Hot Mother And The Bos Mafia

Hot Mother And The Bos Mafia
Double date


__ADS_3

Hari itu, Samantha sedang memilih baju yang akan dipakainya untuk melakukan double date dengan sahabatnya.


Jhon sedang mengantar Edward kerumahnya untuk meminta bantuan Ron menjaga Edward untuk satu hari saja.


Tidak mungkin bukan mereka pergi melakukan date dengan membawa-bawa Edward?


Jadi, Edward dia titipkan pada Ron, dengan sedikit bujukan mengatakan Ron akan membawanya pergi membeli mainan membuat Edward mau bersama pria tua itu.


Tidak lama kemudian, Samantha sudah memakai pakaiannya yang telah dipilihnya, walaupun dapat dia bayangkan bagaimana kencan mereka nanti tapi ini adalah kencan pertamanya dengan Jhon, dia tidak mau berpenampilan seperti biasanya.


Setelah puas dengan penampilannya, Samantha segera meraih tasnya dan keluar dari apartemennya.


Saat itu jam makan siang dan mereka telah berjanji akan bertemu direstoran untuk makan siang terlebih dahulu, karena Jhon pergi mengantar Edward jadi Samantha meminta pria itu langsung menuju restoran dan tidak perlu menjemputnya lagi.


Seperti biasa, Samantha selalu naik taxi dan saat tiba direstoran itu belum terlihat ada yang datang.


Samantha masuk kedalam restoran itu terlebih dahulu, memesan sebuah tempat untuk mereka nanti.


Tidak lama kemudian tampak Billy dan Jhon masuk kedalam restoran, kedua pemuda itu mengedarkan pandangannya dan tampak Samantha sedang duduk sendiri sambil melihat layar ponsel ditangannya.


Jhon tersenyum melihat kekasihnya dan dia segera melangkah menghampiri wanita pujaan hatinya dengan cepat.


Sedangkan didepan pintu masuk restoran tampak seorang wanita berjalan dengan cepat pula, wanita itu tampak begitu terburu-buru karena sudah terlambat.


Wanita itu si Amber,bsaat melihat Samantha sedang sendirian, Amber segera berlari kearah sahabat baiknya itu.


"Baby, apa kau sudah lama menunggu?"


Tanya Jhon yang sudah berdiri didepan Samantha.


Samantha memalingkan matanya dari ponselnya dan tersenyum melihat kedatangan pria itu.


"Tidak."


Jhon hendak duduk disamping Samantha tapi tiba-tiba seorang wanita menyenggolnya dan langsung merebut tempat duduknya.


"Oh my God Sam, maaf aku terlambat." ujar Amber sambil mengipas-ngipaskan wajahnya menggunakan tangannya.


"Hei kau!!" panggil Jhon kesal.


"Ya?" jawab Amber dengan cuek.


Jhon sangat kesal dibuatnya, siapa orang yang telah berani merebut tempat duduknya?


Samantha hanya melipat bibirnya kedalam, menahan tawanya sedangkan Billy hanya bisa menunduk melihat tampang kesal bosnya.


Amber melihat kearah kedua pria itu dan langsung sadar saat melihat Billy berdiri disebelah pria tampan yang sedang melototinya.


Tadi dia begitu buru-buru sampai tidak memperhatikan kedua pria itu.


"Oh my God Billy, maaf aku tidak melihatmu." ujar Amber.

__ADS_1


"No problem." jawab Billy cepat.


Dengan perasaan kesal Jhon segera duduk didepan Samantha, padahal dia sangat ingin duduk disamping Samantha tapi wanita itu menyerobot seenaknya.


"Ini?" tanya Amber sambil menunjuk kearah Jhon dengan heran.


"Amber, dia pacarku."


"Oh, hai"


Amber mengulurkan tanggannya tapi Jhon tidak mau menjabat tangan wanita itu.


Billy merasa sangat tidak enak hati dan bisa dia tebak, bosnya pasti sangat kesal saat ini.


"Jhon." panggil Samantha.


Jhon hanya mengangkat tangannya dan menyentuh tangan Amber sekilas dan setelah itu Jhon melipat kedua tangannya didepan dadanya sedangkan melotot pada asisten pribadinya.


"Sory, apa kalian telah lama menunggu?" tanya Amber kemudian dan dia tampak begitu bersemangat.


"No Amber, rileks." kata Samantha menenangkan sahabatnya.


