Gadis Ku

Gadis Ku
Ekstra part 63


__ADS_3

Tak berselang lama kedua orang tua Ken dan kedua sahabat syifa juga sudah berada di dalam ruangan tersebut, dokter spesialis kandungan sudah memeriksa keadaan syifa dan membenarkan bahwa wanita cantik tersebut memang akan melahirkan, tapi di perkirakan masih lama, karena melihat dari pembukaan nya yang baru pertama


Ken dengan sangat lembut dan sabar mengusap kepala, punggung, pinggang dan perut syifa saat sesekali wanita cantik tersebut merasakan kontraksi dari sang baby, yang lain nya juga melakukan hal yang sama, memperhatikan wanita cantik tersebut, yang mereka tau saat ini tengah merasakan sakit dan saat ini belum mencapai kesakitan yang sesungguhnya


Maya dan putri yang memang calon dokter tersebut sedikit paham apa yang Syifa rasakan saat ini dan beberapa jam kedepannya nanti, semakin bertambah pembukaan nya maka akan semakin sering muncul rasa mules yang akan syifa rasakan dan semakin bertambah rasa sakitnya


Jam menunjukkan malam yang semakin larut,Ken meminta yang lain agar beristirahat, di ruangan yang bukan seperti ruang rawat inap itu tersedia beberapa sofa yang sangat nyaman dan dua ranjang yang di peruntukan untuk pasien dan untuk istirahat yang menjaga pasien, membuat kamar tersebut justru lebih seperti kamar hotel berbintang, membuat Maya dan putri menggeleng melihat fasilitas mewah yang di sediakan untuk keluarga pemilik rumah sakit tersebut


Ken juga membujuk syifa agar istirahat sejenak sesuai dengan anjuran dokter,agar Syifa tidak terlalu lemas saat sudah tiba waktunya untuk persalinan, dengan telaten Ken terus mengusap lembut kepala dan punggung Syifa agar wanita cantik tersebut bisa istirahat walaupun hanya sebentar saja, dan saat syifa bangun Ken juga terus membujuk syifa agar mau minum dan makan sesuatu yang bisa menambah energi nya


Karena kelelahan Ken sampai tertidur di samping syifa dan syifa terjaga saat kembali merasakan mules yang semakin parah dan lumayan lama,Ken terbangun saat merasakan ada pergerakan di sampingnya dan Ken langsung mengusap lembut Perut syifa,ia benar-benar sangat tidak tega melihat wanita yang sangat ia cintai itu terlihat sangat kesakitan


"Sayang...kita minta Operasi aja ya... udah lama banget loh kamu nahan sakitnya,aku ga tega harus lihat kamu kayak gini lebih lama lagi yang..." bujuk Ken agar syifa setuju dengan idenya untuk melakukan persalinan secara Caesar


" Hubby sabar ya..fa yakin ga lama lagi baby pasti akan lahir kok,fa ga apa- apa fa ikhlas kok merasakan semua ini, ikhlas banget malah, Hubby udah Shalat Isya..?"tanya syifa sambil tersenyum lembut seraya mengusap lembut wajah Ken, membuat pria tampan tersebut sangat terharu dengan ketegaran wanitanya


" Belum yang...aku ga tega tinggalin kamu...aku takut kalau aku ga ada di samping kamu saat baby lahir, sayang... besok pagi bunda sampai, tadi papa udah suruh Awak pesawat pribadi papa buat jemput Ayah dan bunda " jelas Ken sambil terus mengusap lembut Perut syifa


" Makasih ya sayang... bilang sama papa...fa ga apa kok di tinggal sebentar, Hubby Shalat dulu gih, sekalian Doain fa ya, tapi jangan lama-lama" ucap syifa manja sambil mencium pipi Ken, membuat pria tampan tersebut mengangguk patuh sambil tersenyum dan mengecup singkat kepala syifa


" Ok...aku Shalat sebentar,tapi kamu jangan kemana-mana ya dan ingat langsung bangunin mama atau yang lainnya kalau ada apa-apa,aku janji ga akan lama" ucap Ken sambil mengelus perut syifa dan dibalas dengan anggukan kepala dan senyum cantik Nasyifa


