Gadis Ku

Gadis Ku
Ektra part 47


__ADS_3

Sedangkan syifa di rumah sangat sibuk dengan penyambutan kepulangan papa dan Mama mertua nya termasuk sang Oma juga ikut pulang karena sudah sangat kangen dengan cucu kesayangan nya dan cucu laki laki satu satu nya serta sang cucu menantu kesayangan, siapa lagi kalau bukan Kenzo dan syifa, Omanya Ken memang sangat menyayangi syifa dari pertama mereka bertemu.


Syifa menyebutkan menu apa saja untuk makan malam bersama sang mertua dan yang lainnya,siang ini ia juga memasak sendiri menu makan siang nya, karena tadi Ken sudah janji akan makan siang di rumah, syifa memasak SOP udang,gulai ikan dan ayam kecap pedas.





Setelah selesai dengan menu makan siang nya syifa Langsung naik ke lantai atas untuk mandi dan berganti pakaian, setelah selesai mandi syifa Langsung menuju walk in close untuk memakai baju rumahan.



Tanpa syifa sadari bahwa sejak ia keluar dari kamar mandi Ken sudah berada di kamar, setelah selesai dengan bajunya syifa langsung menuju meja rias sekedar untuk memakai lotion dan perawatan wajah,tiba tiba Ken langsung memeluk nya dari belakang membuat syifa sangat terkejut


"Astaghfirullah... Hubby... kaget tau"protes syifa


"Assalamualaikum sayang"ucap Ken


"waalaikum salam Hubby"jawab syifa sambil berbalik menatap ken


"mandi dulu gih biar fa siapin perlengkapan Shalat nya, belum Shalat Zuhur kan?"tanya syifa sambil mengusap lembut wajah Ken, dan dibalas anggukan sambil mengecup lembut bibir merah syifa


"jangan turun duluan ya, tunggu aku,ok"ucap Ken sambil melangkah menuju kamar mandi seraya mengusap Surai hitam syifa


"Hem, cepat ya"ucap syifa sambil melangkah menuju walk in close untuk menyiapkan baju santai Ken dan kain sarung,peci serta sajadah untuk Ken Shalat.


Setelah beberapa menit Ken keluar dengan wajah yang terlihat segar,Ken menuju ranjang dan langsung mengenakan apa yang sudah syifa siapkan, tanpa lama lama ia langsung menuju sajadah yang memang selalu syifa gelar kan dan ia langsung melaksanakan kewajiban nya sebagai Muslim.


Sedangkan syifa menunggu Ken di sofa sambil memainkan ponselnya dan sesekali ia melihat akun sosmed nya,tapi tiba-tiba ia agak sedikit sedih saat membaca status dari seseorang yang bertuliskan


"Di setiap langkah pasti ada tujuan


Di setiap nafas ada kehidupan


Di setiap harapan ada kepastian


Dan di setiap Doa pasti akan ada Jawaban


Tapi Doa ku adalah bisa melihat mu lagi


Ya orang yang membuat status itu adalah Akbar, sudah sekitar 6 bulan mereka los kontak, syifa yang tidak mau Ken kembali marah memilih untuk tidak mau menghubungi Akbar walaupun dalam medsos dan setelah Ken mengganti ponsel syifa ia memang sangat jarang mengunggah hal hal tentang dirinya.


Karena terlalu larut dalam rasa bersalah nya pada Akbar sampai sampai syifa tidak menyadari kehadiran Ken di belakang nya yang sudah ikut melihat dan membaca apa yang membuat syifa melamun.sehingga suara Ken mengagetkan syifa


"Se sayang apa sih kamu sama dia?"tanya Ken sambil memeluk leher syifa dari belakang sofa


"Hub-by... udah selesai Shalat nya?yok turun kita makan siang bareng"ucap syifa sambil bangkit dari duduknya, untuk menghindari keributan

__ADS_1


"Sayang kamu belum jawab yang aku tanya barusan,Se sayang apa kamu sama dia Hem?"tanya Ken ulang


"Hubby rasa sayang fa ke Kak Akbar tidak ada satu persen pun dari rasa sayang fa ke Hubby, sayang fa ke dia hanya sayang kepada teman, sahabat, ga lebih dari itu, karena dia lah teman pria yang pertama buat fa, setahun kami berteman tapi dia ga pernah bilang kalau dia suka sama fa,dihari terakhir ia di sekolah itu baru ia berani berkata jujur dan dia meminta fa menunggu nya tidak dengan status pacaran"jawab syifa sambil memeluk erat tubuh Ken


"Kamu beneran kan ga ada rasa apapun sama dia selain sebagai teman?aku takut sayang,aku takut kamu pergi dari aku, please tatap aku dan jawab yang jujur"ucap Ken membuat syifa langsung mengurai pelukan nya dan menatap wajah Ken intens.


"Hubby dengan fa menyerahkan sesuatu yang paling berharga dalam diri fa untuk Hubby, apa itu belum cukup buat Hubby percaya seberapa besar rasa yang fa rasakan untuk Hubby?"jawab syifa sambil mengelus lembut wajah Ken.jawaban syifa sungguh membuat Ken tak mampu berkata apapun.


