Gadis Ku

Gadis Ku
Ekstra part 60


__ADS_3

Setelah beberapa jam bersama di ruangan sang Oma dan sang Oma juga baru selesai makan siang serta minum obatnya, sehingga harus mengikuti anjuran dokter untuk lebih banyak beristirahat, sehingga membuat yang lain juga memutuskan untuk keluar sebentar dan mereka merencanakan untuk makan siang bersama, karena memang mereka terbilang sangat jarang bisa berkumpul lengkap seperti sekarang


Setelah menentukan tempat,yaitu salah satu restoran yang terbilang tidak terlalu mewah dan dekat dengan rumah sakit,serta yang paling penting adalah restoran yang berlabel halal, mereka langsung meminta salah satu perawat untuk menjaga sang Oma dan memberikan tips untuk sang perawat, karena memang perawat tersebut yang paling sering menjaga Oma saat Keluarga mereka benar-benar harus meninggalkan nya sebentar,dan sang perawat tersebut juga yang terkesan lebih tulus dalam menjaga dan merawat Oma, sehingga mendapatkan nilai plus dari keluarga pemilik rumah sakit tersebut.


Dimas dan si kembar satu mobil menggunakan mobil si kembar,Ken dan syifa tetap seperti saat berangkat tadi, begitu pula dengan para orang tua yang juga menggunakan mobil mereka masing masing bersama supir pribadi masing-masing, mereka langsung menuju restoran yang sudah mereka janjikan dan tidak membutuhkan waktu lama mereka sudah sampai di tempat tujuan


Semuanya langsung memarkirkan mobil mereka di tempat yang sudah di sediakan fan langsung menuju salah satu ruangan VIP agar lebih nyaman dan tidak menjadi pusat perhatian, karena orang orang yang tau siapa mereka akan sangat heboh, sehingga akan membuat mereka sedikit merasa terganggu, karena mereka memang benar benar ingin menikmati momen kebersamaan mereka yang sangat jarang terjadi


Sesampainya di dalam ruangan VIP tersebut yang terbilang cukup nyaman dengan viu yang sangat memanjakan mata,yaitu kolam bermain anak-anak dan sebuah taman bunga mini yang disertai dengan air mancur dan hujan buatan khusus pada taman tersebut, membuat syifa Langsung tersenyum bahagia saat melihat pemandangan yang tampak dari ruangan tersebut, setelah mereka semua duduk, beberapa pramusaji langsung menghampiri meja mereka untuk menanyakan dan menulis pesanan keluarga Sultan tersebut


Setelah menunggu beberapa menit, pesanan mereka yang terbilang cukup mewah dan banyak tersebut sudah terhidang di meja makan dan mereka langsung memulai makan siang bersama mereka dengan sangat hikmat, seperti biasa syifa kalau makan di luar sangat suka memesan ikan atau ayam bakar dan berujung Ken lah yang harus menyuapinya, walaupun Ken memang tidak pernah merasa keberatan dengan semua itu, justru membuat nya sangat senang dengan manjanya syifa pada nya


Akhirnya Ken dan syifa makan sepiring berdua, dengan telaten Ken menyuapi syifa dan tak lupa juga menyuapi dirinya sendiri, pemandangan tersebut sangat dinikmati oleh keluarga mereka yang ada di tempat tersebut,duo sister sampai merasa Baper melihat pasangan muda tersebut yang memang sangat terlihat jelas rasa saling memiliki mereka, mereka juga membayangkan akan kah mereka bisa seperti itu saat bersama dengan pasangan mereka kelak


Syifa yang merasa semua memperhatikan nya menjadi malu dan terlihat sedikit salah tingkah, dengan wajah yang terlihat memerah ia langsung menyembunyikan wajahnya di balik lengan Ken membuat yang lain langsung tertawa terbahak-bahak melihat tingkah syifa yang terkesan seperti anak kecil dan itu sungguh terlihat sangat menggemaskan untuk keluarga mereka


" Kenapa Hem...?" tanya Ken lembut saat melihat syifa yang memeluk erat lengan nya seraya menyembunyikan wajahnya di balik lengan nya


" Malu By....." cicit syifa pelan nyaris tak terdengar, membuat Ken langsung mengernyitkan dahinya mendengar jawaban dari sang istri cantik nya