" Sayang nya Daddy..ingat tunggu Daddy ya.." ucap Ken sambil mencium perut syifa, membuat wanita cantik itu tertawa geli melihat tingkah konyol sang suami


Ken langsung melangkah keluar dari ruangan tersebut dan menuju Mushalla rumah sakit tersebut, koridor rumah sakit tampak sepi Karena memang waktu sudah terbilang cukup larut, terlebih di koridor menuju ruangan rawat pribadi keluarga Azhar tersebut, yang terlihat hanya para bodyguard keluarga mereka yang sangat siaga mengamankan tempat tersebut


Ken langsung berwudhu dan memasuki Mushalla untuk melakukan kewajiban nya sebagai Muslim, selesai Shalat Ken langsung memanjatkan doa untuk sang istri tercinta nya dan seluruh keluarga yang lain,serta untuk dirinya sendiri,Ken benar benar terlihat sangat khusyuk dan serius dalam Doanya, sampai sampai ia tidak menyadari bahwa ada seseorang yang tengah memperhatikan nya dengan tatapan yang sangat mengagumi dan memuja nya


Merasa sudah cukup lama berada di tempat tersebut Ken langsung memutuskan untuk meninggalkan Mushalla dan menuju ke kamar rawat syifa,ia sangat khawatir dan tidak sanggup jika meninggalkan wanita cantik tersebut terlalu lama, tapi saat akan menuju ke koridor ruang rawat pribadi keluarga nya tersebut, tiba-tiba Ken merasa sangat ingin minum jus dan akhirnya ia memutuskan untuk ke kantin membeli beberapa jenis jus buah untuk nya dan yang lain, terutama untuk sang istri

__ADS_1


Sesampainya di kantin Ken langsung menuju STAN yang menyediakan berbagai macam jenis jus,ia langsung memesan beberapa jenis dan membayarnya, semua orang yang ada di kantin tersebut sangat terkejut melihat seorang Kenzo Azhar berada di tempat tersebut, yang tidak mengenal nya hanya menatap kagum akan ketampanan seorang Kenzo, sedangkan yang menjadi pusat perhatian malah terlihat sangat santai dan tidak perduli dengan tatapan mata yang terus menatap nya kagum


Ken melangkah menuju keluar dari kantin tersebut setelah merasa cukup dengan apa yang ia inginkan, saat keluar Ken berpapasan dengan seorang wanita cantik yang sejak tadi terus memperhatikan nya, tapi Ken sama sekali tidak menyadari akan hal tersebut


" Hai...anda tuan Kenzo kan..? perkenalkan saya intan... salah satu dokter disini" sapa wanita cantik tersebut dengan penuh percaya diri sambil tersenyum dan mengulurkan tangannya ke arah Ken, membuat Ken spontan menatap wanita cantik tersebut dengan sedikit mengernyitkan dahinya


" Apa saya pernah kenal Anda...?" tanya Ken dengan wajah dingin nya membuat wanita tersebut terlihat menelan sliva nya


" Saya salah satu penggemar berat anda dan anda salah satu sosok tauladan saya, saya sangat kagum dengan kesuksesan anda di usia yang masih sangat muda" jawab wanita tersebut


" Terimakasih atas pujiannya,maaf saya buru buru, istri saya sedang menunggu" jawab Ken cuek masih dengan wajah dingin nya dan langsung melangkah meninggalkan wanita yang bernama intan Tersebut


Intan melongo mendengar jawaban pria tampan yang sangat ia kagumi tersebut, " ternyata benar seorang Kenzo Azhar sudah menikah..?" tanya nya dalam hati,ia benar-benar sangat terkejut dan kecewa mendengar jawaban dari seorang Kenzo yang mengatakan bahwa ia sedang di tunggu oleh sang istri


Dengan sedikit tidak bergairah wanita yang bernama intan Tersebut kembali melanjutkan langkahnya memasuki kantin tersebut dan langsung terduduk lemas di salah satu korsi yang terdapat dalam kantin tersebut, membuat salah satu dari teman seprofesinya menatap nya heran dan bertanya-tanya apa yang terjadi dengan intan, wanita yang mereka tau selalu ceria tersebut


