
"Akhirnya.... Hahaha Akhirnya aku benar-benar berhasil,... hahahaha..." Terdengar suara tawa mengerikan dan menggema di tengah lembah itu.
Dia adalah Astri yang selama ini melakukan ritual Larung Sukmo selama 40 hari 40 malam tanpa makan dan minum, benar-benar sungguh pencapaian yang luar biasa bukan.
Kini setelah Astri keluar dari lembah itu dia dituntun oleh beberapa mahluk yang tidak Astri ketahui itu manusia apa bukan yang jelas mahluk itu memakai jubah hitam yang menutupi seluruh tubuhnya hingga tidak menampakkan bagian bagian tertentu dari anggota tubuhnya apalagi wajah dari mahluk itu seperti apa seolah-olah itu hanya sebuah jubah terbang yang melayang.
Mahluk itu berada didepan dan belakang Astri, Astri yang masih kaget akan keberadaan mahluk tersebut yang menuntunnya untuk mengikuti mereka tanpa suara masih melihat intens, mulai dari kaki yang tak nampak seolah-olah mahluk itu melayang rendah 10 cm dari tanah sungguh mahluk yang sangat misterius bagi Astri,dia jadi teringat sesosok Dementor yang pernah dilihatnya bersama putrinya beberapa tahun yang lalu di serial film Harry Potter,yah seperti itulah sesosok mahluk tersebut gambarannya.
Astri tidak bisa membayangkan bagaimana rupa dari mahluk yang menuntun jalannya kali ini yang entah akan menuju kemana, apakah semenyeramkan rupa pocong ataukah wajah kuntilanak yang setiap hari menemaninya,eh salah menggodanya selama dia menjalani ritual Larung Sukmo,
Bukan hanya menggoda dan menguji mentalnya banyak sekali mahluk mahluk disana berbagai rupa dan bentuk yang aneh dan diluar nalar, yang sering jahil padanya hingga dia sendiri lelah dan bosan jika setiap hari selalu dijahili hingga Astri pun kebal dengan rasa takut.
Tapi untuk mahluk yang satu ini seolah-olah menunjukkan sisi kengerian tersendiri, entah kenapa tubuh Astri tiba-tiba menjadi sedikit gemetar ketakutan dan ada sesuatu yang menggelitik nadinya agar dia diharuskan tetap diposisi waspada.
"Kau tunggu disini..." terdengar suara yang berat dan serak makin menambah kengerian di rungunya.
Astri mengangguk kecil tanpa memandang kedepan, dimana saat ini Astri berdiri dengan diapit dari sisi kanan dan kirinya dengan mahluk yang menyerupai Dementor itu meskipun tanpa memegang tangan Astri dan hanya berdiri disamping Astri.
Hawa dingin dihutan itu sangat menyengat tapi bagi Astri itu sudah menjadi hal biasa karena dia sendiri sudah kebal akan dinginnya udara dihutan tersebut.
"Masuk...." terdengar suara perintah dari mahluk tadi yang sempat masuk kedalam gua yang entah Astri sendiri tidak tahu ada apa dibalik gua atau bisa dikatakan didalam gua tersebut.
"Berlutut... " Suara berat dan serak kembali memberikan titahnya untuk Astri, dia melihat sekeliling tempat itu, seketika Astri terjingkat kaget melihat apa yang dilihatnya barusan.
Berbagai macam bentuk yang aneh yang nampak di pandangan astri,mulai dari manusia berkepala kerbau,ular berkepala dua tapi masih kepala manusia,pocong kuntilanak genderuwo dan masih banyak lagi yang lainnya yang bentuknya memang tak lazim.
Sebenarnya Astri begidik ngeri melihat pemandangan yang nampak didepannya ini tapi dia sudah bertekad sejauh ini jadi dia harus bisa sampai akhir.
"KAU.... APA TUJUANMU MELAKUKAN RITUAL LARUNG SUKMO ASTRI..." Astri tersentak kaget mendengar namanya disebutkan dan sontak saja netranya melihat sesosok wanita cantik bahkan sangat cantik yang menggunakan kemben hijau bercorak kuning keemasan yang memakai mahkota dikepalanya sedangkan dari pinggang sampai kebawah bentuknya menyerupai ular yang sangat besar tidak ada kaki melainkan ekor ular.
"Sa saya ingin menjadi sakti dan hebat Ratu...." sedikit gemetar Astri mengutarakan niatnya.
__ADS_1
"Hahahaha.... hahahaha.... hahahaha..." terdengar suara sang ratu yang melengking keras hingga memekakkan telinga bagi Astri.
Kini tubuh Astri gemetar ketakutan dia tidak tahu apa yang akan terjadi kedepannya.
"KAU MANUSIA BUSUK YANG PERNAH AKU LIHAT ASTRI... HATIMU PENUH DENGAN DENDAM YANG TAK BERKESUDAHAN, SUNGGUH MANUSIA BERHATI DENGKI SEPERTI DIRIMU MEMANG PANTAS DISEBUT IBLIS... HAHAHAHA.... TAPI.... AKU SUKA DENGANMU..." tubuh Astri lemas seolah tak bertulang suara sang ratu sangat mendominasi dan penuh dengan tekanan aura yang sangat magic dan melumpuhkan urat urat nadinya.
