Gadis Ku

Gadis Ku
Melamun


__ADS_3

Setelah pulang dari mall,maira langsung merebahkan dirinya di ranjang.Ia menatap langit² kamarnya.


"Hah lelah sekali,hari ini walaupun tidak kuliah aku merasa sangat lelah"ucapnya lesu


Tiba tiba ponsel maira berbunyi menandakan ada panggilan masuk.Panggilan itu dari sahabatnya yang bernama Firli Ananda.


Maira:"Assalamuallaikum,halo ada apa fir?"


Firli:"Waalaikumsallam,kamu lupa?kamu berhutang penjelasan kepada ku!Bagaimana seorang Maira Anindiya Queen di kampus venus bisa terlambat ke kampus,?"


Maira:"Hm baiklah aku kan menceritakanya besok,sekarang aku sangat lelah,kamu mengerti kan fir?"


Firila:"(mengela napas),baiklah selamat beristirahat assalamuallikum"(menutup telepon)


Maira:"Waalaikumsalam"


Denpasar 06.00.


Pagi yang cerah menyelimuti Pulau Bali.Hari ini hari rabu bertepatan dengan Devano kakak maira pulang dari singapore.Hari ini maira berangkat ke kampus lebih awal karena masuk pagi yaitu jam 08.00,ia tak mau terlambat lagi seperti kemarin.


Selesai Bersiap maira turun ke lantai 1 dan berjalan ke arah meja makan untuk sarapan.Seperti Biasa maira menyapa para pelayan dan orang tuanya


"Morning ma,pa!"(mencium pipi kedua orang tuanya)


"Morning sayang"Balas mereka


Lalu maira berjalan ke arah dapur,ia mendapati satu pelayan yaitu Bi Ira sedang membuatkan susu untuknya.


Maira pun berencana untuk mengusili bi ira ia mulai mengendap² dan mengaget kan bi ira.


"DORRR"


"Alamak!"seru bi ira


Maira yang melihat bi ira berteriak seperti itu pun langsung tertawa renyah,ia fikir bi ira sangat lucu sekali.


"Non kebiasaan bibi hampir jantungan dibuatnya"mengelus dadanya


"Pffthh hahaha bi siti lihatlah bi ira dia sangat terkejut!"Ucapnya dengan menahan tawanya.Bi siti yang melihat adegan itu hanya tersenyun dan menggelengkan kepalanya.


Bi Siti juga termasuk pelayan di rumah maira .


Maira yang dikenal orang berkecukupan itu pun tidak memandang rendah siapapun!pelayan?tukang kebun?sopir pribadi ayahanya?,ia dekat dengan semuanya.Bahkan jika salah satu dari mereka libur maira lah yang menggantikan nya.


Maira kembali ke meja makan dan sarapan bersama dengan orangtuanya.


"Mai kamu tadi mengusili bi ira lagi ya?"tanya raka ke maira,"Hehe iya pa,habisnya mereka sangat lucu"menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

__ADS_1


Setelah selesai sarapan maira langsung pamit kepada orangtuanya untuk berangkat ke kampus.


"Ma,pa maira berangkat ke kampus dulu,nanti kalau kak devano sudah sampai hubungi maira ya?"Ucapnya sembari mencium tangan kedua orang tuanya


"Hmm berhati-hatilah !Ah iya nanti jika sudah selesai pembelajaran di kampus kamu harus langsung pulang, karena mama akan mengajak mu ke mall untuk membeli beberapa barang"ucap adinda,maira pun menganngguk setuju "Baiklah assalamuallikum"melambaikan tanganya


"Ya waallaikumsallam!"jawab kedua orang tuanya.


"Sayang apa menurutmu maira akan menerima perjodohan ini?"tanya adinda yang sedang bermanja dengan suaminya yaitu raka."Selama ini kita menuruti keinginan putri kecil kita,mungkin dengan seperti ini maira akan menerima perjodohan itu,lagi pun Delia adalah sahabat kamu kita sudah merencanakan ini dengan delia saat maira keluar dari perutkamu"mengelus perut adinda.Adinda pun mengangguk dan tersenyum ia berfikir ini akan berjalan lancar seperti ekspetasinya


•CAMPUS VENUS•


Maira datang tepat waktu ke kampus,ia berfikir ia akan terlambat seperti kemarin karena jalanan macet yang di sebabkan salah satu kendaraan tercebur ke dalam waduk.Namun dengan pintar ia melewati jalan tikus dengan mobilnya hingga saat ini ia tak terlambat lagi.


Maira melihat firli yang sedang termenung di taman kampus,ia sedang membawa buku novel kesukaannya namun pandanganya lurus ia seperti sedang memikirkan sesuatu.Maira pun menghampiri firli dan duduk di sebelahnya.


"Assalamuallaikum fir,Kamu sedang apa disini sendirian?"Mendengar ucapan itu lamunan firila memudar.ia sempat terkejut akan kedatangan maira tiba-tiba.


"Waalaikumsallam maira!Aku sedang membaca novel."ucapnya


Maira pun terkekeh,firli yang mengetahui maira tertawa ia langsung melontarkan pertanyaan."Kenapa tertawa?"ucapnya bingung."Baru kali ini aku melihat orang membaca dengan buku terbalik"Firila melihat bukunya yang terbalik langsung memasukan kedalam tas."Astagfirullah aku malu sekali mai,kenapa kamu tidak bilang dari tadi?"menutup muka dengan tangannya.maira hanya tersenyum.


