Gadis Ku

Gadis Ku
Part 64


__ADS_3

Hari - hari terus berlalu dan tanpa terasa usia baby Kai sudah memasuki bulan ke lima,bayi tampan tersebut semakin terlihat lincah dan sangat menggemaskan,ia sudah mulai berlatih merangkak dan duduk, membuat syifa sedikit kewalahan menghadapi sang buah hati yang terkadang sangat Aktif tersebut,Ken sudah beberapa kali menawarkan baby sitter untuk membantu wanita cantik tersebut merawat sang buah hati mereka


Tapi syifa selalu menolaknya,ia mengatakan masih sanggup mengasuh buah hatinya dan ingin melakukan nya sendiri tanpa bantuan orang lain, terkecuali sang Mama mertua yang sering mengambil alih tugasnya saat syifa sedang melakukan home schooling nya,Ken tidak berani membantah keputusan yang diambil oleh sang istri dan sang Mama yang juga setuju dengan keputusan Syifa


Hari ini adalah hari pertama Ken meminta agar syifa mengantarkan makan siang untuk nya, sejak kehamilan syifa memasuki usia tujuh bulan Ken melarangnya untuk keluar rumah, keselamatan sang istri sangat ia utamakan, dan hari ini ia merasa sangat ingin wanita cantik itu mengunjunginya di kantor seperti beberapa bulan yang lalu,Ken memerintahkan sang supir dan beberapa bodyguard untuk mengantar dan mengawasi syifa saat akan menuju kantor


Syifa sudah selesai dengan beberapa menu favorit sang suami dan sudah mengisinya dalam kotak bekal, selanjutnya ia mempersiapkan dirinya agar tampil sempurna dan tidak akan mempermalukan sang suami, syifa juga sudah menyiapkan sang buah hati dengan penampilan yang sangat sempurna,ini pertama kalinya baby Kai keluar dari pekarangan rumah mewah tersebut, setelah mereka kembali dari Rumah Sakit


Sang Mama sangat bahagia melihat sang cucu tampan nya terlihat sangat sempurna,ia juga membantu syifa menyiapkan beberapa keperluan sang cucu tercinta nya, syifa tampil dengan dress sederhana, tubuh nya yang terlihat sedikit berisi karena ia masih memberikan Asi eksklusif pada sang buah hati, membuat syifa sedikit kesusahan dalam memilih busana yang pas di tubuh nya,ia tidak mungkin memakai pakaian yang menonjolkan bentuk tubuh nya, karena itu akan memicu perdebatan antara dirinya dan Ken



Syifa menuruni tangga sambil menenteng sebuah paper bag kecil yang berisi beberapa kebutuhan sang buah hati nya, sementara sang putra sudah lebih dulu berada di depan rumah bersama sang Oma dan nenek buyut nya,bik Ijah juga sudah membawa semua bekal yang syifa siapkan tadi dalam sebuah paper bag dan sudah diserahkan kepada sang supir


Syifa dan baby Kai langsung menuju kantor megah yang kini menjadi tanggung jawab Ken atas ribuan karyawan yang bergantung hidup pada perusahaan tersebut,Ken ga tau kalau syifa datang bersama sang buah hati mereka, karena syifa tidak mengatakan akan membawa baby Kai,ia ingin memberikan kejutan untuk sang suami dengan membawa buah hati mereka, sampai- sampai ia meminta pada sang Mama agar tidak memberitahu kan pada Ken


Perjalanan sekitar 30 menit membawa syifa tiba di kantor megah tersebut,sang supir menghentikan mobil tersebut tepat di depan lobby utama dan menyerahkan kunci pada security agar memindahkan mobil tersebut Ke parkir khusus, sedangkan sang supir langsung membantu syifa membawakan beberapa paper bag yang berisikan makan siang Ken dan kebutuhan baby Kai


Syifa memasuki kantor megah tersebut sambil tersenyum dan menggendong baby Kai yang terlihat sangat tenang dengan mata yang terus melihat kemana- mana, mungkin karena ini pertama kalinya ia melihat keramaian dan lingkungan yang sangat terlihat berbeda, syifa menyapa para karyawan yang berpapasan dengan nya seperti biasanya saat ia datang ke kantor megah tersebut


Semua orang yang melihat kehadiran syifa dengan sang buah hati merasa sangat kagum dan tercengang, betapa wanita cantik tersebut tidak sedikit pun terlihat berubah selain postur tubuhnya yang terlihat sedikit berisi dan betapa tampannya bayi yang kini berada dalam gendongan nya tersebut, yang mereka tau itu adalah putra dari wanita cantik tersebut dan sang Bos muda mereka, dalam hati mereka semua memuji Betapa sempurna nya pasangan muda tersebut, sampai- sampai mereka dititipkan buah hati yang benar-benar perpaduan keduanya


Syifa terus melangkah menuju lift dan menekan tombol menuju lantai paling atas diikuti oleh salah satu resepsionis yang dimintai tolong oleh sang supir untuk membawakan beberapa paper bag milik syifa, karena sangat tidak enak jika ia harus satu lift dengan istri sang majikan, sehingga ia berinisiatif meminta agar salah satu resepsionis bisa membantu syifa sampai ke ruangan sang Bos,dan syifa juga sangat setuju dengan keputusan sang supir


