Gadis Ku

Gadis Ku
Ekstra part 58


__ADS_3

Tanpa terasa sudah seminggu lebih kedua orang tua Ken berada di New York, dan tinggal beberapa hari lagi Ken, syifa dan seluruh kru yang andil dalam acara fashion show tersebut akan berangkat ke Seoul Korea Selatan, kandungan syifa yang sudah penuh 4 bulan dan mulai menginjak bulan ke lima dan sudah sedikit terlihat, sehingga membuat nya semakin terlihat cantik dan seksi dengan pipi chubby nya dan lekuk tubuhnya yang sedikit menonjol di bagian tertentu, membuat Ken semakin bertambah posesif dan itu tidak membuat syifa merasa stress karena ia memiliki cara tersendiri untuk menghadapi suami posesif nya itu


Seperti hari ini, setelah selesai menemani syifa konsultasi ke dokter OBGIN dan mendapatkan keputusan bahwa syifa aman untuk perjalanan mereka, dokter juga memberikan beberapa nasehat dan vitamin untuk syifa dan calon baby nya,Ken langsung membawa syifa ikut dengan nya menghadiri meeting bersama para model brand AZ grup dan semua kru yang akan berangkat ke Korsel


karena mereka meeting di cafe roof top hotel keluarga Azhar,Ken langsung menarik syifa menuju roof top, sesampainya mereka di tempat tersebut langsung menjadi pusat perhatian, bagaimana tidak rasa penasaran mereka selama ini tentang cerita sang tuan muda keluarga Azhar sudah menikah dan mereka belum pernah melihat siapa istri dari pewaris tunggal kerajaan bisnis tersebut, dan hari ini mereka nyata melihat sang pria tampan datang dengan menggandeng mesra seorang wanita cantik yang terlihat tengah berbadan dua


Mereka sempat melongo dan mematung beberapa detik saat melihat betapa cantiknya wanita yang sangat membuat mereka penasaran selama ini, Dimas,Ray dan stiff langsung tersenyum saat melihat Ken bersama syifa,ada rasa bahagia tersendiri melihat Ken yang terlihat sangat mencintai istrinya dan melihat wanita cantik yang sempat mereka sukai secara bersamaan itu dalam keadaan baik, apalagi saat melihat penampilan syifa yang Terlihat selalu mampu menjadi bintang



Penampilan syifa memang selalu sederhana dan sangat jarang terlihat glamor, tapi dibalik kesederhanaan penampilan nya tidak pernah bisa menutupi setiap barang branded yang memang sudah menjadi style nya sejak ia menjadi putri keluarga Azhar,Ken langsung menarik kursi yang tepat berada di samping kursi nya dan langsung menuntun syifa untuk duduk, tanpa membantah syifa Langsung duduk manis seraya tersenyum lembut pada semua yang hadir di tempat tersebut


" Maaf telah menunggu, tadi saya harus menemani istri saya konsultasi sebentar, karena beberapa hari lagi kita akan berangkat" ucap Ken sambil duduk dengan wajah dingin nya membuat syifa sedikit tersenyum melihat tingkah sang suami saat bersama orang lain dan mengingatkan nya saat mereka pertama kali bertemu di new York


" kamu mau pesan sesuatu yang...biar Dimas atau stiff yang akan pesan kan" tanya Ken lembut sambil mengelus lembut kepala syifa membuat yang lain melongo


" Es krim boleh By...?" jawab syifa pelan dengan sedikit senyum yang terlihat sangat menggemaskan


" No... sayang...kamu lupa kamu alergi dingin...? dan tadi apa yang Dokter katakan..? kalau kamu mau ikut kamu harus jaga kesehatan" jawab Ken sambil mengelus lembut kepala syifa


" tapi fa kan ga minta ikutan By..." jawab syifa jujur membuat para sahabat Ken langsung tertawa dan langsung mendapat pelototan dari Ken


" Stiff Lo pesenin buah potong sama jus mangga ya.." ucap Ken dan langsung di angguki oleh stiff