"KAU SALAH BERURUSAN DENGAN GADIS ITU ASTRI... DIA SANGAT TAK TERJANGKAU KECUALI... KAU HARUS MEMBERIKAN AKU TUMBAL GADIS PERAWAN DIBULAN PURNAMA NANTI..." Astri mendongak dia kaget dengan ucapan sang ratu
"JANGAN BERPURA-PURA BODOH ASTRI.... 90 HARI LAGI AKAN ADA BULAN PURNAMA MERAH YANG DISEBUT DENGAN BULAN DARAH KAU HANYA CUKUP MENUMBALKAN SATU ORANG GADIS PERAWAN DENGAN HARI DAN WETON KHUSUS DAN .... ITU YANG DIMILIKI OLEH ANAK BUNGSUMU... BAGAIMANA ASTRI...." Astri mendadak pias apa dia akan mengorbankan putrinya kembali setelah dia gagal dengan aksinya beberapa waktu yang lalu.
"Ta tapi.... "
"AKU TAHU KERAGUAN MU ASTRI KAU TUMBALKAN PUTRIMU ATAU KAU CULIK GADIS ITU..." Astri menoleh kearah yang ditunjukkan oleh sang ratu.
Disana terlihat jelas sesosok gadis kecil yang Astri kenal dia adalah cucu perempuan dari pak Antoni, yah Astri melihat kearah tembok gua yang sekarang menyerupai layar televisi besar padahal dari tadi yang Astri lihat hanya tembok kosong tapi sekarang malah menjadi seperti layar televisi besar yang pernah dimilikinya dulu ketika masih menjadi istri Harun.
"APA KAU SANGGUP ASTRI.... " pertanyaan sang ratu tak membuat Astri takut tapi malah sebaliknya dia sangat bersemangat untuk menjalankan perintah tersebut.
"Sanggup ratu...." Astri dengan mantab menyanggupi titah sang ratu.
"baik ratu... "
"MINUMLAH ... " tiba-tiba saja didepan Astri nampak cawan yang terbuat dari tembaga khusus dan didalamnya nampak cairan merah dan kental yang tak lain adalah darah, kemudian beberapa saat setelah sosok mahluk yang memberikan minuman darah tersebut kini Astri disuguhkan dengan beberapa potongan daging dan hati serta jantung yang Astri tidak tahu itu hati manusia ataukah hewan, ataukah daging hewan.
Astri meneguk ludahnya dengan kasar dia melihat sang ratu menatapnya tajam seolah-olah menuntutnya harus memakan yang ada didepannya ini atau mati, dengan sedikit gemetar Astri memakannya sampai habis kemudian meminum darah yang ada di awan tersebut.
Sungguh perut Astri mual disaat dia mencoba menggigit dan mengunyah makanan mentah yang entah dari daging apa,tapi Astri tahan karena dia tidak mau tujuannya sia sia dan berujung kematian nya.
Kini makanan yang dimakan Astri habis tak bersisa,sungguh Astri seperti seorang kanibal sejati tapi setelah ini Astri akan dikejutkan dengan apa yang akan dikatakan sang ratu, yang akan membuatnya syok.
"KAU TIDAK BERTANYA ASTRI ITU DAGING APA...??" Astri hanya menunduk dan diam dia masih merasakan mual luar biasa dalam perutnya tapi dia tahan sebisa mungkin.
__ADS_1
"ITU ADALAH DAGING PUTRIMU LUCIANA.... " Astri mendongakkan kepalanya pias.
"Ap apa ratu... lu Luciana... tap tapi... "
"KAU MERAGUKAN KEBENARAN NYA ASTRI... BAIKLAH.."
prok prok prok.
Dengan 3 kali tepukan tangan kini sesosok yang menyerupai genderuwo masuk dan membawakan seonggok mayat wanita dan Astri tahu itu siapa.
Astri terjengkang kebelakang, wajahnya menjadi pucat bak mayat apa yang dilihat didepannya itu memang tubuh Luciana putri keduanya.
Mendadak Astri mual dia sekuat tenaga menahan perutnya agar tidak kembali memuntahkan apa yang dia makan barusan tapi dia tak mampu. Bahkan Astri tak bisa memuntahkan apapun justru air liurnya yang menetes semakin liar.
Hoek Hoek.
"HAHAHAHA... KAU SUNGGUH BIADAB ASTRI... AKU MEMANG MENYURUHMU MEMAKAN DAN MINUM DARAH PUTRIMU TAPI TIDAK MEMAKSAMU... HAHAHAHA..."
Hoek... Hoek...
Kembali Astri mencoba memuntahkan isi perutnya tapi dia tak mampu,kini Astri menangis dia benar-benar sudah tidak bisa berpikir jernih sekarang.
Tapi sesungguhnya itu hanyalah sebuah manipulatif yang disuguhkan sang ratu,mayat itu hanya mayat wanita dari korban pemerkosaan bukan mayat Luciana tapi sang ratu merubah wajah wanita itu menjadi wajah Luciana dengan kekuatan magicnya.
"BAIKLAH ASTRI SEKARANG KAU AKAN MENJADI ORANG YANG SANGAT SAKTI SEKARANG BAHKAN MELEBIHI DARI REDJO SENDIRI,.. SEKARANG KELUAR LAH DAN TUNGGU TUGAS DARIKU BERIKUTNYA..." sang ratu mengibaskan tangan tandanya dia sudah selesai dan meminta semua untuk segera pergi.
Bugh
Pukulan ditengkuk Astri yang entah siapa yang memukul nya hingga Astri tidak sadar dan kemudian dia menghilang dari tempat itu dengan beberapa mahluk yang menyerupai Dementor tadi.
Sementara keberadaan Luciana sekarang berada di LA bersama sugar Daddy nya.
__ADS_1
"Jadi semua akan dimulai rupanya..." Senyum smirk tampak tersungging dibibir seorang pria paruh baya kemudian dia melesat pergi dari sana secepatnya.
Sett