" malu kenapa...? ga ada orang lain lho di ruangan ini, cuma keluarga kita aja,dan kaca itu bisa terlihat dari luar" jawab Ken sambil mengelus lembut kepala syifa

__ADS_1


" malu sama keluarga aunty by...." jawab syifa pelan membuat Ken langsung tersenyum dan menggeser sedikit tubuhnya agar bisa melihat wajah cantik syifa, membuat syifa Langsung tersenyum kikuk


" princess papa kenapa Hem...,kok wajah nya merah gitu..? " tanya sang papa yang melihat sang menantu kesayangan nya terlihat sedang malu


" malu katanya pa sama keluarga aunty karena makannya Ken yang suapi" jawab Ken apa adanya membuat syifa Langsung melotot pada Ken


" lho kok malu dengan keluarga Tante sayang....? kamu itu dari kecil loh udah kenal semua nya,kok seperti orang baru aja sih sayang..." protes sang Tante membuat syifa semakin tersenyum kikuk, menyadari itu semua keluarga langsung tertawa terbahak-bahak membuat syifa memanyunkan bibirnya


" udah dong bibir nya jangan di manyun manyunin gitu,ntar aku cium loh.." goda Ken membuat syifa Langsung melotot ke arah Ken


" Hubby... Mesum...,ga malu.." protes syifa membuat Ken langsung menarik syifa dalam pelukannya dan mencium lembut kepala syifa.


" udah makan lagi ya... masih banyak lho ini,nanti kamu kelaparan.." bujuk Ken lembut dan langsung di angguki oleh syifa


Sekitar 15 menit mereka sampai di salah satu mall mewah di kota tersebut, setelah memarkirkan mobil mereka di basemen mall tersebut dan memastikan keamanan nya, mereka berlima langsung masuk ke dalam mall tersebut dan para wanita langsung menuju beberapa outlet untuk melihat apakah ada barang yang sesuai dengan keinginan mereka, sedangkan para pria dengan setia mengikuti ketiga wanita cantik tersebut


Puas berbelanja dan merasa sudah cukup, mereka memutuskan untuk nonton sebentar dan setelahnya mereka akan pulang untuk membersihkan diri dan berganti pakaian, karena mereka sudah berjanji akan berkumpul kembali dengan teman teman Ken dan Dimas, termasuk si kembar juga terbilang mengenal mereka


Sesampainya di mansion mereka langsung menuju kamar mereka untuk mandi dan Shalat,Dimas yang pulang bersama Ken juga melakukan hal yang sama, sebelumnya ia sudah meminta tolong kepada salah satu bodyguard keluarga mereka untuk mengambil motor yang ia tinggalkan di rumah sakit dan rencananya ia akan berangkat bersama Ken karena Ken yang memintanya,Ken meminta hal itu bukan tanpa alasan, karena syifa sering tertidur di mobil kalau sudah malam


Setelah selesai dengan penampilan mereka masing-masing, mereka langsung turun dan bertemu di ruang keluarga, karena Dimas sudah tampak menunggu mereka sambil memainkan ponselnya di temani oleh bik Asih, yang tak lain adalah kakak dari ibu kandung Dimas yang telah tiada,dan bik Asih juga sudah janda tanpa memiliki anak,maka itu bisa di katakan wanita paruh baya itu sangat menyayangi sang keponakan, begitu juga dengan Dimas,ia juga sangat menyayangi wanita yang memiliki wajah sangat mirip dengan Almarhumah ibunya tersebut

__ADS_1


" Udah selesai...yok,kita singgah ke rumah sakit sebentar kan, setelah Maghrib dan Shalat di rumah sakit baru kita ke cafe" ajak Ken saat mereka sudah sampai di ruang keluarga


" ya udah ayok deh, keburu Maghrib di jalan,si kembar juga udah chat gue udah mau berangkat katanya dan mereka juga singgah ke rumah sakit katanya mau nganterin baju ganti untuk aunty, karena paman ga di Rumah sakit sedang ada keperluan di luar kota sejak selesai makan siang tadi" jawab Dimas dan di angguki oleh Ken dan syifa




