
Di dalam kamar khusus yang memang di peruntukan bagi keluarga Azhar sang pemilik hotel tersebut, dengan fasilitas super mewah dan lengkap, seorang gadis cantik sedang asyik merendam dirinya dengan air hangat dalam bath up sambil menghirup Aroma terapi dari berbagai merek sabun atau shampo yang pastinya di import dari luar negeri dengan kualitas terbaik.
Gadis tersebut adalah Nasyifa, wanita cantik yang sudah sah secara hukum Agama dan Negara menyandang sebagai nyonya Kenzo Azhar, menantu dari keluarga Azhar sang penguasa bisnis di Eropa dan Asia.di usia nya yang masih sangat muda ia sudah harus menyandang status istri dari pewaris tunggal Raja bisnis Eropa dan Asia, tapi itu semua tidak membuat nya menjadi wanita yang angkuh atau berbangga hati,ia selalu berDoa meminta segala sesuatu nya akan baik baik saja.
Usai berendam syifa langsung menuju ranjang nya untuk menyiapkan dirinya yang akan menghadiri acara dari perusahaan mertua nya, dalam hati ia sangat berdebar akan di perkenalkan sebagai apa nanti saat orang orang bertanya siapa dia dalam keluarga Azhar.
Syifa memandangi dirinya yang baru saja bersiap di depan cermin,ia meneliti bagian mana yang belum pas,ia ingin tampil sempurna saat bersama keluarga Azhar agar tidak membuat mereka di gunjing oleh rekan bisnis atau saudara lainnya.
Ken sejak tadi sedikit gelisah karena syifa belum juga ada tanda tanda kemunculan nya dalam gedung tersebut,Ken sangat ingin menyusulnya ke kamar mereka tapi ia urungkan ia ga mau kalau itu akan menambah panas berita tentang keluarga Azhar.
Sedangkan kedua orang tuanya terlihat sangat santai, mereka tidak pernah meragukan keberanian dan kecerdasan syifa,ia akan tampil dengan caranya sendiri dan tetap akan Aman walaupun tak di pungkiri kehadirannya pasti akan menjadi pusat perhatian dan menghebohkan para pencari berita serta para desainer yang memang sedang mencari tau tentang syifa si model pengganti di New York.
Syifa turun dengan santainya,ia berjalan dengan anggunnya, sejak keluar dari lift khusus syifa sudah menjadi pusat perhatian,di lobby dan meja resepsionis orang orang semua ternganga melihat gadis cantik itu jalan seorang diri tanpa merasa menjadi pusat perhatian.
Syifa menggunakan salah satu brand dari AZ grup satu set brokat yang di padukan dengan bawahan berbahan songket,dan dilengkapi dengan hijab, sepatu dan sebuah tas sandang dengan warna senada dengan songket nya membuat nya terlihat sangat elegan dan cantik pasti nya, tapi tidak menutupi wajah nya bahwa ia adalah seorang wanita yang masih sangat muda, wanita yang baru melewati masa remaja nya.
Syifa melangkah memasuki ballroom hotel tersebut dimana acara tengah berlangsung, kehadiran nya yang seorang diri tanpa menggandeng siapa pun membuat semua orang yang ada di tempat tersebut bertanya siapa wanita yang sangat cantik itu,para wartawan semua sangat antusias ingin tau siapa syifa, sedangkan para desainer yang selama ini sangat penasaran tentang model hanbok muslimah yang foto tentang nya hanya beredar tidak lebih dari dua hari dan langsung hilang bak ditelan bumi, mereka merasa seperti mendapatkan undian bisa bertemu langsung dengan wanita cantik itu yang tak lain adalah syifa.
Ken dan sahabatnya nya masih terpaku di tempatnya saat melihat siapa yang datang dan menghebohkan seisi gedung tersebut, walaupun Ken setiap hari bisa menikmati paras cantik syifa tapi ia tetap selalu saja terpesona dengan kecantikan istrinya tersebut dan ia tidak pernah suka melihat orang orang memandangi wanitanya seperti sekarang, tapi ia juga ga mau menjadi egois, istri nya juga harus terbiasa dengan semua ini.
"Wih bidadari nyata Udah muncul rupanya, pantesan aja pada heboh,ga salah kan prediksi gue tadi kehadiran bini Lo pasti bakal ngalahin tuh para model"ucap stiff spontan.
