
Hanya lambaian tangan yang terlihat dan senyum manis yang menjadi akhir perpisahan keduanya, Tuan Arka masuk ke dalam mobil kemudian peegi meninggalkan rumahku.
Author Pov ....
"Bagaimana dengan Angel? apa kamu menemukan sesuatu yang bisa ku jadikan bukti?" tanya Arka saat dia telah sampai di apartemen yang di jadikan bascame, tempat di mana Arka bertemu dengan orang-orang yang dia utus sebagai mata-mata.
"Aku sudah menemukan bukti yang bisa Tuan Arka gunakan, dan aku juga sudah mengirimkannya pada Tuan," jawab orang yang di utus Arka untuk memantau gerak gerik sang istri.
"Bagus," sahut Arka yang langsung membuka ponsel pintarnya kemudian memeriksa pesan yang di maksud oleh snag anak buah.
Arka merasa begitu lega dan bahagia melihat pekerjaan para mata-mata yang dia kirimkan.
"Tidak sia-sia aku membayarmu dengan bayaran mahal, ternyata kamu bisa di andalkan," puji Arka dengan senyum bahagia yang tergambar jelas di wajahnya.
__ADS_1
"Kami melakukan perintah Tuan sebaik mungkin, dan kami bisa pastikan jika foto itu asli bukan rekayasa," orang suruhan Arka mencoba meyakinkan sang majikan jika apa yang dia perlihatkan itu benar bukan hanya rekayasa.
"Aku percaya padamu, lagi pula foto Alex dan Angel benar-benar bisa menguntungkan bagiku, dan ini untukmu!" Arka memberikan satu gebok uang yang memang sdiah di persiapkan jika pekerjaan orang suruhannya itu bagus mana dia akan memberikan bonus untuknya.
"Terima kasih," sahutnya dengan wajah penuh kegembiraan.
"Mas Arka mau ke mana?" tanya asisten Arka yang kini sedang berdiri di samping Tuannya.
"Oma!" sejak di perjalanan tujuan Arka hanya satu, dia ingin berbicara dengan sang Nenek dan meminta pendapat dengan apa yang baru saja dia temukan.
"Oma!" Arka menaikkan satu oktaf suaranya karena sang Oma yang biasanya langsung menyahuti panggilannya kini tak terdengar sama sekali.
"Iya, tunggu sebentar!" Sahut Oma yang sejak tadi sudah menyahuti panggilan Arka.
__ADS_1
"Ada apa? Kenapa terlihat bingung?" sekali lagi 0ma bertanya melihat Arka yang hanya diam tanpa kata sambil mencari posisi paling nyaman untuk duduk.
"Oma, aku ingin cerita dan meminta pendapatmu, tapi aku mohon jangan kaget ataupun terlalu memikirkan apa yang terjadi, aku harap Oma tidak drop karena masalah ini," jawab Arka yang memang merasa khawatir dengan apa yang akan terjadi jika dia menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.
"Katakan saja! Oma akan siap mendengarnya," paksa Oma, dia terlihat jauh lebih tidak sabar untuk mendengar cerita yang ingin di sampaikan oleh Arka.
"Oma, aku ingin menceritakan tentang Angel, dan rencanaku yang ingin menceraikan dia," jawab Arka.
"Apa? cerai? kenapa kamu harus bercerai Arka? apa yang sebenarnya terjadi?" Oma terlihat begitu terkejut mendengar kata cerai yang muncul dari bibir Arka, sungguh Oma tak pernah menyangka, atau bahkan dia tak pernah berfikir melihat sang cucu akan bercerai dengan istrinya.
"Aku ingin menceraikan Angel karena ini Oma." Arka memberikan beberapa lembar foto dan menunjukkan Video di mana Angel dan Alex sedang makan malam romantis di sebuah restauran bintang lima.
Sesang Oma hanya bisa diam dengan mulut yang menganga melihat apa yang di lakukan oleh Angel, dia benar-benar wanita yang tidak tau di untung dan Oma terlihat kecewa menyaksikan apa yang ada di dalam ponsel Arka
__ADS_1