
Suara getar handphone yang bernada suara Azan membangunkan wanita cantik yang tengah asyik memeluk sang suami, Nasyifa.. wanita cantik itu mengerjabkan matanya dan meraih handphone yang ia letakkan di atas Nakas tepat di samping ranjang nya,ia langsung mematikan alarm tersebut yang menandakan waktu Subuh telah tiba
Perlahan syifa mengusap lembut wajah dan rambut Ken,tak lupa beberapa kecupan singkat ia berikan kepada sang suami tercinta nya,itu adalah cara paling ampuh untuk nya membangunkan sang suami tampan nya, dan benar saja,tak berapa lama Ken langsung membuka matanya dan memeluk erat tubuh syifa sambil menciumi seluruh wajah syifa membuat syifa Langsung tertawa terbahak-bahak karena geli akan kelakuan Ken
" Hubby udah dong...geli sayang..." rengek syifa dalam tawanya, membuat Ken langsung menghentikan aksinya dan langsung mendekap istri cantik nya
" Makanya jangan suka banget mancing mancing pagi pagi" jawab Ken dan langsung mengangkat tubuh syifa dan membawanya ke kamar mandi dan melakukan kegiatan seperti biasanya
Setelah selesai dengan acara mandi mereka, mereka langsung melakukan kewajiban mereka sebagai Umat muslim dan setelah selesai Ken langsung mengajak syifa untuk turun dan berjalan jalan pagi di sekeliling mansion keluarga Azhar
Syifa sangat antusias berkeliling dan melihat bunga bunga yang tengah bermekaran dan tampak beberapa maid sedang di taman bunga ada yang sedang merawat bunga dan ada yang sedang memetik beberapa jenis bunga untuk di taruh di dalam mansion mewah tersebut
Syifa meminta pada Ken mengetikkan bunga untuk nya, membuat Ken langsung tersenyum dan menggoda Syifa
" kenapa kangen sama masa kecil kita dulu..?" tanya Ken sambil memeluk syifa
" ia.." jawab syifa manja sambil sedikit menyembunyikan wajahnya di balik tubuh Ken yang tengah memeluk nya, membuat Ken langsung tertawa terbahak-bahak dan hal itu membuat pemandangan indah bagi para maid yang ada di tempat tersebut, karena sangat langka untuk mereka bisa melihat sang tuan muda tertawa seperti itu
Ken langsung melangkah seraya menarik lembut tangan syifa menuju taman bunga, dan Ken langsung meminta gunting pada salah satu maid di tempat itu,Ken mengambil beberapa tangkai bunga dan langsung menyerahkan nya pada syifa, membuat syifa merasa sangat bahagia di berikan buket bunga indah di pagi hari oleh sang suami
Syifa langsung memeluk erat tubuh Ken dan langsung di balas dengan pelukan hangat dari Ken,saat mereka sedang asyik berpelukan tiba tiba sang Mama datang dan mengagetkan mereka berdua
" wah ternyata ada yang lagi pacaran di taman bunga Mama, dari kecil sampai dewasa pacaran nya selalu ga pake modal..." cibir sang Mama membuat Ken langsung melotot sempurna
" Enak aja bilang ga pake modal... yang jelasin ke Mama, waktu sekolah tiap makan di kantin siapa yang bayarin..., dan sekarang hasil kerja aku masuk nya ke rekening siapa..?" ucap Ken sambil semakin mempererat pelukannya sehingga membuat syifa Langsung tertawa geli
" waktu sekolah yang bayarin Hubby, hasil kerja Hubby masuk ke rekening fa...,dan black card Hubby juga sama fa dua duanya.." jawab syifa jujur sambil memeluk Ken, membuat Ken langsung memasang wajah sombong nya di depan sang Mama membuat sang Mama langsung melotot sempurna
__ADS_1
" Itu karena dia takut kamu di ambil orang yang lebih tajir,makanya semuanya dia kasih ke kamu sayang.." ucap sang Mama mengompori syifa membuat Ken sangat geram
"Ga usah di dengerin yang... Mama sengaja tu, karena kita ambil bunganya.." ledek Ken pada sang Mama membuat sang Mama langsung tertawa dan menarik hidung mancung Ken dan sang Mama langsung menuju maid yang sudah memetik bunga dan meninggalkan pasangan muda tersebut
