Gadis Ku

Gadis Ku
Ekstra part 60


__ADS_3

Pagi ini cuaca begitu cerah, begitu pula dengan suasana hati pasangan muda yang tengah jalan jalan pagi di sebuah taman yang tak jauh dari mansion mewah keluarga Azhar, syifa yang terus di gandeng mesra oleh Ken dan tidak sebentar pun Ken mau melepaskan gandengan nya pada sang istri, membuat syifa tersenyum melihat tingkah posesif nya sang suami, ditambah lagi dengan beberapa bodyguard yang selalu mengawasi mereka dari jarak yang tidak terlalu jauh, semua itu dilakukan untuk menjamin keselamatan syifa


Lelah berkeliling taman, mereka memutuskan untuk bersantai sejenak di salah satu kursi yang tersedia di taman tersebut, syifa sangat bahagia saat melihat banyak nya anak anak yang terlihat sangat asyik bermain dan beberapa pasangan suami istri atau seorang ibu bersama sang baby sitter yang terlihat membawa bayi mereka untuk menghirup udara segar di pagi hari, dan juga tampak ibu ibu hamil, hanya mereka saja yang terlihat seperti sepasang anak muda yang tengah jatuh cinta, karena sikap posesif dan Bucin ken


Merasa lelah sang istri sudah berkurang Ken langsung mengajak syifa untuk pulang,ia tidak terlalu suka berlama-lama di tempat umum, karena ia tidak suka saat banyak mata yang terlihat menatap istrinya dan curi curi pandang, mereka mengira bahwa wanita cantik tersebut masih seorang gadis yang masih bisa mereka gaet, tanpa mereka tau bahwa wanita tersebut tengah berbadan dua, tanpa Ken sadari bahwa dirinya juga menjadi pusat perhatian para gadis gadis yang tengah berlari pagi


Syifa yang sudah sangat hafal dengan tingkah sang suami tampan nya, hanya menurut tanpa membantah sedikit pun saat Ken mengajak nya pulang, dan ia juga sangat bersyukur karena sebenarnya syifa juga sangat jengah saat melihat tatapan mendamba para wanita saat melihat seorang Kenzo Azhar, seorang pria tampan dan dari kalangan Sultan, yang kebanyakan dari mereka sudah tau seberapa besar pengaruh dari seorang Kenzo Azhar


Syifa langsung memeluk manja lengan Ken, membuat Ken langsung melihat wajah syifa yang kini terlihat sedikit manyun, membuat Ken berfikir kalau syifa tidak senang karena Ken mengajak nya pulang, tanpa ia sadari syifa tengah dalam mode cemburu


"Sayang..kamu kenapa kok cemberut Hem...? masih mau disini...?" tanya Ken lembut sambil mengelus puncak kepala syifa


" Gak..kita pulang aja.. Hubby suka ya disini..? diliatin sama cewek cewek centil dan seksi itu...?" jawab syifa ketus dengan wajah cemberut nya, membuat Ken langsung mengernyitkan dahinya mendengar jawaban sang istri, padahal sejak tadi dirinya lah yang sangat lelah menahan kesal karena pandangan para pria terhadap istrinya, tapi kenapa malah sang istri yang tiba-tiba ngambek


" Sayang... mana ada gitu, justru aku yang sejak tadi kesal melihat semua mata pria yang menatap kamu, rasanya pingin aku congkel aja mata mereka,atau kamu nya yang aku bungkus supaya para pria itu ga bisa mandangin kamu" jawab Ken panjang lebar sambil merangkul mesra pinggang Syifa


" Trus kalau Hubby yang di pandangi sama cewek boleh gitu...?ga adil banget sih" jawab syifa semakin ketus


" Ya Allah sayang... Nasyifa.. mereka Mandang dengan mata mereka, masak ia kita mengatur arah pandangan mata seseorang...? itu hak asasi manusia sayang... makanya aku ga suka kamu sering keluar rumah, karena itu juga,aku ga mungkin bisa mencegah Mata orang yang ingin melihat ke arah kamu" jelas Ken panjang lebar, sedang kan syifa tidak menjawab ia hanya mencebikkan bibir nya, membuat Ken sangat gemas melihat tingkah syifa


