
Setelah selesai dengan makan siang nya syifa memilih istirahat di kamar pribadi Ken yang ada dalam ruang kerja nya, karena Ken tidak mengizinkan syifa untuk pulang duluan,ia meminta syifa menunggu nya sebentar sampai ia selesai menandatangani beberapa berkas yang sudah di letakkan oleh Dimas dan sekretarisnya di atas meja kerja nya.sedang kan Ken di panggil sang papa ke ruangan nya.
Ken melangkah dengan penuh wibawa menuju ruangan sang papa yang juga terletak di lantai yang sama dengan ruangan nya dan ruangan dimas.ken sudah tau apa yang ingin papa nya bicarakan, sebenarnya dia sangat malas karena pasti sang papa akan membela menantu kesayangan itu,tapi karena Ken juga pusing dengan rengekan istri cantik nya itu membuat ia mencoba mendengar kan apa yang akan papanya katakan dan apa keputusan nya.
Saat sampai di depan ruangan sang papa nampak sang Asisten pribadi papa nya tengah berbicara dengan sang sekretaris yang terkadang juga merangkap menjadi sekretaris Ken, karena Ken masih belum mau mencari sekretaris.
Kedua orang itu langsung memberikan tanda hormat saat melihat putra dari sang Bos, menghampiri mereka,Ken bertanya apakah papa nya sedang ada tamu dan di jawab dengan gelengan kepala,lalu mereka berkata kalau di dalam hanya ada Nyonya yang tak lain adalah istri sang Bos dan ibu dari tuan muda tersebut
Ken langsung mengetuk pintu dan membukanya setelah mendengar suara sang papa yang memerintah kan untuk masuk,Ken melangkah dengan pasti dan langsung mendudukkan dirinya di sofa tepat di samping sang Mama,lalu menidurkan kepalanya di pangkuan sang Mama, dengan spontan tangan halus sang Mama langsung mengelus lembut kepala sang putra sematawayang nya.
" Kenapa Hem...? kok seperti nya lelah banget, istri kamu mana sayang...?"tanya sang Mama lembut, sementara sang papa hanya menggeleng melihat tingkah putra nya
" Ga kok ma cuma pusing dikit aja.. syifa tidur di kamar pribadi Ken, mama udah makan..? jawab ken sambil memejamkan matanya dan tak lupa bertanya pada Sang mama
" Pusing kenapa...? kalau soal kerjaan kami kan sudah bilang kamu ga harus forsil kerja, papa masih sanggup, yang kami minta itu segera kasih kami cucu.., mama udah makan tadi di hotel bareng teman teman mama" jawab sang Mama
" Udah punya istri juga masih aja manja sama istri papa.." goda sang papa tiba tiba
" ini tu Mama Ken pa..papa mau ngomong apa cepetan ntar keburu istri Ken bangun lagi,sibuk tu nyariin,mana ngambek nya masih berlanjut lagi.." omel Ken membuat kedua orang tuanya tersenyum
" Kamu itu salah, terlalu posesif, semua yang ingin dia lakuin kamu larang, kuliah nya juga kamu yang atur, sampai sampai temen temen nya harus batalin kuliah di penerbangan gara gara mama minta mereka buat kuliah kedokteran juga." komentar sang Mama
" Ma....Ken itu udah delapan tahun ya kehilangan dia dan Ken ga mau kalau itu terjadi lagi, kalau soal sahabatnya ikutan kuliah di kedokteran kan ga rugi juga,kita akan tetap jamin pekerjaan kan untuk kedepannya.lagian yang mereka butuhkan kedepannya kan emang pekerjaan dan mereka bisa jadi dokter pribadi keluarga kita menggantikan om Hadi kan udah tua atau jadi tenaga medis di klinik perusahaan kita.
