Hot Mother And The Bos Mafia

Hot Mother And The Bos Mafia
Kembali nya Jhon


__ADS_3

Seorang pria tampan sedang duduk dikursi empuk jet pribadinya sambil memandangi sebuah foto ditangannya.


Setelah pergi ke New York untuk menyembuhkan ingatannya beberapa waktu akhirnya dia dapat mengingat siapa dirinya.


Bukan saja ingatan lamanya tapi dia juga dapat mengingat ingatannya selama dia mengalami amnesia.


Benar kata Billy asistennya, dokter itu sangat hebat. Tidak butuh lama akhirnya ingatannyapun kembali.


Jhon mengusap foto seorang wanita cantik yang dipegangnya, wanita itu tersenyum dengan manis dan foto itu dia dapatkan dari asistennya.


Setelah ingatannya pulih dia langsung bisa mengenal wanita itu, dia juga ingat ternyata wanita itulah yang menggodanya dikamar hotel tiga tahun lalu.


Jhon meminta Billy menyelidiki latar belakang Samantha karena dia tidak menyangka jika wanita yang menolongnya dan hidup dengan sederhana ternyata putri orang kaya.


Jhon menyunggingkan bibirnya, dia sudah tidak sabar untuk bertemu dengan Samantha yang telah membuatnya tergila-gila dan dia sangat ingin menanyakan sesuatu yang mengganjal dihatinya pada wanita itu.


Jet pribadi yang dinaikinya mulai mendarat, Jhon melemparkan pandangannya keluar jendela melihat keluar sana.


Dilandasan tampak beberapa mobil berjejer dengan rapi dan anak buahnya telah berbaris untuk menyambutnya.


Jhon turun dari jet pribadinya dan melangkah kearah mereka.


"Selamat datang bos!" para anak buah menyambut kedatangannya.


Pelayan pribadinya yang setia Billy begitu senang bosnya telah kembali.


"Selamat datang master." sambutnya.


Billy membukakan pintu mobil untuk Jhon dan pria itu segera masuk kedalam mobilnya, Billy mengikuti bosnya dan segera memerintahkan supir untuk menjalankan mobil itu.


"Billy, apa yang telah terjadi selama aku pergi? Apa ibu dan anak itu baik-baik saja?"btanyanya.


"Master, sewaktu anda pergi tiba-tiba ada orang yang ingin menculik anak itu. Satu orang sudah kami bunuh sedangkan yang satunya lagi sudah kami tangkap. Tapi sampai sekarang pria itu tidak mau berbicara siapa yang sudah membayarnya." jelas Billy.


"Apa kau bilang? Kenapa tidak segera mengatakannya padaku?" tanyanya dengan nada tinggi.


"Maaf master, saya tidak mau mengganggu masa penyembuhan anda. Tapi tenang saja, anda bisa mengintrograsi pria yang kita tangkap itu." jelas Billy.


"Baiklah, aku akan mengintrogasinya nanti lalu bagaimana dengan Stela?" tanyanya.


Setelah ingatannya pulih Jhon pun jadi tahu kenapa dia mau bertunangan dengan Stela.


"Nona Stela, seperti biasa membuat onar karena dia ingin menemui anda. Tapi dapat saya tangani jadi anda tidak perlu kawatir." jelas Billy meyakinkan.


Jhon hanya menganggukkan kepalanya dan kembali memandangi foto yang sedari tadi dipegangnya.


Sudah lama dia tidak bertemu dengan Samantha dan Edward, dia sudah sangat rindu dengan kedua orang itu.


Billy melihat kearah bosnya itu dengan heran.


"Master, wanita itu? Bukankah dia putri Alex Jackson?" tanyanya.


"Benar!" jawab Jhon singkat.


"Kanapa anda meminta saya untuk menyelidiknya?" tanya Billy penasaran.


"Apa kau tahu? Dialah yang menolongku dan selama aku hilang ingatan aku tinggal dengannya."


Billy tercengang, memang selama ini dia belum pernah bertemu dengan Samantha selama bosnya tinggal dirumah kecil itu.

__ADS_1


"Tapi bos anak itu?"


"Mirip Frans bukan?"Jhon memotong pertanyaan Billy.


Waktu itu dia tidak menyadarinya tapi sekarang setelah ingatannya kembali dia dapat menyadari kemiripan mereka dan inilah yang ingin dia tanyakan pada Samantha.


Billy mengangguk, akhirnya bosnya menyadari kemiripan kedua orang itu.


"Apa kau pernah melihat Frans berdua dengan Samantha Jackson?" tanyanya.


Billy menjawab dengan sebuah gelengan.


"Master, apa dia simpanan Frans?" tanya Billy curiga.


Jhon menarik nafasnya, tidak mungkin perempuan yang membuatnya tergila-gila adalah simpanan Frans.


