Gadis Ku

Gadis Ku
Ekstra part 51


__ADS_3

Sedangkan di Bali Ken Sangat shock saat Dimas mengatakan syifa pingsan di kampus, rasanya seperti di sambar petir di siang bolong saat mendengar nya, dengan segera ia meminta pada Dimas untuk memerintah kan Dimas agar langsung menyiapkan jet pribadi milik nya


" Dimas cepat Lo suruh siapkan penerbangan gue sekarang juga, kalau ga bisa pecat mereka semua..." perintah Ken sambil mengambil ponsel nya langsung menelfon kedua orang tuanya


📱.Ken _ Assalamualaikum ma... Syifa pingsan di kampus dan sekarang baru di bawa ke RS xxxx


📱 mama_ Waalaikum salam... Astaghfirullah nak...kamu ga lg becanda kan sayang...? ok mama akan hub papa dan Mama akan pulang sekarang,Oma biar di temani duo suster" ucap sang Mama dengan suara terisak


" Dim Lo awasi di sini...gue berangkat sekarang,mama papa juga pulang sekarang.." ucap nya sambil melangkah keluar gedung tapi langkah nya terhenti saat suara Dimas memanggil


" Ken...tunggu...gue pulang bareng Lo,Ray sama stiff Udah gue kasih tau dan mereka bisa handle ini, besok gue balik lagi ke sini..Lo ga bisa sendiri..." ucap Dimas,Ken tidak menjawab dia langsung melangkah menuju mobil yang akan mengantarkan mereka ke bandara


Mereka sampai di bandara setelah 30 menit perjalanan,Ken dan Ray langsung memasuki jalur khusus pesawat pribadi, setelah di pesawat Ken mengambil handphone nya ingin mematikan, namun matanya melihat ada beberapa pesan WhatsApp dari syifa di beberapa menit sebelum ia mendapatkan kabar pingsan nya syifa


Ken langsung membuka pesan tersebut yang ternyata beberapa gambar yang membuat nya sangat terkejut dan membaca pesan singkat dari syifa, membuat Ken langsung meremas kuat ponsel nya dan menjambak rambutnya


"****...umpat Ken yang didengar oleh Dimas


" Kenapa bro...? " tanya dimas


" Ada yang kirim foto kita pas di club' semalam ke ponsel syifa, gue yakin karena itu dia kecewa banget sama gue..." balas Ken dengan wajah merah nya


" Brengsek..., siapa berani berani cari masalah, syifa pasti salah paham..." jawab Dimas geram


" suruh orang periksa CCTV tadi malam, copy ke flashdisk biar gue bisa jelasin ke syifa kalau gue ga macem macem.." perintah Ken pada Dimas


Tanpa menjawab Dimas langsung menelfon seseorang dan menyampaikan semua perintah Ken pada orang tersebut, setelah ia setuju ia langsung mematikan sambungan nya.


" Lo tenangkan diri Lo biar bisa Lo tenangkan syifa nanti dan jelaskan yang sebenarnya sebab kita ke tempat itu, gue akan coba bantu untuk jelasin ke syifa,Lo tenang.sekarang syifa butuh Lo... semoga baby kalian baik baik aja..." ucap ken menyemangati


setelah satu jam mereka sampai di bandara internasional Soekarno Hatta dan mereka langsung menuju mobil yang sudah menunggu mereka dan langsung menuju RS

__ADS_1


Sementara di RS tepat nya di ruang UGD,para dokter sibuk menangani syifa dan yang membuat mereka bingung syifa mengeluarkan darah dari daerah kewanitaan nya dan setelah di cek mereka baru tau kalau syifa sedang hamil dan juga di benarkan oleh dokter Hadi yang tidak lain adalah dokter pribadi keluarga Azhar


kedua sahabat syifa masih menunggu diluar, Maya yang terus menangis dalam pelukan putri, sementara Bagas dan teman nya duduk di bangku depan UGD, dan sang rektor bersama Asisten nya juga masih terduduk di bangku luar UGD


