Kesalahan & Keegoisan Dibalik Kebahagiaan

Kesalahan & Keegoisan Dibalik Kebahagiaan
Bab 18


__ADS_3

Tamu tak diundang


Meskipun berangkat nya masih lusa, tapi aku sudah mulai menyiapkan semua yang di perlukan hari ini. Agar besok tidak ada yang tertinggal.


Setelah selesai berkemas, aku masih duduk di tepi ranjang memainkan ponsel.


Sayup - sayup aku seperti mendengar seseorang mengucapkan salam.


" Assalamualaikum."


Kok kaya denger suara ya, beneran atau aku saja yang salah dengar.


" Assalamualaikum."


Setelah aku yakini bahwa aku nggak salah dengar, aku langsung bergegas keluar menghampiri suara itu berasal, dengan langkah yang cepat.


Sesampai di depan pintu, aku pun terkejut dengan siapa yang datang.


Astaga, ini orang kenapa nggak bilang kalau mau datang sih, kan aku bisa mandi sama benerin penampilan aku dulu. Kalau kaya gini kan aku jadi malu. Pasti dia ilfil nih liat aku yang kaya begini.


Duh gimana dong. Mas, mas kamu ini duh kok ya bener - bener bikin sebel.


Aku menyambutnya dengan penampilan rambut ku yang acak - acak kan belum disisir, belum mandi juga, ah membuat aku sangat malu.


" Ih mas kok gak bilang kalau mau datang?" kata ku.


" Ih salam nya mas gak di jawab dulu nih."


" Iya lupa, waalaikumsalam. Masuk dulu mas."


Yapp benar. Yang datang adalah mas Afif, si tampan nan mempesona, siapa lagi kalau bukan dia.


Setelah aku persilahkan duduk, aku ingin bergegas pergi, tapi mas Afif menahan tangan ku.


" Mau kemana sih dek? mas baru nyampai lho. tamu kok mau ditinggal sendiri."


" Lagian salah siapa datang kesini gak kasih kabar dulu.Lihat ini mas aku berantakan. Aku mau mandi dulu, tunggu disini sebentar!!"


" Ikut, hehehe."


"Mulai deh. Nggak boleh genit!! udah ah aku mau mandi dulu. aku malu mas, nih masih berantakan, bau lagi. Sebentar ya? Tungguin disini jangan kemana - mana! "


Aku langsung berlari, dan mandi secepat kilat. Agar mas Afif tidak menunggu lama. Setelah selesai mandi, lalu merapikan penampilan ku, barulah aku menemui mas Afif dengan membawa minuman dan cemilan.


" Ini mas diminum dulu. Lain kali kalau dateng ngabarin dulu napa mas,"


" Makasih dek, kan nggak suprise namanya dek kalau bilang dulu, udah lama banget kan kita nggak ketemu?"

__ADS_1


" Iya sih, tapi ya jangan tiba - tiba, kalau aku pas lagi nggak ada gimana?"


" Emang kenapa sih dek, nggak seneng ya aku dateng kesini?"


" Ya bukanya gitu mas, seneng banget kok. Kan kalau ngabarin setidak nya aku bisa merapikan penampilan ku dulu. Aku malu, mas lihat penampilan aku yang tadi."


" Emang kalau aku liat kenapa?"


" Ya takut mas jadi ilfil sama aku."


" Makanya jadi cewek yang rajin mandinya."


" Ye si mas mah, aku mandi terus kali, tapi males aja ngurus penampilan."


" Mau bagaimanapun kamu aku tetep cinta kok, tapi kalau penampilan nya kaya tadi setiap hari ya aku nggak jamin sih,?


" Tuh kan, jahat."


" Hahaha, canda dek. Habis dari tadi tuh muka asem banget, mas nya dateng tuh ya disambut senyum kek apa gimana."


" Ya nih senyum,"


" Nah kan cantik kalau gitu, ngomong-ngomong kok cepat banget mandinya dek, mandi apa cuci muka?"