" Ia kamu benar tapi apa kamu tau sikap posesif kamu itu membuat dia merasakan bagaikan hidup di dalam sangkar Emas sayang.. dan kalau nanti kamu sudah sepenuhnya pegang kendali perusahaan kita apa kamu akan punya banyak waktu untuk nya..? nasehat sang Mama
" Itu udah beda ma dia udah lebih dewasa dan insyaallah kami udah punya anak,maka dia akan lebih sibuk dengan anak anak kami nanti,dan Ken akan tetap berusaha untuk meluangkan waktu untuk dia dan anak anak.." jawab Ken
" Emang kamu udah tanya berapa hari dalam seminggu ia harus mengajar...?" tanya sang papa dan dijawab dengan gelengan kepala oleh Ken
" Makanya kamu tanya dulu,dan supaya adil kamu suruh dia ngajar nya di akhir pekan jadi kamu bisa ikut jaga istri cantik kamu itu,takut banget lecet sih..sok posesif tapi udah hampir setahun belum juga ada tanda tanda hasil nya.." cibir sang papa membuat Ken langsung membuka mata nya melihat ke arah sang papa
" kan papa dan Ayah yang bilang kalau Ken harus sabar dan usahakan jangan bikin dia Hamil dulu sebelum lulus sekolah nya, gimana sih.." protes Ken membuat kedua orang tuanya langsung tertawa terbahak-bahak
" Udah sana balik ke ruangan kamu.. jagain tu istri kamu jangan sampai ilang nanti,.. dan ingat tu apa kata Papa kamu tadi, izinkan dia ngajar tapi seminggu sekali dan di akhir pekan biar kamu bisa antar sendiri dan awasi sendiri.." ucap sang Mama
" Ia Mama,ya udah Ken balik ke ruangan ya,dan kami nanti makan malam di luar, Ken mau bawa syifa makan eskrim dari kemarin merengek minta makan eskrim di luar" ucap Ken sambil melangkah keluar
" Nah gitu dong sayang istri itu di ajak jalan-jalan sesekali jangan di kurung di rumah terus... jangan lupa ke Bali ajak juga istri kamu ya sayang.." ucap sang Mama dan di angguki kepala oleh ken
Ken melangkah menuju ruangan nya, saat sudah di ruangan ia langsung menuju kamar pribadi nya dan melihat syifa masih tertidur pulas di atas ranjang,Ken kembali ke meja nya dan langsung menyelesaikan beberapa berkas penting yang harus ia tanda tangani,tak lupa tadi Ken memesan kan satu steel baju untuk syifa karena ia berencana akan membawa sang istri jalan jalan.
__ADS_1
Ken sengaja meminta agar sang papa yang menghadiri meeting dengan klien nya yang tak lain adalah orang tua dari Kamila yang akhir akhir ini tengah menggilai seorang Kenzo.ken gak mau sampai istri cantik nya salah paham, apalagi beberapa hari ini ia melihat syifa terlihat lebih sensitif dan sangat manja.
Setelah selesai dengan pekerjaan nya Ken langsung menuju kamar pribadi nya dan membangun kan syifa karena sudah menunjukkan pukul empat sore
" Sayang... bangun dong Udah Ashar loh,kita pulang yuk... " ajak Ken lembut sambil mengusap lembut kepala dan mencium lembut seluruh wajah syifa, membuat syifa Langsung membuka matanya dan melihat Ken tersenyum lembut pada nya
" Hubby...kok ganggu fa sih... emang kerjaan nya udah selesai.." tanya syifa dengan suara khas bangun tidur nya
" Udah sayang... yuk mandi, katanya mau makan eskrim.." bujuk Ken sambil langsung menggendong syifa dan membawanya ke kamar mandi, mereka mandi bersama, sekitar 45 menit mereka baru selesai setelah Ken melancarkan aksinya pada istri cantik nya membuat syifa sedikit cemberut.
"Hubby kebiasaan deh, selalu aja Modus kalau mandi bareng pasti lama..." omel syifa membuat Ken tersenyum sambil mengelus lembut kepala syifa
" Udah dong ngomel nya,kan sama sama menikmati... tadi siapa yang suara ******* nya paling keras..." goda Ken membuat wajah syifa merah seperti tomat masak.
" Apaan sih ngomong nya mesum banget, gak malu.. omel syifa dan langsung memukul lengan Ken membuat Ken tertawa ngakak
" Udah ayok cepetan pake bajunya sebelum aku khilaf lagi ... " ucap Ken sambil mencium bahu syifa yang terekspos karena syifa hanya memakai handuk sebatas dada ke paha saja, membuat Ken harus menahan hasratnya selalu muncul saat melihat syifa.
Syifa langsung mengambil paper bag yang diberikan oleh Ken dan langsung memakai baju pilihan sang suami tanpa protes,Ken yang melihat baju pilihan nya pas di tubuh sang istri membuat nya merasa sangat bahagia.setelah selesai mereka langsung keluar dan menuju Mushalla perusahaan untuk Shalat Ashar mereka yang sudah sedikit terlambat
Setelah selesai dengan Shalat nya mereka langsung turun ke lantai dasar dan menuju parkiran, saat mereka berjalan beriringan membuat mereka menjadi pusat perhatian para karyawan yang ada di kantor tersebut, mereka melihat sang tuan muda dengan sangat romantis menggenggam erat tangan sang istri.
