Kesalahan & Keegoisan Dibalik Kebahagiaan

Kesalahan & Keegoisan Dibalik Kebahagiaan
Season 2 ~ Kiriman makanan


__ADS_3

" Pagi mbak Ayu. Maaf ya Loli telat."


" Nggak papa Lol, kamu nggak papa kan?"


" Nggak papa mbak."


" Terus kenapa telat?"


" Loli bangunnya kesiangan, hahaha."


" Dasar kamu, makanya jangan begadang."


" Ya salahin Adi, dia yang ngajakin begadang mbak."


" Ha! kamu sama dia? kamu diapain, nggak di apa - apain kan? atau masih sakit nggak?"


" Mbak Ayu!! mesum ih, emang ya kalau bicara sama yang bersuami pasti kalau ada yang ambigu menjurus nya pasti kesana - sana."


" Hehehe, makanya yang jelas."


" Semalam habis jalan sama Adi, terus pulang sampai rumah, dia telpon ngajak ngobrol, jadinya begadang."


" Huh, syukur lah, aku kira dia bertindak tidak senonoh sama kamu, awas aja kalau dia berani macem - macem sama kamu!"


" Tenang aja mbak, aku bisa jaga diri dan dia juga lelaki baik - baik yang tau batasan."


" Mbak jadi lega mendengarnya Lol."


Kamu sudah mbak anggap kamu seperti adik ku Lol, aku tidak mau kamu melakukan kesalahan seperti yang aku lakukan dulu.


" Oh iya mbak, gimana sama mbak yang kemarin dengan bu Lidya ke tempatnya mas Isnan? lancar nggak?"


" Alhamdulillah lancar, karena kelurganya ngumpul semua, jadi cepat."


" Mas Isnan itu dari keluarga kaya ya mbak?"


" Iya Lol, awalnya aku kira dia hanya berasal dari keluarga yang berada biasa saja, soalnya tiap kesini baju yang dia pake kalau nggak kemeja ya baju biasa kan? tenyata rumahnya gede Lol, bagus banget udah kaya istana, keluarganya tajir semua. garasinya luas udah kaya tempat parkir."


" Wah, tajir melintir dong mbak. Aku jadi heran kenapa dia tertarik sama mbak?"


" Kok kamu tau Lol?"


" Ya tau lah mbak, cara dia memperhatikan mbak juga sudah beda, waktu dia minta nomor ponsel mbak ke aku, aku jadi tambah yakin kalau dia tertarik sama mbak, aku juga sudah bilang kalau mbak bersuami, tapi dia biasa aja tuh, nggak ada kaget - keget nya."


" Memang dia sudah tau Lol, entah dia tau dari kamu, atau sebelum kamu kasih tau dia memang sudah tau, tau lah Lol kalau bahas dia aku jadi pusing sendiri, padahal dia tajir melintir, mau pilih wanita seperti apa pasti dia bisa dapatkan. Kenapa malah tertarik dengan gadis desa kaya aku."


" Kalau aku jadi lelaki aku juga pasti akan jatuh cinta sama mbak."


" Ada - ada saja kamu."


" Lha memang iya mbak, mbak itu punya daya tarik tersendiri, karisma mbak itu unik, mbak itu bisa bikin nyaman, walaupun itu orang yang baru kenal, mbak juga orang nya enak diajak ngobrol, selain mbak baik, mbak cantik, mbak itu mempesona menurutku."


" Nggak usah berlebihan gitu lah Lol, aku hanya gadis desa biasa, nggak secantik kamu."

__ADS_1


" Definisi cantik menurut Loli, tidak harus yang berkulit putih, hidung mancung, kaki jenjang, tubuh langsing mbak."


" Iya sih Lol, kamu benar. Terkadang aku minder kalau melihat yang putih, tinggi, langsing. Aku terobsesi ingin menjadi sepertinya mereka, setidaknya warna kulitnya yang putih, aku lupa bahwa kita terlahir itu sudah dengan takaran ke cantikan nya masing - masing."


" Betul itu mbak, harus percaya diri dong dengan diri kita sendiri."


" Yup."


" Eh mbak sudah bilang sama suami kalau ada yang naksir sama mbak?"


" Sudah."


" Terus gimana responnya?"


" Ya dia mah biasa saja, lagian aku juga kan nggak macem - macem, asal kan hanya sebatas menyukai saja nggak papa, kita juga nggak bisa melarang atau mengendalikan perasaan orang agar tidak menyukai kita, kata dia begitu."


