Kesalahan & Keegoisan Dibalik Kebahagiaan

Kesalahan & Keegoisan Dibalik Kebahagiaan
Season 2 ~ Baby


__ADS_3

Aku bahagia karena aku sekarang menimang anak laki - laki yang putih, gembul dan sangat lucu. Aku menimangnya dengan hati - hati, dengan rasa senang dan bahagia, aku juga memberinya Asi. Rasa bahagia dan rasa sayang pada anak ini, itu terasa begitu nyata. Tetapi itu hanya mimpiku malam ini. Ketika aku terbangun, kembali ke kenyataan aku menjadi sedih, karena itu semua ternyata hanya sebuah mimpi yang manis. Aku sangat kecewa.


Ternyata hanya mimpi, kenapa aku harus terbangun sekarang? mungkin kalau aku belum terbangun aku masih bisa bersama anak itu lebih lama. Kalau aku tidur lagi pun belum tentu akan memimpikan hal yang sama lagi.


Aku sudah rindu pengen punya baby. Tapi kapan mas Nirwan mau dan setuju untuk punya baby ya? padahal hutangnya kan sudah lunas.


Ya Allah maafkan hamba, harus menundanya begitu lama, semoga saat nanti kami menginginkannya, engkau tidak mempersulit karena selama ini kami begitu lama menundanya. Kami menunda juga karena terpaksa. Maafkan kami ya Rob.


Yah setidaknya aku bisa merasakan bahagia mempunyai buah hati meskipun hanya di dalam mimpi, kalau kenyataan mungkin rasanya akan lebih membahagiakan.


***


" Di mas Nirwan mana?"


" Nggak tau bos, kan situ istrinya."


" Lah tadi baru aja keluar dari kamar, aku kira dia kesini."


" Ke kamar mandi mungkin."


" Oh bisa jadi."


" Belum ngecek ke kamar mandi?"


" Belum lah, aku nggak kepikiran ke sana, karena aku pikir malah kesini."


" Dia belum kesini."


" Ya udah bilangin nanti aku berangkat."


" Kenapa nggak pamit sendiri sih bos?"


" Nunggu dia selsai dari kamar mandi pasti lama, kasin tuh si Loli, takut dia nunggunya kelamaan."


" Nggak bawa motor bos?"


" Nggak, kan aku mau berangkat bareng Loli."


" Lah Loli disini?"


" Iya, tuh sudah didepan."


" Kenapa nggak disuruh masuk sih bos."


" Nggak lah, enakan kamu, nanti malah asik pacaran jadi nggak kerja - kerja."


" Ya maklum lah bos, namanya juga lagi pacaran."


" Ya kalau mau ketemu nanti malam main lah ke sana. Ya udah aku berangkat nanti keburu telat, assalamualaikum."


" Waalaikumsalam."


Hari ini aku berangkat dijemput Loli, aku lagi malas bawa motor sendiri.


***


" Makasih ya Lol sudah mau menjemput ku."


" Sama - sama mbak, malah lebih asik tau di jalan ada temennya ngobrol."


" Ya udah yuk masuk terus kita sarapan, aku bawa bekal nih."

__ADS_1


" Duh mbak kamu baik banget sih, tau aja kalau Loli belum sarapan."


" Ya udah yuk sarapan."


" Ayok, kebetulan Loli juga sudah lapar, makasih ya mbak sudah di bawain sarapan, mbak Ayu baik banget deh."


" Sama, kamu juga."


" Eh mbak, aku mau tanya, tapi mbak jangan tersinggung ya?"


" Iya, mau tanya apa sih? kok kayaknya serius banget?"


" kok mbak belum hamil? bukanya udah setahun menikah ya?"


" Iya Lol, sengaja ditunda, karena kemarin masih punya hutang banyak."


" Terus?"


" Alhamdulillah sekarang sudah lunas. Tapi nggak tau tuh mas Nirwan belum bicara lagi soal anak."


" Owh."


" Aku kira kamu mau tanya apa Lol, ternyata cuma mau tanya beginian."


" Mbak nggak kepengen punya baby?"


