
Hari terus berganti, kini tiba waktu acara Franc dan Vano.
Star datang ke kamar Franc. "Wah, wah. Coba aku lihat kakak iparku."
Star mengoda sahabatnya yang duduk di depan subuh cermin dengan balutan gaun coklat putih keemasan. Terlihat sangat cantik.
"Berhentilah mengoceh, kau bersiaplah juga. Bukankah kita akan turun bersama, sebagai bintang malam ini," ujar Franc jengah dengan tingkat sahabatnya.
Memang benar hari ini pernikahan Vino dan Star akan ikut di umumkan. Jadi malam ini akan ada dua pengantin. Satu pengantin baru, satu lagi penganting lama.😲
"Kamu benar, tapi aku sudah sangat cantik. Ayo ambil foto."
Star merangkul pundak Franc berselfi bersama. "Sangat bagus," ujarnya melihat hasil jepretannya.
Franc hanya tersenyum tipis, ia tak begitu tertarik dengan hal seperti itu.
"Apa Lues sudah menyebarkan anak buah?" tanya Franc.
Star menyimpang ponselnya dan memakai gaung yang sudah ia beli bersama dengan Vino.
"Kamu tenang saja dia baru saja melaporkan hal itu padaku."
"Katakan padanya juga jangan sampai Arga membuat kekacauan," ujar Franc tegas.
"Lues sudah punya rencana membuat Arga dalam kontrolnya. Bantu aku naikin resletingnya."
"Baguslah. Aku benar-benar tak ingin ada kekacauan."
Di tengah obrolan mereka tiba-tiba pintu terbuka, menampakkan sosok pria dengan balutan pakaian minim, dia adalah Merry.
__ADS_1
"Hai, hai. Para penganting baru, sekarang sudah waktunya untuk keluar. Dan bersinar di hutan pinus." Merry berjalan berlengak lengok mendekati keduanya.
"Apa kalian sudah siap?" tanya Mama Rena yang datang melihat calon menantunya.
"Sudah, Ma."
"Baiklah. Sekarang ayo sayang, Suami kalian sudah nunggu dibawah, dan para tamu juga," ujar Mama Rena tersenyum.
Franc dan Star menganguk bersama, berjalan keluar kamar. "Iya, Ma."
Vano dan Vino sudah ada di bawah, ia berbincang bincang dengan tamu-tamu. Sampai sorotan mata semua orang tertujuh pada satu objek uang baru saja masuk.
Mereka tersenyum, dan mendekati pasangan mereka.
"Ternyata rumor yang mengatakan menantu Anda sangat cantik, bukanlah sekedar rumor," ujar Tuan Martin salah satu rekan Bisnis Papa Al yang dekat.
"Hahaha, Anda sangat tau caranya membuat seseorang terbang."
"Terima kasih. Tuan Martin."
Dilain meja, tepatnya di meja Arga. Arga duduk dengan gelas di tangannya, mentap Franc tanpa berkedip sedikitpun.
"Honey, malam ini kamu benar-benar cantik. Apa aku menculik kamu saja yah, dan kita menghabiskan malam bersama," ujar Arga tersenyum menegak minumannya.
Vano mengandeng tangan Franc begitu pun dengan Vino mengandenga tangan istrinya.
"Kamu sangat cantik malam ini," bisik Vano dengan mendaratkan kecupan singkat di leher sang istri.
Franc tersenyum malu. "Terima kasih. Dan tolong jangan terlalu mengodaku, nanti wajahku akan terlihat merah dan itu pasti sangat jelek," celetuk Franc.
__ADS_1
"Hahahaha. Baiklah, sesuai keinginan, Nyonya-KU."
"Apa sih," ujar kesal Franc karena Vano terus-terusan menggodanya.
Kedua bintang hutan pinus menaiki panggung, mereka berdiri dan menyambut para tamu yang datang memberikan mereka doa.
Satu persatu tamu undangan baik dan memberikan selamat, dan doa terbaik untuk mereka.
"Haii. Aku fikir malam pertunangan kalian itu adalah penampilan terbaik-mu, ternyata aku salah. Karena malam ini kamu benar-benar terlihat lebih bersinar," ujar Arga menatap Franc tanpa berkedip.
Arga tak menghiraukan Vano berdiri di samping Franc, ia tetap menatap memuja Franc.
Franc tersenyum manis. "Terima kasih, Tuan Arga. Dan tolong nikmati pestanya."
Vano yang mendengar ucapan Franc yang sangat lembut membuatnya mengepalkan tangannya.
"Pasti." Arga tersenyum mentapa Franc.
"Oiya, Tuan Vano. Tolong jaga istrimu malam ini, karena dia sangat cantik. Bisa saja seseorang menculiknya dan mengantikanmu melakukan malam pertama."
"Memangnya siapa yang akan menculik sahabatku?" tanya Star menatap Arga.
"Nyonya Devino, soal itu bisa siapa saja," ujar Arga menatap Star dengan tersenyum.
"Itu memang benar, dan jika kamu juga ingin melakukannya ... aku hanya ingin mengatakan Good luck."
...#continue .......
...Haii, Readers jangan lupa dukungannya. ...
__ADS_1
...Agar, Author juga semakin semangat update. ...
...See you bay-bay. ...