Hot Mother And The Bos Mafia

Hot Mother And The Bos Mafia
Rumah atau bandara?


__ADS_3

Saat itu dibandara, Alex Jackson dan istrinya sedang berjalan bersama hendak melakukan Chek in.


Setibanya disana, Ana Jackson mengajak suaminya melihat sesuatu di toko-toko yang ada dibandara, mereka juga sarapan disana sebelum melakukan Chek in.


Saat Alex Jackson hendak memperlihatkan tiketnya pada petugas yang ada dipintu masuk, tangannya langsung ditahan oleh seorang pria bertubuh kekar.


Alex Jackson dan istrinya merasa heran melihat beberapa pria bertubuh kekar menghampirinya. Apa mereka melakukan kesalahan?


"Selamat pagi tuan Alex, maaf mengganggu kenyamanan anda. Bos saya ingin bertemu dengan anda."


Billy tiba diwaktu yang tepat dan langsung memerintahkan anak buahnya berpencar untuk mencari Alex Jackson dan istrinya.


Untunglah dia dapat menemukan sepasang suami istri itu sebelum melakukan chek in.


"Siapa bosmu? Ada urusan apa menahanku?" tanya Alex Jackson dengan kesal.


"Maaf tuan Alex, ikutlah dengan kami baik-baik." Pinta Billy.


"Tidak bisa, aku tidak punya waktu!" tolaknya.


"Maaf taun, apa kami membuat kesalahan?" tanya Ana Jackson.


"Tidak nyonya, bos dan putrimu ingin bertemu."


Putri? Samantha?


Alex Jackson dan istrinya saling pandang. Apa maksudnya?


Karena penasaran akhirnya mereka mengikuti Billy dan beberapa orang pria itu, selama mereka berjalan semua mata tertuju kearah mereka.


Alex Jackson dan istrinya benar-benar dibuat bingung, mereka dikawak dan terlihat seperti orang penting saja.


Billy membawa mereka menuju kesebuah mobil yang sudah terparkir dan menunggu mereka.


Alex dan istrinya mulai ragu. Mau dibawa kemana mereka?


"Tuan, aku tidak bisa ikut lagi. Pesawat yang akan kami tumpangi sebentar lagi akan take off." kata Alex Jackson.


"Jangan kawatir tuan Alex, anda akan kami antar nanti." jawab Billy meyakinkan.


"Tunggu, aku akan menghubungi putriku sebelum ikut denganmu!"


Alex Jackson segera menghubungi putrinya, dia tidak akan mengikuti para pria itu begitu saja sebelum tahu apakah Samantha ingin bertemu dengannya.


"Samantha apa-apaan ini?" tanya Alex Jackson melalui ponselnya.


Samantha merasa heran, apa maksud ayahnya?


Saat itu Samantha sedang berada dimobil bersama Jhon untuk menemui orang tuanya.


"Apa maksud daddy?" tanyanya bingung.


"Apa maksud orang-orang ini? Apa benar kau ingin bertemu?"


Samantha langsung melihat kearah Jhon yang sedang duduk disampingnya.


"Jhon, apa maksudnya?" tanyanya.


"Baby, katakan saja pada ayahmu untuk mengikuti Billy." bisik Jhon ditelingnya.


Samantha mengangguk karena dia mulai mengerti jika Jhon mengutus orang untuk menahan ayahnya.


"Dad, ikuti saja mereka, ada yang mau bertemu denganmu."


Akhirnya Alex Jackson dan istrinya mengikuti Billy, mereka tidak tahu akan dibawa kemana tapi mereka yakin jika memang putrinya yang ingin bertemu dengan mereka dan seseorang yang entah siapa?

__ADS_1


Saat itu Samantha dan Jhon tiba disebuah tempat dan pada saat melihat tempat itu, Samantha tidak percaya. Bagaimana tidak? Sebuah rumah mewah dengan fasilitas bandara pribadi bahkan beberapa jet pribadi terparkir disana. Ini rumah atau bandara?


"Jhon, ini dimana? Kenapa kita kesini? Bukankah kau bilang ingin bertemu dengan orang tuaku" tanyanya.


"Yah, ini rumah keluargaku baby dan kita akan bertemu dengan ayahmu disini."


"Rumah? Tapi kenapa banyak pesawat disini?"


"Baby, keluargaku senang bepergian dan tidak suka merepotkan diri jadi apa salahnya membuat rumah dengan fasilitas bandara pribadi?Dan bukankah orang tuamu ingin kembali? Akan lebih cepat jika mereka menggunakan jet pribadiku."


"Cih, dasar kau gila! Pantas saja saat mendengar namamu ayahku bilang kau orang hebat!"


"Baby, aku hanya ingin kau memujiku hebat saat diatas ranjang saja." godanya.


"Jhon, kau terlalu merendah!"


"Aku tidak hebat sayang, aku memang punya banyak uang. Bahkan jika aku punya seratus anak sekalipun uangku tidak akan habis."


"Hah? Kau ingin aku mati ya?" sela Samantha.


"Oh baby, kau yang mengatakannya! Berarti kau sudah siap menjadi istriku." goda Jhon.


"Itu? Kau salah dengar." elak Samantha. Dia sangat malu karena kelepasan bicara.


Jhon tersenyum dan menggandeng tangan Samantha masuk kedalam rumahnya. Samantha duduk diatas sofa, menunggu kedatangan orang tuanya.


Sementara itu, mobil yang membawa Alex Jackson memasuki tempat itu. Alex Jackson dan istrinya saling pandang. Rumah siapa ini?


Saat turun dari mobil mulut Alex Jackson ternganga, sebuah rumah mewah dengan fasilitas bandara pribadi dan beberapa jet pribadi terparkir disana. Tidak semua orang bisa memiliki tempat seperti itu.


