Hot Mother And The Bos Mafia

Hot Mother And The Bos Mafia
Persiapan


__ADS_3

Beberapa waktu telah berlalu sejak Jhon melamar Samantha, mereka berdua mulai sibuk menyiapkan hari hari pernikahan mereka.


Selama mereka sedang sibuk menyiapkan hari pernikahan mereka, Edward Jhon titipkan dirumah orang tuanya.


Mereka memutuskan pernikahan mereka diadakan disana dan dengan bantuan seorang wedding organizer yang sudah profesional membuat pekerjaan mereka lebih mudah.


Mengenai gaun pengantin, Samantha tidak perlu bersusah payah mencoba gaun kesana kemari karena Jhon mendatangkan seorang desainer profesional untuk membuat sebuah gaun pengantin yang di inginkan oleh Samantha.


Bahkan saat itu Jhon dan Samantha sedang memilih gedung pernikahan untuk mereka nanti, tentu saja dengan bantuan seorang wedding organizer yang disewa oleh Jhon.


Sebelum mencetak kartu undangan dan menyebarkannya nanti, mereka harus menemukan tempat untuk acara pernikahan mereka.


Karena keluarga Smith adalah keluarga yang sangat berpengaruh disana, membuat mereka harus menemukan tempat yang bagus.


Pada saat itu Kabar pernikahan Jhon langsung tersebar dengan luas karena ada seorang paparazzi melihat pria itu melakukan prosesi pemotretan preweddingnya dipantai.


Para paparazzi lainnya langsung menemui Jhon dan Samantha dan selama beberapa hari mereka harus menghadapi para awak media yang menanyakan hari pernikahan mereka.


Beberapa majalah bisnis bahkan memuat foto prewedding mereka untuk dijadikan foto sampul halaman majalah mereka.


Mereka sedang memilih tempat yang bagus untuk hari pernikahan mereka nanti.


"Ini beberapa gedung yang pas untuk pernikahan kalian nanti." ujar wedding organizer yang disewa oleh Jhon.


Dia adalah seoarang wanita paruh baya yang sudah sangat profesional menangani pernikahan mewah yang diinginkan oleh setiap pengantin yang menggunakan jasanya.


Samantha mulai melihat gedung-gedung yang ada didalam majalah yang diberikan oleh Wanita itu.


Tangannya sibuk membolak balikan majalah yang dipegangnya sedangkan matanya tak begitu fokus tempat-tempat yang terdapat dimajalah itu.


"Jhon, kau ingin didalam gedung atau alam terbuka?" tanya Samantha dan dia kembali kembalikan lembar majalah untuk melihat tempat lainnya.


"Up to you baby, kau bisa memilih dimanapun yang kau suka." jawab Jhon.


Dia memang membiarkan Samantha memilih apa yang dia mau dan dia akan mengikuti keinginan Samantha.


"Tapi kau harus mengambil andil Jhon, kau tidak boleh selalu mengiyakan perkataanku."

__ADS_1


"Baby, aku sudah berjanji akan memberikan pernikahan mewah padamu jadi kau bisa memilih dimanapun tempat yang kau sukai untuk acara pernikahan kita nanti dan pastikan tempat itu sangat mewah." jawabnya.


"Begitu? Bagaimana jika kita menikah dikamar saja berdua?" goda Samantha.


"Hei, itu bukan acara pernikahan tapi malam pertama."


Wedding organizer yang mendengar pembicaraan mereka tersenyum melihat kedua orang itu.


"Jadi, kau benar-benar menyerahkan semuanya padaku?"


"Yes baby. Sekalipun kau ingin menikah dibulan maka aku akan berusaha menyanggupinya."


"Kau terlalu berlebihan, aku tidak mau pernikahanku disaksikan oleh para Aliens."


Jhon hanya terkekeh mendengar ucapan Samantha sedangkan Samantha kembali membolak balikkan majalah yang dipegangnya. Matanya sibuk melihat beberapa gedung mewah yang ada didalam majalah itu dengan teliti dan sungguh dia bingung karena dimajalah itu menawarkan tempat-tempat yang bagus.


The Julia Morgan Ballroom, Newhall Mansion and The Stone House.


Itu beberapa tempat yang menawarkan tempat mewah untuk mengadakan pernikahan.