Syifa yang terlihat sangat cantik dan anggun dengan dress yang baru ia beli tadi membuat Ken merasa sangat tidak ingin membawa wanita cantik tersebut, rasanya dia benar-benar tidak ingin memberikan kesempatan untuk orang lain menikmati kecantikan sang istri,sikap posesif Ken yang semakin hari semakin bertambah terkadang juga membuat syifa merasa sangat kewalahan menghadapi sikap Bucin dan posesif seorang Kenzo Azhar


Syifa yang memang sengaja memilih dress yang tidak terlalu memperlihatkan bentuk tubuh nya, ditambah lagi sekarang ia menyadari bahwa bentuk tubuh nya semakin berisi dan kehamilan nya juga sudah hampir terlihat, syifa bukan malu dengan kehamilan nya, tetapi ia sangat tau kalau suami posesif nya akan sangat gelisah bila ia memakai pakaian yang terbilang sedikit terlihat pas di tubuh nya, tapi ternyata pilihan nya tetap saja tidak membuat suaminya terlihat tenang, membuat syifa sedikit gemas melihat tingkah konyol sang suami


Mereka langsung menuju mobil yang sudah di siapkan oleh sang supir dan langsung menuju rumah sakit, dengan dinas yang berada di balik kemudi,di perjalanan mereka mengobrol tentang hal-hal yang menyangkut pekerjaan, karena walaupun mereka sedang liburan, tapi bukan berarti mereka akan terbebas dari urusan pekerjaan yang memang selalu menunggu mereka, hanya satu yang tidak mereka lakukan yaitu meeting dengan klien


Sekitar 45 menit mereka sampai di area parkir VIP yang tidak jauh dengan lobby rumah sakit tersebut, setelah memarkirkan mobilnya dan disana juga sudah terlihat mobil si kembar, mereka Langsung menyusuri koridor menuju lift khusus VIP, terlihat orang orang memperhatikan mereka yang memang mereka tau siapa Dua pria tampan tersebut, yang menjadi pertanyaan besar siapakah wanita yang sangat cantik dan berhijab yang terlihat sejak tadi terus bersama mereka dan terlihat sangat romantis bersama Ken


Akan tetapi ketiga orang tersebut tidak sedikit pun perduli dengan tatapan orang-orang yang mereka yakini disertai dengan tanda tanya besar di benak mereka,dulu Ken yang datang ke tempat tersebut untuk mengecek kondisi rumah sakit dan keuangan nya, serta sesekali mengikuti rapat mewakili sang papa atau asisten sang papa yang terkadang memang tidak bisa hadir, dan mereka belum pernah melihat seorang Kenzo datang bersama wanita


Dan ini pertama kalinya mereka melihat sang pewaris rumah sakit mewah tersebut menggandeng mesra seorang wanita yang bisa di katakan memiliki wajah dan fisik nyaris sempurna, ditambah lagi menggunakan hijab yang memang di negara tersebut terbilang cukup langka terdapat wanita yang menggunakan hijab, dan dari face mereka dapat melihat jelas dan yakin bahwa syifa bukan lah warga negara tersebut, walaupun syifa memiliki bola mata berwarna biru, tetapi tidak meninggalkan face aslinya yang lebih cenderung ke Portugis, karena ia memang terbilang mewarisi face dari sang bunda


Setelah memasuki lift dan menekan tombol menuju lantai paling atas, mereka kembali mengobrol di dalam lift dan tidak menunggu lama mereka sampai, setelah pintu lift terbuka mereka langsung menuju kamar rawat sang Oma, melihat kehadiran ketiga orang tersebut,para bodyguard langsung menunduk hormat dan langsung membuka kan pintu untuk mereka

__ADS_1


Di dalam terlihat sang Oma Tengah tertidur pulas, sedangkan aunty dan sang Mama serta duo sister tampak sedang asyik ngobrol di sofa ruangan tersebut,sang papa sedang ke kantin sekedar ingin menikmati kopi di sore hari, karena itu sudah menjadi kebiasaan nya dan menjadikan nya sedikit candu


mereka bertiga langsung menghampiri keempat wanita cantik yang tengah asyik ngobrol tersebut, mereka langsung mendudukkan diri mereka di sofa yang masih kosong dan menyandarkan tubuhnya pada sandaran sofa tersebut dan tak berselang lama mereka langsung menuju Mushalla untuk melakukan Shalat Maghrib berjamaah di mushalla rumah sakit tersebut


__ADS_2