
Pagi yang indah nampak kilau bulir bulir embun pagi berjatuhan didedaunan, hembusan angin pagi tak menampik bahwa suasana sekitar sangat sejuk dan asri.
Terdengar cicitan burung burung yang bertengger di ranting ranting pohon bersahut sahutan tak membuat seorang Nico terusik sedikitpun.Kini terdengar nyanyian burung camar yang merdu mengusik tidur nyenyak seorang Nico,dia nampak mengerjapkan matanya karena silau akan sinar matahari pagi.Wajahnya yang rupawan kini terlihat seperti bocah laki-laki yang bangun tidur yang mencari gulingnya,Nico baru ingat kalau saat ini dia berada didalam hutan. Karena dirinya sekarang berada didalam mobil pergerakan nya jadi tidak begitu nyaman, kini Nico sudah sadar sepenuhnya hatinya kembali pilu tatkala mengingat Aini,kini dia semakin tak punya muka untuk sekedar bertatap muka.
"Ckk.." Bibirnya mencebik kala sadar dan mengingat kenyataan yang ada,mau bagaimana pun juga dia harus menghadapi nya.
Hari ini Nico berencana untuk kembali ke kediaman keluarga nya dia ingin lihat sandiwara apa lagi yang wanita itu buat,hari Nico akan menyelesaikan semuanya agar papanya tahu bagaimana rupa mamanya yang asli.
Setelah mencuci mukanya dengan air mineral yang ada didalam mobilnya akhirnya Nico berlalu dari tempat itu,lama perjalanannya untuk menuju kediaman keluarga nya karena semalam dia hanya menjalankan mobilnya diluar kendalinya.
**
"Pa... apakah Nico masih belum kembali?? mama tidak tahu ada apa dengan nya sehingga dia begitu marah pada mama, hiks hiks..." tangis mama Neli yang tentu saja hanya pura-pura agar suaminya makin iba melihatnya.
"Papa rasa sebentar lagi dia akan pulang percayalah,aku akan menemui ayah dulu beliau sedang sarapan pagi kau beristirahat lah... maid akan menyiapkan sarapan pagimu dikamar " mama Neli mengangguk pelan, setelah Tuan John Mayer Rosberg nama lengkap papa Nico yang keturunan Jerman meninggal kan mama Neli sendiri dalam kamarnya,kini mama Neli tersenyum licik melihat suaminya yang ternyata masih sangat menyayangi dan mencintai nya.
Mama Neli sudah pasti akan mendapatkan dukungan penuh dari suaminya,mama Neli sangat dimanjakan oleh Tuan John Mayer Rosberg hingga membuat mama Neli menjadi sangat angkuh dan tidak berbuat sesuka hatinya.
Tidak peduli apakah ayahnya memarahi nya dengan sedemikian rupa suaminya tetap berada di pihaknya,itu yang membuat mama Neli jadi semakin besar kepala.
Brreemmm brreemmm
Terdengar suara deru mobil dari depan kediaman nya mama Neli tersenyum penuh arti dia pasti akan mendapatkan kembali putranya begitulah pemikiran mama Neli.
Brakk
terdengar bantingan pintu mobil Nico, dia melihat mobil yang tidak asing pasti kakeknya sedang berada disini untuk membela putrinya itu,cih... Nico semakin muak dengan keluarga ini tak peduli seberapa dia menghormati kakeknya dia tetap pada pendiriannya keluar dari keluarga yang menjijikan ini.
Dia yakin papa juga ikut andil dalam aksi mamanya dan dengan uang pasti bisa membeli semuanya termasuk hukum.
"Selamat pagi tuan muda..." sapa maid yang bertugas menjaga kebun bunga mamanya.
Nico hanya mengangguk tak membalas sapaannya seperti biasanya,maid pun kaget karena tak biasanya tuan mudanya tidak membalas sapaannya.
Nico masuk kedalam rumah dengan wajah menggelap,dia masih dalam keadaan mood yang tidak baik-baik saja,nampak sisa sisa kemarahan masih terlihat diwajahnya.
__ADS_1
"Masih ingat kau punya keluarga disini..." suara bariton papanya terdengar keras dan menekan.
Nico hanya tersenyum miris melihat papanya menatap tajam yang ditujukan untuknya dan dibalas tajam pula oleh Nico,dia tidak takut apapun dan dia juga sudah tidak punya rasa hormat pada pria yang ada dihadapannya ini.