" kak Stiff...." panggil syifa membuat langkah stiff langsung terhenti dan berbalik menatap syifa.." jangan ada buah yang asem asem ya,fa ga suka,jus mangga nya jangan pakai gula susu aja.. thanks" ucap syifa" dan langsung di angguki oleh stiff seraya mengacungkan kedua jempol nya

__ADS_1


" Siap Angel " ucap stiff dan kembali melanjutkan langkahnya menuju meja pemesanan yang memang terletak di lantai tersebut


Interaksi mereka tidak luput dari pandangan semua orang yang ada di tempat tersebut, dalam hati mereka bertanya,seakrab itukah wanita cantik tersebut dengan para sahabat nya sang suami, sementara Ken hanya bisa melotot melihat kelakuan stiff pada syifa membuat syifa Langsung tersenyum sambil geleng-geleng dan mengusap lembut lengan Ken


Para model yang sangat mengidolakan dan bahkan mengimpikan bisa berdampingan dengan sang pria tampan tersebut walaupun sekedar menjadi kekasih sesaat nya,kini mereka benar benar merasa patah hati dan merasa minder saat melihat dengan jelas sosok wanita yang menjadi pemilik pria tampan tersebut, dan dapat mereka lihat dengan jelas seposesif apa Ken terhadap syifa


Mereka langsung memulai meeting mereka dengan suasana yang terbilang santai, karena ini memang hanya meeting untuk mengingatkan kembali tentang tanggung jawab masing-masing dan membahas tentang akomodasi keberangkatan dan tempat menginap mereka, karena Ken lebih memilih menyewa sebuah villa mewah untuk penginapan mereka, dibandingkan menyewa hotel, keluarga Azhar memang tidak memiliki hotel di negara tersebut,Ken juga sudah menyewa beberapa mobil untuk transfortasi mereka saat di sana.


Dan rencananya mereka akan berangkat menggunakan penerbangan milik keluarga Azhar, kecuali Ken, syifa dan para sahabatnya yang akan menggunakan jet pribadi Ken, mereka akan berangkat di hari yang sama dan akan berkumpul di bandara untuk menuju villa yang sudah Ken minta siapkan pada salah satu klien nya


Saat yang lain serius dengan meeting nya,tiba tiba terhenti akibat tingkah ajaib sang istri Bos mereka


" By ..." ucap syifa lembut sambil sedikit menarik lengan jas Ken, membuat Ken langsung melihat ke arah nya


" Handphone... punya fa ga seru..." ucap nya manja membuat Ken langsung tersenyum seraya merogoh saku celana nya dan mengeluarkan benda pipih persegi tersebut dan menyerahkan pada syifa membuat syifa Langsung tersenyum cantik


Mereka semua kembali di buat bengong melihat kesabaran Ken menghadapi wanita cantik yang kini berada di antara mereka, dapat mereka bayangkan bagaimana manjanya syifa pada Ken dan bagaimana Bucin nya seorang CEO muda tersebut pada sang istri, wanita yang memang mereka akui masih sangat muda dan memiliki fisik nyaris sempurna, satu yang mereka sangat penasaran dari keluarga manakah syifa..? karena sebelumnya mereka sama sekali tidak pernah tau atau melihat syifa


Sementara yang menjadi objek berhenti nya sejenak meeting tersebut malah sama sekali tidak menyadari nya,ia langsung asyik dengan game yang terdapat dalam ponsel Ken, melihat tingkah syifa Ken hanya menggeleng sambil tersenyum dengan tingkah istri cantik nya yang persis seperti anak anak, syifa benar benar tidak perduli dengan apa yang mereka bicarakan di depan nya,ia asyik dengan buah,jus dan ponsel Ken yang kini dalam genggamannya


Setelah hampir dua jam mereka baru mengakhiri meeting tersebut dan langsung di lanjutkan dengan makan siang bersama, dan lagi lagi pasangan muda itu menjadi pusat perhatian, masalah nya syifa yang meminta ikan bakar tapi ia tidak mau memegang ikan tersebut, alhasil Ken lah yang menyuapinya makan sampai selesai, membuat mereka berdua makan sepiring berdua