Samantha kembali membalikkan majalah yang dipegangnya dan matanya langsung tertarik dengan satu tempat.


Cambria Pines Lodge


Cambria Pines Lodge menempati area seluas dua puluh lima hektar hutan pinus yang indah dan memiliki tempat-tempat spektakuler untuk resepsi pernikahan di lingkungan indoor ataupun outdoor.


Bagi yang ingin menikmati sebuah taman berkelas dunia, dapat memilih area Gazebo Garden.


Begitu selesai di taman Gazebo, para tamu undanganpun bisa melanjutkan pesta dansa di Peacock Room.


Agar suasana romantis mudah dirasakan, lampu-lampu di ruangan sedikit diredupkan.


Disana pun terdapat sebuah lokasi pernikahan yang lebih intim, seperti White Garden. Taman ini merupakan sebuah taman tradisional Victoria yang dilengkapi dengan bunga-bunga putih di area semak belukar.


Jika sudah mulai lelah, Cambria Pines Lodge juga menawarkan kamar tidur Sycamore dan Treetop yang sangat ideal sebagai pelengkap resepsi pernikahan ketika berlangsung di White Garden.


"Aku pilih yang ini." katanya dengan cepat setelah membaca lokasi dan apa saja yang ditawarkan ditempat itu.

__ADS_1


"Wah, kau sangat punya selera." puji wedding organizer itu.


Samantha tampak tersenyum, dia memang punya impian menikah dialam terbuka dan dia sangat beruntung Jhon memberikan kebebasan padanya untuk memilih tempat dan gaun pernikahannya.


Setelah selesai dengan tempat pernikahan mereka, Samantha kembali memilih souvenir yang akan diberikan untuk para tamu undangan nantinya.


Jhon benar-benar menyerahkan semuanya pada Samantha, apa yang Samantha tunjuk dan dia hanya mengiyakan karena dia telah berjanji akan memberikan pernikahan mewah untuk wanitanya.


Bahkan saat Samantha bertanya mengenai souvenir, dia hanya menjawab jika Samantha bisa memilih souvenir apa saja yang dia mau karena dia juga tidak mengerti dengan semua itu.


Samantha tampak bingung karena banyak Souvenir yang ditawarkan dan semuanya tampak begitu menarik.


Setelah sekian lama memilih dan memikirkannya akhirnya Samantha memilih dua souvenir yang berbeda dan lagi-lagi, Jhon hanya mengangguk mengiyakan apa yang Samantha pilih dan lagi pula, menurutnya souvenir yang dipilih oleh Samantha sangatlah bagus.


Samantha sangat senang karena mereka tidak perlu meributkan hal ini dan lagi pula, souvenir yang dia pilih sangat tepat mengingat tamu yang akan mereka undang adalah para tamu dari kalangan atas.


Tamu laki-laki akan mendapatkan sebuah souvenir berupa penjepit dasi yang terbuat dari emas dua puluh empat karat dan dihiasi sebuah berlian kecil diujungnya sedangkan tamu wanita akan mendapatkan sepasang anting yang terbuat dari emas putih dan sebuah berlian menjadi matanya.


Tidak hanya itu, mereka juga memilih sebuah kartu undangan yang berupa sebuah kotak putih.


Didalamnya akan terdapat sebuah kartu undangan dan diisi dengan beberapa coklat mahal sedangkan diatasnya akan ditulis inisial nama mereka nantinya.


"Apa kau puas baby?" tanya Jhon memastikan.


Dia sangat senang melihat wajah Samantha yang tampak bahagia.


"Yes."


"Apa ini semua sesuai dengan keinginanmu?" tanyanya lagi.


"Thank you Jhon, kau benar-benar menyerahkan semuanya padaku."


"Seperti janjiku sayang, aku akan memberikan pernikahan terindah dan termewah untukmu."


Samantha begitu bahagia, setelah selesai dengan semua itu mereka pergi dari sana dan menyerahkan pada wedding organizer untuk mengatur semuanya.


Mereka tinggal menunggu hari pernikahan mereka nantinya.

__ADS_1


Dan masalah cincin pernikahan, Jhon telah menyiapkannya dengan diam-diam dan tentunya dia juga sudah menyiapkan hadiah lainnya untuk Samantha.


__ADS_2