" Hubby indah banget ya tempat nya..fa suka deh makan di tempat terbuka gini,jadi kayak lagi di taman atau pantai gitu.." komentar syifa saat mereka sampai
" Suka... disini banyak menu Eskrim nya dan katanya sih recommended gitu,tapi aku juga baru pertama ini sih kesini,itu juga tau dari Dimas? jawab Ken jujur
" Masak...?" tanya syifa meledek
" Ia sayang..kan kita balik dari New York nya cuma beda sebulan aja lebih dulu kamu, makanya aku juga kurang tau banyak tempat makan yang enak di Jakarta..." jawab Ken
" Kalau di New York pasti tau banget kan..?" sindir Syifa membuat Ken langsung menarik syifa dalam dekapan nya
" kan aku disana empat tahun dan udah gede pas tinggal di sana masa iya aku ga pernah kemana mana, Udh deh itukan hanya masa lalu, lagian ni ya walaupun aku di bilang play boy tapi ga ada ya satu pun dari mereka yang pernah aku sentuh,tapi saat liat kamu dari awal aku rasanya pengen banget buat sentuh kamu.." jawab Ken jujur
" Gombal anda ga berlaku untuk saya tuan kenzo yang terhormat" ejek syifa
" Tapi buktinya cuma Tuan Kenzo yang bisa miliki nona Nasyifa seutuhnya.." balas Ken
__ADS_1
" Itu semua karena para orang tua.." jawab syifa
" Kamu pikir kalau ga karena di jodohkan aku ga bakal bisa miliki kamu..? Sejak setelah Kita dansa malam itu aku suruh orang buat awasi kamu sampai kamu pulang ke Indonesia dan aku sudah menyiapkan cincin ini untuk menikahi kamu saat kamu lulus sekolah mau atau tidak aku akan tetap jadikan kamu milik aku.." jawab Ken mantap
" Dasar suka maksa" jawab syifa
" Harus, karena kamu itu memang harus di paksa baru kamu takut.." ejek Ken
Sambil berdebat syifa memilih beberapa jenis eskrim dengan berbagai varian rasa, membuat Ken terkejut saat melihat beberapa mangkok eskrim yang di antar oleh pramusaji
" Astaghfirullah sayang...kamu pesan semua eskrim ini...? mbak ngak salah meja...? tanya Ken pada pramusaji tersebut dengan wajah dingin nya
" ngak tuan tadi memang nona ini yang pesan" jawab pramusaji dengan wajah yang terlihat pucat
" Ok silahkan lanjutkan pekerjaan mu" jawab Ken tanpa melihat wajah lawan bicaranya
" Sayang... bisa tolong di jelaskan kenapa kamu pesan eskrim sebanyak ini..? tanya Ken dengan wajah serius nya..
" Fa kan penasaran sama tiga rasa ini Hubby..." jawab nya dengan wajah sedihnya
" Ok.. yang mana yang paling kamu penasaran.." tanya Ken
" Tiga tiga nya.." jawab syifa polos membuat Ken mengacak rambutnya
" No sayang...kamu ga boleh makan eskrim sebanyak ini..ya ampun Nasyifa... nanti kamu bisa demam sayang.. dan aku ga akan sanggup lihat kamu sakit..kamu makan satu aja ya.. yang dua kita kasi buat mbak pramusaji aja ya..." bujuk Ken
" No Hubby...fa pingin semuanya nya.... Hubby kan bisa bantu buat abisin, ya... please.." rayu syifa sambil terus menyendok eskrim nya satu persatu membuat Ken benar-benar ingin menggendong istri cantik nya dan langsung membawanya pulang.
" Aaaa Hubby Hubby ... enak banget loh, yang ini rada coklat vanila plus Matcha, yang ini jeruk dan yang ini buah naga, kalau Hubby ga mau fa abisin nih" ucap nya membuat Ken terpaksa membuka mulutnya menerima suapan eskrim dari syifa walaupun sebenarnya dia kurang suka dengan eskrim
Setelah selesai dengan eskrim nya mereka melanjutkan makan malam di tempat lain dan setelah nya mereka langsung pulang kerumah sambil menikmati sejuknya angin malam, syifa sengaja membuka kaca mobilnya dan memejamkan matanya menikmati hembusan angin malam
" Sayang nanti kamu masuk angin loh..." protes Ken
__ADS_1
" Sebentar aja by, angin nya sejuk banget.." ucap nya masih memejamkan matanya membuat Ken tak sanggup berkomentar lagi.
Mereka sampai rumah sudah sepi, sehingga mereka juga langsung menuju kamar membersihkan diri dan berganti pakaian setelah nya langsung tidur.