"Sam, aku sangat gugup karena ini kencan pertamaku."


Amber melihat kearah Billy, tersenyum pada pria itu dan tersipu malu sedangkan Billy membalas senyuman wanita yang telah mencuri hatinya dan tertunduk malu juga.


Jhon melihat asisten pribadinya itu dengan heran, kemudian pria itu melihat kearah Samantha. Dia tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.


Samantha mulai memesan makanan direstoran itu, dia sudah tidak tahan melihat tingkah Billy dan Amber.


Selama menunggu makanan tiba Amber berbicara tidak henti-hentinya membuat Jhon menginjak kaki asistennya karena kesal.


Setelah selesai makan, merekapun pergi menuju kesuatu tempat.


Mereka menuju ke Fisherman’s Wharf, Ghirardelli Square & Aquatic Park, disana pernah menjadi pusat berkembangan dari industry perikanan San Fransisco. Ditempat ini mereka dapat melihat perahu nelayan di dermaga Wharf.


Selain itu mereka dapat menikmati laut tua yang berdekatan dengan Hyde Street Pier, dimana tempat ini sebagai tempat merapatnya kapal-kapal bersejarah, di tempat ini mereka juga dapat mengunjungi Museum Maritim.


Di tempat ini memiliki banyak objek wisata yang dapat dikunjungi oleh para wisatawan, diantaranya adalah Aquarium of The Bay, petunjukan sulap jalanan, Kapal The Rocket, Restauran, toko souvenir, dan berbagai wahana hiburan untuk anak-anak.


Selama menuju ketempat itu Amber menempel pada Samantha hingga membuat Jhon sangat kesal dibuatnya.


Padahal dia ingin memeluk wanitanya selama diperjalanan, tapi ternyata?


Jhon sudah berencana saat kapal bersejarah mulai merapat dia bisa memeluk Samantha dari belakang dan melihat kapal itu bersama.


Dia juga ingin membisikkan cinta ditelinga Samantha saat angin laut menerpa mereka.


Padahal dia sengaja memilih tempat itu agar date mereka terlihat romantis, tapi wanita incaran Billy itu tidak henti-hentinya menempel pada kekasihnya.


Jhon mengusap wajahnya Frustasi sedangkan Billy hanya diam saja disampingnya.

__ADS_1


Mereka berjalan bersama dibelakang kedua wanita itu dengan perasaan berkecamuk dihati mereka masing-masing.


"Billy."


"Yes master."


"Apa kita sedang melakukan kencan?"


"Entahlah." jawab Billy putus asa.


Pria itu juga mau dekat dengan Amber dan menggandeng tangannya, dia juga ingin melakukan hal-hal romantis seperti pasangan yang terlihat disana.


Tapi Amber?


Hanya menempel pada Samantha.


Sesekali Samantha memalingkan wajahnya melihat tampang Jhon yang tampak frustasi, dia hanya tersenyum tapi kemudian tangan Samantha ditarik kembali oleh Amber.


Amber tidak henti-hentinya mengomentari apa yang dilihatnya ditempat itu, wanita itu tampak bersemangat dan menarik Samantha kesana kemari.


Samantha tidak berdaya, dia sudah menebak hal seperti itu pasti akan terjadi.


"Kenapa aku merasa jadi seperti bodyguard mereka?" ujar Jhon putus asa.


"Sory master." jawab Billy dengan tidak enak hati.


Mungkin ini yang dimaksud oleh Samantha memintanya untuk tidak menyesalbdan sekarang, dia sangat menyesal telah menyetujui permintaan double date dari Billy.


"Master."


"What?"


"Mereka seperti sahabat sejati sedangkan kita seperti pasangan gay."bujar Billy.


Jhon memalingkan wajahnya dan melotot pada asisten pribadinya itu.


"Jangan mengatakan hal menjijikkan seperti itu." jawab Jhon kesal.


"Billy."


"Yes master."


"Lain kali aku tidak mau double date lagi denganmu!" kata Jhon kesal.


Billy menggangguk setuju dengan perkataan bosnya.


Tidak akan lagi, lain kali dia akan berusaha sendiri mendekati wanita itu.


Dan sepertinya hari itu date yang harusnya mereka nikmati, tinggal kenangan.


Yang pasti, setelah ini Billy akan mendapatkan hukuman dari bosnya.

__ADS_1


__ADS_2