Ken dan syifa kembali melanjutkan jalan jalan mereka dan syifa masih mendekap erat buket bunga pemberian sang suami tampan nya dan sesekali menghirup aroma bunga segar tersebut,Ken yang melihat nya hanya bisa tersenyum sambil mengelus lembut kepala syifa
" Suka banget sih sama bunga...?, lebih menarik bunganya ya di bandingkan yang kasih nya..? sampe sampe dari tadi di cium terus" protes Ken membuat syifa Langsung menatap wajah Ken
" bunga itu cantik Hubby dan ga bosan di pandang,Hubby tetap menjadi yang paling menarik dong untuk Nasyifa...tapi masak iya sih mau cium Hubby terus di tempat terbuka gini.." ucap syifa genit membuat Ken sangat gemas dan langsung menarik dagu syifa dan ******* singkat bibir syifa, membuat syifa Langsung melotot sempurna,tanpa mereka sadari sang papa dan Dimas sedang menyaksikan mereka dari balkon ruang fitnes yang terletak di lantai tiga mansion mewah tersebut
Sang papa dan Dimas langsung menggeleng saat melihat kelakuan Ken pada syifa yang sangat terlihat jelas kalau Ken memang tidak pernah sanggup untuk menahan hasratnya saat bersama wanita cantik tersebut
" Untung papa cepat cepat menikahkan mereka, kalau ga bisa di culik dan di hamil princess papa itu sama adik kamu itu" ucap sang papa membuat Dimas langsung tertawa terbahak-bahak
" Bisa jadi itu pa..papa liat aja gimana Bucin nya dia sama Fafa, dan kalau papa liat dulu saat mereka pertama Tama ketemu,papa pasti akan ketawa geli liat ekspresi wajah Ken setiap mereka Deket" jawab Dimas sambil tertawa membayangkan bagaimana reaksi Ken dulu saat pertama melihat foto syifa dan saat pertama mereka ketemu di Rumah Sakit
Dimas langsung tertawa terbahak-bahak mendengar cerita sang papa yang memang menarik untuk di dengar, kisah cinta dua bocah kecil yang berlanjut sampai mereka dewasa dan menjadi pasangan suami istri, sungguh Dimas mengacungi kedua jempol nya untuk kisah cinta sang Adik angkat nya tersebut
Dimas memang sangat menyayangi Ken, selayaknya adik kandungnya sendiri dan juga sangat menyayangi kedua orang tua Ken melebihi dirinya sendiri,ia tak pernah menganggap mereka Keluarga angkat nya, baginya mereka adalah segalanya untuk nya saat ini, begitu juga pada syifa,ia sangat menyayangi wanita cantik yang kini berstatus sebagai istri dari adik nya tersebut,baginya syifa adalah wanita yang sempurna untuk mendampingi seorang Kenzo Azhar
Dimas memang sangat bersyukur telah di asuh oleh keluarga Azhar,bukan karena mereka dari keluarga terpandang,tapi kasih sayang yang mereka berikan kepada nya sangat nyata dan tidak membedakan antara dirinya dan Ken, seperti sang Oma yang selalu menunjukkan kasih sayang yang sama antara dirinya dan Ken, begitu juga dengan keluar sang papa dan keluarga sang Mama yang lainnya
Dimas tidak pernah di pandang Asing setiap kedua keluarga itu berkumpul,ia di perlakukan layaknya kakak dari seorang Kenzo sang pewaris tunggal keluarga Azhar, dan Dimas berjanji dalam hati ia tidak akan pernah meminta apapun yang berhubungan dengan harta dari keluarga Azhar,ia hanya menginginkan kasih sayang yang tulus dari mereka semua, untuk harta ia sendiri sudah menabung sejak dulu dari sisa uang jajan yang memang selalu mereka kasih lebih
Walaupun Dimas pernah tanpa sengaja mendengar keluarga Azhar memang sudah menyiapkan beberapa persen saham di beberapa perusahaan mereka atas nama dirinya dan Ken juga menyetujui itu, dan rencananya akan diserahkan saat Dimas sudah menikah, itupun kalau Dimas ingin membuka usaha sendiri, walaupun mereka berharap Dimas akan tetap mendampingi ken dalam melanjutkan bisnis keluarga Azhar