" Kepingin lah Lol, kepingin banget malahan, sampai kadang aku mimpi, semalem pun aku mimpi punya anak, gendong anak. Terus kalau bangun jadi sedih karena cuma mimpi, mungkin karena saking kepinginnya punya anak kali ya Lol?"


" Bisa jadi sih mbak. Ya coba lah mbak, nanti mbak bicara lagi sama suami mbak, hutangnya juga sudah lunas, mbak sudah baikan kan?"


" Ya sudah lah Lol, sudah beberapa hari juga. Lagian mana bisa aku marah sama dia lama - lama, marah paling lama cuma dua hari aja."


" Ya bagus kalau begitu mbak, marahan lama - lama juga nggak baik."


" Ya mungkin memang dia orang nya begitu mbak."


" Bisa jadi."


" Mbak, kemarin aku melihat pak Isnan lagi sama perempuan seksi lagi, tapi beda dari yang kemarin."


" Kamu tau dimana?"


" Di jalan saat aku mau antar ibuk belanja. Kebetulan seberang tempat belanja ibuk itu ada restorannya, dan sepertinya mereka habis makan di sana."


" Ya bagus deh Lol kalau dia sudah move on, aku jadi tidak terlalu merasa bersalah."


" Mbak yakin? nanti tidak ada lagi yang perhatian Loh?" goda Loli.


" Ya nggak papa Lol, kalau dia terus perhatian aku malah akan semakin takut dia tidak bisa move on, dan pasti juga dia akan tersiksa."


" Iya ya mbak, susah ya kalau punya fans yang cinta nya sampai begitu, hehehe."


" Artis kali ah yang punya fans."


***


Saat tengah bersiap - siap untuk pulang, ponsel ku berdering.


" Assalamualaikum mas."


" Waalaikumsalam nduk. Belum selesai ya kerjanya?"

__ADS_1


" Sudah, nih lagi beres - beres."


" Aku sudah di depan butik nih,"


" Oh, mau ngapain?"


" Ya jemput kamu lah."


" Lah tumben, ada apa memang?"


" Ya sudah aku tunggu diluar, cepat keluar."


" Ya, aku pamit dulu sama Loli."


" Iya."


***


" Lol, aku duluan ya? aku nggak jadi bareng kamu, aku sudah dijemput suami ku."


" Cie, romantis banget sih. Aku jadi iri, yang akur ya mbak, hehehe."


" Oke, aku duluan ya assalamualaikum."


" Waalaikumsalam."


***


" Tumben dijemput? ada apa?"


" Nggak ada apa - apa."


" Loh ini mau kemana? kayaknya bukan jalan pulang?"


" Mau beli sesuatu dulu."


" Tumben aku diajak?"


" Ya kenapa? kamu nggak mau?"


" Mau, seneng malah, aku mah nggak ribet mas, kamu ajak muter - muter begini juga aku sudah senang. Kamu nya aja yang kalau ajak nolak terus, kalau sama temen aja langsung berangkat. Apa aku malu - maluin ya kalau diajak keluar?"


Mas Nirwan hanya diam, dia tidak menjawab pertanyaan ku.


" Sek, aku pengen punya anak."


Duarr, aku langsung terkejut, aku sangat senang akhirnya mas Nirwan mengucapkan kata ini. Aku sangat bahagia mendengarnya.


Akhirnya setelah penantian panjang. Terimakasih mas, akhirnya kamu mau di duakan. Kamu tau mas, aku sangat bahagia mendengar ini.


" Ya udah tinggal bikin kan."


" Nanti kita bikin yah di lembur, biar cepat jadi, hehehe."


" Ya mudah - mudahan di lancarkan mas, karena kita menundanya lama dan aku juga kalau datang bulan nggak teratur, aku takut bakalan sulit atau malah lama."


" Yang penting kita berusaha dulu ya."


" Ya mas."


Setelah kita sepakat untuk mempunyai momongan, aku langsung mencari tau di internet soal kehamilan, cara menghitung masa subur, sampai berhubungan badan yang baik agar bisa cepat hamil itu seminggu berapa kali.

__ADS_1


Setiap ada waktu luang aku terus mempelajari dan mencari tau informasi tentang kehamilan.


__ADS_2