LOVE The MAFIA

LOVE The MAFIA
Bab 85


__ADS_3

"Apa maksud ini semua?" tanya Vano dengan tegas menatap Pria beken itu dengan tajam.


Pria bertopeng itu meletakkan jari telunjuknya di bibirnya. "Ssttt. Kita tonton aja dulu, kamu pasti akan mendapatkan jawaban atas semua Pertanyaan mu itu, ok."


"Lanjutkan!" ujarnya pada anak buahnya.


Anak buah pria itu kembali melanjutkan film-nya, sesuai perintah pria bertopeng itu, dan sebuah orang, Vano, Vino Angga, termasuk Star, Franc, kedua orang tua Vano dan Vino, Tuan Alberta, ikut menyaksikan, tapi masing-masing dari mereka di todongkan senjata api di kepalanya.


Cerita film-nya 📽.


"Hahahaha ... Aberta, stop. Aku mohon," ujar seorang perempuan mudah, cantik, berlarian sembari tertawa lebar menghindari seorang pria yang bernama Alberta. Yah dia adalah Alberta paman Vano dan Vino.


Pria yang di panggil dengan nama Alberta terus mengejar gadis cantik itu. "Honey, sini kamu. Aku akan menghukummu, karena sudah membuatku cemburu dengan sengaja," teriaknya terus mengejar kekasih hatinya.


Sang Wanita masih terus berlarian menghindari kejaran Alberta, pacarnya. "Hahaha ... tidak. Tidak mau, kamu pasti akan menggelitik aku, iya kan," ujarnya.


"Iya, dan itu adalah hukuman karena sengaja membuatku cemburu. Kemarilah cepat, Angel," ujarnya masih berusaha mengejar, perempuan cantik itu yang bernama Angel.


"Tidak. Tangkap aku kalau bisa," ujarnya masih berlari.


"Awas ya," ujar Alberta menambah laju larinya.


Film-nya tiba-tiba di push ▶️.

__ADS_1


"Bagaimana film-nya seru?" tanya Pria bertopeng berbalik menatap semua orang.


Semua orang hanya diam, tak menjawab pertanyaan pria pertopeng itu. Terutama Kedua orang tua Vano dan Tuan Alberta, wajahnya terlihat schock.


Karena tak mendapat jawaban, pria bertopeng itu tersenyum menatap semua orang. "Sepertinya seru, karena tak ada yang bisa menjawabku," ujarnya setelah itu ia berbalik.


"Lanjutkan kembali," ujarnya lagi pada anak buahnya.


Kembali pada film-nya 📽.


Wanita cantik itu, terlihat ngos-ngosan mengatur napasnya pada salah satu bangku taman. "Hos, hos, hos, capek banget. Haus," ujarnya dengan mengipas-ngipaskan tangannya kedepan mukanya.


"Ini," ujar seseorang dari samping dengan memberikan sebotol air, dia Alberta.


"Apapun untuk wanita cantik," ujar Alberta duduk di samping sang pacar.


Mendengar ucapan manis sang pacar, wajah Angel seketika kembali memerah.


Blus.


"Kenapa wajahmu sangat mengemaskan, saat pipih kamu memerah, huem?" ujar Alberta manoel pipih cabby Angel.


Perlakuan Alberta yang manis, semakin membuat pipi Angel merona malu. "Albert, ayo lah berhenti menggodaku," ujar Angel malu.

__ADS_1


"Baiklah," ujar Alberta berhenti menggoda pacarnya.


Mereka istirahat, dengan Angel menatap kedepan sedang Alberta menatap Angel. "Oiya, Sayang," ujar Alberta kembali setelah sekian menit diam.


Angel menoleh ke samping. "Huem."


"Nanti malam aku mau ngajak kamu ke pesta teman aku, gimana mau gak?" tanya Alberta.


Angel menundukkan kepalanya, menatap pakaiannya yang bukan dari merk Brand ternama, Angel lebih dulu merasa insecure karena pasti teman- teman Alberta bukalah orang sembarang. Apa dia tidak akan membuat pacarnya malu jika ia ikut. "Tapii- " ujarnya terpotong di kalah Alberta langsung memotong ucapannya.


"Sstt," ujarnya meletakkan jari telunjuknya di bibir Angel.


Alberta mengambil tangan pacarnya menatap matanya. "Setelah ini, kita pergi belanja dan ke salon. Walau aku tau tanpa ke salon pacar aku ini tetap cantik," ujar Alberta memuji sang pacar yang memang terlihat cantik tanpa polesan. Alberta mencubit gemas sang pacar memuat Angel merengek karena malu.


"Huem, Albert. Tolonglah jangan menggoda aku terus, aku sangat malu," ujarnya menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.


"Hahaha ... baiklah, baiklah, sekarang kita pulang?" ujarnya berhenti menggoda sang pacar.


Angel menganggukkan kepalnya. "Huem," ujarnya dan menerima giliran tangan Alberta untuk membantunya berdiri.


...#continue ......


...Hai, Readers sampai di sini dulu ya. Semoga suka, and selamat membaca....

__ADS_1


...See You the Next Episode...


__ADS_2