Hati Yang Terluka

Hati Yang Terluka
Bab. 157. Aria Bertemu Baskoro


__ADS_3

Lama tidak terdengar kabar dari Baskoro, bertahun - tahun bagai lenyap di telan bumi. akhirnya lewat pencarian yang gigih maka Aria berhasil menemukan Baskoro lewat pertemuan yang tidak disengaja.


Kala itu Aria mendatangi kontraktor bangunan di suatu daerah yang agak jauh dari jalan utama.


Aria akan melihat lahan tanah yang akan di bangun perumahan di situ.


Tak lama ia bertemu kontraktor itu lalu mereka berkeliling melihat area tanah yang ada.


Saat Aria sedang fokus melihat dan memandang sekeliling, matanya tertuju pada seseorang yang sedang berbincang dengan para tukang yang ada.


Hatinya berkata itu Baskoro, orang yang selama ini ia cari.


Lalu dengan bergegas ia mendatangi mereka, setelah semakin dekat, ia makin yakin itu Baskoro, lalu di tepuknya pundak Baskoro, lalu ia berkata," Bas.. kemana saja kamu Bas? Kok menghilang tanpa kabar?" sapanya pelan namun tegas.


Baskoro yang mendengar dan merasa ada yang menyentuhnya kaget, lalu menoleh. Ketika ia tahu siapa yang menepuknya iapum kaget lalu berusaha menghindar darinya.


" Bas.. ada masalah apa kamu sampai menghindar dariku, aku ingin tanggung jawabmu Bas, kenapa kamu tipu aku?" tanya Aria seraya menatap dalam mata Baskoro.


Baskoro terlihat semakin gelisah dengan pertanyaan Aria. Ia ingin cepat pergi dari situ, tetapi tangan Aria dengan cepat mencengkeram lengan Baskoro.


" Bila kamu orang yang bertanggung jawab pasti kamu tidak lari Bas. Atau.. aku lapor polisi bila kamu berniat kabur. " kata Aria dengan tegas.


Aria yang sudah jengkel dengan sikap Baskoro akhirnya mengambil ponsel dan berniat menghubungi polisi.


Tetapi dengan cepat Baskoro melarang.


" Aria.. ku mohon tolong jangan lapor polisi. Aku akan bertanggung jawab atas apa yang ku perbuat. Aku akan ceritakan semuanya agar kamu tidak penasaran dengan ku. " kata Baskoro.


" Ya cepat kau berbicara, jangan bertele- tele menjelaskan sesuatu hal yang sangat ingin kutahu apa yang sudah terjadi dan apa yang.kau lakukan pada keluargaku. Kau harus kembalikan uangku itu. " kata Aria tak sabar.

__ADS_1


Baskoro akhirnya berbicara pada Aria.


" Aria.. sebenarnya aku tidak ada niat mau menipu kamu, aku hanya ingin balas dendam pada Anita, istri kamu karena aku pernah di tolak olehnya. Aku diam- diam mencintai Anita sejak dari kita masuk kuliah Ar.. " kata Baskoro seraya menunduk.


" Apa?? kau mencintai Anita dari dulu Bas? Mengapa kau tak pernah bicara padaku? Mengapa kau pendam sendiri? " tanya Aria kaget.


" Itulah yang aku tak mau bicara padamu Aria. Hatimu terlampau baik. Dari dulu sejak kita berteman kamu selalu mendahului keinginanku, apa yang kamu punya bila aku minta pasti kamu akan berikan demi aku, sebab hal itulah aku tidak pernah bicara padamu karena aku tahu cepat atau lambat dulu pasti kau akan tinggalkan Anita agar aku dapat mendekatinya.


Sifat rela berkorbanmu itulah Aria yang sering orang salah artikan, karena itu aku tidak mau. Aku memendam dan mencintai Anita dengan hati terdalamku, namun sayangnya Anita menolak aku. Ia tak pernah mencintaiku sampai kalian menikah. Hatinya sudah terpatri denganmu. " kata Baskoro menunduk.


" Anita tahu? Ia tahu kau mencintainya Bas ?? " belalak mata Aria karena kaget


" Iya Aria.. Anita tahu aku mencintainya, tetapi ia selalu menolak dan mengancamku untuk tidak bicara padamu karena ia tak mau kamu akhirnya kasihan dan iba padaku dengan mengorbankan dirimu untukku. " kata Baskoro lagi.


