Hot Mother And The Bos Mafia

Hot Mother And The Bos Mafia
Go home


__ADS_3

Setelah beberapa hari berada di Italia, akhirnya Jhon memutuskan untuk membawa Samantha dan Edward pulang.


Tapi sebelum itu Samantha mengajak Jhon menemui keluarga Alfredo terlebih dahulu, alasannya untuk berterima kasih pada keluarga itu dan mengembalikan rumah yang telah keluarga Alfredo berikan untuknya.


Jhon juga mengucapkan terima kasih pada keluarga itu karena telah membantu Samantha dan Edward selama tiga bulan belakangan, bahkan Jhon mengundang Zack Alfredo datang ke California untuk membicarakan bisnis dengannya.


Tentu saja Zack Alfredo menerima tawaran itu dan berjanji akan berkunjung ke California, bagaimanapun pria itu sudah menganggap Samantha seperti adik perempuannya.


Walaupun berat harus berpisah dengan keluarga yang baik dan ramah itu, tapi Samantha lebih bahagia pulang bersama suaminya.


Sebelum membawa istrinya pulang, Jhon sudah menghubungi keluarganya dan mengatakan kepada mereka jika dia sudah bertemu dengan istrinya dan akan segera membawanya pulang.


Tentu ini menjadi berita gembira bagi keluarganya dan mereka sudah tidak sabar untuk bertemu dengan Samantha dan Edward.


Tapi soal kehamilan istrinya, Jhon merahasiakan hal ini karena dia ingin memberikan kejutan untuk keluarganya nanti.


Samantha bahkan sudah menghubungi kedua orang tuanya dan mengatakan keadaannya, tentu saja kedua orang tuanya sangat bahagia mendengar kabar putrinya yang baik-baik saja.


Dan saat ini mereka sedang berada didalam pesawat pribadi Jhon untuk kembali ke California.


Billy sedang bersama dengan Edward dan Edward tampak begitu bersemangat.


Jhon memerintahkan Billy untuk menemani Edward duduk disamping pilot yang sedang menerbangkan pesawat itu, sedangkan Co pilotnya pergi untuk beristirahat.


Mata Edward tampak berbinar senang, melihat indahnya langit biru dan awan-awan dari sana, tak henti-hentinya Edward berteriak gembira.


"Wow, look uncle Billy, the clouds like a bird." teriak Edward sambil menunjukkan sebuah awan yang ada didepan mereka.


"And that like a rabbit." Edward kembali menunjuk awan lainnya.


Billy hanya tersenyum mendengar penuturan Edward yang sedang duduk diatas pangkuannya begitu juga pilot yang ada disana.


Edward benar-benar tampak begitu gembira dan dia selalu menunjukan bentuk awan yang dilihatnya.


"Edward, apa kau ingin menerbangkan pesawat ini?" tanya Billy.


"Of course uncle Billy, tapi setelah aku besar." jawab Edward.


Billy terkekeh, ternyata sangat menyenangkan bisa bersama dengan Edward dah dalam hatinya sedang merencanakan sesuatu untuk masa depannya nanti.


Ya tentunya setelah ini dia akan melamar Amber supaya dia juga bisa seperti bosnya.


Lagi pula dia sudah sangat yakin dengan Amber dan lagi pula, hubungan mereka sudah cukup jauh.


"Uncle, where is mommy and daddy?" tanya Edward.


Dia bertanya demikian karena dia tidak melihat ayah dan ibunya sejak tadi.

__ADS_1


"Eh, they are?" Billy bingung menjawabnya.


Edward mengangkat kepala kecilnya, melihat kearah Billy. Edward menatap Billy dengan pandangan penuh tanda tanya dan menunggu jawaban dari pria itu, kemana ayah dan ibunya?


"They are busy." jawab Billy dengan cepat karena jika dia tidak menjawab dengan cepat, mungkin Edward akan bertanya lagi.


Edward mengangguk dan kembali mengomentari bentuk awan-awan yang dia lihat sedangkan Billy bernafas dengan lega. Untung saja Edwar percaya karena saat itu bosnya memang sedang sibuk.


Didalam sebuah kamar yang ada didalam pesawat itu, Jhon dan Samantha sibuk dengan kegiatan panas yang mereka lakukan.


Pesawat pribadi itu difasilitas dengan dua buah kamar untuk beristirahat saat lelah diperjalanan dan tentu saja dengan fasilitas mewah lainnya.


Tadinya Samantha hanya merebahkan diri disana tapi tiba-tiba Jhon masuk kedalam kamar dan mulai menggerayanginya.