"Kamu kenapa?tidak biasanya seperti ini?"ucap maira mengalihkan pembicaraan


"A-aku ti-tidak,iya tidak...m-maksudku aku baik baik saja"jawabnya dengan gagap.


"apa aku harus memberitahu maira yang sebenarnya?tapi aku tak mau dia terbebani olehku"batin firli"


"Kenapa kamu terlambat kemarin?"mengakihkan pembicaraan,Maira pun menghela nafasnya dan berkata,"Aku akan menceritakannya,setelah kamu bercerita apa masalahmu!"ucap maira dengan tegas.Firli tau jika maira sudah berbicara tegas ia sudah tak bisa mengelak.


"Sebenarnya ibu dan ayahku pergi keluar negri,lalu aku tinggal sendiri di rumah.Aku takut jika menghuni rumah besar itu sendirian"ucapnya dengan pandangan kosong.


"Kenapa harus takut?"ucap maira"Tentu saja aku takut bagaimana kalau ada perampok di malam hari,satpam dan pelayan rumah sudah di bawa bersama mereka"menghela nafas


"Kamu tau sendiri kan?Aku memiliki phobia sunyi?,ibu dan ayahku pergi selama satu tahun disana,aku tak bisa ikut karena aku memikirkan mu dan kuliah ku"ucap firli."Jika kamu bertanya kenapa memikirkanmu alasanya adalah aku tak mau bersahabat selain dirimu"menoleh ke arah maira dengan senyuman yang sangat manis.Lalu mereka berpelukan.


"Kamu tinggal bersamaku saja,akan ku pastikan kamu hidup berkecukupan seperti biasanya?"ucap maira dengan menteskan air mata.


"Mai bagaimana mama adinda dan papa raka jika mereka tidak mengizinkan ku tinggal bersama mu?"menatap maira dengan tatapan sendu


"tidak mungkin mereka tidak mengizinkanmu,secara mereka menganggap mu sebagai anak mereka sendiri ,kumohon jangan menolak!"


"Baiklah terimakasih"kembali berpelukan


Setelah mereka berbincang-bincang mereka memutuskan untuk pergi ke kelas.Saat ingin masuk tiba tiba Vino menabrak maira hingga ingin jatuh,namun dengan sigap farrel yang menarik maira hingga jatuh kepelukanya.


"Farrel!"Mereka saling memandang dengan waktu cukup lama,hingga firli memecahkan pandangan mereka.sehingga mereka berdua menjaga jarak.

__ADS_1


"Lo ! Ck..lo punya mata ngga?"bentak firli ke vino,namun vino tak menggubris firli melainkan ia meminta maaf ke maira.


"Maaf mai tadi buru-buru ditinggal farrel"ucapnya


"tak apa vino lain kali berhati-hatilah"nasihatnya.


"farrel makasih ya,untung ada farrel kalau ngga tadi maira udah jatuh!"Tersenyum manis namun beda dengan farrel ia hanya berdehem dengan muka datarnya.


"Farrel soal sema-"belum sempat melanjutkan kalimatnya,farrel langsung pergi dengan menarik vino .


FARREL POV


"Fa lo apa-apaan sih narik² gue sembarangan!"Kesal vino


"Lamban!"ucap farrel yang terkesan dingin


"Fa,kata lain ngga ada emang buat gua?lamban mulu! kan bosan"gerutu vino


"Hah terserah lo aja" masih menarik tangan vino


•Taman Campus•


"Lo kenapa mukanya di tekuk gitu,"tanya vino yang sedari tadi bersebelahan dengan farrel


"Nggak."Jawab farrel singkat.


"Mulai lagi dah jawabnya cuma satu kata doang"Omel vino ke farrel


Saat mereka duduk ditaman dengan vino yang sedang asyik dengan ponselnya dan farrel yang tengah sibuk memandang lurus dengan pandangan kosong,Tiba tiba seorang gadis menghampiri mereka.


"Heh fa ! "seru gadis itu


Fareel yang sedari tadi hanya melamun sekarang menatap gadis itu dengan raut wajah yang sulit diartikan.


"Hmm"jawab farrel


"Gue tau semuanya,lagi pun lo kan ngga ada pacar,apa salahnya nerima permintaan mami sama papi"ujar gadis itu to the point


"Gue lagi ga mau bahas itu Nayla ! "seru farrel


Nayla Marlenda adalah sahabat farrel sejak mereka duduk di bangku SD sampai sekarang.Gadis periang ini sama halnya dengan maira mereka memiliki kepribadian sama namun tidak dengan farrel ia malah bertolak belakang.


Vino sedari tadi memainkan ponselnya dengan handset di telinganya membuat ia tak mendengar apapun percakapan Nayla dengan farrel.


"Nanti malam lo mau ketemu keluarga mereka kan ?gue tau dari kak bima tadi. " nayla


"Hmm"farrel

__ADS_1


"Udah terima aja,mami sama papi lo juga selalu nurutin lo kalau lo mau sesuatu,jadi sekarang lo yang harus nurutin permintaan mereka"nayla


Selamat membaca jangan lupa vote sebanyak²nya,like,dan komen.


__ADS_2