Saat di depan ruangan Ken ia langsung disambut hormat oleh sang sekretaris Ken dan langsung mengambil alih paper bag yang diserahkan oleh sang resepsionis tersebut pada nya,ia sangat senang melihat syifa yang terlihat semakin cantik dan seksi di matanya dan melihat betapa tampannya putra sang Bos muda nya tersebut,ia langsung mengetuk pintu ruangan Ken


Tok..tok..tok


" Masuk" jawaban terdengar dari dalam, membuat sang sekretaris langsung membuka pintu ruangan tersebut dan mempersilahkan syifa masuk lebih dulu dengan tersenyum sopan, membuat syifa Langsung mengangguk paham dan mengucapkan terima kasih atas kesopanan sang sekretaris Ken tersebut

__ADS_1


" Sibuk banget ya..? sampai- sampai kami datang ga di sambut,malah di cuekin gini" gerutu syifa sambil melangkah menuju meja kerja Ken dan langsung meletakkan baby Kai di atas pangkuan Ken, membuat Ken sangat terkejut dan langsung meletakkan penanya, sedangkan sang sekretaris sudah langsung keluar setelah meletakkan paper bag yang ia bawa ke atas meja sofa ruangan tersebut


" Sayang...kamu bawa Kai..? kenapa ga bilang hem..? biar aku jemput di lobby..." ucap Ken sambil tersenyum mencium lembut pipi gembul sang buah hati dan menarik syifa dalam pelukannya


" Kan surprise by..." jawab syifa sambil tersenyum dan mengecup singkat kepala Ken sambil membalas pelukan pria tampan tersebut


" Dan kalian berhasil sayang buat aku kaget plus bahagia banget..." ucap Ken sambil mengecup singkat bibir syifa dan membawa kedua nya menuju sofa


Sementara itu di dalam kantor megah tersebut sangat heboh dengan gosip kedatangan istri cantik bos mereka yang juga membawa serta putra mereka yang sangat tampan tersebut, Dimas yang baru saja sampai di lobby merasa heran dengan apa yang ia dengar,ia baru saja selesai meninjau perkembangan salah satu mall milik keluarga Azhar yang terletak tidak terlalu jauh dari gedung kantor megah tersebut


Karena sangat penasaran ia pun langsung menuju ke ruangan sang Bos sekaligus adik nya tersebut,ia ga perduli kalau sang adik akan mengomelinya dan mengatakan ia sangat mengganggunya dan buah hati nya, yang ingin ia lihat adalah sang keponakan yang di kabarkan datang ke kantor tersebut,ia sangat merindukan keponakan tampan nya tersebut


Dimas langsung mengetuk pintu dan masuk setelah mendengar izin untuk masuk dari sang pemilik ruangan megah tersebut,Ken langsung mengernyitkan dahi saat melihat ternyata yang datang adalah sang Asisten pribadi sekaligus kakak nya tersebut, ia tau betul pasti sang kakak ingin mengganggu keasyikan nya bersama sang putra


Dan benar saja,Dimas langsung menuju kamar mandi dan mencuci tangan serta muka nya, setelah selesai ia langsung menuju Ken yang sedang bermain dengan baby Kai


" Jangan kencang- kencang Dimas" ucap Ken sambil melotot melihat kelakuan Dimas pada sang putra


" Namanya juga cowok,ga boleh lembut banget ntar jadi banci " jawab Dimas santai sambil terus mengganggu Kai, membuat bayi tampan tersebut ikut tertawa geli


" Lo tu yang banci, udah tua blom laku- laku" ledek Ken membuat syifa tersenyum melihat tingkah konyol kedua laki-laki tersebut


" Bukan ga laku, gue nunggu calon Dokter jadi Dokter dulu, kayak Lo laku aja, nikah di jodohin aja bangga" jawab Dimas membalas ledekan Ken, membuat Ken langsung melotot sempurna


" Udah keluar dana Lo, ganggu aja.. sekalian bilang sama sekretaris gue, sekarang gue lagi ga terima tamu dan semua tamu di alihkan ke Lo" jawab Ken santai sambil kembali bermain dengan baby Kai, membuat Dimas langsung melebarkan matanya menatap horor pada sang adik yang berstatus sebagai Bos nya tersebut


Ken melirik Dimas sambil tersenyum jahil, membuat Dimas sangat geram sekaligus sebagai melihat sang adik angkat nya tersebut terlihat sangat bahagia dengan Rumah Tangga nya yang kini terlihat semakin lengkap dengan kehadiran putra tampan mereka tersebut, dalam hati Dimas selalu berdoa agar mereka selalu bahagia, bersama sampai maut yang memisahkan mereka


" Kak Dimas udah makan siang..? " tanya syifa lembut, membuyarkan lamunan Dimas

__ADS_1


" Belum, sengaja tadi ga makan dulu, takutnya ni curut belum makan, biar barengan aja, tapi ternyata kalian ada di sini,ya udah deh gue makan di kantin aja" jawab Dimas sambil tersenyum tulus