Tak lama terdengar keriuhan di luar, histeris nya para wanita membuat mereka yang berada di depan UGD langsung mengalihkan pandangan nya ke arah keriuhan tersebut, saat mereka lihat ternyata anak dari pemilik RS tersebut yang datang dengan setengah berlari menuju ruang unit gawat darurat, dengan style Ken yang masih lengkap dengan jas nya membuat ia terlihat sangat berwibawa



Ken langsung menghampiri putri dan Maya,sang rektor yang tidak terlalu mengenal wajah dari putra keluarga Azhar menjadi kaku di tempat nya, ternyata masih sangat muda dan sangat tampan, sedang kan Bagas dan teman nya merasa sangat penasaran siapa pria yang mereka juga akui memiliki wajah tampan itu.


"Put...dimana syifa...?" tanya Ken membuat putri dan Maya langsung sadar dari lamunannya


" kak kenzo sama kak Dimas bukan nya lagi di Bali...?" tanya mereka bingung membuat Ken sangat geram


" Kami langsung pulang dengan pesawat pribadi Ken..." jawab Dimas karena Ken sudah terlihat sangat gugup


" Syifa sedang di tangani di dalam.."jawab putri, namun belum sempat Ken dan Dimas bertanya lagi pintu UGD sudah terbuka menampilkan seorang dokter


" Saya suami nya dok... bagaimana keadaan istri saya...?" tanya Ken jelas, membuat semua yang ada di tempat tersebut langsung melongo kecuali putri, Maya dan Dimas.


" Oh anda suami nya... istri anda baik baik saja..tapi....." Belum selesai dokter berkata


" Tapi apa dok...? katakan jangan bertele-tele.. dokter tau dia siapa..? atau saya akan pecat Anda..." ucap ken dengan menarik kerah baju sang dokter, dengan segera Dimas memegang Ken


" Udah Ken.. sabar.. dengar kan dulu apa yang akan dokter ini sampai kan.." ucap Dimas menenangkan Ken


" Gue Muhammad Kenzo Azhar ga suka liat orang yang ngomong nya setengah setengah" jawab Ken seraya menyebutkan nama lengkap nya membuat semua yang mendengar nya langsung melotot sempurna termasuk Bagas dan teman nya, juga sang rektor, mereka baru tau ternyata Nasyifa gadis super cantik itu adalah istri dari pewaris tunggal kerajaan bisnis keluarga Azhar.


" Tapi maaf tuan muda..bayi dalam kandungan nona Nasyifa tidak bisa kami selamatkan.. pertama karena usia nona muda masih sangat muda untuk mengandung, kedua seperti nya Nona sedikit stress dan ketiga karena tadi nona terjatuh dengan posisi terduduk sehingga membuat janin sangat terkejut.maaf kan kami tuan kami sudah berusaha melakukan yang terbaik..." ucap sang dokter dengan wajah yang terlihat sangat pucat


Sedangkan Ken langsung terduduk lemas di kursi depan ruangan tersebut sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya

__ADS_1


" Mas...baby gue, setahun udah pernikahan kami,lima bulan kami nunggu dia,tapi cuma 6 Minggu mas dia ada di rahim istri gue, belum juga terlihat.. gue gagal jaga mereka, andai gue ga ke Bali dan ninggalin syifa sendiri.. semua ini pasti gara gara foto foto brengsek itu...Lo cari siapa di balik semua itu mas..." ucap Ken dingin dan sangat jelas terdengar oleh semua yang ada di tempat itu


" Lo tenangkan diri Lo, syifa butuh Lo sekarang, gue akan bereskan semua nya, besok pagi setelah mama papa nyampe gue langsung balik ke Bali, tolong Lo jangan kasih tau mama dulu tentang keadaan syifa, gue takut mama down di pesawat.." ucap Dimas dan di angguki oleh Ken


" Maaf tuan pasien udah siuman dan akan di pindahkan ke ruangan pribadi keluarga Azhar.." ucap sang dokter dengan sangat hormat, Ken tidak menjawab, Dimas mengangguk


