Kesalahan & Keegoisan Dibalik Kebahagiaan

Kesalahan & Keegoisan Dibalik Kebahagiaan
Bab 8


__ADS_3

...Ketegaran ibu...


" Aku malu mas. Aku takut kamu akan menjauhi aku. Aku benci sama bapak mas. Aku kecewa, kenapa dia tega ngotorin keluarga kita. Aku nggak bisa bayangin hancur nya hati ibuk saat ini, mengetahui bahwa bapak tidak hanya mencintai wanita lain, bahkan mungkin bapak sudah tidur seranjang dengan wanita itu. Bukan kah sikap bapak sangat keterlaluan mas?" kata ku sambil menangis di pelukannya.


" Lah kenapa mas harus malu dek, kenapa juga mas harus ninggalin kamu?" tanya mas Afif.


" Mas gak malu, punya pacar yang bapak nya tukang selingkuh? bukan kah itu hal yang memalukan mas? " tanya ku sambil ku mengurai pelukan mas Afif.


" Hahaha, kamu itu ada - ada saja dek." Jawab nya sambil tertawa.


" dengerin ya? kan yang selingkuh bapak, bukan adek. Jadi gak ada alasan buat ku meninggal kan mu. Malu? kenapa harus malu. Itu ujian dek, misal nya kalau di tanya pasti adek juga nggak mau kan keluarga adek kaya gini. Ini ujian buat adek dan keluarga adek. Adek harus kuat. Memang bukan hal mudah bertahan di tengah - tengah keluarga adek yang sedang berantakan. Mungkin ada alasan kenapa bapak selingkuh dek, " kata mas Afif yang mencoba menenangkan aku.


" Alasan apa coba mas? ibuk kurang apa sih? ibuk udah setia, ibuk cantik, ibuk perhatian, ibuk juga sayang sama bapak. Jika ibuk punya kekurangan itu wajar kan mas?. Memang bapak saja yang keterlaluan, aku benci dia mas. Dia udah nyakitin ibuk, udah bikin aku kecewa. Aku gak mau punya bapak kaya dia!!!! aku malu, apa kata orang - orang nanti. "


" Huss, adek nggak boleh bilang begitu. Bagaimanapun dia, seperti apa pun kelakuan nya, tidak akan bisa mengubah bahwa adek adalah darah daging nya. Dia yang mencari nafkah membesarkan mu dek. Walaupun dia begitu aku yakin dia sayang banget sama adek. Aku juga yakin di dalam hatinya bapak masih ada cinta untuk ibuk. Pernikahan mereka sudah belasan tahun, pasti sudah banyak hal yang mereka lalui bersama. Tidak mudah dek melupakan kebersamaan yang sudah terjalin selama bertahun - tahun. apa lagi dengan asam garam yang sudah mereka rasakan, meski bapak bersama orang yang baru. Apa lagi orang itu baru bapak kenal. Percayalah bapak hanya tergoda nafsu sesaat dek. Makanya adek harus doain bapak, biar bapak cepet sadar dan kembali bersama kalian."


" Nggak tau lah mas. Yang bikin aku kecewa, yang gak bisa aku terima, itu karena bapak udah bikin ibuk nangis. Hati ku hancur mas, saat melihat mata ibuk sampai bengkak, karena nangis, dan aku gak bisa berbuat apa - apa ," kata ku sambil tertunduk lesu.


" Dengan adek berdoa, adek gak nakal, nurut sama ibuk, adek sekolah nya bener, itu adek udah bantuin ibuk lho. Itu sudah bikin ibuk seneng. Makanya walaupun masalah ini berat adek harus tetep kuat, dan jadi kekuatan buat ibuk. Bagi seorang ibuk anak itu segalanya dek. Saat bapak tidak peduli, ibuk masih tetep kuat karena adanya kamu. Ya walaupun hati ibuk hancur sekarang, setidak nya ibuk masih ada kamu. Makanya kamu gak boleh ikut terpuruk, jangan membuat ibuk semakin hancur dek. Ibuk butuh senyum dan dukungan kamu. Aku yakin adek kuat, adek bisa. "

__ADS_1


" Terimakasih, mas mau mendengar kan cerita masalah keluarga ku. Dengan cerita begini membuat ku lega. Udah agak tenang juga emosi ku sekarang. Sekali lagi terimakasih karena masih mau tetep nemenin aku, nggak ninggalin aku, dengan semua yang terjadi ini."


