Gadis Ku

Gadis Ku
Ekstra part 53


__ADS_3

Setelah selesai dengan pekerjaan nya Ken langsung membereskan meja kerja nya dan membangun kan syifa yang tertidur di atas pangkuannya sambil memeluk erat tubuh nya dan masih memegang Handphone ken.


Setelah syifa bangun Ken langsung ia langsung menuju kamar mandi mencuci muka nya yang terlihat sedikit sembab,Ken meraih jas, handphone dan kunci mobil setelah melihat syifa keluar dari kamar pribadi nya dan terlihat lebih segar


" Mau kemana lagi?"tanya Ken saat melihat syifa meraih tasnya dan ingin kembali ke kamar pribadi Ken


" mau pakai bedak sama ini" jawab syifa sambil menunjuk ke arah bibir nya


" No sayang... udah gini aja ya.. kita mau makan di luar,aku ga mau kamu jadi pusat perhatian orang orang" jawab Ken posesif


"Trus kalau Hubby yang di lihat orang boleh?' tanya syifa dengan tampang cemberut nya, membuat Ken benar-benar bingung dengan istri cantik nya


" Sayang....aku itu laki laki, mereka lihat aku mungkin karena kagum dan bukan nafsu,tapi kalau lihat kamu mereka seperti ingin menerkam mangsa,kamu itu cantik dan seksi sayang...ya udah nanti saat kita diluar aku akan peluk kamu terus ya" jawab Ken sambil membujuk syifa


Mereka keluar dari ruangan megah milik Ken, menaiki lift menuju lantai dasar, mereka berjalan menyusuri lobby kantor dan langsung menuju parkiran khusus untuk pemilik perusahaan dan beberapa petinggi lainnya


Ken mengendarai mobil nya dengan kecepatan sedang,mobil mewah dengan harga milyaran bahkan mungkin mencapai triliunan itu melaju menyusuri jalanan padat karena memang memasuki jam pulang kantor


Tiba-tiba syifa meminta Ken berhenti saat melewati alun alun yang menjual segala jenis jajanan pasar, syifa Langsung melepas seal bet nya dan hendak keluar, dengan sigap Ken langsung menahan tangan syifa


" Sayang....mau ke mana...? tanya Ken sambil memegang tangan Syifa


" fa mau itu....rujak buah yang itu..." tunjuk syifa pada penjual rujak yang mangkal di bawah sebuah pohon yang terlihat rindang


" No sayang kita minta koki hotel buatkan buat kamu ya...itu takutnya ga higienis sayang..." ucap Ken sambil mengelus lembut kepala syifa


" No By...itu lihat orang yang beli rame dan tempat nya bersih kok, please by.....fa pengen banget yang itu....ya...." rengek syifa dengan mata berkaca-kaca membuat Ken tak mampu menolak permintaan wanita cantik dihadapan itu


" Oke tapi biar aku aja yang turun ya...kamu mau buah apa saja...? atau campur semua...? tanya Ken dan langsung di angguki oleh syifa


" campur aja by... dan pedes dikit aja ya..." ucap nya sambil tersenyum cantik membuat ken langsung mendaratkan ciuman lembut di kepala syifa


" Tunggu di sini dan jangan kemana-mana" ucap Ken sambil menepikan mobilnya lebih rapi lagi agar tidak memberitahu jalan


Kehadiran mobil mewah Ken yang tiba-tiba berhenti di pinggir jalan itu membuat semua perhatian langsung tertuju pada mobil mewah itu dan mereka lebih melongo saat melihat orang yang keluar dari dalam mobil tersebut, mereka bagaikan mimpi di siang bolong melihat penampakan pria tampan yang keluar dari mobil yang mereka tau berharga fantastis itu


Ken turun dengan gaya cool dan wajah dingin nya dan langsung berjalan santai menuju stand penjual rujak tersebut, tanpa perduli atau merasa terganggu dengan perhatian orang orang yang kini semua sedang memandang nya tanpa berkedip, termasuk para pedagang dan beberapa gerombolan gadis gadis yang terlihat sedang nongkrong di beberapa stand makanan


