
Mendapat pekerjaan
Setelah beberapa hari ke sana kesini, berkeliling kota mencari lowongan pekerjaan, akhirnya aku mendapatkan tawaran pekerjaan . Hanya lulusan SMP sepertiku mencari pekerjaan susah - susah gampang. Sebenarnya sih aku bukan pemilih, pekerjaan apa saja yang penting itu halal dan aku bisa mengerjakannya kenapa enggak.
Pekerjaan yang ditawarkan kepadaku adalah sebagai perawat lansia. Aku langsung tertarik dengan tawaran itu dan memutuskan untuk mengambil pekerjaan itu.
Mungkin bukan pekerjaan yang mudah, tapi aku akan mencobanya.
Setelah menkonfirmasi pekerjaan itu dan aku akhirnya diterima. Karena sudah ada pekerjaan, dan mengharuskan aku pindah ke tempat kerja ku, aku sudah tidak bisa lagi tinggal di kosan mbak Yani.
Hari ini aku sibuk berkemas, membereskan dan memasuk kan barang - barang ku ke dalam tas, yang akan aku bawa besok. Kebetulan hari ini hari Minggu dan mbak Yani libur kerja, jadi bisa membantuku berkemas.
" Yu kamu sudah yakin mau bekerja di sana? nggak pikir - pikir dulu? atau mau cari kerja yang deket sini aja biar tetep bisa kos bareng ? "
" Yakin lah mbak, cari pengalaman baru. Mau cari kerja lagi pasti butuh waktu lama lagi, mau cari kemana juga, kita sudah jelajahin yang di deket sini tapi nggak ada. Lagian uangku juga udah menipis, hehehe."
" Iya juga sih. Yah aku sendiri lagi dong. "
" Hahaha, memang sebelum aku kesini mbak sama siapa? "
" Ya sendiri sih. Tapi kan selama ada kamu jadi rame Yu, kalau malem ada temennya cerita, besok kamu pergi jadi sepi lagi."
" Pinginnya aku kerjanya sore bisa pulang mbak, tapi kan jaraknya jauh banget dari sini. Jadi nggak mungkin kan aku pulang pergi, nggak punya motor juga, kasian kalau mbak harus antar jemput aku. Besok mbak jadi kan nganterin aku ketempat kerja? "
" Ya jadi lah."
" Tapi besok kan mbak udah masuk kerja, apa nggak papa kalau nganterin aku dulu?"
" Nggak papa, aku udah izin kalau besok masuk agak telat. Oh ya apa kamu nggak pulang dulu ambil baju sama pamit simbah? "
" Nggak mbak, langsung berangkat dari sini saja baju ini aja udah cukup kok."
" Oke. "
Keesokan harinya.
Sebelum mbak Yani berangkat kerja, mbak Yani mengantarku ketempat kerja dulu. Sambil melihat - lihat juga memastikan tempat kerja ku katanya. Setelah selesai bertanya - tanya dan memastikan semuanya mbak Yani pamit pulang.
" Yu aku pulang ya. Kalau pas libur nanti aku akan main - main kesini. Misalnya nanti kamu nggak betah langsung kabarin ya, jangan ditahan - tahan. Jaga diri baik - baik. "
" Duh sejak kapan mbak ku jadi bawel gini kaya emak - emak, hehehe. Iya mbak nanti aku akan kabarin tenang aja. Hati - hati dijalan. Pelan - pelan saja bawa motornya."
" Ya udah aku pamit, assalamualaikum."
" Ya mbak, waalaikumsalam.
__ADS_1
Setelah mbak Yani pergi, aku kembali berbincang dengan Buk Ririn, anak dari ibu lansia yang akan aku urus. Buk Ririn menjelaskan apa saja yang harus aku kerjakan.
" Ayu ini kamarmu, dekat sama kamar ibuku, jadi sewaktu - waktu ibuku memanggilmu kamu mendengarnya. Oh iya kerjaan kamu hanya mengurus semua keperluan ibuku. Memandikan, mencuci pakaiannya.
Setiap hari aku buka bimbel disini kalau kamu mau nanti kamu bisa ikut bantuin."