Kini terdengar suara gemeretak rahang kedua orang yang berstatus ayah dan anak itu yang nampak kekeh bersitegang, atmosfer disekitar pun berubah menekan sebisa mungkin Nico menahan diri agar dia tidak lepas kendali.
"Ekheemm... " terdengar suara deheman dari Tuan Bimo,Nico menoleh kearah kakeknya dan masih tak beranjak dari tempatnya berdiri kini Nico kembali menatap nyalang kearah tuan John Mayer kemudian beralih menatap kakeknya.
"Apa kakek juga terlibat dengan insiden beberapa tahun yang lalu...??" suara pelan Nico dengan pertanyaan menekan. sedangkan tuan John Mayer mengernyitkan dahinya tidak mengerti arah pertanyaan putranya.
Tuan Bimo menggeleng gelengkan kepalanya pelan kemudian dia berkata " Tidak !! tapi kakek akan cerita kan ..."
"Tidak perlu... aku tidak butuh cerita apapun entah itu dari wanita itu ataupun darimu tuan Bimo..." potong Nico cepat
"NICO.... jaga batasan mu" tuan John Mayer marah melihat putranya yang tidak punya adab kepada ayah mertuanya, apalagi terhadap mamanya yang sudah melahirkan nya.
Kakek Bimo mengangkat tangannya memberikan tanda kepada tuan John Mayer bahwa tidak apa apa dia bisa mengatasinya,kakek Bimo hanya tersenyum melihat tingkah cucunya yang ternyata masih sangat labil dan emosional.
Nampak wajah gelap Nico sudah memerah karena amarah yang memuncak dia kecewa bahkan sangat kecewa ternyata kakeknya ada kemungkinan ikut andil dalam insiden kebakaran yang menimpa seluruh keluarga Aini.
"Kakek hanya tinggal menjawab pertanyaan ku saja tidak perlu basa-basi.." ujar Nico pelan menekan.
"Tidak... sekali lagi kakek tegaskan tidak " jawab tuan Bimo tetap menggelengkan kepalanya
"Lalu... " masih dengan Geraman tertahan tubuh Nico gemetar dia tidak siap mendengar jawaban apa yang akan dikatakan kakeknya nanti.
Dia memejam sebentar kedua tangannya masih terkepal kuat giginya bergemelatuk mata yang semula memejam kini menatap nyalang kearah papanya.
"Kebakaran yang menimpa seluruh keluarga Aini memang ulah mamamu..." terjeda beberapa saat nampak kakek Bimo menghela nafas perlahan kemudian " saat itu kakek tidak berada dirumah tapi,.. kakek mendengar kejadian itu dari suruhan kakek yang kakek suruh untuk mengawasi mamamu dan Aini,.. dari awal kakek melihat gadis mungil itu sangat tertarik padanya tidak menyangka ternyata dia adalah cucu dari kakak seperguruan kakek sewaktu kakek ngilmu kejawen dan lainnya, gadis itu sangat istimewa apalagi pas kamu menceritakan bahwa kamu sangat tertarik dan menyayangi gadis itu kakek jadi bersemangat.
Tapi mamamu yang tanpa sengaja mendengar itu mamamu sangat tidak suka dengan gadis itu,lalu melakukan segala cara agar kau tidak lagi berhubungan dengan Aini kecil.
Hanya karena status kalian yang berbeda apalagi didukung dengan sebutan yang saat itu disematkan untuk gadis kecil itu dengan sebutan ank pembawa sial atau anak aneh yang lebih buruk lagi anak setan..." Kakek Bimo sedikit berkaca kaca mengingat semua itu.
Nampak kakek Bimo meraup udara sekitar dengan pelan kemudian menghempaskan perlahan sambil menahan agar air matanya tidak turun.
__ADS_1
" Setelah semua yang terjadi dengan seluruh keluarga nya Aini kecil diusir secara paksa oleh warga karena fitnahan yang disebarkan oleh orang suruhan mamamu,..." kedua tangan Nico semakin mengepal kuat mpak buku bukunya memutih sempurna,ada yang dirasakan olehnya saat ini yah rasa sakit yang luar biasa didada sebelah kirinya,Nico memukul mukul dadanya tanpa sadar jiwanya sedikit terguncang mendengar cerita kakeknya,ingin sekali dia menyela cerita kakeknya tapi dia urungkan dia ingin sekali mendengar cerita selanjutnya meskipun menyakitkan didengar oleh ditelinga nya.