__ADS_1


Ken yang keluar dari mobil hanya dengan kemeja putih tanpa jas nya membuat ia terlihat seperti pelajar atau mahasiswa muda terlihat jelas tubuh atletisnya membuat para wanita merasa sulit bernafas saat terhirup aroma maskulin yang mereka tau parfum yang pria tampan itu pakai merk branded


"Pak rujak nya satu aja ya ..campur semua buah dan jangan terlalu pedas...." ucap Ken singkat pada sang tukang rujak


" Oh ia den... tunggu sebentar saja ya... setelah saya kasi punya ibu dan bapak itu saya langsung buat punya Aden... silahkan duduk dulu di situ.. ucap sang penjual rujak merasa canggung dengan pembeli satu ini..


Ken tidak menjawab, dia hanya mengangguk dan berdiri dekat pohon, sedikit bersandar di sebuah tiang besar sambil memasukkan sebelah tangan nya sedang tangan sebelah nya sibuk dengan handphone syifa yang kini bersama nya, membuat semua yang melihat semakin bertambah menjerit dalam hati


Terlihat beberapa wanita centil yang lumayan cantik sedang berusaha mencari perhatian Ken sambil membenahi dandanannya mencoba menyapa Ken


" beli rujak juga ya mas..?" tanya perempuan tersebut dan hanya dijawab anggukan oleh Ken tanpa melihat orang yang berbicara dengan nya


" untuk ibuk atau kakak nya...?" tanya perempuan itu lagi


" untuk istri.." jawab singkat ken yang terdengar santai membuat kedua bola mata gadis itu melotot dan beberapa orang yang mendengar nya juga terkejut


Syifa yang sudah sejak tadi menunggu merasa sangat lama sehingga membuat nya merasa tidak sabar lagi dan langsung membuka pintu mobil dan keluar dengan sangat santai nya, membuat orang orang kembali di buat melongo melihat seorang wanita cantik yang juga keluar dari mobil mewah yang baru saja mereka lihat sosok pria tampan yang turun


Kehadiran sosok syifa yang juga keluar dari mobil yang sama dengan Ken membuat semua orang yang ada di tempat itu semakin seperti sedang menonton film layar lebar saat menampilkan pemeran utamanya


Syifa langsung berjalan menuju dimana Ken tengah asyik dengan ponsel nya, tanpa perduli dengan tatapan mata orang orang, Syifa hanya tersenyum saat melihat ibuk ibuk yang seakan tengah menghayal memiliki putri yang nyaris sempurna bagaikan wanita cantik yang tengah berjalan di hadapan mereka


" kok turun ...kan aku udah bilang tunggu di mobil aja.." ucap Ken sambil langsung menarik syifa ke samping nya, seolah mengatakan dia milik gua


"Bosen by..." jawab syifa dengan wajah melas nya membuat Ken langsung mengelus lembut kepala syifa membuat semua yang melihat merasa Baper, mereka mengira bahwa kedua muda mudi itu adalah pasangan kekasih


" Pak pesanan kakak ini tadi pedas ya" ucap syifa pada sang tukang rujak dan di angguki oleh sang tukang rujak tersebut


" jangan pak... sedang aja...." potong Ken membuat sang tukang rujak jadi bingung harus menuruti perintah yang mana


" Udah pak ga usah bingung,buat seperti yang saya minta tadi.." ucap Ken saat menangkap wajah bingung sang tukang rujak


" Baik den" jawab tukang rujak membuat syifa Langsung mencebikkan bibirnya membuat Ken sedikit tersenyum membuat para wanita menjerit dalam hati


tak berapa lama pesanan Ken selesai dan sang tukang rujak langsung menyerahkan rujak tersebut dengan tangan sedikit bergetar, syifa langsung mengambil nya dengan sangat antusias sambil tersenyum ramah pada tukang rujak tersebut


" Terimakasih banyak pak..." ucap syifa lembut


" neng, semoga rasanya sesuai selera" balas sang tukang rujak

__ADS_1


" Berapa pak...?" tanya Ken datar


" 10.ribu rupiah aja den.." jawab tukang rujak membuat Ken langsung mendongak menatap tukang rujak membuat sang tukang rujak sedikit terkejut karena tatapan mata Ken