" Yah buk aku cuma lulusan SMP, mana bisa bantuin ngajar. "
" Cuma anak TK sama SD kok. Nanti yang kelas 4 - 6 biar aku yang hendel. Nanti aku ajarin pelan - pelan biar bisa bantuin aku."
" Baik buk. "
" Ya sudah kamu ke kamar ibuku dulu, berbincang - bincang lah dengannya, sambil berkenalan. Semoga dia cocok sama kamu dan kamu betah ya kerja disini."
" Baik buk."
Seperti yang buk Ririn perintahkan aku pun bergegas ke kamar ibunya. Aku berbincang dan mendengarkan ceritanya. Beliau tidak mau ku panggil ibuk. Beliau menyuruhku hanya memanggilnya bude. Beliau baik, suka bercerita tentang masa lalu, orangnya sangat sederhana. Beliau sudah bertahun - tahun sakit lumpuh tidak bisa berjalan.
Saat tengah mendengarkan bude bercerita buk Ririn datang menghampiriku.
" Oh ya Yu tadi aku lupa memberitahumu. Ibuk kalau mandi cuma dilap saja, nggak perlu dibawa ke kamar mandi. Kalau lapar mau makan masak saja sesukamu, disini kamu nggak harus memasak, aku jarang masak soalnya, masak paling cuma nasi. Lauknya sudah beli di pasar. "
" Baik buk. "
" Jangan sungkan, anggap di rumah sendiri. "
Karena sudah sore, sudah waktunya bude mandi. Aku mengelap setiap bagian dari tubuhnya dengan telaten. Mengantikan baju lalu menyisir rambutnya agar rapi. Setelah selesai aku berpamitan untuk bergantian membersihkan diri.
Malam harinya, aku baru bisa beristirahat setelah bude tertidur.
Aku menyempatkan mengabari ibuk bahwa aku sudah mendapatkan pekerjaan baru lagi.
" Assalamualaikum buk."
" Waalaikumsalam nduk. Ada apa?"
" Nggak ada apa - apa, cuma mau ngabarin kalau aku udah dapat pekerjaan buk."
" Ya syukurlah nduk ibuk ikut seneng, kerja apa dan di mana?"
" Merawat lansia buk, di Jogja."
" Ya hati - hati kalau kerja, apa lagi ngurus orang tua, harus lebih sabar. kerja yang bener jangan main hp terus."
" Iya buk."
__ADS_1
" Kapan mulai kerja?"
" Tadi sudah mulai kerja."
" Ya syukurlah, ingat pesan ibuk ya. Hati - hati, jaga diri baik - baik."
" Ya buk, ibuk juga jaga diri baik - baik. Jaga kesehatan. Em maaf buk aku nggak bisa ngobrol lama - lama sama ibuk."
" Ya nggak papa, kapan - kapan lagi kalau ada waktu luang."
" Iya buk, ya udah assalamualaikum."
" Waalaikum salam."
Lalu juga membalas pesan mbak Yani, rupanya dia sedang menghawatirkan aku.
📩Mbak Yani
Gimana Yu, tadi udah mulai kerja kan? berat nggak kerja nya?
📨Aku
Iya mbak udah mulai tadi belajar mandiin budenya. Ya kalau hari ini nggak berat mbak, nggak tau kalau besok - besok.
📩Mbak Yani
Kalau nggak betah bilang, nggak usah ditahan - tahan.
📨Aku
Iya mbak. Mbak sekarang jadi bawel ya? hehehe.
📩Mbak Yani
Nggak juga sih. Ya udah aku mau istirahat dulu. Kamu juga istirahat, besok udah mulai kerja full kan?
📨Aku
Iya mbak, ya udah selamat beristirahat, good night.
📩Mbak Yani
Iya kamu juga.
Gimana mau tidur nyenyak mbak, kayak nya malam ini aku belum bisa tidur nyenyak deh. Butuh beradaptasi dengan lingkungan juga. Takut nanti kalau bude bangunin aku nggak denger juga sih.
__ADS_1
Aku berharap akan betah bekerja disini. malam ini aku tidak bisa tidur dengan nyenyak karena masih belum terbiasa dengan tempat baru. Terkadang bude juga memanggil untuk membantunya duduk di kursi, karena memang beliau kadang sulit untuk tidur kembali kalau sudah terbangun ditengah malam.