" ini fa bawain makan siang untuk kak Dimas" ucap syifa sambil menyerahkan satu kotak bekal


" Wow.. pasti enak banget ini, makasih ya adik aku sayang" ucap Dimas sambil tersenyum dan meraih paper bag tersebut dari tangan syifa


Dimas melangkah menuju pintu dan langsung keluar meninggalkan ruangan megah tersebut,ia memasuki ruangan nya dengan wajah yang terlihat sangat bahagia, membuat sang sekretaris mengernyit heran, melihat wajah Ken, dan ia kembali melanjutkan makan siang nya yang bawa dari rumah


Dimas langsung menuju meja kerja nya dan langsung membuka kotak bekal yang syifa berikan untuk nya,ia langsung melahap makanan tersebut yang memang sangat lezat,ia memang terbilang sangat faforit dengan masakan syifa, wanita cantik tersebut memang patut di acungi jempol menurut nya


Sedangkan Ken diruangan nya sedang Asyik makan dari suapan sang istri,ia memang meminta di suapi oleh Syifa, karena ia sedang sibuk bermain dengan sang buah hati nya, dan syifa sama sekali tidak menolak permintaan Ken, syifa menyuapi Ken dengan sangat telaten dan akhirnya mereka makan bersama dalam satu piring


Ken benar-benar tidak menerima tamu dan memutuskan untuk langsung pulang bersama syifa dan sang buah hati mereka,ia benar-benar mengalihkan semua tamunya pada Dimas, membuat pria tampan tersebut sangat geram dengan kelakuan Bos, sekaligus adik nya tersebut, sedangkan Ken dalam hati nya sangat bahagia dan bersorak gembira, melihat wajah Dimas yang terlihat sangat kesal


Ken menggendong baby Kai dan sebelah tangan nya merangkul mesra pinggang Syifa, membuat semua karyawan yang melihat hal tersebut merasa sangat iri dengan keromantisan pasangan muda tersebut, terlebih para karyawan wanita, dalam hati mereka berteriak histeris dan berkhayal mereka yang berada di posisi syifa


" wow bener - bener hot Daddy.. meleleh gue liat nya" ucap salah satu karyawan wanita dan seorang resepsionis yang melihat Ken menggendong baby Kai dan merangkul mesra pinggang Syifa


"Asli pasangan yang perfect and sweet banget,kayak pasangan yang lagi pacaran sambil bawa Adik" timpal salah satu resepsionis yang tadi mengantarkan syifa ke ruangan Ken, dan langsung di angguki setuju oleh beberapa rekan kerja nya yang lain


" Ternyata istri nya tuan Kenzo beneran cantik banget ya,serasa ngeliat artis luar negeri, gue kira cuma gosip doang" ucap salah satu resepsionis baru yang memang belum pernah melihat istri sang Bos yang kabarnya sudah menikah tersebut, awal nya ia belum bisa percaya, mengingat usia sang Bos yang terbilang masih sangat muda untuk menyandang status sebagai seorang suami


Tapi sekarang beneran nyata mereka melihat bahwa seorang Kenzo Azhar bukan hanya berstatus sebagai seorang suami, tapi juga sudah menyandang gelar sebagai seorang Ayah di usia nya yang memang terbilang masih muda, untuk kalangan pengusaha dan keluarga Sultan seperti keluarga Azhar tersebut, mereka penasaran apa yang membuat mereka menikah di usia yang terbilang masih sangat muda dan yang mereka tau itu sudah berjalan selama dua tahun, jadi sangat jauh kemungkinan kalau Pasangan muda tersebut termasuk dalam kategori Merryd by Ansidance


Ken dan syifa Langsung memasuki mobil yang sudah di siapkan oleh sang supir dan sudah menunggu mereka di depan lobby utama perusahaan tersebut, Ken memang terbilang sangat jarang menyetir sendiri saat ke kantor atau perjalanan yang berurusan dengan masalah pekerjaan, karena ia memang sering melakukan pekerjaan nya saat di mobil, kecuali ia pergi ke kampus atau berurusan dengan hal pribadi,maka ia akan menyetir sendiri


Ken berencana mengajak syifa ke sebuah tempat makan mewah dan menyediakan berbagai macam jenis makanan dalam dan luar negeri,ia ingin memberikan kejutan untuk sang istri yang baru hari ini keluar dari pekarangan kadiaman mewah mereka, walaupun wanita cantik tersebut tidak pernah mengeluh dengan semua itu, ia terlihat tetap bahagia dengan keputusan sang suami dan patuh pada perintah sang suami,itu yang membuat Ken semakin bertambah menyayangi wanita cantik tersebut


Kecantikan syifa yang memang sangat menonjol membuat Ken sangat posesif dan Bucin, sehingga sangat susah baginya untuk membiarkan wanita cantik tersebut sering berada di luar lingkungan kediaman mereka, sedangkan syifa ia tidak pernah protes dengan keputusan Ken tersebut,ia tau bahwa pria tampan yang sangat ia cintai tersebut memang sangat posesif sejak mereka kecil

__ADS_1


__ADS_2