"Lo kurung aja Ken bini Lo tu, kemana mana jadi bintang nya,awas di caplok saingan ntar"ucap Dimas menggoda Ken yang hanya bisa diam saja.
__ADS_1
Sedangkan Mama Mitha begitu tau syifa sudah hadir ia langsung memerintahkan salah satu bodyguard mereka untuk membawa syifa pada nya.sang bodyguard yang memang sudah tau siapa syifa pun langsung bergegas menghampiri nona muda nya dan mengarahkan syifa menuju sang mertua
"Sayang kamu udah datang, udah istirahat nya? kenapa ga telfon dulu waktu mau turun kan biar bisa di jemput Ken?" ucap nya sambil merangkul sayang bahu syifa
"Ga papa kok ma,fa turun sendiri juga nyampe dengan selamat kan?fa udah istirahat lama kok tadi di kamar" jawab syifa sambil memeluk manja lengan sang mertua, sementara papa Araaf hanya tersenyum sambil mengelus lembut kepala syifa.
Pemandangan tersebut sangat membuat semua orang bertanya tanya siapa syifa, Stefany dan teman teman nya sangat shock saat melihat bagaimana keluarga Azhar memanjakan syifa dan pakaian yang syifa pakai ia tau pasti itu adalah brand AZ yang limited edition yang hanya di rancang satu saja, karena dari yang mereka lihat dari siang belum ada yang memakai yang sama dengan yang syifa pakai, membuat Stefany benar benar merasa sangat iri.
Ken yang tadi hanya diam kini ia langsung beranjak dari duduknya dan berjalan menuju kedua orang tuanya yang juga sudah ada syifa di sana.
"Gue ke sana dulu bro, lanjutin aja senang senang nya"ucap Ken sambil meninggalkan sahabat sahabat nya
"Yoi bro,kami aman yang perlu Lo amankan princess Lo tu jangan sampai di tikung, makanya punya bini jangan perfect gitu jadi susah kan lo." ucap Dimas dan stiff dan tak lupa Ray yang ikut mengangguk.
"Brengsek kalian"jawab Ken singkat.dan di balas dengan gelak tawa mereka
"Sayang kok turun ga telfon aku dulu sih? suka ya jadi pusat perhatian orang orang? " tanya Ken dengan suara sedikit ketus
"Ken bisa sabar dikit kalau mau peluk nanti di kamar,ingat kalian sendiri yang belum mau pernikahan kalian di umumkan,jadi lepasin dulu cucu Oma" ucap Oma membuat ken sangat geram.dengan terpaksa ia melepas dekapan nya pada syifa dan beralih menggandeng tangan saja.
Sementara papa dan Mama nya Ken yang melihat nya hanya bisa tersenyum sambil meledek Ken, membuat Ken semakin cemberut dan memasang wajah dingin nya.membuat syifa mengulum senyumnya, ingin rasanya ia menertawakan wajah ngambek suaminya itu tapi ia berusaha menahannya karena ia juga ga ingin terus menerus menjadi pusat perhatian.
Beberapa orang desainer langsung menghampiri papa Araaf dan Mama Mitha mereka sangat penasaran siapa syifa tak terkecuali di sana juga dihadiri oleh Kamila wanita cantik yang juga sangat mengagumi sosok Ken, tapi saat melihat bagaimana sikap Ken dan keluarga nya pada syifa dan bagaimana cantik nya syifa membuat nyalinya untuk mendekati ken seperti langsung Down.
"Wah Tuan Araaf dan nyonya boleh kami tau siapa wanita yang sangat cantik yang bersama anda ini? "tanya salah satu desainer yang mencoba memberanikan diri untuk bertanya pada Keluarga Azhar.
__ADS_1
Semua yang bersama nya atau pun yang dapat mendengar pembicaraan mereka merasa penasaran dengan jawaban dari keluarga Azhar.tak terkecuali,Kamila yang juga seorang model dan putri dari seorang pejabat negara di negara tetangga dan Nadia Putri salah satu desainer yang juga menggilai Kenzo.
"Ah ya kenal kan ini Nona Nasyifa putri kami"jawab tuan Araaf ramah tanpa memperlihatkan wajah menyembunyikan sesuatu dari mereka.sambil mengarah kan Syifa untuk berkenalan
"Hai semua saya Nasyifa, senang bisa bertemu dengan anda semua, ucap Nasyifa sopan sambil menangkup kan kedua tangannya di depan dada nya.dan itu membuat mereka sangat terkesan dengan gadis yang sangat cantik dan ternyata juga sangat sopan dan sangat menjaga jarak dengan lawan jenis.
