LOVE The MAFIA

LOVE The MAFIA
Bab 45


__ADS_3

"Ada dimana, Selin?" tanya Will yang baru pulang pada ketua pelayang.


"Non Selin, ada ditaman belakang, Tuan," ucap Kepala pelayang.


Will melangkah ketaman belakang mencari keberadaan Selin.


Selin duduk di banguku taman dengan menatap kearah depan, menikmati mangga masak di tangannya. "Umm, enak banget."


Tiba tiba dikagetkan suara dari belakangnya. "Kamu lagi makan apa?" tanya Will berjalan kearah Selin.


Selin berdiri menyembunyikan tangannya kebelakang. "Ha. Kamu?"


"Iya, aku. Kenapa kamu begitu terkejut. Apa yang kamu makan tadi," ucap Will kembali bertanya apa yang dimakan oleh Selin.


"Tidak ada," ucap Selin cepat.


Will berdiri didepan Selin, menatap mata Selin dengan intes. "Perlihatkan tangan mu," ucapnya meminta Selin menunjukkan tangannya.


Selin menunjukkan tangan kirinya pada Will.


"Yang satu," ucap Will meminta Selin menunjukkan tangan Selin yang kanan.


Selin menunjukkan tangan kanannya, dan tangan kirinya di kebelakangkan.


"Keduanya," ucap Will lagi meminta Selin menunjukkan kedua tangannya.


Selin berucap dangan terbata bata, bingun harus bagaimana. "itu, itu- " ucapnya terpotong saat tangannya ditarik oleh Will


Will mengerutkan keningnya melihat mangangga ditangan Selin. "Mangga?, Kamu makan mangga tanpa di kupas?" tanya Will.


"Iya. Itu, itu, karena, karena," ucap Selin terbatah batah bingun mau jelaskan bagaimana.

__ADS_1


"Karena?" tanya Will menunggu jawaban Selin.


"Aku suka," ucap Selin cepat, asal.


"Hee. Dasar cewek keleng. Ayah kamu pengusaha, masa cara makan kamu seperti ini," ucap Will mengambil mangga itu memperhatikan bekas gigitan Selin.


Selin mengambil kembali mangganya, menatap Will. "Kenapa memangnya?, Kalau ayah aku seorang pengusaha, dan cara makan ku seperti ini?" tanya Selin sewot.


"Tidak ada. Yang aku tau, kamu adalah tipe cewek yang sangat menjaga images, manja, dan wanita berkelas, tapi ternyata aku salah."


"Lalu apa hubungannya?, Ha, kamu stalking aku, kan?, Ayo ngaku. Kamu sudah suka kan sama aku?, Iya lah secara aku kan cantik, seksi lagi," ucap Selin sombong dan mengibaskan rambutnya kebelakang.


"Aku suka sama cewek kaleng sep- " ucapan Will langsung diserga oleh Selin.


"Sudah kukatakan, jangan memanggilku dengan sebutan itu," ucap Selin marah.


"Kenapa?, Aku suka," ucap Will santai.


"Oh ya?" ucap Will ngejaihilin Selin


"Iya," ucap Selin membuang muka ke samping.


"Lalu sekarang katakan, kenapa kamu ada disini, dan tidak menyambutku pulang?" ucap Will menatap tajam Selin.


"Karena aku fikir kamu tidak pulang, jadi aku tidak menyambutmu," ucap Selin cuek.


"Oh, kamu suka aku tidak pulang," ucap Will kesal ketika mendengar ucapan Selin yang terkesan cuek dan tidak peduli.


"Iya," ucap Selin cuek.


Will menatap Selin dengan sangat tajam, Selin yang menyadari ucapannya buru buru memperbaikinya.

__ADS_1


"Ee tidak, bukan maksud aku- " ucap Selin terpotong karena Will menyerga ucapannya.


"Maksud kamu apa?" tanya Will.


"Itu, itu, itu," ucap Selin terbata bata.


"Itu apa?, Sepertinya aku harus menghukum mu," ucap Will.


Selin yang mendengar kata hukum, langsung menjawab dengan cepat. "Ayo," ucapnya tersenyum.


Will melongo mendengar ucapan Selin yang tidak menolak, biasanya dia harus memopongnya lebih dulu masuk kedalam kamarnya, dan memaksanya. Tapi sekarang dia tidak menolak. "Ha."


"Kenapa Ayo," ucap Selin berbalik kebelakang memanggil Will.


................


"Kenapa tubuhmu sangat harum, membuatku candu saja," ucap Vino yang baru saja menyelesaikan pertempuran ranjang bersama Star.


"Hemm," jawab Star yang tertidur karena lelah.


"Apa kamu tertidur?" tanya Vino.


"Hemm," ucap Star lagi hanya berdehem.


"I Love You, bintangku," ucap Vino di telinga Star, dan ikut masuk kealam mempi.


#continue 👉👉👉


...Hai Raiders jangan lupa dukungannya....


...Agar Author juga semakin semangat update....

__ADS_1


...See you bay bay👋👋👋....


__ADS_2