Jhon merasa bosan selama diperjalanan dan mulai menggoda istrinya yang sedang berada didalam kamar.


Lagi pula perjalanan mereka memakan waktu lama jadi tidak ads salahnya mengganggu istrinya saat ini.


"Baby."


Samantha memejamkan matanya dan mengigit bibirnya saat Jhon menciumi lehernya.


Pakaian mereka? Yah, sudah terlempar diatas lantai dan mereka sudah tenpa sehelai benangpun.


Walaupun pesawat itu mengalami sedikit guncangan tapi mereka tidak perduli, mereka berdua benar-benar menikmati waktu mereka berdua.


"Jhon."


Samantha membuka mulutnya, membiarkan lidah p


Jhon mengabsen setiap rongga mulutnya, tapi dia tidak tinggal diam saja, tanggannya sibuk membelai tubuh suaminya.


"Oh my, baby, kau benar-benar membuatku tidak tahan."


Samantha tersenyum dan mencium wajah suaminya.


"Apa kau mau membiarkan aku yang melakukannya kali ini?" tanyanya.


Eh, maksudnya?


Jhon melihat istrinya dengan serius sedangkan sebuah senyuman menghiasi wajah Samantha.


"As you wish baby, aku milikmu." katanya kemudian.


Samantha tersenyum dengan nakal pada suaminya dan mendorong tubuh suaminya dengan pelan hingga pria itu tertidur diatas ranjang.


"Are you ready my hubby?"

__ADS_1


"Yes."


Samantha mulai menunduk menciumi dada suaminya, bibirnya terus menjelajahi tubuh suaminya sampai di? Anu. Yah gitulah yah. 😂


Jhon memejamkan matanya, menikmati sentuhan bibir dan lidah istrinya dah hal itu benar-benar bisa membuatnya gila.


"Baby, aku sudah tidak tahan." ucapnya dan tanpa menunggu lagi, Jhon mengambil kendali dan segera menyatukan tubuh mereka.


Mereka berdua menikmati permainan mereka berdua, Samantha mengerang nikmat dibawah kendali suaminya apalagi saat Jhon menggerakkan tubuhnya dengan cepat, erangan penuh kenikmatan terus terdengar.


Mereka benar-benar menikmatiya dan pada saat mencapai puncak kenikmatan, Jhon menghentakkan tubuhnya dengan kuat dan mereka mengerang bersama-sama.


"Jhon, i love you." bisiknya dibalik nafasnya yang masih memburu.


"Me too baby." Jhon mencium bahu istrinya dan semakin memeluknya dengan erat dan mereka benar-benar menikmati waktu yang ada selama diperjalanan itu.


Kurang lebih sepuluh jam waktu perjalanan mereka dari Italia menuju California, akhirnya pesawat mereka mendarat dirumah pribadi Jhon.


Disana keluarga Jhon sudah menunggu begitu juga dengan Alex Jackson dan istrinya, kedua orang tua Samantha langsung menuju ke California saat mendengar putrinya akan kembali.


Keluarga mereka menungu dengan tidak sabar dan saat Samantha masuk kedalam rumah itu bersama dengan Jhon dan Edward yang berada didalam gendongannya, wajah mereka langsung terlihat bahagia.


Ana Jackson langsung berlari kearah putrinya dan memeluknya dengan erat, begitu juga dengan Xiau Yu, dia tampak bahagia melihat menantunya baik-baik saja.


"Sam,bkami sangat menghawatirkanmu." ujar Ana Jackson dan Xiau Yu bersamaan.


Samantha tersenyum didalam pelukan ibu dan ibu mertuanya.


"Sory telah membuat kalian kawatir."


Samantha membalas pelukan ibunya dan ibu mertuanya dengan hangat.


Jhon segera melangkah menghampiri ayahnya yang sedang berdiri bersama Alex Jackson dan melewati para wanita yang sedang melepaskan rindu.


"Dad, masih ingat taruhan kita?" tanyanya.


"Of course." jawab ayahnya.


Jhon menurunkan Edward dari gendongannya dan tersenyum pada ayahnya.


"So, bersiaplah daddy menggantikan aku dikantor selama satu bulan." ujarnya.


Michael Smith tampaj heran dan melihat kearah putranya.


"Mau kemana?"


"Untuk memupuk cucumu supaya cepat besar." jawab Jhon asal.

__ADS_1


"Oh my God, Jhon!!" teriak Samantha saat mendengar perkataan suaminya.


Semua mata terbelalak tapi kemudian wajah mereka tampak bahagia saat mulai mengerti dengan perkataan Jhon, memupuk cucu? Dia kira tanaman!


__ADS_2