"Ternyata selain memiliki putra yang sangat tampan anda juga memiliki putri yang luar biasa perfect nya, sungguh sangat beruntung anda Tuan dan Nyonya.ucap mereka kompak.
"Ah anda semua sangat berlebihan, bukan papa dan Mama yang beruntung tapi saya yang sangat beruntung memiliki orang tua yang sangat menyayangi saya" ucap syifa sambil tersenyum menatap wajah kedua mertua nya tersebut.dan dibalas dengan kecupan sayang oleh mama Mitha di kening syifa.
"Maaf kalau kami sedikit lancang Tuan, bukan kah Nona ini pernah menjadi model hanbok brand AZ grup ya? tapi setelah dua hari kami tidak lagi melihat foto foto tersebut,kami berencana ingin mengajukan kerja sama dengan Nona Nasyifa"ucap salah satu desainer lagi dan langsung di jawab tegas oleh Ken.
"Maaf semua nya waktu itu hanya kebetulan karena model nya mengalami kecelakaan,dan hari ini saya tegaskan bahwa Nasyifa bukan seorang model, karena sampai kapanpun saya tidak akan pernah mengizinkan nya menjadi model"ucap Ken tegas membuat yang lain semakin bingung
Tapi tiba tiba Nadia bersuara yang membuat orang orang langsung menatap ke arah nya dan syifa secara bergantian dengan beribu tanda tanya.
"Maaf sekali Tuan, nyonya dan anda nona Nasyifa,saya baru ingat kalau saya merasa tidak asing dengan wajah anda, ternyata seperti nya benar Anda adalah wanita yang sama dengan lukisan teman saya yang ia pajang di sebuah galeri lukisan terbesar di Paris, karena di bagian ujung paling bawah tertulis nama dan asal anda.
"Tapi yang membuat saya tidak pernah bisa melupakan wajah wanita dalam lukisan tersebut karena lukisan tersebut tidak akan pernah ia jual walaupun sangat banyak yang memberi penawaran harga fantastis, katanya ia hanya akan menyerahkan lukisan tersebut apabila sang pemilik wajah datang dan meminta lukisan tersebut.
" Dan satu lagi yang membuat saya juga tidak bisa melupakan lukisan tersebut,dalam lukisan tersebut juga tertulis beberapa bait kalimat yang hampir menyerupai puisi tapi lebih ke curahan hati sang pelukis terhadap objek nya saya sangat ingat dengan kata kata itu kalau tidak salah""If I knew I would meet an angel like you I would not come to New York, your perfection makes me afraid to just say hello to you.thank you for allowing me to paint your face so that it makes me able to remember all the lines of your face.(Andai ku tau akan bertemu bidadari seperti mu aku tidak akan datang ke new York, kesempurnaan mu membuat ku takut untuk sekedar menyapa mu, terimakasih telah mengizinkan aku melukis wajah mu sehingga membuat ku mampu mengingat seluruh garis wajahmu).
"Maaf kalau saya lancang menanyakan yang mungkin bisa mengingat kan Nona pada seseorang, karena pada saat itu saya juga mendengar ada anak dari seorang pejabat dari Tuki yang meminta membeli lukisan tersebut"ucap Nadia yang tanpa sadar membuat Ken hampir Emosi.
"Oh lukisan itu ya,kalau sang pelukis bernama Jastyn itu ya benar lukisan saya,kami teman, kebetulan saat saya di new York dia melihat saya di acara konser amal yang di lakukan oleh yayasan Oma dan di barengi dengan wisuda kampus tersebut dan kebetulan sekali kami dipertemukan lagi di salah satu pusat wisata belanja di New York dan dia menyapa saya dan teman teman saya,kami semua sempat makan bareng dan terakhir ia meminta melukis saya dan hasilnya ia serahkan pada saya"ucap syifa sambil tersenyum
__ADS_1
"Tapi Rencana nya selesai ujian Nasional saya bulan depan saya ingin berlibur ke Paris dengan kak Kenzo dan akan menemuinya untuk mengambil lukisan saya, karena ia juga berkata pada seseorang kalau saya datang ke Paris dan meminta lukisan tersebut ia akan berikan pada saya"ucap syifa sambil menatap wajah Ken dan memeluk erat sambil sesekali mengusap lembut lengan kekar sang suami.