Gadis Ku

Gadis Ku
Hubungan terlarang.


__ADS_3

Malam berganti siang kini saatnya farrel berangkat menjemput safira di taman dekat kampus. Dia bahkan tidak berpamitan dengan istri dan orangtuanya ia sangat senang sekli cinta pertamanya kembali setelah 3 tahun yang lalu.


Kini tiba ia di taman dekat kampus . Farrel melihat sekeliling dan menemukan orang yang ditujunya yang sedang duduk manis di bangku taman dengan memainkan tanganya.


Farrel menghampirinya,Terlihat safira begitu terkejut dengan kedatangab farrel tiba tiba sontak gadis itu memeluk erat farrel dan juga di balas oleh farrel.Menyalurkan rasa rindu setelah 3 tahun tidak bertemu.


Setelah berpelukan lama mereka saling menatap satu sama lain.Hingga safira berkata.


"Lo ga berubah!" ucap safira di selingi senyuman .


"Lo juga !" balas farrel tak kalah manisnya


" Duduk dulu kita bicara apa gitu "- kata safira bingung.


"Mending gue tanya aja sama lo "- ucap farrel.


" silahkan gue jawab! "- balas safira dengan terkekeh


"lo pindah lagi disini? "-tanya farrel.


" Hmm gue kayanya udah menetap disini "- jawab safira.


" Wah bagus dong "- balas farrel membuat safira bingung.


" Lah kok bagus? "-tanya safira.


"Ya bagus dong kan gue gaperlu nyusul lo ke london kalo kangen "- goda farrel dan membuat safjra tertawa


" Lo kenapa ga pernah balas chat gue?" tambah farrel.seketika safira bungkam.


"Ra?"-panggil farrel lembut.Bahkan dia baru pertama kali berbicara lembut seperti itu kepada orang lain apalagi wanita.

__ADS_1


"M-maaf g-gue harus bisa melupakan lo saat itu,sampai dimana gue emang gabisa melupakan lo sampai saat ini "- jawab safira jujur dengan polosnya.


" Kenapa lo harus melupakan gue? "- tanya farrel tak kalah mencekam.


" Gue takut !" balas safira sepontan.


" Lo jangan bilang setengah setengah! lo takut kenapa?!" tanya farrel lagi.


"Nghhmm g-gue takut kalo rasa sayang dan rasa cinta gue ke lo bertambah!" -ucap safira sedikit lantang.


Degggg.


"......" - saking terkejutnya farrel tak bergeming.


"Maaf sebenarnya gue suka sama lo dari dulu.dari waktu kita masih SMP "- kata safira jujur.


"Jadi? selama ini dia suka sama gue?"-batin farrel.


"Lo jiji ya sama gue? maaf tapi gue gabisa pendem perasaan gue lagi."- kata safira .


" Kalo gue boleh jujur juga? Gue sama kaya lo gue juga suka sama lo saat kita masih SMP ,maaf waktu itu gue takut untuk ngungkapin perasaan gue kalo lo ga suka sama gue " -- kata farrel sambil memeluk erat safira.


" jadi kita harus bagaimana? " -tanya safira yang masih ada di dekapan farrel.


Sejenak farrel bungkam pasalnya ia sudah beristri tetapi ia juga ingin memiliki ikatan yang pasti juga dengan safira karena dia tau mereka saling mencintai.Jika ber istri lagi itu tidak memungkinkan bagi nya pasti delia dan ilham akan menetang hubungan itu ia berpikir sejenak dan berkata.


" kita jalani saja bagaimana? "-tanya farrel.


" Tidak. gue nggak mau memiliki hubungan tanpa kepastian" jawab safira tegas sembari melepas pelukanya.


" Ck..maksud gue kita pacaran "- jawab farrel ketus.

__ADS_1


" dasar beruang kutub ! tidak romantis sekali "- cibir safira dan di susul gelak tawa mereka berdua.


Hari ini hari paling bersejarah bagi farrel dan juga safira mereka sudah menjalin hubungan layakanya sepasang kekasih yang terlarang karena farrel juga sudah menikah.Safira pun tidak tahu menahu kalau farrel sudah mempunyai istri jadi dia tidak keberatan sama sekali.


Sepanjang hari ini mereka melakukan hal yang menyenangkan layaknya sepasang kekasih lainya.Berjalan jalan,shoping,makan dan lainya lagi.Hingga malam mendatang.


__________________________________________


Tiba kini farrel di rumah besar milik keluarganya.Farrel kembali ke rumah pada pukul 21.30 saat melangkah masuk tiba tiba farrel di kejutkan dengan maira yang sedang menunggu nya di ruang tamu dengan senyuman manis khasnya namun dengan tidak pedulinya farrel langsung berjalan tanpa menghiraukan maira disana .


Sebenarnya maira merasa sakit hati karena di acuh kan tetapi dia harus bersabar karna ini lah kisah sesungguhnya setelah menikah muda.


Dengan langkah perlahan dia mengikuti farrel menuju kamar.Ia melihat farrel dengan ponselnya sedang tersenyum membalas pesan seseorang.


" kamu sudah makan mas? "- ucap maira lirih tetapi terdengar jelas oleh farrel. dia sedikit terkejut karna pertama kalinya maira memanggil farrel dengan sebutan mas.


Dengan cool nya dia menjawab " gue udah makan diluar " maira membalas dengan tersenyum dia harus tetap tegar di depan farrel.


" aku ingin memberi tahu sesuatu kepadamu apa kamu mau mendengarkan nya? " tanya maira lembut


" katakan! " balas farrel tegas.


" bagaimana jika kita pindah ke apartemen, aku lihat kamu sama sekali tak menyukai keberadaan ku disini? " ucap maira serius.


" baguslah kalo lo nyadar , tapi untuk pindah kayanya nggak buruk tapi gue nggak mau! " -balas farrel tak kalah serius.


" kenapa? " tanya maira polos.


" Mami ga bakalan ijinin , dan gue juga nggak mau serumah hanya berdua sama lo " balas farrel ketus.


" baiklah terserah kamu saja , jika kamu berubah pikiran tawaran tadi tetap berlaku " -jawab maira tak lupa dengan senyuman.

__ADS_1


"*Ya Allah kuatkan mai dalam mempertahankan rumah tangga mai beri mai kesabaran dalam mengadapi suami mai yang super duper ketus dan dingin ini Amin..." batin mairaa


**Vote vote vote vote vote***


__ADS_2