Alex Jackson menelan ludahnya, apa maksud dari semua ini?


"Silahkan tuan Alex, nyonya. Bos dan putri anda telah menunggu." Billy mempersilahkan kedua orang itu dan mulai membawa mereka.


Alex Jackson dan istrinya mengikuti Billy masuk kedalam rumah itu dengan penuh tanda tanya dihatinya.


Mereka masuk kedalam dan tampak Samantha sedang duduk diruang tamu yang tampak mewah itu sendirian.


Samantha segera bangkit berdiri saat melihat ayah dan ibunya dan dengan cepat Samantha berjalan menghampiri kedua orang tuanya.


"Mom, dad."


"Sayang, apa maksudnya ini?" tanya Ana Jackson penasaran.


"Mom, pacarku ingin bertemu."


"Samantha jangan main-main!" sela ayahnya.


"Maaf karena telah menghalangi keberangkatan tuan Alex dan nyonya Jackson."


Sebuah suara terdengar dari arah samping dan seorang pria berjalan kearah mereka dan tersenyum pada mereka.


Mata Alex Jackson dan istrinya terbelalak kaget, tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.


"J..Jhon Smith!"


Mereka berdua melongo seperti orang bodoh melihat kedatangan pria itu.


Samantha memijit pelipisnya, kesal melihat kedua orang tuanya. Apa mereka sedang melihat hantu?


"Hm! mom, dad!" Panggil Samantha menyadarkan kedua orang tuanya.


Jhon menghampiri Samantha dan melingkarkan tangannya dipinggang Samantha dan memeluknya dengan erat.


"Maaf aku tidak segera menemui kalian." kata Jhon.

__ADS_1


"Oh.tidak...tidak apa-apa!" Jawab Alex Jackson dengan tergagap.


Dia sangat kaget melihat pria itu, selama ini dia hanya melihat wajah Jhon dari majalah yang dibacanya saja, tapi sekarang?


Ternyata putrinya tidak berbohong!


Samantha membawa ayah dan ibunya duduk diatas sofa.


"Mom, dad, apa kalian percaya padaku sekarang?" tanyanya.


"Tentu sayang, kami percaya dan maafkan kami." jawab ibunya.


"Jadi, apakah daddy akan membatalkan pertunanganku dengan Frans?" tanyanya lagi.


Sebelum menjawab Alex Jackson melirik kearah Jhon yang duduk disebelah putrinya dan sedang mendengarkan pembicaraan mereka.


"Baiklah, aku akan membicarakan hal ini dengan Frans!"


Dia sungguh tidak menyangka ternyata putrinya bisa berhubungan dengan orang hebat seperti Jhon Smith, bahkan pria ini lebih hebat dari pada Frans.


"Apa kalian menyetujui hubungan kami?" Jhon membuka suaranya.


"Oh tentu, tentu saja!" jawab Alex Jackson sedangkan Samantha tampak lega.


"Maaf Sam, daddy tidak percaya dengan ucapanmu."


"Tidak apa-apa dad." jawab Samantha.


"Jadi tuan Alex, aku harap kau percaya dengan putrimu kelak dan tidak memukulnya lagi."


"Maaf kan kekasaranku, aku kira dia hanya asal bicara saja."


"Tidak apa-apa tapi aku harap dilain waktu kau tidak memukulnya lagi!" kata Jhon dengan tajam.


Samantha melotot kearah Jhon, kenapa harus mengatakan itu?


"Sam, mommy senang ternyata kau tidak berbohong dan dengan begini kau telah membuka hatimu dan melupakan Mack." kata ibu nya.


Mack? Siapa yang di maksud ibu Samantha?


Jhon memperhatikan Samantha dengan lekat, ada hubungan apa Samantha dengan pria yang bernama Mack?


"Kami melakukan ini semua karena takut kau selalu menutup diri dari pria." kata ibunya lagi.


"Maaf telah membuat kalian kawatir, aku sudah lama melupakan Mack dan aku tidak perduli dengannya lagi." jawab Samantha.


Ana Jackson bernafas lega, dia senang mendengar perkataan putrinya sedangkan dalam hati Jhon, penuh dengan tanda tanya.


"Jika begitu kami harap kalian dapat menjalin hubungan dengan baik. Daddy benar-benar minta maaf padamu."


"No problem dad, sekarang kau sudah percaya bukan? Jadi aku harap kau mau membatalkan pertunanganku dengan Frans dan jauhi dia!"


"Tentu Sam, setelah kami pulang aku akan langsung menghubungi Frans tapi sekarang, kami harus segera pergi untuk membeli tiket kembali karena daddy sudah ada janji."


"Tuan Alex tidak perlu repot." sela Jhon dan pada saat itu Alex Jackson melihat kearahnya.


"Billy, bawa tuan Alex kembali dengan pesawat pribadiku." perintah Jhon pada Billy yang sedang berdiri tidak jauh darinya.


"Tidak perlu tuan Jhon, kami bisa naik pesawat biasa." tolak Ana Jackson.


"Tidak perlu sungkan, anggap ini sebagai permintaan maafku karena telah membatalkan penerbangan kalian seenaknya."


Akhirnya dengan tidak enak hati Alex Jackson pulang menaiki jet pribadi milik Jhon.


Tapi sebelum pergi, Samantha memeluk kedua orang tuanya, dia harap, setelah ayahnya membatalkan pertunangannya dengan Frans, maka pria itu tidak akan datang menemuinya seperti yang diucapkannya.

__ADS_1


Tapi saat itu, Samantha tidak tahu Frans sedang berdiri didepan pintu apartemennya untuk menemuinya.


__ADS_2