Aria menggelengkan kepalanya, ia tak pernah menyangka Anita istri yang sangat ia sayang sempat disukai dan dicinta oleh sahabatnya sendiri.


" Bas.. aku tak pernah menyangka kamu seperti itu, aku tak pernah menduga kamu menyukai Anita. Tapi.. aku memang sempat aneh dengan sikapmu sewaktu aku akan lamaran dan menikah dengan Anita, tetapi mengapa kamu tak ada bicara padaku Bas? " tanya Aria


" Apa kau akan rela Aria menyerahkan Anita padaku bila aku berterus terang padamu ?" Baskoro balik bertanya pada Aria.


Aria terdiam sejenak, Baskoro menatapnya menanti jawaban Aria.


" Ya.. aku tidak akan rela berikan Anita padamu Bas.. katena dulu aku sangat mencintainya. " sahut Aria.


" Kau sudah menjawab pertanyaanmu sendiri Aria. Aku tak akan menjaeabmya lagi. Dan Anita pun ia selalu menolak aku, ia tidak suka denganku sehingga aku lama- lama punya dendam padanya. " kata Baskoro .


" Kau melampiaskan dendammu dengan cara yang salah Bas, kamu kalau tetap sayang padanya seharusnya bukan dengan cara membuat rugi usahanya Bas..Anita sempat bingung dan stress karena usaha online nya yang sedang berkembang akhirnya macet karena modal yang ku kasih habis untuk menutup hutang yang sengaja kamu tinggalkan dengan cara menipu seperti itu. " kata Aria.


" Sekarang usaha Anita seperti apa Aria? Apa ia sudah bisa bangkit dari keterpurukannya ? Aku menyesal sudah buat ia begitu hanya untuk membalas sakit hatiku. Hatiku terluka ketika ia menolak aku berkali- kali. Sampaikan maafku padanya Aria.. " sahut Baskoro seraya menunduk.

__ADS_1


Ada rasa penyesalan dalam matanya.


" Hmm... sudah terlambat Bas.. " sahut Aria.


" Mengapa terlambat ? Apa Anita tak mau memaafkanku ? Aku akan bicara langsung padanya Aria. " kata Baskoro sendu.


" Anita sudah meninggal beberapa tahun yang lalu. Ia sakit. " kata Aria pelan.


Baskoro kaget, ia tak menyangka wanita yang ia sayangi sudah meninggal.


" Aku minta maaf Aria, sudah lama sekali kita tak berjumpa sejak peristiwa itu. Aku sampai tidak tahu kabar Anita. " kata Baskoro.


" Ya, aku pun sudah menikah lagi dengan Mira, wanita yang Tuhan beri untukku. Ia ada kemiripan dengan Anita. Aku sangat mencintainya. " kata Aria.


" Sekali lagi aku minta maaf padamu Aria. Aku berjanji akan berusaha untuk membayar hutangku. Akan ku cicil dan ku ingat untuk membayarnya karena di situ ada hak Anita yang kurampas dengan cara yang salah dan aku akan menebus salahku pada Anita dengan berusaha membayarnya. Semoga Anita tenang di sana. Aku akan terus mendoakannya. " Baskoro berkata dengan hati yang tulus meminta maaf pada Aria.


" Saru lagi permintaanku Aria, kalau kamu mengijinkan aku ingin ke makam Anita, aku ingin nyekar dan ingin meminta maaf padanya walau aku kini berhadapan dengan batu nisan, aku akan meminta maaf. " ujarnya dengan raut wajah sedih.


Aria mengangguk lalu ia memeluk sahabatnya yang telah bersamanya dari dulu.


Ia berpikir bahwa persahabatannya yang dulu sempat renggang hanya gara- gara sahabat nya menyukai wanita pujaannya sekarang akan terjalin kembali dengan baik.


Ia bertekad akan pergi ke makam Anita, dan ia mengabulkan permintaan dari Baskoro.


Langitpun menjadi saksi dua orang yang sempat terpisah akhirnya dapat bersama lagi.


Aria dan Baskoro pun tersenyum .


****

__ADS_1


__ADS_2