"Aku tidak tahu! Aku sangat ingin menanyakan ini tapi aku rasa dia tidak ada hubungannya dengan Frans!"


"Tapi master ,bagaimana jika dia benar-benar simpanan Frans? Apa yang akan anda lakukan?"


Jhon terdiam sejenak, Samantha sangat misterius dan wanita itu tidak pernah mengatakan siapa ayah dari Edward.


"Segera pergi kerumahnya!" perintahnya.


"Maaf master, dia sudah tidak tinggal disana.


Jhon sangat kaget mendengarnya.


"Apa kau bilang?" dia segera menarik kerah baju Billy dan menatapnya dengan tajam.


"Aku sudah memerintahkanmu untuk mengawasinya, apa tidak kau lakukan?"


Jhon segera melepaskan kerah baju Billy dan mendorongnya dengan kasar.


"Memang perempuan yang pantas aku cintai." pikirnya dalam hati.


"Cari tahu mereka pindah dimana!"vperintahnya.


Billy mengangguk dan segera berkata:


"Master, tuan besar meminta anda untuk pulang."


"Daddy? Untuk apa?"


Billy mengangkat bahunya karena dia hanya mendapat perintah saja.


"Kalau begitu pulang kerumah." perintahnya.


Sedangkan saat itu dikediaman keluarga besar Smith, tampak seorang pria yang tampak berwibawa sedang duduk diruang makan bersama istrinya.


Dialah Michael Smith dan Xiau Yu istrinya. (yang ngak tahu sama mereka baca di Love Letter)


Jhon adalah putra pertama mereka dan anak perempuannya bernama Silvia Smith, mereka sedang berbincang dengan hangat sambil menunggu kedatangan Jhon.


"Hai mom, dad." sapa Jhon saat dia sudah tiba.


Xiau Yu segera bangkit berdiri, mendekati putranya dan memeluknya dengan hangat.


"Jhon sayang, kenapa kau jarang pulang kerumah?" tanyanya.

__ADS_1


Jhon tersenyum dan membalas pelukan ibunya dengan hangat.


"Sory mom, i'm busy."


"Sibuk apa? Apa kau sengaja membuat mommymu menahan rindu padamu?" tanya Michael yang sedang melotot padanya.


Michael segera menghampiri mereka dan menarik istrinya.


"Jangan sentuh istriku!" katanya


"What? dad please, she is my mom!" kata Jhon.


"Biarpun dia ibumu tapi kau tidak boleh menyentuhnya, dia milikku!" kata Michael lagi.


"Dad, kau terlalu posesif." Silvia menyela diantara mereka.


Wanita cantik itu baru saja dari kamarnya, dia segera mendekati Jhon dan langsung meninju perut kakaknya.


"Silvia, kau ini perempuan tapi tidak ada manis-manisnya." kata Jhon dengan kesal.


"Kak, perempuan itu harus kuat baru bisa menjaga dirinya sendiri!" jawabnya.


"Sudah! Kenapa kalian bertengkar? Ayo kita segera makan." ajak ibunya.


"Kakak, kenapa kau tidak mengajak sirubah?"btanya Silvia.


"Rubah? Siapa maksudmu?"


"Siapa lagi kalau bukan tunanganmu itu!"


"Silvia, jaga ucapanmu. Dia itu tunangan kakakmu."bsela ibunya.


"Kapan kau akan menikah dengan Stela?" tanya ayahnya.


"Aku rasa, aku tidak akan menikahi nya dad."


"Kenapa?" tanya ayahnya dengan heran.


"Hmm...aku tidak mau menikahi rubah!" jawabnya.


Silvia tertawa, dia kira kakaknya sangat mencintai Stela tapi sepertinya tidak.


"Kak, apa kau sudah menemukan kelinci untuk menggantikan sirubah?" tanyanya.


Senyum Jhon mengembang diwajahnya, dia mengangguk dan tersenyum manis pada keluarganya.


Keluarganya saling pandang, siapa yang telah membuat Jhon bisa tersenyum seperti itu?


"Jhon, jika kau tidak mau menikahi Stela sebaiknya segera putuskan tali pertunangan kalian." saran ibunya.


"Tidak mom, tidak secepat itu karena dia masih berguna untukku."


Keluarganya menggeleng, memang Michael yang menjodohkan Stela pada putranya. Dia kira Jhon akan menolak tapi dia tidak menyangka putranya menerima pertunangan itu begitu saja.


"Jadi kak, siapa kelinci itu? Kapan kau akan mengenalkannya pada kami?" tanya Silvia.


Senyum diwajah Jhon kembali mengembang, dia terdiam sejenak mengingat Samantha.


"Yah, nanti setelah aku bisa menangkap hatinya!" jawabnya.

__ADS_1


Dia harap mereka bisa bertemu lagi dalam waktu dekat.


__ADS_2