"Saat itu Aini kecil benar benar terguncang jiwanya kakek membawa nya ketempat kakek yang kakek beli untuk gadis itu sebelumnya,dia jadi gadis yang pemurung jiwanya seakan kosong kakek berusaha melakukan segala cara untuk membuat gadis itu kembali ceria tapi itu hanya bertahan sebentar saja.
sampai dia memutuskan untuk pergi dari rumah pemberian kakek dia berkata bahwa dia tidak membutuhkan semua yang kakek berikan padanya karena bagaimana pun memberikan segalanya kakek tidak akan bisa mengembalikan keluarga nya kembali seperti semula karena ulah putri kesayangan kakek..." kini kakek Bimo sedikit menunduk kemudian mendongak.
" Kakek merasa tertusuk mendengar semuanya kata kata Aini kecil saat itu, bagaimana pun juga apa yang dikatakan Aini benar adanya apalagi Aini juga tahu bahwa papamu yang mengetahui hal itu berusaha menutupi fakta dengan beberapa gepok uang,.. hanya beberapa tahun Aini ikut kakek setelah itu dia pergi entah kemana..." kini tatapan Nico kembali menatap nyalang kearah papanya.
"Kalian memang menjijikkan...." Tuan John Mayer sedikit mundur kebelakang beberapa langkah dia melihat Nico seperti bukan putranya yang dia kenal.
"Aku akan pergi jauh setelah ini,. aku keluar dari keluarga yang menjijikan ini...." kemudian Nico melangkah kearah pisau yang menancap dibuah apel dimeja makan ruangan itu.
"Aku Nico Rosberg mulai hari ini bukan anak dari seorang John Mayer Rosberg dan Neli Anggraini selamanya kita sudah putus hubungan darah" dengan menusuk dada sebelah kirinya sehingga memuncratlah darah segar dari tubuhnya.
Degh...
Nampak tuan John Mayer memegang dadanya ada nyeri yang tertahan disana.
"Tidaakkk.... jangan lakukan itu sayang mama mohon mama menyesal.... hiks hiks..." mama Neli yang semula tiduran di kasur nya yang tak kunjung melihat putranya masuk kekamarnya akhirnya memutuskan keluar dan betapa kagetnya dia ternyata ayahnya menceritakan semua kronologis kejadian terhadap Aini yang dianggap biang masalah dikehidupa nya.
Dan disinilah mama Neli berada disamping suaminya mama Neli tidak sanggup berdiri kedua kakinya lemas seolah tak bertulang mendengar perkataan Nico yang memutuskan hubungan kekeluargaan dengan nya dan suaminya.
Mama Neli berusaha mendekati putranya " CUKUP... BERHENTI KAU DISITU.... AKU JIJIK MELIHAT MU KAU TIDAK PANTAS DIPANGGIL MAMA.." hardik Nico
"Kau tidak pantas nyonya beli" kini suara Nico serak dan parau akhirnya dia pergi dari rumah yang dianggapnya terkutuk itu sambil memegangi dadanya yang terluka akibat tusukan yang dilakukan olehnya sendiri.
Tuan John Mayer memasuki ruangan kerjanya dengan mulut terkunci rapat dan dengan pikiran yang kacau,dia tidak menyangka akibat memanjakan istrinya ternyata sangat fatal bagi keluarganya apalagi putranya yang sudah tidak mau lagi mempunyai hubungan keluarga dengan nya.
Tuan John Mayer memijit ruang diantara kedua alisnya kepalanya sakit luar biasa hatinya berdenyut nyeri dia tidak menyangka hal ini akan terjadi diluar dugaannya,tuan John Mayer pikir Nico tidak akan pernah tahu akan insiden tersebut ini benar benar diluar dugaannya.
*Kedua orang tua Nico tidak tahu yah guys kalau Nico mempunyai kekuatan supranatural dan kelebihan lainnya*
happy reading semuanya next 👉👉
nantikan kisah selanjutnya yah masih banyak episode seru lainnya 😊😍
__ADS_1
I LOVE YOU ALL 😘😘😘