Hot Mother And The Bos Mafia

Hot Mother And The Bos Mafia
Menyelamatkan date yang gagal


__ADS_3

Saat itu matahari sudah hampir terbenam, para pasangan yang ada disana telah memeluk pasangan mereka masing-masing untuk melihat Sunset disana.


Amber masih setia menempel pada Samantha, dia masih mengandeng tangan sahabatnya dengan erat dan tidak mau melepaskannya.


Amber melakukan hal demikian karena dia sangat canggung, ini date pertamanya dan dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan.


Sedari tadi Billy hanya diam saja, tidak berinisiatif mendekatinya, jadilah dia seperti itu, menarik sahabatnya kemana-mana.


Samantha sangat kesal dibuatnya, padahal dia ingin bersama dengan Jhon. Tapi sahabatnya itu? Benar-benar membuatnya kesal! Apa mereka akan seperti itu sampai selesai?


Saat orang-orang sudah mulai berkerumun didekat mereka, tiba-tiba tangan Amber dan Samantha ditarik dari arah yang berlawanan dan merekapun terpisah.


Samantha sangat heran dan melihat orang yang menariknya, Jhon tersenyum dan memeluknya dari belakang sedangkan saat itu Amber semakin dibawa menjauh oleh Billy, Amber melihat kearah Sahabatnya tetapi Samantha hanya melambaikan tangannya dengan santai.


Sebelum melakukan hal itu, Jhon dan Billy yang tampak frustasi sedang merencanakan sesuatu.


Jhon tidak mau acara date mereka hari ini tidak meninggalkan kesan apapun. Walaupun matahari sudah mulai terbenam tapi mereka masih bisa melakukan suatu hal yang lain.


Pria itu telah merencanakan sesuatu untuk kencan selanjutnya dengan Samantha tapi yang harus dia lakukan saat ini adalah memisahkan kedua wanita itu terlebih dahulu.


"Billy."


"Yes master."


"Aku ingin setelah ini kita berpisah disini."


"Kenapa master?"


"Billy, aku tidak suka situasi ini dan sebaiknya kau segera mendekati wanita incaranmu itu." katanya kesal.


"Aku mau master tapi dia selalu menempel dengan Ms Samantha, jadi?"


"jangan banyak alasan, aku punya rencana."


Jhon mulai mengatakan rencananya dan Billypun mengangguk setuju.


"Kau tahukan apa yang akan kau lakukan?"


"Tentu master."


"Good."


Saat orang-orang sudah mulai berkerumun didekat kedua wanita itu, dengan cepat Jhon dan Billy mendekati mereka dan menarik tangan mereka untuk memisahkan kedua wanita itu.


Billy membawa Amber menjauh dari sana dan hendak meninggalkan tempat itu.


"Billy, kita mau pergi kemana?" tanya Amber penasaran.


"Amber, apa kau tidak mau ikut denganku?" tanya Billy pula.


"Tidak bukan begitu."


"Lalu?"


"Bagaimana dengan mereka?"


"Amber, apa kau tidak menyukaiku?" tanya Billy tiba-tiba.


Amber terdiam dan menatap pria tampan yang berdiri didepannya itu.


"Of course i like you, but?"

__ADS_1


Billy segera menarik tangan Amber dan memeluk wanita itu.


"Jika begitu, biarkan mereka dan maukah bersama denganku disini?"


Wajah Amber merona dan dengan cepat wanita itu mengangguk.


Billy menyelipkan anak rambut Amber yang tertiup oleh angin laut, dia mengangkat dagu Amber dan mulai mendekatkan bibir mereka.


"You look beautiful today." puji Billy.


Saat para pasangan sibuk melihat Sunset, Billy menciumi bibir Amber sekilas dan melepaskannya.


Wajah Amber kembali merona tapi setelah itu mereka saling pandang satu sama lain.


Amber tersenyum senang, wanita itu melingkarkan tangannya dileher Billy dan merekapun kembali berciuman dengan mesra.


Sedangkan tidak jauh dari mereka, Jhon masih memeluk Samantha dari belakang dan mereka masih berada disana. Mereka belum beranjak dan masih menikmati sunset dengan pasangan lainnya.


"Baby, aku sangat ingin memelukmu seperti ini sendari tadi." bisik Jhon ditelinga Samantha.


"Me too."


"Baby."


Jhon menciumi wajah kekasihnya itu dari belakang.


"Hmmm..?"


