Lo tau..? " tanya Ken seraya langsung memeriksa handphone nya dan mengaktifkan nya kembali, serta langsung menghubungi sang istri berkali-kali
" Jangan Lo telfon dia dulu,dia pasti lagi nyetir, takut nya dia lengah gara gara handphone nya terus berdering" nasehat Dimas membuat Ken langsung mematikan panggilan nya
" O.. ****..,Lo lacak lagi dimana, gue mau susul dia dan nanti kalau sudah pasti Lo hubungi gue,Lo selesaikan disini dan kalau gue ga balik Lo handle semua nya" ucap Ken sambil berdiri
" Tuan maaf bukan saya tidak menghargai Anda ,tapi saya harus pergi ada sedikit masalah diluar yang harus saya tangani langsung, anda silahkan lanjutkan makan nya dan akan di temani oleh Asisten saya" ucap Ken sopan dan di angguki oleh sang klien
" Dimas ... jangan lupa telfon supir kantor untuk mengantarkan mobil kesini" pesan Ken pada Dimas dan di angguki oleh Dimas
Ken langsung melangkah setengah berlari menuju parkiran dan langsung menuju mobilnya,ia benar-benar pusing dengan kelakuan istri cantik nya yang terkadang dapat membuat nya senam jantung, sementara setelah kepergian Ken,sang klien mereka langsung bertanya kepada Dimas,apa yang sebenarnya terjadi
" Maaf tuan Dimas apakah ada masalah yang sangat serius, sepertinya tuan muda Kenzo sangat khawatir" tanya nya sedikit tidak enak juga
" maaf tuan itu bisa di katakan masalah pribadi nya,dan maaf wanita yang anda tunjukkan tadi pada saya,namanya Cut Nasyifa, dia memang masih sangat muda tapi dia sudah menikah,dan lukisan yang pernah anda lihat di Paris itu sudah tidak ada lagi, karena sudah kami Ambil" jawab Dimas menjelaskan
" Wah ternyata anda sangat mengenal nya tuan Dimas..., dan apa tadi dia sudah menikah...?" tanya sang klien terkejut
" Benar tuan,dia memang sudah menikah dan saya memang sangat mengenal nya,dialah istri tuan muda Kenzo Azhar, mereka menikah sudah satu tahun lebih tuan,dia memang sangat jarang keluar, karena sejak kecil Keluarga nya dan keluarga Azhar sangat posesif pada nya, termasuk tuan muda Kenzo, apalagi sekarang setelah mereka menikah, keluarga Azhar selalu mengawasi nya" jawab Dimas membuat sang klien dan asisten nya menganga sempurna
" Apakah mereka menikah atas dasar cinta atau karena ikatan perjodohan saja?" tanya asisten sang klien
" Mereka bersama sejak kecil" ucap Dimas dan mulai menceritakan semua tentang ikatan antara Ken dan syifa sampai pertemuan mereka di new York dan sampai sekarang,sang klien dan asisten nya kembali melongo mendengar cerita Dimas tentang syifa dan Ken
__ADS_1
" Begitu lah tuan ikatan batin antara mereka berdua, yang saya sendiri yang sering melihat nya saja merasa iri tuan, mereka bisa saling mencintai dengan sangat kuat seperti itu" ucap Ken lagi
" Tapi saya benar benar sangat penasaran seperti apa wajah asli wanita itu..., dari yang saya lihat di lukisan tersebut dia benar benar wanita yang sangat menarik setiap kaum Adam" jawab sang klien dan di angguki oleh Dimas.