" Aku akan ada bersamamu. Aku juga ingin menjadi salah satu alsan yang membuat mu semangat menjalani ini. Akan aku temani kamu dalam keadaaan apa pun. Aku akan menjadi lilin saat hidup mu gelap. Aku akan jadi selimut saat kamu kedinginan. Aku juga akan menjadi yang mengulurkan tangan, saat kamu terjatuh. Aku akan datang saat kamu sendirian. Aku akan menemani mu melewati semua masalah mu, jika kamu ingin menangis datang lah pada ku ."


Terimakasih Tuhan, kamu datang kan dia dalam hidup ku.


Terimakasih mas, sudah bersedia menjadi obat dari luka ku, peredam amarah ku. Terimakasih untuk hangatnya pelukan mu, yang kamu berikan untuk ku. Aku tidak salah memasukan mu di dalam bagian terindah dari hidup ku. Teruslah temani aku membuat cerita indah di lembaran kisah yang sudah kita mulai bersama.


" Pasti mas, karena aku gak bisa menangis di depan ibuk. Ya udah mas udah siang ini, noh mataharinya udah tersenyum jadi sangat silau. Aku pulang dulu, nanti dikira aku di culik lagi karena gak pulang - pulang. "


" Kalau yang menculik mamas mau gak dek ?"


" Ihhh gemes tau, " kata mas Afif sambil menarik hidung ku.


" Awww mas, sakit tau, " jawabku sambil ku elus - elus hidung ku.


" Ya udah yuk mas antar. Aku gak tega adek pulang sendirian, " katanya sambil mengandeng tangan ku.


" Aku udah gede mas bukan anak kecil lagi, aku berani pulang sendiri, "

__ADS_1


" Tapi aku takut nanti adek di culik, nurut aja geh. Nggak usah bantah,"


" Mamas ku yang ganteng pakai banget, ihh siapa juga yang mau menculik cewek kaya aku ini? aku aja sampai sekarang masih heran, kenapa mas mau - mau nya sama aku. Mungkin mas lagi khilaf. Terus nanti kalau udah sadar bakal kabur liat aku, atau mas lagi sakit mata mungkin jadi penglihatan nya buram." Kata ku yang membuat mas Afif tertawa terbahak - bahak.


" Em mungkin bisa jadi dek, hehehe. Gak lah dek. Terserah kamu mau ngomong apa, yang penting aku pada mu."


" Dih gombal. Ya udah mas antar aku sampai desa sebelah aja ya? gak usah sampai rumah. Aku belum cerita soal mas ke ibuk. "


Dan kita pun berjalan sambil ngobrol santai, mas Afif mengantar ku sampai desa sebelah. kita berpisah di sana.


Sesampainya di rumah. Aku sudah di nanti ibuk, biasa dia khawatir kalau anak nya ilang, hehehe. Soal nya memang aku pulang nya kesiangan.


Malam harinya bapak beneran pulang. Sikap ibuk bisa saja seperti tidak terjadi apa - apa. Bapak di sambut ibuk dengan penuh cinta seperti biasa nya.


Luar biasa sandiwara mu buk, aku kagum sama ibuk. Masih bisa bersikap seperti itu, di depan laki - laki yang sudah membuat ibuk sakit hati. Andai bukan bapak pasti udah aku maki - maki, udah aku gampar.


Tapi kenyataan nya, bapak yang telah nyakitin ibuk. Kalian berdua adalah orang yang paling aku sayangi. Kenapa tega pak kau menyakiti wanita yang kemarin sangat kau cintai.


Seperti biasa bapak membelikan ku banyak cemilan. Setelah mencium tangan bapak, aku hanya mengambil salah satu cemilan itu, terus masuk ke kamar, dengan alasan mau belajar.

__ADS_1


Sebenar nya karena aku gak sanggup lagi melihat sandiwara ibuk, dan juga kesel sama bapa. Ingin ku maki - maki bapak sebenarnya, tapi aku tidak bisa, aku masih menghormatinya.


__ADS_2