Hati Yang Terluka

Hati Yang Terluka
lembur


__ADS_3

Sebentar lagi waktunya pulang.Aku bergegas membereskan meja kerjaku.Akupun mengirim pesan mengingatkan ojek langgananku untuk menjemput.


" ok mb saya otw" katanya.


Alhamdulillah jadi lebih irit pikirku kalau aku naik gojek aja bisa kena berapa sampai rumah.Kulihat lagi ruang kerjaku sudah rapi tidak ada yang terlupa.


Akupun bergegas mengambil tasku.Saat itu Mr Alex masuk keruangan ku dan memberikan sebuah berkas yang harus dikerjakan sekarang juga mau tidak mau kutaruh kembali tasku.Dan akupun mulai mengerjakan berkas tersebut.Sementara Mr Alex kembali keruangannya.


Tidak berapa lama ojekku mengirim pesan kalau dia sudah sampai di depan kantorku.Akhirnya aku suruh dia menunggu karena masih ada berkas yang harus aku selesai kan.


"ok,santai aja mb.Saya tunggu".jawab ojek langganan ku.


5 menit,10 menit, akhirnya selesai juga laporannya.Akupun langsung menuju ruangan Mr Alex.


"Tok tok tok" kuketuk pintu ruangan Mr alex.


"Permisi Mr".


"masuk".


Aku pun bergegas kedepan mejanya dan menyerah kan berkas tersebut.Mr Alex berdiri mengambil berkas tersebut membacanya dan meletakkan nya dimeja.


" bukannya Mr Alex perlu buat sekarang juga?" tanyaku.


" buat meeting dengan klien"

__ADS_1


"iya tapi di undur minggu depan".


"klien tidak dapat hadir ada urusan mendesak katanya".


"kenapa Mr tidak beritahu saya".


"jadi sy tidak usah buru Buru kerjakan dan lembur".


"oh jadi kamu tidak mau mengerjakannya?"


"bukan begitu Mr!"


"tapi setidaknya saya tidak usah lembur dan bisa mengerjakannya besok" kataku


"ya sudah saya pulang,ojek saya sudah menunggu".


Sambil melangkah kedepan mendekatiku.Mr Alex berkata begitu.Lalu dia merangkul pinggangku dan menarikku kehadapannya.Saking kuatnya pelukan tangan Mr Alex sampai membuatku susah bernafas.


"lepaskan Mr Alex ada menyakiti saya"


"saya susah bernafas" kataku.


Mr Alex pun melonggarkan pelukannya.


"mav" katanya.

__ADS_1


"terlalu kencang ya".


Aku pun mengangguk tanda mengiyakan.


"mav ya"kata Mr Alex sambil membelai lembut pipiku.Dan mengecup bibir ku.Semuanya terjadi begitu cepat tanpa aku sadari.Dan tidak ada waktu untuk menghindar.Saat tersadar akupun mendorong tubuh Mr Alex.Agar menjauh dan melepaskan pelukannya .Tapi genggaman tangannya begitu kuat sehingga seberapa kuatnya aku mencoba melepaskan diri.Tetap saja tidak bisa lepas dari pelukan Mr Alex.


Saat aku lelah karena berusaha melepaskan diri dari Mr Alex.Tiba tiba Mr Alex memeluk tubuhku dan mengusap kepalaku lembut dengan tangannya.Dia mengecup kening dan pipiku lembut lalu melepaskan pelukannya.


"hati hati ya" katanya.


Dan mencium bibirku lalu menggandengku ke pintu.Akupun bergegas keluar sebelum Mr Alex berubah pikiran.Ojekku sudah menunggu diluar.


Aku kembali keruanganku sebentar untuk mengambil tasku dan pergi pulang.


Saat keluar benar saja ojekku sudah menunggu di depan kantor.


"mav ya mas jadi lama nunggu?".


" tidak pa pa mb" jawabnya.


"ok kita jalan sekarang,sudah siap".


"tidak ada yang ketinggalan? "tanyanya kepadaku.


" iya sudah siap,tidak ada yang ketinggalan " kataku.

__ADS_1


Kamipun meluncur pulang ke arah rumahku.Sepanjang jalan macet padat merayap. Akhirnya kami lewat jalan lain.Karena jalan yang biasa kami lalui lagi ada pelebaran jalan transjakarta jadi macet.Alhasil aku sampai rumah lebih lama.Yang biasanya magrib sudah di rumah ini aku masih dijalan.


Akhirnya sampai juga.Walau kepalaku sedikit pusing.Karena kemacetan tadi.Anakku langsung berlari menghampiriku.Mencari cari mainan atau makanan yang aku beli untuknya..


__ADS_2