Hot Mother And The Bos Mafia

Hot Mother And The Bos Mafia
Ayah yang tidak percaya


__ADS_3

Samantha masuk kedalam apartemennya dan sangat kaget saat melihat ayahnya sedang duduk diatas sofa, ayahnya langsung melotot saat melihat kepulangannnya.


Dia kira ayahnya sudah tidur tapi entah kenapa pria itu masih disana, menatapnya dengan tajam.


"Dad, kenapa kau belum tidur?" tanya Samantha.


Alex Jackson bangkit berdiri dan tanpa mengatakan apa-apa Alex Jackson langsung melayangkan tangannya dan menampar wajah Samantha.


Samantha berteriak dan memegangi wajahnya yang terasa panas.


"Apa kau pikir aku bisa tidur setelah apa yang kau lakukan?" teriak pria tua itu.


Ana Jackson yang berada didalam kamar langsung berlari keluar mendengar teriakan suaminya, dia juga sangat kaget melihat putrinya disana dan sedang memegangi wajahnya.


"Apa yang aku lakukan sampai daddy berani memukulku?" teriak Samantha.


"Kau benar-benar putri kurang ajar! Beraninya kau bilang pada Frans jika kau single mother!"kata Ayahnya.


"Aku memang single mother, memangnya apa yang salah dari ucapanku?" Samantha tidak mau kalah.


"Kau jangan mengatakan hal yang membuatku malu!"nkata ayahnya lagi.


"Sayang, apa maksudmu single mother?" Ana Jackson menghampiri putrinya dan menatapnya dengan lekat.


"Mom, maaf aku tidak mengatakan ini lebih awal. Aku memang memiliki seorang anak dan inilah yang ingin aku katakan pada kalian tadi."


Alex Jackson dan istrinya melotot tidak percaya, dengan cepat Alex Jackson menghampiri putrinya dan memukul wajahnya kembali.


"Dad, apa kau gila!" teriak Ana Jackson.


Samantha kembali memegangi pipinya dan menangis.


"Dad, i hate you!" teriak Samantha.


"Putri kurang ajar, rasanya aku ingin memukulmu sampai mati! Pergi dari rumah menolak perjodohan yang telah aku siapkan, tidak hanya mempermalukan aku, tapi kau malah tidur dengan pria yang tidak jelas dan melahirkan seorang anak? Mau ditaruh dimana mukaku sekarang?" teriak Alex Jackson penuh dengan emosi.


"Samantha, kenapa kau lakukan ini?" tanya ibunya tidak percaya sedangkan Samantha masih menghapus air matanya.


"Samantha coba kau jelaskan, siapa ayah dari anakmu dan dimana anakmu?" tanya ayahnya penuh dengan emosi.


"Sekarang daddy minta penjelasanku? Tadi daddy berani memukulku sampai dua kali tanpa mendengar lebih lanjut perkataanku! Lalu sekarang buat apa?"


"Inilah yang membuat aku pergi dari rumah, daddy tahu kenala aku tidak mau pulang? Aku benci dengan daddy yang tidak bisa diajak bicara dan main hakim sendiri!"


Samantha mengusap air matanya yang terus mengalir, dia benci dengan sikap ayahnya.


"Samantha, sekarang jelaskan pada mommy, apa maksud dari perkataanmu?" tanya ibunya.

__ADS_1


"Mommy mau mendengarnya sekarang? Apa mommy mau percaya dengan perkataanku?"


Ana Jackson mengangguk dedangkan Alex Jackson hanya melotot pada istri dan putrinya dan dia berusaha menahan emosinya.


"Mom, aku memang punya seorang anak tapi dia bukan anakku, aku menemukannya dan mengadopsinya." jelasnya.


"Lihat, bahkan hal seperti inipun tidak kau tanyakan pada kami, boleh atau tidak mengadopsi seorang anak?" kata Alex Jackson lagi dengan kesal.


"Apa itu perlu? Sedangkan daddy tidak pernah bertanya padaku apa aku mau dijodohkan atau tidak?! Apa daddy pernah bertanya aku suka atau tidak!"


"Kau!!" Alex Jackson tidak bisa menjawab pertanyaan putrinya.


"Daddy selalu memutuskan seenaknya seperti tiga tahun lalu, tidak bertanya padaku apa aku mau atau tidak! Aku sudah menjalani hidupku dengan baik selama tiga tahun ini tanpa meminta bantuan daddy, aku lalui dengan usahaku sendiri tapi kenapa daddy datang dan tiba-tiba menjodohkan aku dengan Frans tanpa bertanya lagi? Tanpa memberi tahu dan tanpa memperdulikan perasaanku!"


Samantha mengusap air matanya, rasanya perjuangannya selama tiga tahun menjadi sia-sia karena ayahnya yang tidak berubah.


"Sam, dengarkan aku,Frans pria yang baik sebab itu daddy menjodohkanmu dengannya." ujar ayahnya.


Samantha menarik bibirnya, tersenyum dengan sinis. Jujur dia malas mendengarnya.


"Dad, jangan mau ditipu olehnya, Frans bukanlah orang baik."