Samantha memejamkan matanya, menikmati sentuhan bibir pria itu diwajahnya.


"Mau pergi kesuatu tempat denganku?"


"Of course."


Jhon segera membawa Samantha pergi dari sana dan mereka menuju kesebuah Cafe yang tidak jauh dari tempat itu.


Di Cafe itu menyediakan diner romantis untuk para pasangan, dengan alunan music yang lembut, banyak pula pasangan yang berdansa dilantai dansa yang tersedia disana.


Setelah mereka makan malam dengan romantis, Jhon mengajak Samantha berdansa disana.


Pria itu sedang memeluk kekasihnya dilantai dansa dan mencium wajahnya dan merekapun mengerakkan tubuh mereka mengikuti music classic dengan pasangan lainnya.


"Baby."


"ya?"


"Kenapa kau begitu cantik?"


"Jangan merayu, aku memang seperti ini."


Jhon terkekeh pelan dan semakin mengencangkan pelukannya, selama mereka berdansa Jhon berbisik ditelinga Samantha.


"Sayangku, i love you so much." bisiknya.


Samantha sangat bahagia mendengarnya, Jhon selalu memperlakukannya dengan romantis.


"Jhon."


"Yes."


"Thank you for loving me."

__ADS_1


"Don't say that baby."


"Yah, untuk pria sepertimu aku rasa kau tidak akan kekurangan wanita yang lebih cantik dariku."


"Sepertiku? Maksudmu?"


"Jhon, kau itu kaya dan juga tampan. Pasti banyak wanita yang menyukaimu."


"Yah, so?" jawab Jhon dengan malas.


"Kenapa kau bisa menyukaiku?"


"Kenapa bertanya seperti itu baby?"


"Aku penasaran saja. Sebelum kau tahu kebenarannya, kau tahu aku ini singgle mother, tapi kenapa kau mau menerimaku dan Edward?" tanyanya lagi.


Jhon memutar tubuh Samantha mengikuti alunan musik dan memeluk wanita itu dari belakang.


"Baby, apa kau pernah mendengar cinta itu buta?"


"Yes."


"Maka anggaplah demikian. Anggaplah aku sudah buta saat pertama kali melihatmu."


Sebuah senyum menghiasi wajah Samantha, dia benar-benar bahagia. Jhon pria paling romantis yang dia kenal dan pria itulah yanh sangat mencintainya.


"Jadi, sekalipun Edward itu adalah anak kandungku apakah kau masih tetap menerimaku?" tanyanya.


"Yes."


"Bagaimana jika kedua orang tuamu menentang?"


"Yang menyukaimu itu aku, bukan orangtuaku! Aku tidak perduli sekalipun mereka menentang karena yang aku inginkan cuma dirimu."


Samantha kembali tersenyim dan memutar tubuhnya mengikuti irama dan setelah itu, Samantha melingkarkan kedua tangannya dileher Jhon.


"Jhon, kau tahu?"


"What?"


"Sekarang, kau adalah segalanya untukku dan aku tidak bisa berpisah denganmu."


" Are you sure, baby?"


Samantha mengangguk, dia berharap apapun yang terjadi nanti dia tidak akan kehilangan pria itu.


"Baby, aku sangat, sangat senang mendengarnya. Asal kau tahu, aku tidak pernah memanjakan wanita manapun seperti yang sudah aku lakukan terhadapmu ."


"Thank you." bisik Samantha pelan.


Samantha mengangkat kepalanya dan mengecup bibir kekasihnya, Jhon memeluk Samantha dengan erat dan membalas ciuman wanita pujaan hatinya.


Mereka menghentikan gerakan tubuh mereka, mereka berdiri dilantai dansa dan berciuman dengan mesra.


Mereka berdua sangat bahagia dan setelah itu mereka kembali berdansa. Mereka menempelkan dahi mereka dan saling pandang sedangkan senyum penuh kebahagiaan menghiasi wajah mereka.


Mereka menggerakkan tubuh mereka mengikuti irama musik dan berdansa dengan romantis bersama dengan pasangan-pasangan yang ada disana.


Rasanya mereka tidak mau malam itu berlalu dengan cepat karena mereka sangat menikmati kebersamaan mereka berdua.


Sedangkan saat itu Billy, dia membawa Amber pulang kerumahnya.

__ADS_1


Dia tidak mengijinkan Amber pulang dan mengajak Amber melanjutkan kencan mereka dirumahnya, akhirnya pria itu maju satu langkah lebih cepat.


__ADS_2