Mereka berjalan menyusuri jalan komplek yang menuju ke mansion mewah keluarga Azhar, beberapa menit kemudian mereka sudah sampai di depan gerbang mansion tersebut dan sang sekuriti langsung membuka pintu gerbang saat melihat sang tuan muda yang berada di depan gerbang, dan juga beberapa bodyguard yang sejak mereka keluar dari gerbang sudah mengikuti sang majikan

__ADS_1


Syifa dan Ken langsung menuju kamar mereka, untuk membersihkan diri mereka dari keringat yang keluar saat mereka jalan jalan tadi, setelah selesai dengan mandi dan berpakaian rapi karena syifa akan ke rumah sakit bersama mama Mitha, sedangkan Ken dan Dimas di ajak sang papa untuk ikut hadir dalam rapat pemegang saham di perusahaan penerbangan milik keluarga mereka, sehingga membuat Ken dan Dimas tidak bisa menolak


Sesampainya di lantai dasar, mereka langsung menuju meja makan yang sudah terlihat tiga orang dewasa tapi beda generasi sedang asyik ngobrol sambil sesekali bercanda dan tertawa riang, membuat pasangan muda yang baru turun itu merasa sangat penasaran dengan apa yang sedang mereka obrolkan sehingga membuat mereka seakan tak menyadari kehadiran pasangan muda tersebut


"Pagi semua... Assalamualaikum" sapa syifa dan Ken bersamaan


"Waalaikumsalam..." jawab ketiga nya kompak


"Ngobrolin apaan sih kok kayak nya Asyik banget...? jadi kepo deh" tanya syifa dengan wajah penasaran nya


" Ngobrolin tentang anak kalian, ntar kira kira wajah nya banyakan mirip siapa ya... syukur syukur mirip gue... Uncle nya yang tampan" jawab Dimas narsis, membuat syifa mencebikkan bibir nya, sedangkan kedua orang tua mereka hanya tersenyum seraya menggeleng melihat tingkah Dimas yang sangat suka mengusili adek dingin nya


" Ya mirip gue lah...gue yang kerja and usaha kok, keringat juga keringat gue... apaan mirip Lo...? Enak aja.." jawab Ken cuek seraya mengoles selai ke roti dan memakannya, sedangkan syifa Wajah nya sudah merah karena malu dengan ucapan vulgar sang suami, yang lain hanya bisa melongo mendengar jawaban Ken yang tanpa beban


"Makanya cari Bini sana...biar bisa usaha sendiri, jadi tau gimana rasanya usaha... jadi bebas mau menghayal gimana wajah junior Lo...ga harus repot-repot ngebayangin hasil usaha gue yang pasti ga bakal mengecewakan" jawab Ken sombong membuat yang lain langsung tertawa terbahak-bahak, kecuali syifa yang langsung menghadiahi cubitan di perut dan lengan Ken, membuat Ken meringis berpura-pura sakit


" Aw....sakit sayang.....kan bener yang aku bilang.. orang anak kita kok dia yang ngotot pengen banget mirip dia... sayangnya Daddy liat ni mommy KDRT..." ucap Ken sambil mengelus lembut perut syifa, membuat Dimas langsung mencebikkan bibir nya


"Pamer ...liat aja ntar kalo gue udah nikah... sebulan langsung ada hasilnya, emang Lo udah hampir dua tahun baru ada hasilnya" ledek Dimas membuat Ken langsung melotot sempurna


"Eh Samsul...Lo pikir buat proyek pembangunan mall bisa tentuin kapan launching...? ini harus sabar 6 bulan baru bisa opening..." jawab Ken tanpa dosa membuat syifa kembali melotot sempurna ke arah Ken, sedangkan yang lain kembali tertawa terbahak-bahak melihat reaksi syifa yang terlihat sangat malu dengan jawaban Ken

__ADS_1


" Udah udah besok kalian buat acara debat aja,atau kalau udah balik ke Jakarta kalian ikutan itu acara debat parpol atau gabung di acara Mata Nazwa..." ucap sang Mama menengahi perdebatan unfaedah kedua putranya yang membuat sang menantu kesayangan nya menjadi terlihat sedikit salah tingkah dengan wajah yang terlihat sangat kikuk, menyadari wajah syifa yang memerah membuat Ken langsung menarik syifa dalam pelukannya dan mencium lembut kepala syifa