"Apa maksudmu?" tanya ayahnya.


"Aku dengar jika Frans Rional, tidak! Nama aslinya Frans Leonardo, dia adalah seorang pria jahat dan kejam." katanya.


"Samantha, kau jangan memfitnah Frans, aku tidak akan percaya!"


Semantha mulai mengatakan pada ayahnya siapa Frans sebenarnya, seperti yang Jhon ceritakan padanya, begitu pula yang dia katakan pada ayahnya.


Dia bahkan meminta ayahnya untuk menjauhi Frans dan jangan berhubungan lagi dengan pria itu tapi reaksi ayahnya benar-benar diluar dugaannya.


Alex Jackson tertawa terbahak-bahak mendengar cerita putrinya, dia tidak percaya apa yang dikatakan oleh Samantha.


"Ternyata selama tiga tahun kau pergi dari rumah tidak hanya membuatmu pintar menipu tapi kau juga pintar mengarang sebuah cerita sekarang!" kata ayahnya.


Samantha tercengang, tidak percaya dengan reaksi ayahnya. Dia kira ayahnya akan percaya dengan nya, tapi ternyata?


"Dad, aku tidak asal bicara. Lebih baik daddy percaya denganku." pintanya.


"Samantha, jangan mengada-ada. Memangnya kau tahu dari mana cerita ini?"


"Dari pacarku."


"Siapa?"


"Jhon Smith."

__ADS_1


Alex Jackson dan istrinya saling pandang tapi kemudian mereka tertawa sedangkan Samantha kembali tercengang. Apa mereka orang tuanya?


"Sayang, jangan asal menyebut nama orang." kata ibunya.


"Mom, apa ada yang salah?" tanyanya heran.


"Tentu saja, memangnya kau tidak tahu siapa Jhon Smith. Kau sangat pintar menyembutkan namanya supaya aku percaya bahwa kau bisa berhubungan dengan orang yang lebih hebat dari Frans!" jawab ayahnya


"Sialan! Jika tahu akan begini maka aku akan menahan Jhon disini." maki Samantha dalam hati.


"Sayang, sudahlah! Jangan asal menyebut nama orang karena itu tidak baik, untunglah disini cuma ada kita saja." kata Ana Jackson


"Lihatlah putrimu, dia benar-benar pintar berbohong sekarang!"


Samantha menarik nafasnya dan memejamkan matanya. kesal dengan kedua orang tuanya.


"Aku tahu kau mengatakan ini supaya aku membatalkan perjodohan ini dengan Frans, aku juga tidak tahu mengenai adopsi anak itu benar atau tidak tapi dengarkan perkataanku baik-baik! Frans menyukaimu maka seterusnya temuilah dia dan jalin hubungan dengannya." kata Alex Jackson lagi.


"What? Dad! Aku sudah bilang aku tidak mau dengan Frans. Aku juga sudah bilang aku punya pacar,bkenapa kalian tidak percaya?"


"Samantha!" teriakan Alex Jackson memenuhi ruangan apartemen yang kecil itu.


"Cukup sudah bermain-mainnya, aku tidak mau mendengar apapun!"


Samantha sangat kesal, kenapa ayahnya tidak percaya padanya.


"Aku benar-benar benci kalian!" teriak Samantha dan dia meninggalkan orang tuanya.


Samantha masuk kedalam rumahnya dan membanting pintu kamar Edward dengan kencang. Dia bersembunyi disana, menangis karena orang tuanya tidak percaya dengannya.


"Dad, aku rasa Samantha tidak bercanda." kata Ana Jackson.


"Biarkan, selama ini dia hanya bermain-main saja. Aku rasa dia mengatakan ini karena tidak bisa melupakan Mack!"


"Tapi?"


"Apa kau belum cukup melihatnya? Sejak Mack meninggalkannya, Samantha selalu menutup diri dari para pria, selalu menjauhi lelaki yang mau mendekatinya. Aku melakukan ini supaya dia bisa melupakan Mack dan membuka hatinya untuk pria lain." sela Alex Jackson.


"Hidup kita tidak akan lama lagi, jika tidak sekarang mencarikan pria baik untuknya lalu siapa yang akan menjaga nya kelak?"


Alex Jackson memegangi tangan istrinya, berusaha meyakinkan bahwa apa yang mereka lakukan sudah benar.


"Tapi sayang, mengenai Jhon Smith tadi?"


"Jangan mau ditipu oleh putrimu, Jhon Smith sudah punya tunangan yang cantik, sapa yang tidak tahu? Putrimu mana bisa kenal dengan pria seperti itu!"


Ana Jackson menatap mata suaminya dengan lekat, mungkin yang dikatakan oleh suaminya benar adanya.

__ADS_1


"Sudahlah, sebaiknya segera istirahat karena besok pagi kita sudah harus pergi."


Ana Jackson hanya mengangguk dan dia berharap putrinya bisa mengerti dengan keputusan yang mereka ambil tapi jujur didalam hatinya, dia sangat mempercayai ucapan putrinya.


__ADS_2