" Lo kenapa....?" tanya salah satu teman yang terbilang cukup dekat dengan nya, yang langsung menghampiri nya saat melihat intan terlihat sangat tidak bersemangat


" patah hati sama siapa...? bukannya love itu ga pernah serius ya dengan para cowok Lo itu?" tanya sang teman penasaran, karena ia sangat tau bahwa intan belum pernah menjalin hubungan yang serius dengan pria manapun


" Sama tuan muda Kenzo Azhar..." jawab nya jujur dan langsung menelungkup kan wajahnya di atas meja, membuat sang teman nya tersebut langsung melongo dan melotot sempurna saat mendengar jawaban intan


" Maksud Lo Tuan muda dari keluarga Azhar..? anak pemilik ni RS...? yang barusan aja keluar dari ni kantin kan..? Lo gila...? naksir beneran ma tu pangeran...? anak Sultan itu woy, jangan mimpi.. bangun Lo" ucap sang teman intan Tersebut sambil menggeleng melihat intan


Intan hanya mengangguk lesu dan langsung mengangkat wajahnya menatap wajah lawan bicaranya tersebut, yang tak lain adalah teman nya yang berprofesi sebagai Asisten dokter spesialis kandungan di Rumah Sakit tersebut


" trus gue harus gimana...? gue beneran naksir banget sama Doi dan gue rela ngelakuin apa aja asal doi mau sama gue" jawab nya dengan wajah yang terlihat sangat menyedihkan


" Lo gila...Lo tau tu orang ngapain ada di RS ini...?Bini nya mau lahiran..dan perlu Lo tau Doi itu sayang and Bucin banget sama Bini nya,trus Lo mau tau gimana tampang tu cewek yang jadi Bininya? bisa dibilang ini baru pertama kali gue liat wanita yang cantik nya nyaris sempurna,plus baik and lembut banget, awal nya gue kira tu cewek Manekin sangking cantik and mulus nya, Artis mah lewat" Jawab teman intan Tersebut, membuat intan melongo dan terlihat sangat penasaran

__ADS_1


" Lo udah liat Bini nya...? serius Lo Bini nya sesempurna itu..? gue ga ada apa-apa nya dong.., kapan Lo liat lagi...? gue ikutan ya" ucap intan serius


" Udah tadi waktu mereka baru Dateng,gue ikutan Dokter Izzy ke ruangan perawatan pribadi keluarga mereka,tapi karena tadi baru pembukaan dua,ya kami cuma nunggu pembukaan selanjutnya dan harus siaga satu,tau sendiri secara ini cucu pertama keluarga Azhar dan kabarnya tu cewek menantu Emasnya keluarga Azhar" jawab teman intan


" Serius deh gue Emang cantik banget tu cewek dan masih muda banget, kalau ga salah umurnya aja belum dua puluhan tahun deh,gue ga janji ya bisa ngajak Lo ikutan masuk ke ruangan nya, keluarga mereka posesif banget, apalagi tu Tuan muda Kenzo, dokter Izzy aja grogi waktu ngelakuin pemeriksaan,ga bisa kasar dikit pun and harus langsung dokter ahli ga mau terima asisten dokter walau dengan alasan apapun, trus ga semua orang boleh liat tubuh istrinya walaupun dokter, istrinya berhijab" jelas teman nya intan secara detail


" Ngeri juga gue denger nya, apalagi ini berurusan dengan keluarga Sultan.. salah dikit,bisa- bisa karir kita yang jadi taruhan nya, tapi Sumpah..gue beneran penasaran banget deh dengan istrinya Doi, please Lo cari cara dong biar gue bisa ikutan sama Lo" ucap intan serius dengan ekspresi memohon nya


" Lo bener banget, bisa-bisa karir kita jadi taruhan nya, tapi gua agak sedikit tenang karena tu cewek selain cantik,tapi juga baik banget, sopan dan lembut banget,wajar sih kalau dia jadi menantu keluarga Azhar, kayaknya tu cewek juga bukan dari keluarga sembarangan dan yang pastinya dua temen nya gue tau mereka anak kedokteran di universitas yang sama dengan kita,dan kalau ga salah Bininya Tuan muda Kenzo itu juga Mahasiswi di universitas yang sama tapi jurusan psikologi dan doi home schooling