" Suami mbak baik ya, uh kalau senyum ternyata manis banget udah kaya ice cream dingin dan manis hahaha, maaf yang bukan maksud gimana hanya bicara jujur saja."


" Bisa aja kamu Lol."


" Lah memang iya mbak, hehehe."


" Assalamualaikum, mbak mau antar pesanan." Kata laki - laki itu."


" Kamu sudah pesan makanan Lol?"


" Belum lah mbak, orang dari tadi ngobrol sama mbak, kapan pesan nya coba."


" Ya udah aku cek dulu, kali aja salah alamat."


***


" Mbak ini saya mau antar makanan."


" Tapi saya tidak pesan pak."


" Tapi benar alamatnya disini, atas nama Ayu."


" Kalau boleh tau dari siapa ya pak?"


" Tadi yang pesan atas nama bapak Isnan."


Ternyata Isnan yang memesan.


" Baiklah pak, saya terima ya, terimakasih pak."


" Sama - sama mbak."


Sambil berjalan kedalam butik aku membuka tas tersebut, ada secarik kertas, dan aku pen membacanya.


Selamat menikmati cantik, semoga kamu suka. Maaf ya aku tidak bermaksud apa - apa. Dimakan ya jangan ditolak, kita masih bisa jadi teman kan?


Jangan salah faham ya, aku tidak berniat merusak rumah tanggamu, aku hanya ingin mengutarakan perasaan ku, agar perasaan ku lebih lega.

__ADS_1


Aku bahagia selama kamu bahagia, jika suami mu menyakitimu, jangan sungkan untuk datang padaku, tapi aku harap itu tidak terjadi, karena aku ingin kamu bahagia dengan orang yang kamu cintai.


Bersama siapapun kamu, aku tetap akan memastikan kebahagiaan mu.


Terimakasih Is, maafkan aku tidak bisa menerima perasaanmu, kamu laki - laki yang baik, pasti akan dipertemukan dengan jodoh yang baik pula, aku juga berharap kamu akan mendapatkan kebahagiaan itu segera, dan bisa melupakan rasamu untuk ku.


" Surat dari siapa tuh mbak? serius banget bacanya sampai meneteskan air mata."


" Dari Isnan Lol?"


" Ah yang benar? coba sini Loli mau liat mbak."


" Nih."


Aku memberikan secarik kertas itu kepada Loli, Loli membacanya dengan serius.


" Ya ampun so sweet banget mas Isnan. Bikin melting."


" Aku kasian sama dia Lol, dia jatuh cinta dengan orang yang salah. Aku akan semakin menyakitinya, padahal dia orang baik."


" Ini bukan salah mbak, cinta memang seperti hujan mbak, kadang datang disaat yang tidak tepat."


" Dia pasti bisa mbak, dia juga pasti akan bertemu dengan orang yang tepat suatu saat nanti."


" Aku tau gimana perasaannya, karena aku pernah di posisinya Lol, itu sakit banget."


" Sudah ya mbak, jangan dipikirkan, kita makan aja tuh makanan, emm pasti enak, baunya saja sudah mengundang rasa lapar."


" Ya udah yuk, sayang juga kan kalau nggak dimakan."


" Iya lah mbak."


***


" Alhamdulillah kenyang. Enak banget ya mbak, sering - sering aja dapat makanan gini, biar bisa irit. Hahaha."


" Ah kamu ini Lol, aku jadi tambah merasa bersalah dong."


" Iya juga ya mbak. Hehehe maaf."


Kenapa kita ditakdirkan bertemu, kalau ternyata pertemuan kita akan menjadi luka yang menyakitkan untukmu.


Aku benar - benar nggak tau bagaimana harus menyikapi mu.


Aku merasa bersalah kepadamu, orang sebaik kamu, kenapa harus jatuh cinta dengan wanita seperti ku?


Masih ada banyak wanita diluar sana yang layak bersanding dengan mu, yang setara juga dengan kasta mu.


Jujur aku merasa terhormat karena bisa di sukai oleh pria sepertimu.


Tapi disisi lain aku juga merasa bersalah padamu.


Apa yang harus aku lakukan agar tidak lebih dalam menyakiti mu.

__ADS_1


Cinta memang kadang lebih rumit jika jatuh kepada orang yang tidak tepat.


__ADS_2