Hot Mother And The Bos Mafia

Hot Mother And The Bos Mafia
Kesetiaan Billy


__ADS_3

Jhon menggenggam tangan Samantha dengan erat dan memandangi wajah kekasihnya yang tidak berdaya.


Alex Jackson dan istrinya juga berada didalam ruangan itu, Ana Jackson menangis melihat wajah putrinya yang tampak babak belur dan belum sadarkan diri.


Putri yang dia jaga sedari dulu, bahkan dia sendiri tidak pernah memukuli putrinya barang sedikitpun. Tapi sekarang?


Ana Jackson menangis dan membelai rambut putrinya, tangannya bergetar saat menyentuh lebam di wajah Samantha.


Saat itu Samantha telah mereka pindahkan keruangan Vip dirumah sakit itu, Jhon ingin membawa Samantha kerumah sakit pribadi keluarganya tapi tidak bisa.


Dokter disana tidak mengijinkan karena kondisi pasien yang tidak memungkinkan.


Tadi saat dokter keluar dari ruangan gawat darurat dengan wajah cemas, mereka mengira terjadi sesuatu dengan Samantha.


Dengan cepat Alex Jackson dan istrinya menghampiri dokter itu dan bertanya mengenai keadaan Samantha dengan tidak sabar.


"Dokter, bagaimana dengan putriku,apa dia baik-baik saja?" tanya Ana Jackson dengan tidak sabar.


"Tenang nyonya, putri anda dalam keadaan baik dan peluru dari bahunya sudah kami keluarkan."


Jhon sangat lega mendengar perkataan dokter itu.


"Tapi pasien kehilangan banyak darah dan ada sedikit pendarahan dikepalanya akibat benturan, jadi dikawatirkan putri nyonya akan mengalami koma."


Alex Jackson dan istrinya sangat kaget dan tidak percaya mendengarnya sedangkan Jhon tidak kalah kegetnya.


"Tidak....tidak...!" Ana Jackson menangis, lututnya terasa lemas tapi Alex Jackson langsung memeluk istrinya.


"Tapi kalian tenang saja, ini hanya kemungkinan. Bisa saja pasien sadar dalam waktu dekat, kita lihat saja dalam waktu beberapa jam kedepan. Saat reaksi obat bius telah habis biasanya pasien akan sadar dan aku juga berharap putri anda tidak akan koma." jelas dokter itu.


Setelah dokter berkata demikian, dua orang suster mendorong Samantha yang telah selesai menjalani operasi keluar dari ruangan itu.


Sebelum Alex Jackson meminta, Jhon terlebih dahulu meminta Samantha dibawa keruangan terbalik dirumah sakit itu.


Dia juga telah bertanya pada dokter tadi, apakah Samantha bisa dia bawa ke california saat itu?


Tapi dokter disana tidak mengijinkan karena keadaan Samantha masih sangat lemah.


"Tuan Alex, sebaiknya kau membawa istrimu kembali. Aku akan menjaga Samantha disini."


Jhon merasa iba melihat orang tua Samantha yang tampak lelah.


"Tidak jhon, aku tidak bisa merepotkanmu lebih dari ini." jawab Alex Jackson.


"Tenang saja, aku tidak akan merasa direpotkan jika itu menyangkut Samantha."


Alex Jackson menatap pria itu dengan lekat, sepertinya Samantha tidak salah memilih. Seharusnya dia percaya pada putrinya lebih awal.

__ADS_1


Tapi semua sudah terjadi dan sekarang, dia berharap Samantha bisa cepat sadar.


"Jhon, aku sangat berterima kasih kau datang disaat yang tepat. Aku sungguh tidak bisa melihat jika putriku sampai dinodai oleh ba*ingan itu."


Wajah menatap ayah Samantha, apa yang hendak diperbuat Frans?


"Apa yang ingin ba*ingan itu lakukan pada Samantha?" tanyanya dengan cepat.


"Frans hendak memperkosanya tapi Samantha melawan dan menendang kemal*annya. Frans sangat marah dan memerintahkan anak buahnya untuk memukuli Samantha."


Jhon menggeram marah mendengarnya. Selama ini dia masih menghormati keputusan Samantha tapi berani-beraninya pria itu ingin menodai wanitanya!


Darahnya kembali mendidih saat membayangkan itu!