Kedua wanita cantik tersebut asyik ngobrol tentang keluarga pemilik rumah sakit yang kini menjadi tempat mereka meniti karir dan mengais rezeki, mereka merasa seperti mendapatkan jackpot bisa melihat dengan jelas dan bertemu langsung dengan keluarga Sultan tersebut, begitu pula yang dirasakan oleh para orang orang yang ada di tempat tersebut, karena sangat jarang mereka bisa melihat dan bertemu langsung dengan keluarga Azhar, terkecuali para petinggi di RS tersebut


Di ruangan nya Syifa semakin merasakan nyeri yang hebat dan mules yang semakin membuat nya mengeluarkan air mata dan keringat di dahinya, syifa mendudukkan dirinya di tepi ranjang nya dan mencengkeram kuat sprei di ranjang tersebut, ia sengaja ga membangunkan yang lain,ia merasa kasian melihat wajah lelah mereka


Ken langsung masuk ke dalam ruangan VVIP tersebut, dan ia sangat terkejut saat melihat syifa yang terlihat sedang menahan sakit dengan air mata yang membasahi pipinya dan terlihat jelas kening syifa dipenuhi dengan keringat,Ken langsung meletakkan jus yang ia beli di atas meja sofa ruangan tersebut dan langsung memeluk syifa


" Sayang...ya Tuhan sakit banget ya..? maaf kalau aku lama, tadi tiba-tiba aja aku pengen beli jus dan sekalian buat kamu dan yang lain,kenapa ga bangunin yang lain Hem...? aku panggil dokter ya.." ucap Ken lembut sambil mengusap air mata dan keringat syifa


" Ga apa kok by...fa baik baik aja kok, cuma tadi nyeri dan mules nya udah semakin sering dan lumayan lama, mungkin waktunya udah semakin dekat, fa ga tega mau bangunin yang lain, mereka semua pasti capek banget.." jawab syifa sambil tersenyum cantik dan mengusap lembut wajah Ken, membuat Ken langsung menarik syifa dalam pelukannya dan menciumi seluruh wajah syifa


" Kamu terbaik yang Tuhan kasi dalam kehidupan aku,kamu ibarat nyawa untuk ku dan kamu adalah hal terindah yang pernah aku miliki sayang...terus bersama ku dan please jangan pernah berubah apalagi pergi dari sisi ku, kecuali atas kehendak Tuhan" ucap Ken dengan suara yang terdengar sangat serius


Syifa tersenyum mendengar perkataan Ken,ia sangat menyayangi pria tampan tersebut dan sangat mencintai nya,mana mungkin ia sanggup pergi dari pria tampan tersebut, kecuali maut yang memisahkan mereka, dengan sangat lembut syifa memeluk erat tubuh Ken dan menciumi gemas seluruh wajah tampan Ken sampai ke leher pria tampan tersebut, membuat Ken langsung melotot sempurna ke arah syifa


" Kamu mau godain aku yang...? aku tuh harus puasa lama loh, please jangan godain aku ya..." ucap Ken gemas sambil mengacak rambut indah syifa dan menarik hidung mancung nya dan langsung memeluk syifa dengan sangat posesif, membuat syifa tersenyum sambil membalas pelukan Ken


Tanpa Ken dan syifa sadari semua yang ada dalam ruangan tersebut sedang menyaksikan mereka secara live, semuanya menggeleng dan tersenyum melihat tingkah pasangan muda tersebut yang memang terlihat sangat saling menyayangi dan mencintai


"Ekhem....

__ADS_1


Terdengar suara deheman keras dari sang Mama membuat Ken dan syifa Langsung melepaskan pelukan mereka dan melihat kearah sang Mama yang ternya yang lainnya juga sedang asyik melihat pasangan muda tersebut, membuat syifa Langsung memeluk kembali tubuh Ken karena malu dengan yang lainnya, membuat mereka semua tertawa


__ADS_2