Hati Yang Terluka

Hati Yang Terluka
Ketemu ibunya mas satya


__ADS_3

Bos aku,Mr Alex mengirim pesan.


"Enaknya kumpul dengan keluarga".


"mama pasti senang ketemu kakaknya".


"Iya" jawabku


Sorenya kami pulang ke Jakarta dengan travel yang dipesan adikku.Selama perjalanan anak ku terlihat senang.Selalu bertanya ini itu saat matanya melihat keluar jendela.Kebetulan posisi duduknya dekat jendela.


Tidak lupa aku membeli beberapa makanan ciri khas Bandung saat pulang.Tapi berhubung masih lebaran jadi masih banyak yang tutup toko oleh olehnya.Kebetulan anak ku dapat uang jajan dari bude aku.Jadi bisa buat beli sedikit oleh oleh.

__ADS_1


Perjalanan kami terjebak macet dijalan tol km 51.Mobil sedikit tersendat.


Mas Satya selalu menanyakan sudah sampai mana.Begitu pula adik aku.Selalu mantau posisi aku.Sudah naik travel atau belum.Macet atau tidak sepanjang perjalanan.


Karena kebetulan aku pulang bersama mama dan anak aku.Mama lelap tertidur sepanjang perjalanan mungkin karena cape.


Akhirnya sampai juga Jakarta.Ngga jauh dari tempat kami turun macdonald dan HokBen.Perutku sudah mulai keroncongan akhirnya aku putuskan untuk membeli beberapa paket HokBen untuk dibawa pulang.Anak ku tidak sabar menunggu antrian.Dan akupun menanyakan pesanan aku kepada pelayan disana.Pesanan ku masih menunggu karena ada beberapa yang masih digoreng.Akhirnya kami duduk dan nunggu pesanan kami siap.


Mas Satya menanyakan aku sudah dimana.Aku pun memberitahukan kalau aku sudah sampai Jakarta tapi sedang antri beli makan dulu.


Dengan nada kesal karena loading terus.Gimana nanti pesan gocar.Ya udahlah nanti naik taxi aja pikirku.

__ADS_1


Pesanan kami sudah jadi.Akhirnya,pikirku tidak nunggu lagi.kami pun bergegas keluar dan nunggu taxy yang lewat.Selang berapa lama akhirnya dapat juga.Dan aku pun memberitahukan arah tujuan kami.Dan supir langsung melaju ke arah yang kami tuju.


Akhirnya sampai juga di rumah.Setelah membayar taxy yang kami tumpangi.Aku segera mencari kunci rumah.Dan membuka rumah.Setelah membersihkan diri mandi akupun mulai membersihkan rumah.Dan istirahat.Kenapa sih mas Satya tidak jemput,pikirku.


Keesokannya,aku rencana mau kerumah ayahnya mantan suamiku tapi saat aku WhatsApp katanya sedang tidak enak badan.Ya sudah tidak jadi.Daripada nanti mertua keganggu dengan pola sikap anak aku yang tidak bisa diam, hiperaktif.Dilesin di bimba gurunya kewalahan tidak mau terima.Di TK selalu dapat teguran.kmrin saat baru masuk SD sudah 2 kali aku kena tegur.Terkadang bingung mesti bagaimana.Tapi banyak yang bilang itu wajar.kalau anak tidak bisa diam tandanya pintar.


Mas Satya mengajak aku kerumahnya ketemu ibunya.Nanti dijemput dirumah.Mas Satya bawa mobil.Sedikit canggung juga ketemu ibu mas Satya.Takut salah.


Anakku ikut kerumah mas Satya.Dia sudah tidak sabar Sampai sampai baju yang dipakai basah penuh keringat.Terpaksa aku mandiin lagi.


Ngga lama mas Satya telepon sudah didepan.Aku pun bergegas keluar dan mengecek semua yg mesti dibawa.yang pasti baju ganti anak aku yang sebentar sebentar keringatan.Tidak lupa aku pamit sama mama.

__ADS_1


Saat diperjalanan tidak lupa aku minta mas Satya berhenti mampir di Mayestik toko kue.Aku pun beli lapis legit dan Bika Ambon kesukaan mama aku dan ngga lupa buat mamanya mas Satya.Dan oleh oleh cemilan bandung kemarin yang sengaja aku beli.


Aku pun bersalaman dengan ibunya mas Satya dan berbincang bincang.Seperti biasa anakku tidak bisa diam.Untung ibunya mas Satya guru dan mantan kepala sekolah jadi paham anak seperti anak aku itu ngga bisa diam.wajar katanya mondar mandir tanya ini itu.


__ADS_2