"Tuan Alex, kau tidak perlu kawatir. Aku akan membalas setiap perbuatan yang telah diperbuat Frans ahkan aku akan membalasnya dengan lebih kejam!!"


"Aku sangat berterima kasih, seharusnya aku mempercayai putriku sejak awal."


"Jangan kau pikirkan, kalian sudah berumur jadi kembalilah dengan istrimu, aku akan menjaganya disini."


Jhon meraih ponselnya dan segera menghubungi asistennya Billy, pria itu memerintahkan asistennya membawa Alex Jackson bersama dengan istrinya kesebuah hotel.


Kedua orang tua itu terlihat sangat lelah karena Frans telah menyekap mereka kurang lebih dari dua belas jam.


Setelah mendapat perintah dari bosnya, Billy membawa Alex Jackson dan istrinya kesebuah hotel yang ada didekat rumah sakit itu.


Setelah mengantar Alex Jackson, Billy kembali kerumah sakit itu sambil membawa sesuatu ditangannya.


Billy masuk kedalam ruangan VIP itu dan melihat bosnya dengan iba, seorang pria berdarah dingin tampak kawatir melihat seorang wanita yang tidak sadarkan diri diatas tempat tidur, sungguh pemandangan yang langka.


Dia juga berharap wanita yang sangat dicintai oleh bosnya bisa cepat sadar.


"Master, aku membawakan makanan untukmu."


"Letakkan disitu." jawab Jhon dengan malas.


Billy berjalan mendekati meja dan meletakkan makanan yang dia bawa disana, setelah itu Billy kembali berdiri dibelakang bosnya.


"Master,aku memang hanya asisten pribadimu tapi tolong dengarkan permintaanku baik-baik, setelah itu jika kau ingin membunuhku maka aku bersedia."


"Katakan!"


Billy memberanikan diri menyentuh bahu bosnya itu.


"Anda belum makan sedari siang, aku harap anda mau makan." pintanya.


Jhon bangkit berdiri dan melotot pada asisten pribadinya itu.

__ADS_1


"Apa kau pikir aku bisa makan sekarang?" tanyanya dengan nada tinggi.


"Master, aku mengerti dengan keadaanmu."


"Apa yang kau mengerti!" Jhon masih melotot pada asisten pribadinya


Billy menelan ludahnya dengan kasar tapi dia harus memberanikan diri untuk membujuk bosnya.


"Master, kau paling tahu kenapa aku mengikutimu. Kau yang telah menyelamatkan aku saat kedua orang tuaku mati dibunuh didepanku jadi aku tahu bagaimana perasaanmu saat ini. Aku telah bersumpah untuk mengikutimu dengan setia tapi sampai saat ini aku belum pernah melihatmu seperti ini dan terus terang saja, aku tidak bisa! Pikirkanlah keadaanmu juga dan jika nanti Ms Samantha sadar, apa dia akan senang melihat keadaanmu seperti ini?"


Jhon mengusap wajahnya, yang dikatakan Billy benar adanya.


"Master, aku mengatakan ini karena aku peduli padamu. Sebaiknya anda menjaga diri dan aku juga akan sangat lega melihatnya.bKau tinggal memerintahkan apapun padaku, aku akan menuruti semua perintahmu tapi satu yang aku pinta darimu, tolong jaga dirimu baik-baik." pinta Billy lagi.


Jhon memandangi asisten pribadinya itu dan menepuk pundaknya.


"Baiklah, aku akan mengikuti permintaanmu."


"Thank you master."


Billy tersenyum senang dan menunduk pada pria itu.


Jhon duduk diatas sofa dan mulai memakan makanan yang dibawa oleh Billy untuknya, Billy sangat senang, bosnya mau mendengarkan permintaannya.


"Apa jet pribadiku sudah kembali?"


"Yes master."


"Bagus, setelah Samantha sadar aku ingin membawanya kerumah sakit pribadi keluargaku. Siapkan segala sesuatunya disana."


"Siap Master."


Billy segera memutar langkahnya hendak pergi dari sana.


"Billy."


Panggilan Jhon menghentikan langkahnya.


"Yes master."


Billy memutar tubuhnya kembali kearah bosnya, siap menerima perintah selanjutnya.


"Kau bisa melakukan perintahku besok, sekarang kau bisa beristirahat."


"Siap master."


Billy tersenyum saat mendengar perintah bosnya, pria itu keluar dari ruangan itu dengan senyum mengembang diwajahnya.

__ADS_1


__ADS_2