Dimas yang melihat itu hanya bisa menggeleng dan Ray tersenyum penuh makna, mereka masih teringat jelas bagaimana jutek nya syifa pada Ken saat mereka di new York, sehingga membuat Ray dan Dimas sama sama menunjukkan sikap jahil mereka


" Ray Lo inget gak sama cewek di new York yang nolak Ken pas gue tawarin Ken jadi suami nya...?" tanya dimas sambil melirik Ken, membuat yang lain langsung melihat ke arah Ray, kecuali Ken dan stiff yang sudah tau

__ADS_1


" inget dong... yang bilang gini ... ga usah deh kak sama anak Sultan,biar buat orang lain aja, saya biar sama yang ga terlalu Sultan, ntar malah viral lagi anak pengacara menikah dengan anak Sultan, bisa di kejar paparazi dong" jawab Ray sambil tertawa membuat syifa Langsung melotot ke arah kedua nya, sementara Ken sama sekali ga perduli seolah olah bukan dia yang mereka bahas


Sementara para peserta lain langsung komentar," wah hebat dong mas Dimas ada cewek yang bisa nolak tuan muda Kenzo, emang gimana sih wajah nya..?" tanya mereka membuat ketiga sahabat Ken langsung tertawa


" cantik pake banget...,kami aja sampai pernah naksir berjamaah ma tu cewek, tapi sayang dia udah di jodohin" jawab stiff santai membuat syifa Langsung tersedak, sedangkan Ken langsung melotot sempurna


" wah kami kira orang setampan tuan muda Kenzo ga pernah di tolak sama cewek" jawab beberapa model sambil melihat ekspresi wajah syifa


" hahahaha itu lah sekali selama setatus lajang nya tuan muda Kenzo di tolak sama cewek, walaupun akhirnya ceweknya kalah juga dan tetap harus menikah dengan anak Sultan, karena emang mereka itu udah di jodohin dari kecil" jawab Dimas membuat mereka menjadi pasangan


" maksudnya..?" tanya mereka kompak


" gimana Nasyifa rasanya nikah sama anak Sultan..? " tanya Ray membuat wajah syifa merah dan langsung tersenyum kikuk, membuat yang lain langsung paham syifa lah wanita yang para sahabat Ken maksud


" udah yang...ga usah pedulikan mereka, mereka itu emang ga bisa lihat orang tenang" ucap Ken sambil menarik syifa dalam dekapan nya


" kak Dimas apaan sih...? itukan udah dua tahun yang lalu, masih aja di inget terus" protes syifa membuat yang lain tertawa


" O ga mungkin kami bisa lupain setiap pertemuan kalian yang selalu ada sesi mendebarkan nya,dan bagi kami itu adalah suatu yang ajaib seorang Kenzo Azhar di tolak secara langsung oleh seorang wanita " jawab Ray membuat Ken langsung melempar nya dengan tempe goreng dan yang lain langsung tertawa


" jadi ini maksudnya yang pernah nolak itu yang sekarang jadi istri nya gitu...? " tanya mereka lagi dan di jawab anggukan kepala oleh ketiga Sahabat Ken, membuat mereka semua langsung melihat ke arah pasangan muda tersebut dengan wajah yang terlihat heran


Syifa hanya tersenyum cantik pada semua nya yang tengah menatap heran pada nya, sedangkan Ken yang juga sudah menyelesaikan makan nya terlihat tidak peduli dengan ulah para sahabat nya, syifa yang merasa kenyang langsung merasakan ngantuk yang luar biasa,Ken yang melihat itu langsung meminta untuk undur lebih dulu


Ken langsung menuntun syifa menuju lift yang akan mengantarkan mereka ke kamar pribadi milik Ken di hotel tersebut dan langsung menuju ke kamar untuk mengantarkan syifa yang terlihat sangat lelah, setelah syifa tertidur dengan nyaman baru lah Ken kembali menjumpai Dimas dan para sahabatnya di resto lantai dasar, mereka sekedar ngobrol sambil menunggu beberapa klien yang akan melakukan meeting dengan ken

__ADS_1


__ADS_2