Gadis Ku

Gadis Ku
Ekstra part 49


__ADS_3

Keesokan paginya dikediaman keluarga Azhar di hebohkan dengan teriakan Ken memanggil sang Mama karena syifa demam tinggi membuat Ken benar-benar sangat ketakutan


" Ma...mama.....mama mana bik?" tanya Ken pada bik Ijah tapi belum sempat bik Jah menjawab sang Mama sudah lebih dulu bersuara


" Ada apa sih sayang pagi pagi udah teriak teriak.." tanya sang Mama


" Ma syifa ma ... badan nya panas banget.." adu Ken membuat sang Mama langsung berlari menaiki tangga menuju kamar sang Putra.


" Telfon om Hadi Ken suruh kesini sekarang dan panggil kan papa.. perintah sang Mama sambil setengah berlari


" Om Hadi Udah ken telfon ma, mungkin lagi di jalan..ni Ken mau panggil papa, mama hati hati jangan lari lari gitu ma...? ucap Ken sambil mengingat kan


Sampai di kamar ternyata syifa sudah bangun dan sedang bersandar di kepala ranjang,sang Mama langsung memeluk nya erat seraya mengusap lembut wajah nya


" kamu kenapa kok tiba-tiba demam sayang,ini pasti gara gara pulang kemalaman" omel mama.


" kak ken ga salah kok ma .....fa yang bandel fa makan eskrim nya banyak banget...." ucap syifa sambil menunduk.


"Ya ampun sayang kamu kan tau kamu itu Alergi dingin dan air hujan, kenapa kamu makan eskrim banyak banget sayang...Ken juga emang ga inget apa kamu itu ga boleh konsumsi es terlalu banyak.." Omel sang Mama untuk putra nya


" kak ken udah bilang kok ma...mama jangan marahi kak kenzo ya... please..." mohon syifa membuat sang Mama terharu dan kembali teringat masa kecil mereka syifa selalu memohon sambil menangis bila Ken dimarahi atau di hukum oleh sang Mama


Sang Mama langsung memeluk erat syifa dengan deraian air mata sambil mengusap lembut kepala syifa seraya berkata


" Ia sayang mama ga akan marahin kak Kenzo kamu,tapi kamu juga harus jaga kesehatan sayang" ucap sang Mama lembut


Ken yang melihat itu dari pintu juga terbayang masa kecil mereka, betapa syifa sangat menyayangi nya, dengan perlahan Ken melangkah dan mendekati ranjang nya,Ken langsung menarik syifa dalam dekapan nya


" Maaf sayang aku lupa kalau kamu alergi dingin yang berlebihan..jadi nya kamu sakit kan..nih pakai hijab nya om Hadi bentar lagi nyampe...." ucap Ken sambil menyerahkan hijab instan milik syifa


Tak berselang lama sang Dokter muncul bersama sang papa, " siapa yang sakit Raf..?"

__ADS_1


tanya dokter pribadi sekaligus sahabat sang papa


" Nanti juga kamu tau ayok masuk Udah di tunggu tu.." jawab sang papa, mereka langsung masuk ke kamar Ken dan dokter Hadi sedikit terkejut saat melihat syifa yang berada di kamar Ken, tanpa banyak tanya ia langsung memeriksa dan memberikan resep obat pada Mama Mitha


" istri Ken kenapa Om..? tanya Ken gak sabar


" O jadi anak cantik ini istri kamu...? bukan nya dia gadis yang juga demam beberapa bulan lalu kan Mitha..? tanya sang dokter


" Ia om syifa istri Ken"


" Ia di dia syifa .. mereka udah nikah 8 bulan yang lalu" jawab Ken mama bersamaan


" Bukan nya dia masih sekolah ya waktu itu...? maaf ya aku ga bermaksud lain" ucap sang dokter


" Dia gadis teman masa kecil Ken di Aceh yang kami cerita kan dulu,kami memang menikah kan mereka saat syifa masih sekolah kelas 12, karena banyak sekali yang mendekati nya termasuk Ken, mereka ketemu di new York tapi saat itu mereka belum saling ingat satu sama lain, makanya dia nolak Ken" jelas sang Mama pada dokter Hadi membuat dokter Hadi langsung mengangguk


" Tapi sepertinya dia sedang mengandung dari denyut nadi nya usia kandungan nya baru sekitar dua Minggu.. untuk lebih pasti coba bawa ke dokter OBGIN" jelas Dokter Hadi membuat kedua orang tua Ken langsung menghentikan langkah mereka dan memandang lekat wajah sang dokter


" Alhamdulillah ya Allah" ucap kedua orang tua Ken membuat Ken yang berada di dalam kamar ikut mendengarkan ucapan syukur kedua orang tuanya membuat Ken berjalan melangkah menuju pintu