Tanpa menjawab Ken langsung narik pinggang Syifa membuat tubuh mereka menyatu dan Ken langsung ******* bibir ranum syifa dengan sangat lembut, membuat syifa langsung mengalungkan lengannya di leher Ken dan itu terjadi hingga beberapa menit.


"sorry.....i very very love you honey"ucap Ken lirih"sambil menyatukan kening mereka dan mengusap lembut bibir merah syifa


"Kamu tau sayang? seandainya mencintaimu adalah sebuah Dosa,maka itu adalah Dosa terindah ku dan bila mencintaimu adalah suatu kekhilafan aku ingin selalu mengulangi kekhilafan itu"ucap Ken sambil menangkup kedua pipi syifa.sedangkan syifa langsung kembali memeluk erat tubuh Ken.


Setelah merasa lebih baik mereka turun untuk makan siang bersama, sampai di meja makan ternyata kedua sahabat syifa sudah menunggu mereka sambil berbincang dengan para Art, saat melihat syifa dan Ken datang para Art langsung pergi meninggalkan meja makan, kecuali yang memang bertugas untuk masak dan menyiapkan keperluan di meja makan.


Setelah Ken dan syifa duduk dan mempersilahkan mereka makan mereka semua langsung memulai makan, dan setelah selesai mereka memutuskan untuk beristirahat,Ken dan syifa langsung menuju kamar mereka, setelah sampai di kamar mereka duduk sebentar sambil ngobrol dan akhirnya mereka tertidur dengan saling berpelukan


Tepat pukul lima sore syifa terbangun dan langsung menuju kamar mandi untuk mencuci wajah nya, syifa Langsung membangunkan Ken untuk Shalat Ashar, setelah bangun Ken langsung ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan berwudhu.. sedang syifa memutuskan untuk turun seraya mengecek persiapan untuk menyambut kepulangan keluarga suaminya


Tanpa syifa ketahui bahwa di lantai bawah kediaman mereka sedang kedatangan tamu yang sangat tidak di sangka, setalah perdebatan yang panjang dengan security dan menunjukkan bukti bukti bahwa mereka Benar-benar teman dari anak sang majikan barulah sang security membuka gerbang dan mengizinkan mereka masuk


Sang tamu langsung memarkirkan mobilnya di halaman rumah mewah itu dan menuju pintu utama lalu memberikan salam, karena selain malam pintu utama rumah tersebut selalu terbuka walaupun tidak seluruhnya, mereka sangat terkejut melihat rumah yang sangat mewah tersebut.


"Assalamualaikum..."ucap salam dari sang tamu,tak berselang lama muncullah seorang wanita paruh baya yang tak lain adalah Art rumah mewah tersebut.


"Maaf ada keperluan apa ya?"tanya sang Art pada tamu tersebut seraya meneliti penampilan orang di hadapan nya.


"Oh ia bibik Art di sini ya?"kami teman kampusnya Kenzo, Kenzo nya ada?"tanya sang tamu sedikit memaksakan senyum nya


"Y saya bik jah Art di rumah ini,Tuan muda ada,mari silahkan masuk nona"jawab bik Jah sopan seraya mempersilahkan sang tamu ke arah ruang tamu rumah mewah tersebut


"Ah ya bik, terima kasih"balas tamu tersebut sambil melangkah menuju ruang yang di tunjukkan oleh bik Jah.


"Silahkan duduk dulu non,tuan masih di atas mungkin masih istirahat, sebentar saya panggil kan,maaf dengan nona siapa ya"tanya bik Jah sopan


"Ah ia bik silahkan,bilang aja Stefany bik,Ken kenal kok, kami satu sekolah dan sekampus juga saat di New York dan disini juga.jelas Stefany,ya tamu tersebut adalah Stefany dan beberapa temannya.


"Oh baik non,mari saya tinggal sebentar"jawab bik Jah dan baru saja bik Jah membalikkan badannya hendak menuju tangga dengan secara bersamaan juga terdengar suara manja sang nona muda yang sibuk memanggilnya sambil menuju ke arah nya.


"Bik...bibik..bik Jah," ucap syifa manja sambil melangkah menuju ruang tamu karena tadi salah satu Art bilang bik Jah di ruang tamu.


Sontak suara manja syifa menarik perhatian semua yang ada di ruang tamu, mereka semua memalingkan wajahnya melihat ke arah suara tapi karena terhalang dengan pilar pilar besar rumah tersebut membuat mereka ga dapat melihat wajah syifa.


