Janji Dalam Cinta

Janji Dalam Cinta
Episode 44.


__ADS_3

Laras menatap Bram yang sedang memakai sepatu setelah sebelumnya ia minta ijin untuk menyegarkan tubuhnya terlebih dahulu sementara Dirga menatap mereka berdua sambil tersenyum.


"Bagaimana rasanya ditegur Mama?," tanya Dirga pada Laras dan Indra.


"Nyesek Om, soalnya Tante negurnya kalem."


"Memangnya yang kalian mau seperti apa?, seperti orang jualan obat?, atau seperti orang ngajak berantem?," tanya Dirga geli.


"Mungkin maksudnya Bram seperti emak-emak ngomel karena ga dapet uang belanja," jawab Laras.


"Dan kamu sendiri Nona?, ngapain saja seharian ini?," tanya Dirga pada Laras.


"Pap, kalau mau negur Laras, nanti aja ya, kasihan dia udah malem masih disini," kata Laras sambil senyum-senyum.


"Aku pamit dulu Om, Tante Indah, aku minta maaf dan janji tidak akan mengulangi nya lagi," kata Bram saat melihat Indah berjalan kearahnya.


"Maafkan Tante juga karena sudah menegurmu, Tante melakukannya karena Tante sayang pada kalian. Dan jangan lakukan hal seperti itu lagi, kecuali kalian sudah bisa bertanggung jawab atas diri kalian sendiri."

__ADS_1


"Ya Tante, memang kami yang bersalah. Laras, aku pulang dulu," katanya saat Laras mencium tangannya membuat Bram sesaat diam terpaku.


"Kamu tidak suka?," kata Laras sementara tangannya berada dalam genggamannya tidak perduli bahwa Indah dan Dirga memperhatikan mereka.


"Aku suka, aku hanya tidak menduganya saja," jawab Bram dan ia memegang kepala Laras lalu mencium keningnya.


"Aku pamit dulu, selamat malam," kata Bram sebelum masuk ke mobilnya dan berlalu dari rumah mereka.


"Kenapa, kaget ya?," tanya Indah membuat Laras terkejut hingga pipi nya merona.


"Iih Mama...,-


Malam itu Laras tidak bisa tidur karena teringat dengan ciuman yang diberikan Bram padanya didepan kedua orang tuanya.


"Apa sih maunya Bram?, enak aja dia nyium didepan Papa Mama. Ga tau apa kalau malunya tuh kaya gimana." katanya pelan.


Sementara itu Bram yang sedang mengemudi tersenyum membayangkan reaksi Laras atas apa yang dia lakukan.

__ADS_1


Waktu terus berlalu, Bram secara rutin seminggu atau 2 Minggu sekali berkunjung kerumah Laras dan hubungan keduanya berjalan dengan baik. Sampai tiba waktunya Bram harus kembali ke Singapura karena ia sudah menyelesaikan kuliahnya.


Laras dan Bram sedang bersama keluarga mereka menikmati makan malam dan keluarga Dirga sengaja mengundang Keluarga Rizal Wiguna yang hari ini datang ke Jakarta.


"Bagaimana hubungan mereka, apakah ada kemajuan?," tanya Syafira pada Indah sambil melihat putra dan putri mereka yang sibuk menjaga Danish anak kedua dari Indah dan Dirga yang sekarang berusia setahun tanpa memperdulikan orang tua mereka.


"Kemajuannya mereka tetap berhubungan dengan baik dan aku kagum dengan sikap Bram yang mampu mengendalikan diri karena mempunyai tunangan anak SMP. Buat orang dewasa sepertinya bukan hal aneh bila mempunyai kekasih atau suami yang usianya bahkan sangat berjauhan, tapi buat mereka yang masih sekolah mungkin mempunyai tantangan yang sangat besar," jawab Indah.


"Ya bahagia kalau hubungan mereka tetap berjalan baik. Lalu bagaimana dengan Bram yang harus kembali ke Singapura?, apakah bisa Laras ikut bersama kami?, bukankah dia juga akan masuk SMA?," kata Syafira membuat Indah dan Dirga tersenyum.


"Sebenarnya masalah seperti ini sudah kami bahas dengan Laras dan Indah juga, dan Bram juga meminta Laras untuk ikut bersamanya tapi mereka berdua masih bertunangan. Dan Laras lebih memilih untuk tinggal di Jakarta sampai nanti ia lulus SMA."


"Tapi kalian tidak akan keberatan bila nanti kami mengundang Laras untuk bisa hadir di acara-acara keluarga Wiguna bukan?."


"Tentu saja kami tidak keberatan," jawab Indah dan disetujui oleh Dirga.


"Mam, aku boleh membawa Danish jalan-jalan?," tanya Laras pada Indah karena acara makan siang mereka sudah selesai sejak lama.

__ADS_1


"Ya sayang, tapi hati-hati!," pesan Indah pada Laras.


Sementara orang tua mereka sedang sibuk membahas hubungan mereka, maka mereka berdua memutuskan untuk berjalan-jalan sambil menggendong Danish.


__ADS_2