Tak berapa lama terlihat syifa yang masih terbaring lemah, dengan mata terpejam di atas ranjang rumah sakit yang tengah di dorong menuju kamar VVIP khusus keluarga Azhar, mereka semua langsung mengikuti dari belakang


Setelah menaiki lift khusus, mereka sampai di ruangan yang lebih mirip seperti kamar hotel tersebut, memberikan Putri, Maya dan teman Bagas melongo melihat ruangan tersebut


Setelah masuk dalam ruangan Ken dengan segera menggendong tubuh syifa dan memindahkan ke ranjang kamar tersebut, syifa sama sekali ga mau melihat wajah Ken dan Ken tau itu, setelah menidurkan nya Ken langsung menciumi seluruh wajah syifa tanpa perduli dengan semua orang yang ada di situ, membuat wajah syifa merah karena menahan Malu


" Sayang... dimana yang sakit...maaf aku tinggalin kamu sendiri..." ucap Ken sambil mengelus lembut kepala syifa yang terbungkus hijab nya, syifa diam dan memalingkan wajahnya ke arah jendela


" Sayang...kamu marah...? please kamu salah faham...aku bisa jelasin semuanya...aku bukan bersenang senang ke tempat itu dan aku gak nyentuh apapun yang ada di tempat itu..Aku..." Belum selesai Ken bicara syifa sudah menatap lekat wajah Ken dengan air mata yang sudah membasahi pipinya


" Hubby stop...fa ga mau dengar alasan apapun,fa lebih percaya dengan bukti yang fa lihat..." Jawab syifa membuat Ken menggeleng


" Sayang... udah jangan nangis...ga semua yang kamu lihat itu benar sayang...aku a..." lagi lagi ucapan Ken terpotong


" Stop.... Muhammad Kenzo Azhar..fa benci kakak...kakak tinggalin fa sekarang..fa ga mau lihat muka kakak...pergi kak......" ucap syifa histeris membuat Dimas langsung menarik Ken keluar ruangan tersebut


Kini hanya tinggal kedua sahabat nya,Bagas dan teman nya, syifa masih menangis sesenggukan membuat putri dan Maya langsung mendekat dan menenangkan nya


" Fafa kenapa kasar gitu sama kak Kenzo...? ga boleh gitu...kak Kenzo dari Bali loh langsung pulang dalam waktu kurang dari dua jam dia nyampe sini..kak kenzo juga pasti lelah baru aja melakukan pembukaan fashion show internasional nya,dan baru kemaren kan dia kembali nya...." nasehat putri dan Maya


" Tapi dia..dia di sana pergi ke club' put..fa udah bilang fa ga suka tempat maksiat itu..


itu tempat nya dosa Maya...tapi tadi malam mereka ke tempat itu bareng kru dan model brand AZ grup" jawab syifa memberikan Maya dan putri tersenyum, sedang kan Bagas dan teman nya menjadi pendengar Budiman


" Fafa cantik... dengerin ya.. walaupun saat di New York kak Kenzo itu sering ke club' bareng temen temen nya tapi dia ga pernah nyentuh minuman berkalori Fafa,kalian itu bareng dari kecil...dan sekarang kalian di nikahkan karena kalian itu ga bisa pisah satu sama lain...,masa cuma karena ada yang kirim foto gitu aja kamu udah marah banget, lagian tadi suami tampan kamu itu udah bilang akan cari buktinya dan tunjukkin ke kamu" ucap putri menasehati

__ADS_1


Sementara Bagas dan teman nya merasa sangat terkejut saat tau syifa dan Ken bersama sejak kecil sampai menikah, dan mereka juga penasaran dengan ucapan Ken mengatakan mereka menikah sudah setahun, berati saat syifa masih berstatus pelajar,Bagas sangat patah hati rasanya dunia nya seperti Benar benar terhenti saat mendengar Ken mengatakan bahwa ia adalah suami dari Nasyifa


__ADS_2