Gadis Ku

Gadis Ku
Ekstra part 32


__ADS_3

Setelah sarapan keduanya kembali ke kamar masing-masing,bik Ijah yang melihat bagaimana hubungan antara mereka Merasa sangat gemas,bik Ijah sampai membayangkan bagaimana kalau mereka menjadi pasangan suami istri pasti sangat lucu.yang perempuan sangatlah manja dan yang pria sangat dingin.tanpa bik Ijah dan Art lainnya tau kalau hanya tinggal 2 bulan lagi mereka akan terikat satu sama lain.


Dalam kamar syifa merasa sangat bosan, sejak setelah mandi tadi syifa hanya memainkan ponselnya membalas Chat dari teman teman nya, nonton film online, baca novel.syifa mau keluar tapi takut ketemu dengan Ken lagi.


Berbeda dengan Ken dia sangat menikmati liburan nya di dalam kamar dengan game online nya, awalnya Ken mau nongkrong bareng sahabat nya tapi tadi sang mama telfon dan meminta pada nya untuk menjaga syifa di rumah, ken turun ke bawah menuju dapur untuk menemui bik Ijah untuk meminta menyiapkan makan siang nya.


"Bik syifa dimana? udah makan belum dia bik?" tanya Ken pada sang bibik


"Seperti nya di kamar nya den, sejak abis sarapan tadi non syifa belum ada nampak turun.biasanya non makan setelah Shalat Zuhur den" jawab bik Ijah


"Biasanya kalau liburan disini dia ngapain bik?" tanya Ken penasaran


"Biasanya kalau gak sakit,non syifa suka di dapur buat kue atau cookies gitu,atau di taman metik bunga dan menata di semua vas yang ada di rumah ini.non syifa kan suka banget sama bunga sama seperti nyonya"jawab bik Ijah


" Mama sama papa sayang banget ya bik sama dia?"tanya Ken lagi


" Ia den, tuan dan nyonya emang sayang banget sama non syifa,hobi nya juga sama, sama sama suka banget bunga,masak dan jarang belanja.nyonya sama non syifa biasanya suka habisin waktu di taman kalau sudah selesai di dapur" jawab bik Ijah panjang lebar.


Ken mengangguk seraya berkata


"Suruh syifa makan dulu bik, dia harus minum obat dan tadi pesan mama dia jangan dikasi keluar rumah, nanti kena angin demamnya kambuh lagi" ucap Ken dan ken langsung ke belakang ke area lapangan basket mini miliknya, dia ingin olahraga basket.


"O ya bik bentar lagi temen ken datang, langsung suruh ke belakang aja ya bik dan syifa jangan kasi keluar, kalau dia mau keluar jangan pakai baju tidur karena ada teman teman Ken" pesan Ken pada bik Ijah yang membuat semua yang mendengar merasa kalau Ken terlihat sangat posesif pada syifa.

__ADS_1


membuat mereka makin bertanya tanya apa sebenarnya hubungan mereka.


"Ia den...ini bibik mau manggil non syifa buat makan siang" sambil berjalan bik Ijah memikirkan bagaimana kalau syifa jadi istri Ken, bisa bisa di kurung terus di rumah, belum jadi aja Ken nampak ga suka kalau syifa ketemu laki laki, seperti tadi pagi saat di meja makan Ken nampak ga suka saat mendengar syifa mengangkat telfon dari teman pria nya.


sampai di depan kamar syifa bik Ijah langsung mengetuk pintu.


Tok


Tok


Tok


"Non syifa" panggil bik Jah


"Ia bik masuk aja ga di kunci kok pintu nya" jawab syifa dari dalam kamar nya


"Non mau makan siang menu apa?" tanya bik Ijah lembut


"Apa aja bik,ga usah repot-repot" jawab syifa


"Mau makan di bawah atau bibik bawa ke kamar aja?" tanya bik Jah lagi


"Di bawah aja bik bentar lagi fa turun" jawab syifa

__ADS_1


"Tapi kata den Ken kalau non mau turun jangan pakai baju tidur, karena sebentar lagi temen temen den Ken mau datang" jawab buk Ijah sambil tersenyum jahil pada syifa.


"Oh ya udah fa makan di kamar aja bik,malu kalau ketemu mereka di sini bik.hehe" jawab syifa


"kenapa malu non?kan belum kenal trus ada den Dimas juga" tanya bik Jah


"fa udah kenal mereka waktu di New York bik, mereka ga tau kalau fa anak angkat papa dan Mama" jelas syifa


bik Ijah mengangguk paham dan keluar dari kamar syifa untuk mengambil makan siang untuk syifa.


Sambil jalan bik Ijah kembali berfikir lagi tentang ucapan syifa barusan yang mengatakan kalau dia kenal dengan teman Ken Waktu di New York, berarti kan dia juga kenal Ken tapi kenapa mereka nampak sangat canggung pas jumpa tadi? tapi bik Ijah kembali teringat tentang tadi pagi saat Ken tanya kenapa syifa tidur di kamar mama nya, itu menandakan kalau Ken juga udah kenal syifa,.


Setelah menyiapkan makan siang untuk syifa dan menaruhnya di nampan bik Ijah langsung mengantarkan nya ke kamar syifa,bik Ijah gak meminta Art lain yang mengantarkan karena bik Ijah tau syifa setiap makan pasti minta di temani.kalau sendiri pasti makanan tersebut ga akan habis.


Baru beberapa langkah bik Ijah keluar dari dapur, teman teman Ken datang termasuk Dimas


"Ken mana bik?" tanya Dimas sambil mencium tangan bik Ijah


"Ada di belakang Mas" jawab bik Jah


"Terus itu nasi nya buat siapa bik?apa Mama sakit?" tanya Dimas lagi.


"Bukan ini untuk tamu nyonya mas, orang nya lagi kurang sehat" jawab bik Jah

__ADS_1


"O ya udah deh kami ke belakang ya bik" jawab mereka


Di jawab dengan anggukan kepala oleh bik Ijah dan bik Ijah langsung menaiki tangga menuju kamar syifa.


__ADS_2