Dan Dimas sendiri juga berjanji akan terus mendampingi Ken dan menjaga serta melindungi Ken dari kelakuan buruk para lawan bisnis keluarga mereka dan juga dari godaan para wanita pelakor yang di pastikan akan semakin hari semakin bertambah,ia berjanji akan menjaga keutuhan rumah tangga sang adik, makanya jika di izinkan ia memilih putri untuk pendamping hidup nya kelak, karena ia yakin kalau putri juga sangat menyayangi syifa dan memang pun ia juga tertarik pada gadis yang berperawakan dewasa tersebut
__ADS_1
setelah selesai berolahraga Dimas dan sang papa langsung menuju kamar masing-masing untuk bebersih diri dan setelah selesai mereka memutuskan untuk langsung turun dan menghampiri sang Mama di taman belakang,Dimas langsung membantu sang Mama memetik bunga dan sang papa hanya melihat mereka dari gazebo yang terletak tak jauh dari taman,sang papa memberikan pakan ikan yang terdapat dalam kolam di dekat gazebo
Tak lama tampak Ken dan syifa menghampiri sang papa dan syifa langsung duduk di samping sang papa seraya menyandarkan kepalanya di bahu kokoh sang papa,membuat sang papa langsung mengusap lembut kepala syifa
" Capek banget ya princess papa jalan jalan nya...? tanya sang papa lembut
" banget pa...tapi Asyik,bunga nya indah Banget.." Jawab syifa seraya mengangguk membuat sang papa langsung tersenyum
" itu udah metik bunga ya...?" tanya sang papa saat melihat syifa memeluk buket bunga
" Hem...kak Kenzo yang petik pa buat fa... cantik banget kan pa...ada dua jenis dan warna" ucap nya sambil tersenyum dan menunjukkan buket bunga indah nya pada sang papa, membuat sang papa langsung mengangguk mantap
Ken hanya tersenyum melihat tingkah manja syifa pada sang papa dan Mama nya, dan memang mereka semua sangat memanjakan wanita cantik tersebut, termasuk Dimas sekarang lebih nampak sangat menyayangi istri adiknya tersebut,Ken langsung menyerahkan segelas susu hamil untuk syifa, tadi sebelum jalan jalan Ken memang sempat berpesan pada bik Asih untuk membuatkan susu hamil untuk syifa dan langsung di angguki oleh sang maid
Syifa langsung meminum susu hangat tersebut sampai habis dan menyerahkan kembali gelasnya pada Ken, membuat sang papa langsung tersenyum melihat tingkah syifa dan tak lama Dimas dan sang Mama juga menghampiri mereka dengan membawa beberapa ikat bunga dari beberapa jenis
" loh anak mama kenapa kok kayak lemes banget gini..." tanya sang Mama saat melihat syifa masih bersandar di bahu sang papa
" Biasa ma manja kalau ada papa nya" jawab Ken sambil terus melemparkan pakan ikan ke dalam kolam
" capek ma abis keliling taman " jawab sang papa sambil tersenyum, sedang syifa hanya tersenyum cantik membuat sang Mama gemas melihat nya
" Ada suami juga.. masih aja nempel nempel sama papa orang" ejek Dimas membuat syifa Langsung mengangkat kepalanya dan menatap horor pada Dimas
" Ini papa fa juga ya..." protesnya membuat Dimas tertawa puas
" sini yang sama aku aja..biar ga ada yang protes..kamu sih punya suami tampan gini, masih aja suka nempel sama yang tua..." ucap Ken sambil menarik syifa dalam dekapan nya dan itu membuat sang papa langsung melotot sempurna mendengar ucapan sang putra, sedangkan sang Mama dan Dimas langsung tertawa terbahak-bahak membuat para maid langsung melihat heran pada keluarga sang majikan
__ADS_1
Dan akhirnya mereka memutuskan untuk masuk ke dalam dan mereka sarapan bersama, karena setelah itu mereka berencana akan ke Rumah sakit bersama untuk menjenguk sang Oma yang kabarnya semakin drop kesehatan nya.