Kutemukan Cinta Di Ujung Senja

Kutemukan Cinta Di Ujung Senja
Terima Kasih Oma


__ADS_3

"Terima kasih Oma," ujar Arka Seraya mencium punggung tangan sang Omah dan melanggar pergi meninggalkan ruang keluarga menuju kamar untuk mempersiapkan berkas dan bukti yang akan dia serahkan ke pengacara.


Arka yang tak ingin mengulur waktu dan ingin segera berpisah dengan Angel langsung menghubungi sang pengacara dan memintanya datang saat ini juga, Arka tidak ingin menunda waktu dia ingin segera berpisah saat ini juga dengan Angel.


Sedang Angel yang Tengah menikmati liburannya bersama Alex tanpa sepengetahuan Arga merasakan sebuah firasat yang dia coba tepis.


"Ada apa Sayang?" tanya Alex Sora ya menautkan kedua tangan ke arah perut Angel yang sedang berdiri di balkon Hotel yang berada di tepi laut.


"Entahlah, aku tiba-tiba merasa sesuatu yang tidak baik akan terjadi," jawab Angel sambil menggenggam tangan Alex yang kini bertengger indah di atas perutnya.


"Sesuatu Bagaimana maksudmu, Angel?" Tanya Alex dengan ekspresi wajah dipenuhi dengan rasa penasaran.


"Aku sendiri juga tidak mengerti, perasaan ini muncul tiba-tiba tanpa bisa aku tepis ataupun aku hilangkan," jelas Angel yang memang tidak mengerti dengan perasaan yang tiba-tiba muncul dalam dirinya.


Sudah tiga hari ini Angel berada di hotel tepi laut, hotel yang memang keberadaannya dekat dengan tempat pemotretan Angel. Sejak tiga hari yang lalu Angel berpamitan pada Arka Jika dia akan melakukan pemotretan selama pergi lima hari dan Arka yang memang ingin mencari bukti memberi izin kepada Angel untuk pergi.


Tapi Arka tak membiarkan Angel pergi sendiri dia sengaja memerintahkan anak buahnya untuk mengikuti setiap langkah Angel dan memata-matai apapun yang dilakukan oleh Angel, Karena itulah Arka memiliki bukti seperti foto Kemesraan dirinya bersama dengan Alex yang kini dijadikan bukti dalam perceraiannya agar hak asu Tania bisa dia dapatkan.

__ADS_1


"Sudahlah, jangan terlalu memikirkan sesuatu yang tidak terjadi atau bahkan sesuatu yang memang tidak penting untuk dipikirkan! Lebih baik sekarang kita nikmati waktu berdua yang kita miliki, jarang sekali kita memiliki waktu bersama seperti saat ini," tutur Alex yang kini mulai melancarkan aksinya.


Alex yang memang sudah lama memiliki hubungan spesial dengan Angel sering melakukan sesuatu yang tidak seharusnya di lakukan, memadu cinta terlarang, cinta yang tak seharusnya tumbuh di antara keduanya.


Bergulat di atas ranjang bukanlah hal yang asing bagi Angel dan Alex, keduanya bahkan bisa melakukannya tiga kali dalam sehari, memanfaatkan waktu bersama adalah kata-kata yang sering sekali terdengar saat keduanya bersama.


"Kamu selalu bisa membuatku di mabuk kepayang Angel, seandainya kamu bisa berpisah dengan Arka, aku akan jauh lebih senang," bisik Alex setelah menuntaskan hasratnya.


'Cup'


Satu kecupan manja dan sayang mendarat sempurna di kening Angel yang tengah memejamkan mata menikmati setiap hal yang di berikan oleh Alex.


Selama ini Angel bertahan menjadi istri Arka hanya karena satu hal yaitu harta, Angel tidak ingin hidup susah seperti dulu dia tetap ingin menikmati fasilitas yang diberikan oleh Arca saat ini dan Angel tak ingin kehilangan fasilitas itu begitu saja, Arka memang cuek dan sering bersikap dingin tapi Arga tidak pernah lepas dari tanggung jawabnya, segala kebutuhan Angel selalu terpenuhi bahkan terkadang apa yang diberikan oleh Arka melebihi Apa yang dibutuhkan oleh Angel.


"Terima kasih, Sayang," ujar Alex.


"Maafkan aku Alex, aku masih belum bisa meninggalkan Arka karena aku masih belum bisa menguasai hartanya dan aku juga masih membutuhkan fasilitas yang diberikan olehnya," ujar Angel sambil tersenyum manis dan membalas kecupan sayang dari Alex.

__ADS_1


"Aku akan tetap menunggumu, sayang sampai kapanpun aku akan tetap menunggu dan kau juga harus ingat jika ada aku yang selalu menunggumu," tutur Alex.


Angel hanya tersenyum menanggapi ucapan Alex yang sangat sering ia dengar, Seandainya saja Alex memiliki kekayaan yang sama seperti Arka sudah bisa dipastikan Angel akan berpaling dan meninggalkan Arga begitu saja dan memulai hidup baru bersama Alex yang menurutnya jauh lebih bisa membuatnya bahagia.


Author Pov End ....


"Mbak senja!"Panggil Tania sesaat setelah Dia menghabiskan satu porsi penuh makanan yang sudah disiapkan olehku.


Tania banyak berubah selama dia bersama denganku, Tania yang biasanya manja dan tak ingin melakukan apapun kini jauh berbeda, dia senang membantu pekerjaan rumah seperti merapikan selimut yang telah Ia pakai atau bahkan dia juga membantuku mencabut rumput liar di halaman rumah.


Sore ini aku berjanji pada Tania Jika dia bersikap baik seharian penuh maka senja akan mengajak Tania pergi jalan-jalan ke pasar malam yang ada di dekat rumah. Pasar malam yang memang biasa hadir di bulan Februari seperti saat ini selalu ramai dikunjungi oleh warga sekitar atau bahkan warga lain yang berasal dari desa seberang.


"Mbak kita jadi pergi ke pasar malam bukan?" tanya Tania yang terlihat sudah rapi dan siap untuk pergi.


"Tunggu sebentar!" Sahut ku yang tengah menunggu sebuah pesan muncul dari dalam ponsel yang terlihat gelap tanda jika tak ada pesan atau pengingat apapun yang masuk ke dalam ponselnya.


"Mbak senja menunggu apa lagi?" Tania yang sudah tidak sabar ingin pergi ke pasar malam yang belum pernah dia datangi sebelumnya kembali bertanya.

__ADS_1


"Mbak senja harus mendapat izin dari papamu lebih dulu, jika papamu tidak memberikan izin maka Mbak sendiri tidak bisa mengajakmu ke sana," jelasku.


Meski aku telah berjanji kepada Tania akan mengajaknya pergi ke pasar malam, tetap saja aku membutuhkan izin dari tuan Arka yang merupakan ayah dari Tania.


__ADS_2