Hati Yang Terluka

Hati Yang Terluka
Kepergian mas adit Selamat membaca........


__ADS_3

Setelah putus dengan mas Satya aku kenal dengan mas Adit.Aku kenal dengan mas adit melalui aplikasi taaruf.Mas adit seorang it komputer disebuah perusahaan besar.Dia seorang dua,cerai hidup.Anak nya empat tapi satu meninggal dunia karena sakit.


Anak mas adit yang dua sama mas adit yang satu sama mantan istri nya.Anak nya yang perempuan kerja disebuah bank pemerintah.Yang laki laki baru mau lulus sma.Tapi dia kerja juga sebagai seorang barista di kafe cofee. Yang perempuan sd sama mantan istrinya


Seringnya komunikasi antara kami lalu kami putuskan untuk bertemu.Pagi ini mas adit akan mengantarku berangkat kerja.


Tiba tiba handphone ku berbunyi


"aku sudah sampai musholla nih,dari sini kemana lagi"kata mas adit.


"Belok kanan,sebentar ya aku keluar rumah"


"mas adit,sebelah sini"panggil ku


Mas adit pun mengarahkan motornya kerumah ku.


" Silahkan masuk,mav ya berantakan" kataku.


" Ngga pa2,santai aja".katanya


"Ngga tidur ya semalam,matanya merah?"tanyaku.


"iya,biasa banyak pekerjaan,jadi ngga tidur".jawabnya.

__ADS_1


"Yuk, berangkat nanti kamu kesiangan".


"ok" jawabku.


Kami pun berangkat ke tempatku bekerja.


"Nanti aku jemput ya,sore"


"Iya"kataku.


Pas sore, mas adit sudah ada di depan tempatku bekerja.Teman kerja aku kaget karena aku dijemput.Biasanya dia lihat aku selalu naik gojek.Pasti besoknya heboh pikir ku.Benar saja besoknya dia heboh.Dengan alasan suaminya nanya aku dijemput siapa naik motor.


Setelah 2 atau 3 kali pertemuan.Mas adit mengajak ku serius.Rencana 6 bulan nikah.Senang aku pastinya.cuma aku juga takut,Kalau manis diawal pahit diakhir.


Mas adit galau uring uringan terus.


"Besok aku ada training,


kemungkinan ngga bisa jemput karena pasti bisa lama.Bisa seharian meeting nya".


" ya udah ngga pa2".


"Hujan,alamat aku telat ke tempat meeting".kata mas adit.

__ADS_1


Kebetulan mas adit tidak bawa jas hujan.Akhirnya mas adit telat sampai kantor pusat.


Setelah pulang dari meeting mas adit menghubungiku.Gimana beratnya dia meninggalkan ku.Dia takut aku berpaling seperti mantan istrinya yang selingkuh dari dirinya.Dia menanyakan apa aku serius sayang dengan ya dan dia mengajak ku hal yang tidak baik.Yang pastinya ku tolak.Karena aku tidak ingin hubungan kami dikotori oleh hal tersebut.Sebagai wanita aku takut kenapa kenapa.Menurutnya dari pada nanti aku berpaling.Tapi bukan hal itu yang aku ingin kan.


Akhirnya hari sabtu mas adit berangkat dari Jakarta ke Inggris.Mas adit kumpul kumpul dengan anak dan keluarganya,selametan. Dan membeli beberapa barang yang dibutuhkan selama dia disana.Terutama mantel musim dingin.karena disana saat ini sedang turun salju.


Berhubung aku kerja aku tidak bisa mengantar mas adit kebandara.Aku juga merasa canggung dengan keluarganya mas adit.Mas adit memberikan aku nomer telepon anaknya yang perempuan.Minta aku bantu jaga anaknya selama dia di Inggris.


Akhirnya aku memberanikan diri berkirim pesan berkenalan dan menanyakan apakah papa nya sudah berangkat.Dan anaknya mas adit mengirim ku foto Saat di bandara dan saat pesawatnya lepas landas.


Mas adit mengabariku kalau dia sudah sampai di Inggris.Dan sempat mimisan dengan udara dingin di sana.


Mas adit selalu memberi kabar.Dan selama itu pula aku chatting dengan anaknya.Anak nya mas adit memberikan beberapa pertanyaan.Aku di interogasi.Di awal sikapnya seperti kurang suka dengan dirimu.Tapi kesini nya Malah dia baik dengan ku.


Tidak terasa sudah seminggu mas adit disana.kemungkinan dia pulang besok.Pulang lebih awal karena takut dengan kondisi covid disana.Dan Terpaksa aku tidak ikut jemput mas adit.Karena ada orang kantor yang jemput.


Setelah tiba dijakarta mas adit disibukkan dengan pekerjaan dan teman temannya.Aku merasa di abaikan.dia kumpul2 dengan teman temannya Tidak menghubungi aku dan mengirimiku pesan.padahal aku ingin kita ktmu merayakan ultahku.


Aku pun menyampaikan hal tersebut.Dan jawabannya diluar dugaanku.Dia bilang terlalu cepat berpikir untuk menikah.Dia tidak mau diatur2 seperti biru masih ingin bebas.


Aku cukup terpukul dengan keadaan itu.Tapi aku berusaha merelakan nya walau sakit.Aku tidak suka dengan sikap mas adit yang menganggap hal itu sepele.Tapi aku juga tidak mau memaksakan diri.Aku hapus kontaknya karena aku ingin melupakannya.


Kesedihanku karena dia sudah ketemu orang tuaku.Dan kami sempat merencanakan semua.Mungkin takdir kami untuk tidak bersatu.

__ADS_1


#Ngebut nulis karena ada yang request jangan lama2 nulis kelanjutannya.Done ya say.jangan lupa dukungannya likè dan gift nya.jadiin favorit ya biar update trs.mksh#


__ADS_2