" Iya, mandi kilat, hahaha. Kalau kelamaan kasihan mas, nanti lama nunggunya. Mas sendiri gak ngajak mas Bima? "


" Lha mas gak ikut mancing? "


" Nggak dek. Sudah bosen, udah sering mancing. Mending kesini melepas rindu sama kamu malah lebih enak. Dari pada melempar kail belum tentu ada yang nyaut. Lagi pula gak tiap hari aku bisa kesini memandang mu. "


" Uh bisa aja nih mamas e. Kalau tiap hari ketemu malah bosan mas."


" Kata siapa dek? tiap hari ketemu malah bikin aku semakin jatuh cinta berkali - kali. Karena setiap ku melihat mu, kamu membuat ku jatuh cinta lagi dan lagi."


" Mas ini dateng - dateng cuma mau gombal? "


" Nggak dek. Emang beneran ini. Nggak gombal. Dek kamu makan apa nggak sih ? pasti kamu makanya nggak bener, liat nih kamu kurus banget sekarang. "


" Apa nya yang kurus. Masih bohay gini kok, dibilang kurus, hehehe."


" Memang kamu sekarang kelihatan kurus dek."


" apa iya?"


" Iya. Pasti sulit ya hidup jauh dari ibuk? em kabar ibuk gimana dek?"


" Alhamdulillah ibuk baik mas, sebentar lagi aku punya adik mas,"

__ADS_1


" Maksudnya?"


" Ibuk hamil mas."


" Serius dek?"


" Iya."


Lalu aku menceritakan semuanya kepada mas Afif.


" Bapak memang luar biasa ya dek?"


" Luar biasa kebangetan. Dia memanfaatkan keadaan ibuk, mencari segala cara dan berbagai alasan agar bisa menikah lagi. Sekarang aku sama ibuk hanya bisa berdoa dan berikhtiar, aku yakin ketentuan Allah itu lebih benar. Aku benar - benar heran dengan bapak, bisa - bisa nya dia akan nikah lagi, tanpa menceraikan ibuk. Ntah lah mas, aku bingung dengan bapak. Didalam pikirannya cuma ada mau nikah lagi. Apa dia nggak malu, udah punya anak gadis segede ini masih mikirin mau menikah lagi. "


" Aku juga bingung dek. Apa yang sebenarnya bapak cari, kelurga sudah punya, punya istri yang begitu mencintai nya, anak yang juga sangat menyayanginya. Apa lagi yang bapak inginkan?. Apa pun nanti hasilnya pasti itu yang terbaik, aku yakin kalian pasti bisa melaluinya."


" Aku juga sedang menyiapkan hati untuk kemungkinan terburuknya mas. Aku cuma berharap ibuk kuat menghadapi kenyataan jika tidak sesuai yang dia inginkan nantinya."


" Ibuk pasti kuat, dia wanita yang hebat. Adek juga harus kuat untuk ibuk. Percayalah dek semua akan baik-baik saja.Jangan banyak pikiran ya, nanti malah sakit lho."


" Ntah lah mas. Sudah lah gak usah bahas bapak lagi. Malas banget aku bahas dia. "


" Lalu mau bahas apa? "


" Bahas kita,hehehe. Lusa aku mau daki gunung mas, "


" Hah!! sama siapa dek? nggak usah aneh - deh?"


" Remaja kampung sini mas, bikin acara naik gunung, aku sebagai warga negara yang baik harus berpartisipasi dong, hahaha."


" ke gunung mana?"


" katanya sih ke Gunung Gambar mas."


" Naik apa berangkatnya?"


" Jalan kaki mas, kan mau eksplore alam, rutenya lewat Wonosadi katanya."


" Memang adek harus ikut ya? itu jauh lo dek. Pasti lelah juga, apa lagi cuma jalan kaki, "


" Memang kenapa sih mas?"


" Ya cuma khawatir aja dek, apa lagi adek nggak belum pernah sebelumnya."


" Ya makanya itu mas, karena belum pernah itu, jadi pengen tau, cari suasana baru mas. Mengisi hari libur ini juga. Aku rasa hanya aku yang libur panjang cuma di rumah. Sekalian refreshing biar nggak stres nih otak, sekali - kali memanjakan mata, hahaha. "


" Apa aku nggak bisa ikut dek? "

__ADS_1


__ADS_2