" Bentar ya sayang.." ucap nya pada syifa sambil mencium kepala syifa singkat


" Ada apa ma pa kok mukanya seneng banget gitu?" tanya Ken tepat di depan pintu kamar nya membuat ketiga orang tersebut langsung membalikkan badannya dan sang Mama langsung memeluk erat tubuh Ken


" Sayang kamu jaga baik-baik istri kamu ya.. jangan buat dia sedih..pa minta tolong mang Diman aja buat beli obat di apotek.." ucap sang Mama membuat Ken bingung


Papa Araaf mengantarkan sahabat nya sampai ke pintu utama sedang kan sang Mama kembali masuk ke kamar Ken,saat sudah berada di depan syifa ia langsung menciumi seluruh wajah syifa


" Sayang...mama sayang banget sama kamu.. tolong jaga diri kamu baik baik ya dan tolong jaga calon cucu mama...anak kalian.." ucap sang Mama dengan mata berkaca-kaca membuat Ken dan syifa kebingungan


" Maksud mama..."? tanya kedua nya berbarengan

__ADS_1


" kamu hamil sayang tapi masih sangat muda kata om Hadi baru sekitar dua Minggu.." ucap sang Mama membuat Ken menegang tak bisa berkata, sedang syifa sudah mengeluarkan air mata sambil melihat Ken dan tangan nya memegang perut rata nya


" Hubby maaf fa ga tau kalau ada dia di sini... kalau fa tau fa ga akan makan eskrim.." ucap syifa dengan air mata memenuhi pipi mulus nya


" Sayang terimakasih ya...aku bahagia banget...kamu ga salah sayang...dia baik baik aja kok.. anak Daddy baik baik aja.." ucap Ken sambil menghapus air mata syifa dan mencium perut rata syifa


Sang Mama yang melihat adegan live tersebut langsung berinisiatif untuk keluar dan memberikan waktu untuk pasangan muda itu.tanpa suara Mama Mitha langsung berjalan menuju pintu dan menarik lengan sang suami saat akan masuk ke kamar putra nya


" Yok pa kasih mereka waktu untuk menyambut kebahagiaan mereka...mama Baper liat nya.." ucap sang Mama berbisik di telinga sang suami membuat papa Araaf langsung mengangguk dan membalikkan badannya kembali melangkah keluar.


Sementara kedua pasangan muda tersebut sama sekali tidak menyadari kepergian kedua orang tua mereka.ken masih memeluk syifa sambil menciumi seluruh wajah syifa membuat syifa merasa geli dan tertawa


" Hubby udah...geli tau.." keluh Syifa


" Kalau di tempat lain gak geli kan..?" goda Ken membuat wajah syifa Langsung merona merah membuat Ken sangat gemas


" Sayang janji jaga dia buat kita ya... sayang nya Daddy baik baik ya di dalam... Daddy sayang kamu dan mommy" ucap Ken terus mengusap lembut dan mencium perut rata syifa membuat syifa tersenyum dan mengusap lembut kepala Ken.


" Ia Hubby aku akan coba jadi yang terbaik" jawab syifa dan di angguki kepala oleh Ken.


mereka benar benar merasa sangat bahagia pagi itu , yang awalnya heboh dengan nona muda nya sakit,tapi siapa sangka kegundahan mereka malah menjadi berita yang sangat membuat mereka bahagia, tanpa bisa mereka ucapkan dengan kata-kata


Kembali lagi Tuhan mengabulkan Doa yang selalu mereka panjatkan setiap setelah melaksanakan kewajiban mereka sebagai Umat Nya, harapan yang yang selalu Ken selipkan dalam setiap untaian untaian Doa nya, dalam setiap Sujud nya, dan hari ini Tuhan menunjukkan nya, membuat Ken benar-benar merasa Malu karena ia merasa belum bisa menjadi umat yang taat kepada Tuhannya.


Dibawah sang Mama langsung menuju dapur dan meminta kepada bik jah untuk membuat sarapan untuk syifa dan susu hangat, setelah selesai sang Mama langsung membawanya ke kamar Ken beserta dengan obat yang sudah sang supir bawa tadi bersamaan dengan susu ibu hamil.


Sampai di depan pintu kamar Ken,sang Mama langsung mengetuk pintu dan masuk setelah terdengar suara Ken yang mengatakan bahwa pintu tidak di kunci


"Sayang mama bawain sarapan ya buat kamu, dan ini susu coklat nya.." bujuk sang Mama mengingat syifa sedang demam pasti nafsu makannya akan berkurang.


" Ia ma terimakasih banyak ya ma... kenapa harus di antar ke atas ma.? fa kan bisa turun...bikin Mama capek aja.." protes syifa membuat sang Mama tersenyum, sedangkan Ken baru saja selesai dengan mandi nya

__ADS_1


" Udah ma biar Ken aja yang suapi, mama sarapan aja bareng papa, kasian papa sarapan sendiri dan jari ini ada rapat dengan klien dari negara xxxx " ucap Ken pada sang Mama


__ADS_2