" Ia non,bibik di ruang tamu,ucap bik Jah


"Bik semua yang fa bilang tadi udah di siapin belum bik? mama sekitar sejam lagi dah mendarat deh kalau penerbangan nya ga delay"tanya syifa sambil melangkah menuju sang Art,tanpa ia sadari ada beberapa pasang mata sedang shock melihat ke arah nya


"Udah semua non, tinggal proses masak nya aja,kalau kecepatan takut dingin non, Jawab bik Jah

__ADS_1


" Oh ya udah deh, kalau gitu fa balik ke kamar mau mandi dulu ya bik, setelah itu baru kita masak bareng" jawab syifa sambil membalikkan badannya hendak menuju tangga,tapi langkah terhenti saat suara bik Jah kembali memanggil nya


"Eh non hampir aja bibik lupa, padahal bibik mau manggil Aden,ada teman tamu perempuan mau ketemu Aden katanya temen kampus.icap bik Jah sedikit hati hati takut syifa marah karena tamu tersebut seorang wanita


"Siapa bik,kok ga bilang dari tadi,trus sekarang dimana tamunya? tanya syifa lembut sambil tersenyum


" Itu non ada di ruang tamu, siapa ya tadi namanya? lupa bibik non"jawab bik Jah kik kuk, sambil berjalan menuju ruang tamu lagi


Walau tanpa hijab syifa tetap melangkah menuju ruang tamu, untuk mengetahui siapa tamu suaminya,tapi betapa tidak di sangka jika yang datang adalah wanita yang sangat tergila-gila pada suami nya,tapi ia masih bisa bersikap santai dan ramah.


"Loh kak Stefany ternya..maaf kak ada yang bisa di bantu?" tanya nya sopan dengan tersenyum ramah,tapi tidak dengan beberapa tamu wanita tersebut, mereka sangat terkejut dengan kedatangan wanita cantik tersebut di hadapan mereka


"Nasyifa....ucap Stefany sedikit gugup,tapi ia bisa langsung menyembunyikan keterkejutan nya dan kembali berbicara dengan memaksa senyum nya


" Kami mau ketemu sama Kenzo,beberkan Kenzo tinggal di sini? tanyanya sedikit tampak tak percaya,dan dijawab anggukan kepala oleh Syifa dengan tersenyum manis seraya berkata


"Oh mau ketemu kak Ken ya?ada kok dikamar, sebentar ya fa panggilkan,tadi lagi mandi,kakak santai aja dulu ya.." ucap syifa seraya menatap bik jah dan berkata


"Bik tolong buat kan minum ya,bibik tanya dulu mau dibuatin minum apa dan jangan lupa cemilan nya ya bik, takutnya kak Ken sedikit lama,tadi baru bangun dan belum Shalat Ashar" jelas syifa pada bik jah di depan Stefany


" kak Stefany santai aja dulu y, sorry mungkin kak Kenzo agak sedikit lama karena baru bangun tidur, Ucap syifa dan di angguki kepala oleh Stefany


"Ah ya bik, putri sama Maya dimana?" tanya syifa lagi


" Tadi ada di gazebo belakang non" jawab bik Jah


" Nanti kalau minum nya udah selesai bibik suruh antar sama mereka aja ya bik,biar sekalian mereka yang temenin kak Stefany, karena fa juga mau mandi dulu, kak Stefany ini sepupu nya putri loh bik"ucap syifa sambil menjelaskan dan langsung berjalan ke arah tangga menuju kamarnya


" Baik non" Jawab bik Jah sambil tersenyum dan melangkah menuju dapur, sementara Stefany dan teman-temannya masih setengah mematung melihat kenyataan di depan mata mereka, melihat penampilan syifa yang sangat berbeda dengan daster rumahan dan rambut di cepol asal,namun tetap sangat cantik dan seksi,dimana syifa yang terlihat sangat berkuasa di rumah megah tersebut


Saat sampai di kamar, syifa melihat Ken baru selesai melaksanakan kewajiban nya dan langsung berbalik saat mendengar suara handle pintu kamar nya, dan syifa langsung menghampiri untuk mencium punggung tangan Ken.membuat Ken sangat bahagia dan langsung memeluk syifa erat


"By...di bawah ada beberapa orang tamu mau ketemu Hubby, kata mereka sih ada keperluan" ucap syifa yang sengaja tidak menyebutkan siapa tamu ken.


"siapa? perempuan atau laki-laki?"tanya Ken pada syifa


" Gadis Hubby..." ucap syifa seraya tersenyum lembut


"Hah... maksudnya?" tanya Ken masih belum paham


"Tamu perempuan, katanya temen Hubby, udah deh dari pada penasaran temui dana, fa mau mandi dulu" jawab syifa sambil melangkah menuju kamar mandi


Ken yang masih sangat bingung pun langsung melangkah menuju pintu kamar nya dan keluar menuju ruang tamu lantai bawah, dia sangat penasaran dengan tamu yang di maksud oleh Syifa dan saat akan menuju ruang tamu dia berpapasan dengan Maya dan putri yang tampak membawa nampan berisi beberapa gelas minuman dan cemilan


"Kalian tau Siapa tamu yang mau menjumpai saya?" tanya Ken pada kedua nya


"belum ketemu juga si kak,tapi kata bik jah teman kampus kakak" jawab putri sementara Maya hanya menggeleng


"Oh ya sudah, itu minuman buat mereka? ya udah yuk sekalian,biar syifa ga salah paham" ajak Ken dan di angguki oleh keduanya.

__ADS_1


__ADS_2