" udah ga usah dengerin ocehan Dimas yang ga ada manfaatnya itu,nih makan sandwich kamu...atau mau aku yang suapi..?" tanya Ken lembut dan di balas gelengan kepala oleh Syifa


"Fa makan sendiri aja by.. Hubby juga harus cepat mau ikutan rapat bareng papa kan." ucap syifa lembut sambil tersenyum cantik membuat Ken langsung mengangguk


" Kamu nanti di rumah sakit jangan keluar keluar dari ruangan Oma ya...di dalam aja,kalau mau beli makanan delivery atau minta tolong sama supir aja,aku setelah selesai dengan urusan kantor, langsung nyusul ke rumah sakit.." pesan Ken panjang lebar membuat yang lain melongo mendengar pesan Ken pada sang istri


" Heh... Muhammad Kenzo Azhar.. syifa itu manusia ya.. bukan peliharaan kamu yang bisa kamu kurung terus... burung aja pengen terbang bebas... apalagi manusia...kamu pikir cukup dengan uang kamu yang banyak itu buat istri kamu bahagia..?" omel sang Mama dengan wajah garang nya


" Mama ini urusan Rumah Tangga Kami...mama taunya beberapa bulan lagi Insya Allah udah jadi Oma..jadi mulai sekarang sudah bisa menyiapkan diri untuk menjadi Oma yang terbaik, itupun kalau mama mau baby cepat punya Adik lagi..." jawab Ken Santai sambil mencium mesra kepala syifa


Sang papa dan yang lain nya hanya bisa menggeleng melihat tingkah absurd seorang Kenzo Azhar, kalau sudah bicara suka ga ada basa basi nya dan langsung to the poin, membuat sang Mama terkadang sangat geram melihat sang putra sematawayang nya itu


" Hubby..kita yang punya anak kok malah jadi mama yang direpotkan, bukan nya mama yang harus mempersiapkan diri, tapi Hubby tu yang harus mempersiapkan diri untuk menjadi seorang ayah yang terbaik" omel syifa membuat Ken langsung tersenyum


Dan mereka langsung melanjutkan sarapan mereka, dan akan melanjutkan dengan beberapa Aktivitas masing-masing, dan akan kembali bersama saat aktivitas tersebut selesai atau waktunya untuk mereka istirahat sejenak sebelum kembali melanjutkan keesokan harinya


Setelah sang papa selesai dengan sarapan nya,beliau langsung melangkah meninggalkan meja makan,begitu juga dengan Dimas dan Ken yang sudah selesai dengan sarapan nya,juga langsung melakukan hal yang sama, setelah mencium mesra seluruh wajah syifa,Ken langsung melangkah keluar seraya menggandeng mesra pinggang Syifa, dan syifa Langsung meraih tangan Ken dan mencium punggung tangan Ken dan juga sang papa


Ken bersama Dimas dengan Dimas yang menjadi sang supir, sedangkan sang papa dengan supir pribadi sekaligus Asisten pribadi nya yang memang bertugas di negara tersebut, mereka langsung menuju kantor pusat yang terletak tidak terlalu jauh dari bandara

__ADS_1


Sedangkan syifa dan sang Mama mertua juga sudah bersiap menuju Ke Rumah Sakit, tempat sang Oma dirawat, sepanjang perjalanan mereka Asyik mengobrol dan sesekali meminta sang supir untuk berhenti dan membeli beberapa jenis makanan, untuk mereka makan saat di rumah sakit,agar bisa mengurangi rasa jenuh mereka, karena sang Mama tau kalau sang putra pasti tidak akan tenang kalau mendapatkan kabar dari orang suruhan nya syifa keluar dari ruangan sang Oma


Walaupun tadi sang Mama menentang keras,itu hanya godaan nya pada sang putra yang benar-benar sangat posesif pada syifa, membuat sang Mama terkadang merasa sangat kasihan kepada menantu kesayangan nya yang terkesan selalu di kurung oleh seorang Kenzo Azhar, namun sang Mama juga tidak terlalu protes karena ia tau itu juga yang terbaik untuk syifa, mengingat kejamnya kehidupan diluar dan mereka juga takut jika banyak yang tau siapa syifa akan mengancam keselamatan wanita cantik tersebut, karena mereka yakin para saingan bisnis mereka akan mencari kelemahan keluarga mereka


__ADS_2