LOVE The MAFIA

LOVE The MAFIA
Bab 43


__ADS_3

Vano mengambil sebuah pisau, berjalan semakin dekat dengan Franc.


Franc berteriak saat tangan Vano terangkat keatas bersiap menancapkan pisau yang, ia pegang. "Ahh."


"Kamu kenapa?" tanya Vano bingun, karena Franc tiba tiba berteriak.


Franc membuka matanya sedikit. "Vano! kamu buat aku takut saja," ucap Franc melihat pisau yang Vano dipegang tertancap di daun pintu.


"Kenapa sih, kamu itu melempar pisau segala, ini kan bukan arena," ucap Franc sport jantung.


"Biar sahabatmu yang kepo itu, tidak terus ngintip," ucap Vano.


Franc melihat kearah pintu, dan melihat sekilas bayangan Star.


Sedangkan Star yang mengintip dibalik pintu kaget, ketika melihat pisau tertancap didepan matanya.


"Sudah kukatakan, tidak usah ingintip dan kepo dengan urusan orang," ucap Vino yang baru datang membawakan minuman untuk Star.


"Ini," ucap Vino memberikan minum pada Star.


"Siapa yang kepo, tidak ada," kilah Star.


"Sudah, ayo kita pulang," ucap Vino ingin mengandeng tangan Star.


Star menjauhkan tangannya kebelakang. "Ya, sudah. Kalau mau pulang, pulang aja. Aku masih mau disini, nungguin sahabat aku," ucap Star cuek.


Plak.


"Aauuhh. Kenapa kamu menyentil jidatku, sakit tau gak?" ucap Star dengan mengusap jidatnya.


"Biar kamu ingat, kalau kamu itu sekarang istri aku, Nyonya Devino Alberta. Jadi kamu harus nurut kata suami. Ayo pulang," ucap Vino menarik tangan Star pergi.

__ADS_1


Star yang masih kesal dan marah pada Vino, memberontak minta dilepas. "Iiihhh, Vino lepas. Aku gak mau pulang sama kamu."


Vino tak melepaskannya dan tetap terus berjalan. Star yang tidak mau ikut dengan Vino, duduk di lantai.


Vino berbalik dan melihat Star duduk dengan santai di lantai. "Ayo bangun."


"Gak!, Aku gak mau pulang sama kamu!" ucap Star membuang mukanya.


"Bangun atau ..." ucap Vino menatap Star.


"Atau apa!" ucap Star menatap wajah Vino.


"Ahhh. Vino turun aku," teriak Star saat Vino mengendongnya layaknya karung beras.


"Vino, turunkan aku sekarang," teriak Star memukuli punggu Vino.


Banyak pengunjung rumah sakit, bahkan para dokter dan perawat pun, memandangi mereka dengan wajah bingun. Sedangkan Vino terus berjalan tanpa memperdulikan tatapan semua orang.


Star berusaha meminta tolong pada seorang dokter. "Tolong. Dokter tolong aku, dia menculikku," ucap Star, tapi tak ada satupun dokter yang berani menghentikan Vino.


Vino membawa Star ke parkiran, memasukkannya kedalam mobilnya, dan pergi meninggalkan area rumah sakit.


Diruangan Franc, Vano menatap lekat mata Franc. "Kenapa?" tanya Vano.


"Kenapa apa?" tanya Franc bingun dengan ucapan Vano.


"Kenapa wajahmu terlihat sangat ketakutan? Apa kamu pikir aku akan membunuhmu?" ucap Vano.


"Ya, tidak. Bukan seperti itu," ucap Franc bingun mau jelaskan bagaimana.


"Lalu seperti apa?" tanya Vano.

__ADS_1


"Maksud aku, itu, itu," ucap Franc yang benar benar bingun.


"Itu, itu apa!, Asal kamu tau, Franc. Jangankan melukaimu, melihatmu saja terluka aku benar-benar tak sanggup," ucap Vano serius.


Franc terperangah mendengar ucapan Vano yang tiba-tiba berubah.


"Aku tidak tau kenapa semua itu bisa aku rasakan," ucapnya lagi.


"Apa aku, aku, aku- " ucapan Vano terpotong saat pintu diketuk.


Tok, tok, tok.


"Permisi, pasien boleh dipindahkan kekamar rawatnya," ucap seorang Perawat.


"Gak!, aku gak mau dirawat," ucap Franc yang langsung bangun dan terduduk.


"Baiklah," ucap Vano.


"Gak. Aku gak mau, awas aku mau turun," kekeh Franc tidak mau dirawat.


"Tidak. Kamu harus dirawat, kamu itu sakit," ucap Vano yang juga kekeh ingin agar Frnac menjalani perawatan.


"Tidak. Aku tidak sakit, jadi awa- " ucap Star terhenti saat Vano mendorong dirinya.


Vano mendorong Franc kembali tertidur, menatap mata Franc dengan intes. Franc yang melihat wajah Vano yang begitu dekat membuat detak jantung tak beraturan.


Mata mereka terkunci satu sama lain, suster yang berada diruangan itu keluar.


#continueπŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰


...Hai para Raiders jangan lupa tinggalkan dukungannya....

__ADS_1


...Agar Author juga semakin semangat update....


...See you bay bayπŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹....


__ADS_2