" Bapak gak salah bilang kan..?" tanya Ken yang terlihat terkejut


" Ngak den memang segitu harganya... dan bapak setiap hari jualan di sini Sudah hampir dua puluh tahun" jawab sang tukang rujak


" Bapak jual rujak Aceh....., emang bapak asli Aceh ya...?" tanya syifa lembut dan di jawab anggukan kepala oleh sang tukang rujak


" wah kita sama pak,fa juga dari Aceh...Ayah,bunda dan keluarga fa masih tinggal di Banda Aceh.." ucap syifa jujur membuat sang tukang rujak langsung menatap wajah syifa sambil tersenyum


" Oh..nak Syifa kuliah atau sekolah di sini, sering sering singgah ya..?" tanya sang tukang rujak lagi


" fa masih kuliah semester satu pak... teman fa setiap hari ngajar anak jalanan di taman itu pak,dia anak Aceh juga" jawab syifa jujur dan di angguki sang tukang rujak


"ini pak... sisanya buat kebutuhan anak-anak... terimakasih ya pak..." ucap Ken seraya menyerahkan lima lembar uang seratus ribuan membuat sang tukang rujak melongo dan beberapa orang disitu juga tak kalah terkejutnya


" Ini banyak sekali den.. bapak jualan loh,maaf bapak ga minta sumbangan..." ucap sang tukang rujak membuat Ken dan syifa tersenyum


" ini hadiah saya untuk anak anak bapak..ambil aja..saya minta Doa nya supaya istri saya cepat hamil... udah impas kan" ucap Ken dan di angguki oleh sang tukang rujak


" Oh suami istri ya...? bapak kira masih pacaran..." ucap sang tukang rujak jujur


" Udah satu tahun lebih pak kami menikah...bisa di gorok leher saya pak kalau pacaran sama dia.. orang tua nya galak.."ucap Ken sedikit bercanda membuat syifa Langsung melotot ke arah Ken


" Terimakasih pak kami permisi..., ayok sayang..." ucap Ken pada sang tukang rujak sambil merangkul pundak Syifa


" ia den ... terimakasih banyak ya...semoga cepat dapat momongan dan langgeng sampai maut yang melibatkan..., Amiin ya Allah...." ucap sang tukang rujak dan di jawab Amin oleh Ken dan syifa


Mereka memasuki mobil dan meninggalkan tempat tersebut, meninggalkan rasa keterkejutan dan keheranan orang orang yang ada di tempat tersebut, sedangkan sang rujak dalam hati masih berfikir ( berarti anak perempuan itu nikah masih sekolah.... memang ya anak Sultan...bebas) monolog sang tukang rujak


" wah sakit jantung lihat orang kaya pacaran....udah lah muka nya ngalahin Artis, romantis nya ngalahin peran di film romantis" ucap beberapa orang disitu


" ia...kok bisa ya pacaran dapat nya sama sama perfect gitu... pasti sama sama anak Sultan, harga mobilnya aja bisa dapat di dua puluh rumah kita....kalau mobil macam kita,seharga ban mobilnya...ucap yang lain dan di angguki oleh beberapa Lian nya


" Mereka bukan pacaran.. mereka suami istri... yang perempuan itu satu daerah sama saya katanya... jawab sang tukang rujak membuat yang lain melongo


" masak ia pak .... muka nya aja masih kayak anak sekolah gitu yang perempuan dan yang laki juga.. paling tua masih kuliah..." jawab beberapa orang,tapi tiba-tiba seseorang menjawab

__ADS_1


" mereka memang suami istri... Istri nya itu kuliah psikologi dan suaminya itu juga masih kuliah... yang laki itu anak tunggal keluarga Azhar..pemilik hotel Xxxx, kantor yang tertulis AZ grup, rumah sakit xxxx,sama maskapai penerbangan xxxx.saya kerja sebagai OB di perusahaan nya, istrinya itu baik banget... kalau ke kantor selalu bagi bagi makanan untu kami para OB" jawab orang tersebut membuat semua yang ada di tempat itu benar benar melongo, mereka merasa seperti mimpi bisa melihat langsung anak dari orang terkaya tersebut


__ADS_2