Lily

Lily
berbalik menyerang


__ADS_3

di sebuah rumah, seorang wanita sedang mengerang kesakitan, pasalnya dia mengalami pendarahan tanpa bisa berhenti.


suaminya yang tak bisa melakukan apapun hanya bisa meminta tolong pada beberapa anak buahnya.


"ah sakit ..."


ya dia adalah Uci, wanita yang dulu menggilai Aryan, dia melakukan kesalahan besar dengan menanam santet itu.


karena perjanjian santet itu adalah, jika dia ketahuan atau santet itu meledak, maka semuanya akan berbalik Padanya.


"cepatlah bawa aku ke tempat Ki Renggo, tidak usah ke rumah sakit, dan kamu jaga pria tua itu," kata Uci yang sudah mengerang di kok mobil.


bahkan kursi jok mobil pun sudah tergenang darah yang dia keluarkan tanpa henti.


sesampainya di rumah dukun itu, Uci sudah lemas, Ki Renggo yang tau langsung meminumkan darah ayah cemani dan membaca mantra untuk menolong wanita langganannya ini.


"untung kamu bawanya tepat waktu, Uci bisa mendengar ku, kamu harus menyetorkan timbal sekarang," kata Ki Renggo.


"ambil saja pria penyakitan itu, dia selalu membuat ku kesal, sudah tak berguna bahkan adiknya saja tak bisa bangun, cih..." kata Uci dengan kesal.

__ADS_1


"kamu yakin, kan semua anaknya bisa mencuri harta mu," kata sosok pria itu.


"ah masalah itu, tenang Ki aku sudah mendapatkan kedua anak laki-laki dari suamiku, dan mereka kini ada di kakiku, dan tak peduli mau bapaknya mati pun, aku tetap bisa mengendalikannya," jawab Uci


"wah kamu nekat ternyata,terus anak perempuannya itu bagaimana?"


"tinggal di tabrak truk mati tuh orang, sudah aki ambil saja, nanti uangnya aku transfer ya, dan aku akan kirim dua anak buah ku yang cantik kesini," kata Uci yang sudah segar dan terlihat sehat dan makin terlihat cantik dan montok.


wanita itu mengunakan susuk hampir di sekujur tubuhnya, dan perawatan duduk itu cukup mahal.


tapi Uci punya ladang uang yang sudah dia kuasai, tak hanya itu, dia bahkan sudah membuat dua anak dari Suaminya bercerai dengan istrinya karena tergila-gila padanya.


bahkan kedua orang itu langsung mencumbunya, "tunggu sebentar sayang, kalian bisa membunuh ayah kalian jika melakukannya di sini, lihatlah ayah kalian itu," kata Uci.


"siapa yang peduli, lihatlah ayah beginilah harusnya kamu memanjakan wanita, lihatlah dia, uh... seksi," kata anak tiri dari Uci.


mereka benar-benar menggila di ruang tengah, dan itu membuat pria itu mati melihat tingkah mereka, sedang nyawanya di jadikan tumbal oleh Uci.


Adit memberitahu semua orang tentang kelahiran putra Aryan, dan semua menyambutnya dengan suka cita.

__ADS_1


bahkan Amma Wulan besok akan membuatkan brokohan untuk cucunya yang baru lahir itu.


Adit pun memeluk Lily, sedang yang di peluk malah bingung, "ada apa mas, sepertinya terdengar suara orang-orang begitu senang,"


"ah itu sayang, mamcan sudah melahirkan, dan bayinya sangat tampan dan gemuk, aku jadi tak sabar ingin melihat bayi kita lahir, apa dia akan mirip dengan ku, atau seperti mu, atau perpaduan dari kakek neneknya," kata Adit.


"aku juga tak sabar menunggunya mas," kata Lily dengan senyum senang.


"oh ya, jangan lupa belikan hadiah untuk mereka ya, cari hadiah yang bisa di gunakan cukup lama ya, apa ya..." kata Lily.


"belikan saja apa ya, entahlah nanti tanya sama ayah Aryan, dari pada salah beli ya," kata Adit.


akhirnya mereka lanjut istirahat, dan Adit terus memeluknya karena takut jika terjadi sesuatu pada istrinya itu.


jadi dia tak akan melepaskan Lily sedikit pun, sedikit saja Lily bergerak makan Adit akan langsung bangun.


saat adzan subuh, Lily bangun karena kebelet pipis, dia pun berhasil lepas tapi setelah itu Adit membuat masalah dengan berteriak mencari Lily.


"hei sayang, tenang oke, aku cuma kebelet pipis tau,bukan mau menghilang," kaget Lily.

__ADS_1


Adit malah langsung memeluk istrinya itu erat, "jangan seperti itu lagi, aku tak mau jika bangun tak melihat mu di sisiku," kata Adit.


__ADS_2